Konferensi Nasional “Mencari Skema Pembiayaan Jangka Panjang Program Transisi Energi yang Rendah Emisi Karbon”

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) dan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (FE UNNES) bekerja sama dengan Traction Energy Asia mengadakan acara Konferensi Nasional Pembangunan Rendah Karbon dengan tema “Mencari Skema Pembiayaan Jangka Panjang Program Transisi Energi Yang Rendah Emisi Karbon”. Acara diselenggarakan secara luring melalui zoom meeting pada hari Selasa, 28 Februari 2023. Acara dipandu oleh moderator Firmansyah, S.E., M.Si., Ph.D. (Wakil Dekan I FEB UNDIP), Dr. Shanty Oktavilla, S.E., M.Si. (UNNES) dan Refina Muthia Sundari, SSi., ME. (Perwakilan Traction Energy Asia) dengan Panel Ahli yakni, Fafurida, S.E., M.Sc. (UNNES), Avi Budi Setiawan, S.E., M.Si. (UNNES), dan Dr. Joko Tri Haryanto (Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu). Sambutan acara disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Suharnomo S.E., M.Si. (Dekan FEB UNDIP) dan Prof. Heri Yanto, MBA, PhD. (Dekan FE UNNES). Dalam sambutannya, beliau banyak memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini karena tema acaranya sangat bermanfaat dan penting bagi akademisi untuk terlibat langsung terhadap perubahan lingkungan yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai SDGs yang ada sekarang. Adapun acara inti pemaparan materi oleh finalis dan penilaian dari pihak Panel Ahli dan Tim. Acara berjalan secara kondusif dan lancar. Semoga dengan adanya kegiatan yang membawa tema masalah-masalah global seperti ini, dapat berkontribusi terhadap bumi yang lebih baik.
Sosialisasi Profesi Akuntan Dan Update Standar Akuntansi Keuangan (SAK)

Kamis, tanggal 23 Februari 2023, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) bekerja sama dengan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyelenggarakan Sosialisasi Profesi Akuntansi dan Update Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Kegiatan dilaksanakan secara hibrida di Ruang Hall Gedung C FEB UNDIP dan dihadiri oleh 170 peserta luring dan 237 peserta daring yang berasal dari mahasiswa, dosen, dan Anggota IAI. Acara ini dipandu langsung oleh moderator Puji Harto, S.E., M.Si., Akt., Ph.D (Sekretaris Prodi Magister Akuntansi FEB UNDIP). Narasumber yakni Arie Yuliarti (PPPK Kemenlu), Elisabeth Imelda (Anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan), dan Dr. Dwi Ratmono, SE., M.Si., Akt. (Ketua Prodi Pendidikan Profesi Akuntan FEB UNDIP). Sambutan disampaikan oleh Dr. Warsito Kawedar, S.E., M.Si., Akt selaku Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FEB UNDIP, dan setelah itu dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan pemberian cindera mata. Talkshow dimulai dengan materi pertama oleh Arie Yuliarti, membahas Pengenalan PPPK dan Profesi Keuangan. Dalam materinya, beliau kerap kali menyinggung tentang lingkup kerja profesi akuntan di Indonesia yang masih sangat banyak dibutuhkan dan memiliki peluang besar bagi generasi muda saat ini. Acara dilanjutkan dengan narasumber kedua yakni Elisabeth Imelda yang berfokus terhadap update Standar Akuntansi Keuangan (SAK) terkini, dimana beliau memberikan informasi-informasi baru mengenai SAK dan membedah mengenai 4 (empat) pilar dari SAK di Indonesia. Materi terakhir disampaikan oleh Dr. Dwi Ratmono, SE., M.Si., Akt. sebagai narasumber dari pihak FEB UNDIP. Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta yang hadir, baik daring maupun luring. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dengan para narasumber, dosen, dan peserta yang hadir.
Koordinasi Kerjasama Antara FEB Undip dengan Alfamart Untuk Menumbuhkan Wirausaha Muda

