Mahasiswa Ekonomi FEB Undip Raih Gold Medal dan Best Inventors Award di Malaysia Lewat Inovasi SnugsyNest

Mahasiswa Program Studi S1 Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Melalui ajang 10th World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2026 yang berlangsung pada 17–20 Mei 2026 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, tim mahasiswa lintas disiplin berhasil meraih Gold Medal dan Best Inventors Award (Tertiary Category) berkat inovasi platform digital bernama SnugsyNest, sebuah solusi terpadu yang dirancang untuk membantu keluarga dengan anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas mental. Keberhasilan tersebut diraih oleh tim yang terdiri atas Ni Nyoman Rara Maharani T. (Ekonomi 2024) dari FEB Undip bersama Ainun (Ilmu Komunikasi 2023), Nazwa (Administrasi Publik 2023), dan Dandy (Informatika 2023). Kolaborasi lintas fakultas ini menghadirkan SnugsyNest pada kategori Household and Personal Care, sebuah platform berbasis teknologi yang mengintegrasikan layanan informasi sekolah inklusif, pusat terapi, direktori profesional pendamping, hingga fitur Artificial Intelligence (AI) Virtual Assistant yang dapat membantu orang tua memperoleh informasi mengenai berbagai kondisi disabilitas mental dan kebutuhan pendampingan anak secara lebih mudah dan cepat. Inovasi tersebut lahir dari kepedulian tim terhadap masih terbatasnya akses informasi bagi keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Berdasarkan berbagai temuan dan data yang menunjukkan masih banyak orang tua mengalami kesulitan memperoleh informasi terkait sekolah inklusif, layanan terapi, maupun pendampingan yang sesuai, tim melihat perlunya sebuah platform yang mampu menghubungkan seluruh kebutuhan tersebut dalam satu ekosistem digital. Melalui SnugsyNest, orang tua tidak lagi harus mencari informasi secara terpisah melalui berbagai platform, melainkan dapat mengakses layanan yang lebih terintegrasi dalam satu sistem yang dirancang khusus sesuai kebutuhan mereka. Persiapan menuju kompetisi internasional ini dilakukan sejak Maret 2026. Tim tidak hanya mengembangkan platform dan menyusun proyeksi bisnis sebagai bagian dari strategi peluncuran produk ke pasar, tetapi juga mempersiapkan aspek legalitas melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), menyempurnakan model bisnis, serta menjalani berbagai sesi latihan presentasi dan pitching dalam bahasa Inggris. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa SnugsyNest tidak hanya memiliki nilai inovasi, tetapi juga memiliki potensi implementasi dan keberlanjutan sebagai solusi yang dapat dimanfaatkan masyarakat luas. Selama pameran inovasi internasional di Malaysia, tim mempresentasikan konsep, model bisnis, serta dampak sosial yang ditawarkan SnugsyNest di hadapan dewan juri dan pengunjung dari berbagai negara. Inovasi yang menggabungkan teknologi digital dengan pendekatan layanan sosial tersebut mendapatkan apresiasi tinggi karena dinilai mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan akses informasi bagi keluarga dengan anak berkebutuhan khusus. Keberhasilan meraih Gold Medal dan Best Inventors Award menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Diponegoro tidak hanya mampu menghasilkan inovasi berbasis teknologi, tetapi juga menghadirkan solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Prestasi ini sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam menciptakan inovasi yang relevan, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global. Melalui SnugsyNest, tim berharap dapat terus mengembangkan platform tersebut sehingga dapat segera digunakan secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga, anak berkebutuhan khusus, serta ekosistem pendidikan dan layanan inklusif di Indonesia.