Pada tanggal 13 Januari 2023, Universitas Diponegoro melakukan koordinasi Kerjasama dengan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (PT. Alfamart) tentang pembukaan gerai Alfamart, perekrutan karyawan, dan pengelolaan UMKM di lingkungan Undip khususnya Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Acara koordinasi dilaksanakan di Ruang Rapat Dekan Gedung Dekanat FEB Undip lantai 2. Koordinasi kerjasama dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip (Prof. Dr. Suharnomo, SE, M.Si), Wakil Dekan Bidang Sumber Daya (Dr. Warsito Kawedar, SE, M.Si, Akt.) Departemen Manajemen FEB Undip (Erman Denny Arfinto S.E. M.M., Shoimatul Fitria S.E. M.M.), Departemen Akuntansi FEB Undip (Dr. Rr. Karlina Aprilia Kusumadewi S.E. M.Sc. Ak.). Adapun perwakilan dari pihak Alfamart Pusat (Alam Sutera, Tangerang), Deanita Stepfanie, dan perwakilan Alfamart cabang Semarang, Eko Mujanto, Alexander D M, dan Nanant. Selain itu, juga hadir dari pihak PT. Undip Maju, Shinta Sukma TW. Koordinasi tersebut dilakukan sebagai inisiasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dengan melahirkan dan menumbuhkan wirausaha muda pada bidang ritel di lingkungan kampus. Selanjutnya juga sebagai komitmen keberlanjutan Alfamart dalam mendukung percapaian target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 4 (pendidikan berkualitas) dan nomor 17 (kemitraan untuk mencapai tujuan). Koordinasi kerjasama diawali dengan presentasi materi kerjasama oleh pihak Alfamart dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, dan dilanjutkan dengan meninjau lokasi dan fasilitas penunjang yang ada di FEB. Kerjasama ini diharapkan segera terealisasi, karena terdapat visi dan misi yang bisa dikolaborasikan dan disinergikan, terutama untuk pengembangan SDM dan UMKM di lingkungan kampus. Semoga dengan adanya gerai Alfamart di kampus nantinya dapat meningkatkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, pengembangan SDM berkelanjutan, dan pengembangan usaha dalam implementasi program merdeka belajar kampus merdeka.
Penandatangan Perjanjian Kerjasama Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia

Semarang, 03 Januari 2023. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro kembali melakukan Perjanjian Kerjasama Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia dengan PT Bursa Efek Indonesia dan PT Phillip Sekuritas Indonesia. Dimana Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan sarana untuk memperkenalkan Pasar Modal kepada dunia akademisi sejak dini. Agenda kerjasama ini ditandai dengan penanda tanganan perjanjian kerjasama atau Memorandum of Agreement oleh Prof. Dr. Suharnomo, SE., M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro, Jeffrey Hendrick dan Risa Effenita Rustam masing-masing selaku Direktur PT Bursa Efek Indonesia, dan Daniel Tedja selaku Presiden Direktur PT Phillip Sekuritas Indonesia (PSI). Terlaksananya kemitraan/kerjasama ini, sebagai bentuk pelaksanaan tugas Fakultas Ekonomika dan Bisnis guna memberikan kualitas pendidikan yang terbaik. Dengan berdirinya Galeri Investasi ini diharapkan dapat menjadi sarana sosialisasi & edukasi di kalangan akademisi umum terlebihnya untuk kelompok studi pasar modal Universitas Diponegoro, sebagai unit kegiatan mahasiswa yang fokus mempelajari dunia pasar modal Indonesia. Sehingga diharapkan civitas akademika tidak hanya mengenal Pasar Modal dari sisi teori saja akan tetapi dapat langsung melakukan prakteknya.
Menambah Fasilitas Belajar di Luar Ruang Kampus, FEB UNDIP Launching Pakardo Coffee Shop

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) pada triwulan 3 tahun 2022 telah me-launching Pakardo Coffee Shop. Pakardo Coffee Shop merupakan hasil kerjasama antara FEB Undip dengan Koperasi Pakardo. Launching Coffee Shop ini, adalah suatu pelayanan dari FEB Undip untuk menambah fasilitas pendukung kegiatan bekerja dan belajar di luar ruangan kampus. Warga kampus FEB dapat menikmati suasana sekitar coffee shop yaitu embung, pertandingan olah raga dan taman sehingga dapat menjadikan suasana bekerja, belajar dan berolahraga menjadi lebih asyik. Diharapkan dengan adanya fasilitas baru ini warga kampus betah berlama-lama kongkow. Selain sebagai kongkow warga kampus, pada tanggal 6 Oktober 2022 FEB Undip menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi. Kunjungan diisi dengan bincang-bincang seputar akademik dan menilik fasilitas kampus termasuk coffee shop yang ada di FEB Undip. Untuk pengunjung umum tentu diperbolehkan untuk mengunjungi Pakardo Coffee shop. Lokasi Pakardo Coffee Shop berada di Dome Area Parkir Kampus FEB Undip Jl. Prof. Moeljono Trastotenojo, Tembalang Semarang, Indonesia lebih tepatnya di belakang embung, lapangan basket FEB Undip, Tembalang pada hari Senin-Sabtu jam 07.00 – 19.00 WIB.
FEB Undip Menerima Kunjungan Kerjasama Pendidikan KIAS-Busan University, Korea Selatan

Pada Rabu, 20 Juli 2022, Korea Institute for ASEAN Studies, Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan (KIAS-BUFS) dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menandatangani nota kesepakatan. Penandatanganan Nota kesepakatan dilaksanakan di Ruang Sidang Senat Gedung Dekanat FEB Undip dihadiri oleh Dekan FEB Undip, Prof. Dr. Suharnomo, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Firmansyah, Ph.D., Kepala Departemen dan Ketua Program Studi serta dosen di lingkungan FEB Undip. Perwakilan KIAS-BUFS yang hadir dalam kegiatan ini adalah Prof. Kim Dong-Yeob (Director of Korea Institute for ASEAN Studies), Prof. Gu Bokyung (Research Professor, Korea Institute for ASEAN Studies), Dr. Muhammad Zulfikar Rakhmat (Research Professor, Korea Institute for ASEAN Studies), Moon Sun Park (Research Assistant, Korea Institute for ASEAN Studies). FEB UNDIP menyambut dengan baik kunjungan kerjasama ini. Perjanjian nota kesepatakan yang akan dilaksanakan mencangkup pertukaran pelajar dan dosen, pertukaran informasi dan data, partisipasi program konferensi penelitian dan pendidikan, dan kolaborasi untuk peningkatan penelitian. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan kedua belah pihak dapat membangun hubungan yang saling menguntungkan untuk memajukan keilmuan dan dunia pendidikan.
FEB Undip Gandeng INDEF Menggelar INDEF School of Political Economy: Politik dan Pembangunan Daerah

Hari ini (12/07), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) berkerjasama dengan INDEF (Institute For Development of Economics and Finance) melaksanakan kegiatan INDEF School of Political Economy. INDEF School of Political Economy (ISPE) adalah program pelatihan ekonomi-politik dengan tujuan memberikan pemahaman tentang konsep dasar ekonomi dan metodologi untuk melakukan analisis terhadap suatu fenomena ekonomi serta memahami praktik ekonomi-politik yang terjadi di Indonesia. Perhelatan kegiatan ISPE tidak hanya dilaksanakan di Jakarta, tetapi di beberapa daerah lain di Indonesia dan juga luar negeri. INDEF School of Political Economy dengan tajuk Politik dan Pembangunan Daerah kali ini digelar di kalangan kampus. Bertempat di Ruang Sidang Departemen Akuntansi FEB Undip acara dilaksanakan secara tatap muka. Acara ini dihadiri oleh para dosen, peneliti, mahasiswa dan pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FEB Undip, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah serta para dosen, peneliti dan mahasiswa. Acara yang digelar selama 3 hari mulai 12 – 14 Juli 2022 dibuka oleh Prof. Dr. Suharnomo selaku Dekan FEB Undip. “Kegiatan ini adalah merupakan forum yang sangat baik, dan dapat memberikan bekal ilmu” ujarnya. Prof. Dr. Suharnomo mengucapkan terimakasih kepada INDEF, Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng) dan para pembicara yang sudah hadir dalam acara ini. Sekda Jateng, Sumarno, S.E., M.M. yang mewakili Gubernur Jawa Tengah menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena ini adalah bagian peran serta peserta untuk dapat melihat kondisi ekonomi dunia saat ini, dan ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi antara lain krisis energi akibat perang antara Rusia dan Ukraina yang berdampak sangat luar biasa. Kegiatan ini menghadirkan pembicara ternama di bidang ekonomi antara lain: Esther Sri Astuti, Ph.D. (FEB Undip dan Research Director INDEF); Faisal H. Basri (INDEF); Prof. F.X. Sugiyanto (FEB Undip); Akhmad Syakir Kurnia, Ph.D. (FEB Undip); Kementerian Dalam Negeri RI; dan Rusli Abdullah (INDEF). Kegiatan ini merupakan langkah FEB dalam mendukung Universitas Diponegoro untuk pelaksanaan aksi SDGs Poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
BRI Kembali Menggelar Program Pemberdayaan Desa Melalui Program Desa Brilian 2022