Mahasiswa FEB UNDIP Raih Prestasi Lewat Inovasi Minuman “Soysu”, Lolos Pendanaan P2MW dan Berkolaborasi dengan Food Truck UNDIP

Semarang – Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kewirausahaan. Tim pengembang produk minuman berbasis kedelai Soysu berhasil memperoleh pendanaan dalam Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), program nasional yang dirancang untuk mendorong tumbuhnya wirausaha muda inovatif dari perguruan tinggi di Indonesia. Tim Soysu terdiri atas Mohammad Robbany Haidar Amna (Manajemen 2023), Yudhistira Bayu Saputra (Manajemen 2023), Farrel Arkananta Akmal (Manajemen 2023), dan Tyas Anjaza (Teknologi Pangan 2024). Mengusung konsep minuman berbahan dasar kedelai yang sehat, bernutrisi, dan sesuai dengan preferensi konsumen modern, Soysu hadir sebagai alternatif minuman yang tidak hanya lezat tetapi juga memberikan manfaat kesehatan. Keberhasilan lolos pendanaan P2MW menjadi tonggak penting dalam perjalanan bisnis Soysu. Melalui program tersebut, tim memperoleh kesempatan untuk mengembangkan produk, memperkuat model bisnis, serta meningkatkan kapasitas kewirausahaan melalui berbagai program pendampingan dan pembinaan. Salah satu keunggulan pengembangan usaha Soysu adalah kolaborasinya dengan Food Truck UNDIP. Kolaborasi ini menjadi sarana strategis bagi tim untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus menguji respons pasar secara langsung. Kehadiran Soysu di Food Truck UNDIP memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam mengelola operasional bisnis, membangun interaksi dengan konsumen, serta menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif. Ketua tim Soysu, Mohammad Robbany Haidar Amna, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh anggota tim yang terus berupaya menghadirkan produk berkualitas dan relevan dengan kebutuhan pasar. “P2MW menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk mengembangkan Soysu secara lebih profesional. Dukungan yang kami terima tidak hanya berupa pendanaan, tetapi juga pembinaan yang membantu kami memahami bagaimana membangun bisnis yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan Food Truck UNDIP juga memberikan pengalaman berharga karena kami dapat berinteraksi langsung dengan konsumen dan memperoleh masukan untuk pengembangan produk,” ujarnya. Dalam proses pengembangannya, tim Soysu mendapatkan pendampingan dari Dr. Idris, S.E., M.Si. selaku dosen pembimbing. Melalui arahan dan bimbingan yang diberikan, tim memperoleh masukan terkait penyusunan model bisnis, strategi pemasaran, validasi produk, serta penguatan aspek kewirausahaan yang menjadi faktor penting dalam keberhasilan mengikuti P2MW. Dukungan yang diberikan oleh FEB UNDIP juga menjadi faktor penting dalam perjalanan tim Soysu. Lingkungan akademik yang mendorong inovasi, kreativitas, dan pengembangan kewirausahaan memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ide bisnis mereka melalui berbagai program kompetisi dan inkubasi usaha. Keberhasilan Soysu dalam memperoleh pendanaan P2MW sekaligus menjalin kolaborasi dengan Food Truck UNDIP menunjukkan pentingnya sinergi antara inovasi mahasiswa, pendampingan dosen, dan dukungan institusi dalam menciptakan usaha yang berkelanjutan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FEB UNDIP tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi kreatif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Ke depan, tim Soysu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas jangkauan pasar, dan mengembangkan berbagai inovasi baru yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Dengan semangat kolaborasi dan kewirausahaan yang kuat, Soysu diharapkan mampu tumbuh menjadi salah satu produk unggulan mahasiswa Universitas Diponegoro yang berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ekonomi kreatif Indonesia.
Tim Taekwondo FEB Undip Menjadi Tim Terfavorite dengan 7 Medali Emas di Kejuaraan Nasional “BHARADUTA 5 CHAMPIONSHIP”

Semarang, 24 Juli 2024 – Tim Taekwondo Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) berhasil meraih predikat Tim Terfavorite pada Kejuaraan Nasional Taekwondo “BHARADUTA 5 CHAMPIONSHIP” Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) 2024. Kejuaraan ini diselenggarakan pada 12-13 Juli 2024 di GOR Ciracas, Jakarta. Dalam ajang bergengsi tersebut, Tim Taekwondo FEB Undip menunjukkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih 7 medali emas. Keberhasilan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi tim dan fakultas, tetapi juga mengharumkan nama Universitas Diponegoro di kancah nasional. Berikut adalah para atlet yang berhasil mengharumkan namaUniversitas Diponegoro, yaitu; Fiona Orinda Sugionoto (Akuntansi’22) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putri Under 49 KG] Muhammad Ghoufar Putra P (Ilmu Ekonomi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 54 KG] Aulia Rahmania Zein (Ilmu Ekonomi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putri Under 46 KG] Jibril Kumara (Akuntansi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 87 KG] Thomas Saputra (Ilmu Ekonomi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 68 KG] Darendra Adiyatma (Ekonomi Islam’22) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 58 KG] Rangga Mulia Wijaya (Akuntansi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Over 87 KG] Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa dan civitas akademi di Undip untuk aktif dalam kegiatan olahraga dan terus mengukir prestasi di berbagai bidang. Selamat kepada Tim Taekwondo FEB Undip atas prestasi gemilang ini! Semoga terus menginspirasi dan membawa nama baik Universitas Diponegoro di kancah nasional maupun internasional.