Bank BRI bekerjasama dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro melaksanakan pelatihan kepada desa binaan BRI pada tahun 2022. Kegiatan pemberdayaan desa ini dinamakan Program Desa Brilian yang telah dilakukan oleh Bank BRI mulai tahun 2020. Pada Tahun 2022, Bank BRI menargetkan 1.000 desa di seluruh Indonesia yang akan diberikan pelatihan dan dilaksanakan pada Bulan April 2022 sampai dengan November 2022. Program “Desa Brilian” merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul dan semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis SDG’s. Desa – desa yang tergabung dalam program “Desa Brilian” diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya. Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK, Supari, menjelaskan bahwa Program Desa Brilian ini adalah merupakan salah satu partisipasi Bank BRI dalam membangun Indonesia. Peran BRI tidak terbatas pada fungsi Financial Intermediary saja tetapi juga memiliki fungsi dalam pemberdayaan (empowerment) bagi UMKM dan juga perekonomian Desa. Sedangkan Profesor Dr. Suharnomo S.E., M.Si. selaku Dekan FEB Undip dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Desa Brilian yang dijalankan oleh BRI ini merupakan program yang sangat bagus dalam membangun Desa. Desa merupakan salah satu elemen pemerintahan mini yang harapannya Desa menjadi pondasi dalam membangun Indonesia. Membangun desa bukan hanya melalui fisik saja tetapi juga membangun sumber daya manusianya. Sehingga seluruh elemen dapat adaptif dengan perkembangan teknologi dan zaman sebagai modal utama untuk membangun Desa. BRI juga hadir dalm Penguatan Ekonomi Desa dibarengi dengan pembuatan platform Pasar.id dan juga Platform Pemberdayaan Online melalui Platform LinkUKM Program Desa Brilian fokus terhadap pengembangan 4 aspek penting yang terdapat di desa yaitu BUMDes sebagai motor ekonomi desa, Digitalisasi, Sustainability & Innovation dengan objek pemberdayaan meliputi : Perangkat desa, Pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, Pelaku Usaha Desa dan Pegiat Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades). Program Desa Brilian ini memiliki tiga tahapan; Tahap pertama adalah tahap Empowerment. Tahapan kedua adalah Assistance, dan tahapan ketiga adalah Graduation. Dalam tahap Empowerment ini Desa diberikan pelatihan soft competencies maupun hard competencies untuk membangun mindset membangun desa. Terdapat 5 materi empowerment yang sangat relevan yang perlu dikuasai oleh perangkat desa, pengurus BUMDes, dan pelaku UMKM di desa yaitu: 1. Kepemimpinan (leadership) 2. Penguasaan Kompetensi Manajerial 3. Entrepreneurship 4. Teknik Komunikasi 5. Penguasaan Aspek Tanggung Jawab Sosial Begitu tahapan Empowerment selesai, selanjutnya desa peserta akan dinilai oleh Pelaksana Pendampingan Desa Brilian ini melalui tahapan Graduation. Dalam tahapan ini desa akan dipilih 10 desa terbaik yang mana kesepuluh desa terbaik ini akan mendapatkan keuntungan dengan di inkubasi oleh Inkubator Bisnis KKIB Undip dalam program pengembangan desa. Selain itu desa akan dibantu dan di dampingi dalam mengembangkan website dDesa. Keuntungan lainnya desa kan mendapatkan bantuan pengembangan desa senilai 10 juta untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa dalam bentuk peralatan yang dibutuhkan oleh BUMdes untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Setelah tahap Graduation, program pendampingan Desa Brilian ini ditutup dengan tahap asistensi Desa Brilian. Tahap ini merupakan aktivitas pendampingan intensif peserta Desa Brilian dimana akan dipilih 10 Desa Brilian terbaik di setiap batch-nya. Pelaksanaan pendampingan ini dilakukan secara online dan onsite dengan pelaksanaan minimal adalah 12 kali dalam waktu 3 bulan. Dalam asistensi ini akan diberikan minimal 1 orang tenaga pendamping untuk setiap desa. Desa-Desa Brilian terbaik dari tiap batch di Program Desa Brilian 2022 akan kembali diseleksi dan diberikan apresiasi pada acara Pagelaran Desa Brilian 2022 yang menjadi event puncak Program Desa Brilian Bank BRI dimana Juara Desa Brilian 2022 akan menerima piala bergilir Desa Brilian BRI yang sebelumnya dimenangkan oleh Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat.
Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro menandatangani LoI dengan National University of Singapore