Mahasiswa Manajemen Mendapatkan Perunggu di Kompetisi Taekwondo Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro melalui kejuaraan mahasiswa kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Mahasiswa program studi Manajemen FEB Undip, M. Hafizh berhasil mendapatkan juara yang mendapatkan medali perunggu dalam kejuaraan GOYANG 2022: World Taekwondo Poomsae Championships. Kejuaraan yang dilaksanakan di Korea Selatan pada tanggal 21 – 24 April 2022 diikuti oleh 62 negara di dunia. Hal tersebut menjadikan prestasi yang membanggakan bagi negara Indonesia dan Undip secara khusus. M. Hafizh bertanding di kelas beregu putra berhasil mengalahkan taekwondo asal Amerika Serikat. Berikut kejuaraan terakhir yang telah diikuti oleh Hafizh, yaitu: – Kejurnas Krakatau Open, Oktober 2020 (Emas) – Kejurnas Papua Open, Mei 2021 (Emas) – Bandung International ePoomsae 2021 (Perak) – Kejuaraan Internasional Biho, April 2021 (Emas) – Kejuaraan Internasional Gorontalo Open, September 2021 (Emas) – Kejuaraan Internasional Baekseok Korsel, Juni 2021 (Perunggu) – PON Papua, Oktober 2021 (Perunggu) – Kejuaraan Internasional DG Asian Philipina, Juli 2021 (Emas) – Kejuaraan Dunia Korea Selatan, April 2022 (Perunggu) Selamat kepada M. Hafizh atas capaian yang membanggakan, terus berjuang untuk mengharumkan bangsa Indonesia, Universitas Diponegoro, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Orang Tua dan diri sendiri. sumber: www.undip.ac.id
Melanjutkan Tradisi Juara; FEB UNDIP Kembali Raih Juara Umum Olimpiade Diponegoro 2018
FEB Undip berhasil meraih juara umum pada perhelatan Olimpiade Diponegoro tahun 2018. Olimpiade Diponegoro merupakan ajang perlombaan olahraga bergengsi bagi seluruh mahasiswa di Universitas Diponegoro. FEB Undip berhasil mempertahankan gelar juara umum yang diraih tahun 2017 lalu. Tahun ini FEB Undip mengirim 122 atlet untuk berlaga di berbagai cabang lomba seperti pencak silat, catur, bulu tangkis, sepak bola, futsal, taekwondo, panahan, bola basket, bola voli, dan atletik. Para atlet merupakan perwakilan dari tiap Unit Kegiatan Mahasiswa dan mahasiswa FEB. Perhelatan ini diawali dengan opening ceremony pada tanggal 13 Oktober 2018 dan closing ceremony pada tanggal 30 November 2018 yang merupakan penutup dari seluruh rangkaian perlombaan. Adapun perolehan prestasi yang berhasil diraih FEB Undip dari berbagai cabang lomba diantaranya: Juara 1 Futsal Putri, Juara 1 Basket Putri, Juara 1 Silat Kelas C, Juara 1 Bulutangkis Ganda Putri, Juara 1 Tolak Peluru Putri, Juara 1 Estafet Putri, Juara 1 Silat Kelas C, Juara 2 Tenis Meja Tunggal Putra, Juara 2 Atletik 100 M Putri, Juara 2 Silat Kelas B, Juara 2 Atletik 100 M Putri, Juara 2 Taekwondo Over 80 Putra, Juara 2 Panahan Divisi PVC Putra, Juara 2 Taekwondo Under 54 Putra, Juara 2 Taekwondo Under 46 Putri, Juara 3 Taekwondo Under 54 Putra, Juara 3 Basket Putra, Juara 3 Panahan Divisi Nasional, Juara 3 Bulutangkis Tunggal Putri, Juara 3 Atletik 100 M Putri, Juara 3 Tolak Peluru Putri, Juara 3 Tolak Peluru Putra, Juara 3 Estafet Putra, Juara 3 Lompat Jauh Putra, Juara 3 Catur Beregu. Atas pencapaian dan kerja keras seluruh atlet, Dr. Suharnomo, S.E., M.Si selaku Dekan FEB Undip mengadakan acara tasyakuran pada tanggal 10 Desember 2018, sekaligus sebagai penghargaan kepada para atlet yang telah berjuang demi mengharumkan nama fakultas. Harapannya dengan adanya acara ini semakin banyak mahasiswa FEB Undip yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik.
Tim Fabolous Five Mendapatkan Juara 1 Kompetisi Essay di FEB UKSW

Tim Fabolous Five FEB Undip berhasil menjadi Juara 1 Essay Competition National Management Confrence 2018 UKSW (Univeristas Kristen Satya Wacana). Acara conference digelar di Salatiga, 23 – 25 Februari 2018 dihelat oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis UKSW, Salatiga. Acara ini bertujuan untuk ajang untuk silaturahmi, bertukar ilmu dan berkompetisi antar mahasiswa manajemen se-Indonesia. Dalam Management Conference (Mancof) juga diadakan acara seminar, pelatihan materi, dan diseminasi hasil skripsi dari mahasiswa UKSW. Dalam acara kompetisi ini diikuti oleh tim -tim dari universitas UI dan Brawijaya, UPI Bandung, Universitas Sriwijaya, 3 tim UKSW Salatiga, Unnes dan Undip. Tim Undip terdiri dari mahasiswa Departemen Manajemen 2014 antara lain Aulia Rahman, Jihan Maulana, Renny Hapsari, Bingah Susantika dan Muhammad Zaki. Dalam babak final Tim Fabolous Five Undip telah menyisihkan 4 tim dari UPI Bandung, Brawnesia dan 2 tim tuan rumah UKSW. FEB Undip mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih.
Tiga UMKM Binaan KKIB FEB Undip Menjuarai BRI UMKM Award
PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. berkomitmen mendukung pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air. Hal ini diwujudkan BANK BRI melalui acara bertajuk “Parade UMKM BRI”, pada tanggal 5-7 Mei 2017 di GOR Tri Lomba Juang, Semarang. Kota Semarang menjadi kota pertama yang menandai dimulainya rangkaian Parade UMKM BRI yang akan diselenggarakan di 16 kota di seluruh Indonesia. Parade ini menggelar banyak kegiatan yang dapat dimanfaatkan baik oleh pelaku UMKM maupun pengunjung, diantaranya bazaar UMKM, BRI UMKM Award, Coaching Clinic, bazaar produk keuangan BRI Group, Pengundian Grand Prize dan Hadiah Utama Program Panen Hadiah Simpedes, serta berbagai kegiatan perlombaan. Tujuan diselenggarakannya Parade UMKM ini adalah untuk meningkatkan kapasitas melalui pelatihan dan pendampingan kepada pelaku UMKM. BRI UMKM Award sendiri merupakan penyerahan penghargaan bagi kategori pengusaha startup, pengusaha mikro dan pengusaha ritel yang telah mengembangkan usahanya dengan bermitra bersama BANK BRI. Melalui acara BRI UMKM Award, dari seluruh peserta BRI UMKM Award yang berjumlah sepuluh kelompok UMKM, tiga kelompok UMKM dari binaan KKIB (Klinik Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis) FEB Undip menjadi juara dalam UMKM Award, antara lain : No. Nama Pengusaha Nama Usaha Jenis Usaha Juara 1 Muhammad Azmi Ali Sani Nusa Kost Teknologi IT Bidang Aplikasi I (7 juta) 2 Rizky Eko Saputro Beras Cerdas Teknologi Bidang Kuliner II (5 juta) 3 Andika Pratama Mulyana Creative Studio Teknologi Bidang Multimedia/Advertising III (3 juta)
DAC Diramaikan Dengan Peserta Mahasiswa Universitas Se-Indonesia
Keluarga Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (KMA FEB UNDIP) melaksanakan kegiatan Diponegoro Accounting Competition (DAC) pada minggu lalu tanggal Kamis – Sabtu, 8 – 10 September 2016. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari DASH (Diponegoro Accounting’s Harmony) 2016 ini mengusung tema “Challenge and Prepare Yourself For Glory Era of Accounting“. Digelar di Hall Dekanat FEB UNDIP Lantai 3, Roy Handsend Gultom selaku ketua KMA FEB UNDIP menyampaikan selamat datang kepada 28 tim dari mahasiswa akuntansi universitas yang ada di Indonesia yang telah hadir dalam acara ini. “Semoga peserta dapat berkompetisi dengan baik dan bersainglah untuk mencapai prestasi”, tuturnya. Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan FEB UNDIP, Dr. Suharnomo yang sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Dr. Suharnomo mempersilakan untuk menikmati kampus FEB UNDIP dan Kota Semarang, semoga memberikan kenangan yang baik dan untuk pelaksanaan kegiatan kompetisi DAC dapat menghasilkan kontribusi ilmu dan gagasan baru guna membangun bangsa. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan sesi kompetisi yang akan diadakan di dua gedung di kampus FEB UNDIP, Gedung Laboratorium dan Gedung Lab. Kewirausahaan. Di dua kelompok gedung dibagi beberapa tim yang akan melaksanakan presentasi. Untuk acara pada tanggal 9 September 2016 akan diadakan City Tour yaitu dengan tujuan mengenalkan berbagai daya tarik pariwisata yang dimiliki kota Semarang dan pada hari terakhir, 10 September 216 akan dilaksanakan Awarding Night yang diselenggarakan untuk mengumumkan para pemenang acara Diponegoro Accounting Competition (DAC) serta pertemuan peserta dan panitia agar dapat menciptakan hubungan dan kerja sama yang baik di masa depan. Pemenang Diponegoro Accounting Competition 2016 adalah : Juara 1. Trisakti School of Management – Recalculate, Juara 2. Universitas Indonesia – Parahita 3. Trisakti School of Management – Zumba. Selamat kepada para pemenang, Sampai jumpa di kompetisi berikutnya. “Akuntansi!! – Satu Keluarga”.