Universitas Diponegoro (Undip) sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia bekerja sama dengan National University of Singapore yang merupakan universitas dengan peringkat ke-11 terbaik di dunia berdasarkan QS World University Rankings 2020-2021. Acara penandatanganan Kerjasama ini dilaksanakan pada Selasa, 4 Mei 2021 secara online (daring) dengan tempat di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro dan National University of Singapore. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro dan Prof. Paul Cheung selaku Director of Asia Competitiveness Institute, Lee Kuan Yew School of Public Policy National University of Singapore. Setelah itu acara dilanjutkan dengan Guest Lecture oleh Prof. Paul Cheung dengan tema “Measuring Competitiveness in The Field of Human Resource: Asia Competitiveness Institute Approach”. Acara tersebut merupakan salah satu rangkaian acara dalam Dies Natalis ke-61 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro dan dihadiri oleh lebih dari 550 peserta yang merupakan akademisi, peneliti, mahasiswa serta alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Prakarsa kerjasama ini dilakukan oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro dengan Asia Competitiveness Institute (selanjutnya disebut ACI), Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore. Dalam Kerjasama tersebut berisi 4 (empat) poin penting dalam rangka pengembangan pengetahuan daya saing di Asia antara lain: Universitas Diponegoro akan berpartisipasi dalam penelitian ACI-led pada “Annual Competitiveness Analysis and Development Strategies for Indonesian Provinces” dengan mengundang akademisi (dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana) sebagai partisipan survey, setiap tahun. ACI akan menyampaikan hasil penelitiannya pada “Annual Competitiveness Analysis and Development Strategies for Indonesian Provinces” dengan Undip, setiap tahun. ACI akan menyampaikan publikasinya (buku, artikel penelitian, dll) dengan Undip sebagai sumber daya akademisi untuk meningkatkan pengetahuan tentang daya saing dan isu-isu terkait di Asia. ACI dan Undip akan memfasilitasi pertukaran kunjungan akademik oleh staf peneliti dari kedua institusi.
Budget Goes To Campus Sebagai Sarana Edukasi Sadar APBN
Rabu (14/11) Bertempat di Gedung Laboratorium Kewirausahaan lt. 4 FEB Undip, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Republik Indonesia bekerjasama dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro menyelenggarakan sosialisasi APBN 2019 dalam agenda tahunan Budget Goes To Campus. Mengusung tema Let’s Talk About Budget, seminar yang bertajuk diskusi panel ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman audiens mengenai APBN. Acara ini diawali dengan sambutan oleh Firmansyah, SE., M.Si., Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Riset dan Inovasi FEB Undip. Dalam sambutannya, Firman berpesan kepada para mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik guna mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari pelaku praktisi secara langsung. Sebelum seminar dimulai, selingan kuis APBN menjadi pengasah pengetahuan umum 223 peserta yang hadir. Diskusi panel dimoderatori oleh Iman Tri Mulya, Kepala Seksi Penyusunan Anggaran Transfer ke Daerah II. Narasumber pertama Raden Agus Sudrajat memaparkan materi mengenai siklus dan proses penyusunan APBN. “APBN sebagai instrumen untuk mencapai tujuan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur” ujar Raden. Selanjutnya Dyah Kusumawati, Kasubdit Penyusunan Pembiayaan Anggaran dan Perhitungan Resiko Fiskal selaku narasumber kedua menyampaikan materi tentang APBN 2019. Dalam pemaparannya Dyah menekankan fokus APBN 2019 kini bertujuan untuk mendorong investasi dan daya saing sumberdaya manusia, beserta rincian program-program prioritas yang akan direalisasikan mendatang. Sebagai pemateri terakhir I.G.A Krisna Murti, Kepala Analisis Data dan Informasi APBN menyampaikan capaian dan kinerja pengelolaan fiskal 2014-2018. Penyampaian materi yang berlangsung secara interaktif ini membahas tentang indikator ekonomi (pertumbuhan ekonomi dan inflasi), indikator kesejahteraan (tingkat kemiskinan, tingkat penganguran, rasio gini, dan IPM) dan indeks kemudahan berusaha yang tampak menunjukkan tren positif. Melalui penyampaian kebijakan, proses penyusunan, serta siklus APBN kepada civitas akademika dan masyarakat umum, Budget Goes To Campus diharapkan dapat memunculkan feedback berupa bahan masukan dalam penyusunan APBN guna meminimalkan kebocoran serta resiko penggunaan APBN.