Mahasiswa S1 Se-Indonesia Berlaga Dalam Diponegoro Business Case Competition 2016
Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HMJM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) sukses menggelar Diponegoro Business Case Competition (DBCC) 2016. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, yaitu pada tanggal 1-4 September 2016. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengasah kemampuan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah di bidang bisnis. Tema yang diangkat dalam DBCC tahun ini ialah “Encourage Yourself to Empower Sustainable Economics Development”. Partisipan dari kegiatan ini merupakan mahasiswa S-1 dari berbagai universitas di seluruh Indonesia. Acara ini terdiri dari beberapa tahapan, yaitu Preliminary Case, Presentation for First Case, Company Visit, Impromptu Case, Insight Session, Field Trip, Seminar, dan Awarding. Pada tahap Preliminary Round diikuti oleh 150 tim dari berbagai universitas di Seluruh Indonesia yang diberikan kasus bisnis global mengenai “Canon Inc.: Ambitious Acquisitions in the Video Surveillance Market”. Kasus yang diberikan harus dipecahkan dalam bentuk paper, kemudian ditindaklanjuti melalui terpilihnya sepuluh tim dengan hasil penilaian paper terbaik dimana tim-tim tersebut di undang ke Semarang. Sepuluh tim yang berhasil masuk final dihari pertama mengikuti Technical Meeting dan Team Bonding. Kemudian di hari kedua, kesepuluh tim ini diminta untuk mempresentasikan Paper mereka di tahap Preliminary kepada para juri dalam Sesi Presentation for First Case dan dilanjutkan dengan kegiatan Company Visit ke PT. Sidomuncul. Setelah itu di hari ketiga mereka kembali di adu pada tahap Impromptu Case, dimana kasus yang diberikan merupakan masalah bisnis yang terjadi di PT. Sidomuncul berdasarkan hasil observasi yang mereka lakukan ketika Company Visit sebelumnya. Solusi dari Impromptu Case yang telah didiskusikan kemudian dituangkan kedalam flipchart masing-masing tim. Selanjutnya, mereka mengikuti Field Trip ke beberapa objek wisata di Semarang dan juga Insight Session yang disi oleh Muhammad Yukka Harlanda (CEO of Brodo Footwear) serta Bapak Idris, S.E., M.Si. (Akademisi FEB Undip). Di hari terakhir, kesepuluh tim ini diikutsertakan dalam acara Seminar and Talkshow The 8th Enfution dan selanjutnya mereka dibawa ke Hotel Muria untuk mengikuti acara Awarding, dimana dalam acara tersebut terdapat persembahan terakhir dari para panitia dan juga pengumuman para pemenang. Hasil DBCC 2016 ini adalah Gelar Juara 1 diraih oleh Tim Greysquad dari Universitas Indonesia, Juara 2 oleh Tim Airlangga dari Universitas Airlangga, Juara 3 oleh Tim The Jefferson dari Universitas Gadjah Mada, dan Best Team diraih oleh Tim UImprove dari Universitas Indonesia. Perlombaan DBCC ini merupakan salah satu bentuk kegiatan yang tergabung dalam rangkaian acara The 8th Enfution 2016 dan total hadiah yang diberikan kepada para pemenang berjumlah $USD 1000.
