Keluarga Besar FEB UNDIP Mengadakan Halal Bi Halal
Selepas hari raya Idul Fitri 1437 H, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan Acara Halal Bi Halal Keluarga Besar FEB UNDIP. Kegiatan yang dilaksanakan di Dome FEB UNDIP, Tembalang ini dihadiri Menristek, Pimpinan UNDIP dan Fakultas, Karyawan, Dosen-dosen dan Pensiunan. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2016 diawali dengan pembacaan Sari Tilawah dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan FEB Dr. Suharnomo. Dekan FEB mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menristekdikti Prof. Nasir dan seluruh tamu undangan yang telah hadir, dan tak lupa menyampaikan minal aidzin wal faidzin, maaf lahir bathin. Dalam sambutan Menristekdikti, disampaikan bahwa kunjungan kali ini dalam rangka halal bi halal dan temu kangen pada kampus FEB UNDIP dan seluruh sivitas akademikanya. Acara dilanjutkan dengan uraian Halal Bi Halal oleh Ustadz Rizal Nuruddin, SHI dan ditutup dengan salam-salaman serta ramah tamah. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin.
Penanaman Kembali mangrove di bulan Ramadhan oleh PKM Mangrove dan HIMA Magister Manajemen UNDIP
Perguruan Tinggi mengemban tiga tugas dalam perjalanannya. Pertama adalah pengajaran, Kedua Penelitian dan terakhir adalah Pengabdian Masyarakat. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) menyadari pentingnya ketiga fungsi tersebut. Salah satunya adalah fungsi Pengabdian Masyarakat, dimana kampus hadir dalam pendampingan masyarakat, memberikan ilmu yang dimilikinya untuk diterapkan oleh masyarakat dan demi kemajuan masyarakat. Dalam hal Pengabdian Masyarakat , menjadi titik tekan adalah pemberdayaan masyarakat dan Lingkungan. Untuk itu salah satu Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM ) dari FEB UNDIP mengajukan judul ke Dikti Konservasi Mangrove, dengan metode Bersihkan, Tanami, dan Sadarkan untuk menuju ekowisata. PKM ini di prakarsai oleh 5 orang dari Universitas Diponegoro, yaitu : Ketua Faizah dari Departemen Manajemen, Lila dari Departemen IESP, Juwita dari Departemen Akuntansi, Nana dari jurusan Perikanan dan Kelautan, serta Vera dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. PKM “Mangrove Tumbuh, Alam Ceria” ini menurut ketua Tim PKM, Faizah adalah bukti kecintaan Undip terhadap Lingkungan, “Kami menyadari benar, bahwa Laut menjadi salah satu gerbang pembangunan ekonomi di Indonesia, agar pantai Indonesia tidak mengalami abrasi dan juga kedepan bernilai ekonomis, maka kami mengajukan PKM tentang Konservasi Hutan Mangrove. Kebetulan Mangunhardjo, adalah daerah dengan panjang pantai hampir 3,7 km dan baru 40 persen yang ditanami Mangrove”. Jelas faizah pada koresponden. Dalam pelaksanaan PKM Mangrove ini, tim Mangrove Tumbuh Alam Ceria ini menggandeng PLN Wilayah Jawa Tengah dan Pemerintahan Daerah. Selain itu Juga bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Magister Manajemen FEB Undip. Menurut Yaumil ketua panitia dari MM Feb UNDIP mengatakan bahwa HIMA MM UNDIP merasa tertarik dengan penanaman Mangrove, dan ke depan akan menjadi program tahunan dari HIMA MM Undip. “Minimal setiap mahasiswa MM pernah menanam 1 pohon Mangrove di pantai pantai di Jawa Tengah“ imbuh Yaumil. Penanaman dilakukan pada tanggal 29 Mei 2016, sebanyak 7000 pohon Mangrove ditanam. Penanaman ini juga melibatkan Masyarakat setempat. Dengan menggandeng Kelompok Usaha Bersama “Mangrove Lestari“ dan Juga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan ) Nelayan Mangunhardjo penanaman Mangrove ini dapat dilakukan dengan lancar. Walaupun pada saat itu laut sedang mengalami pasang. Proses Monitoring tumbuhnya Mangrove dilakukan juga dilakukan untuk menjamin agar Mangrove tetap dapat tumbuh. Untuk itu Senin 21 Juni 2016, di saat bulan ramadhan ini tak menjadikan halangan bagi PKM Mangrove bersama HIMA MM Undip untuk melakukan penyulaman Mangrove yang sudah ditanam. Hampir 2000 pohon Mangrove kembali ditanam untuk mengganti pohon Mangrove yang mati ataupun hilang diterjang Ombak. Dekan FEB UNDIP , Dr. Suharnomo, S.E, MM, menyatakan sangat gembira dengan apa yang dilakukan mahasiswa PKM dan MM Undip. “Ini adalah langkah kami dalam menyelamatkan lingkungan, bahwa FEB akan terus membangun Indonesia bersama Masyarakat melalui segala lini fungsi dari Perguruan Tinggi” terang Suharnomo kepada koresponden. “Walaupun PK mini hanya berlangsung selama tahun 2016, tetapi Penanaman Mangrove akan terus berlanjut, salah satu anggotanya Lila , juga masih angkatan 2015“. imbuh Faizah sebagai ketua PKM. Dia berharap, adik adik mahasiswa angkatannya akan meneruskan apa yang sudah dilakukannya. (-Shoi)
Sekolah Bisnis Universitas Curtin Berkunjung ke FEB Undip
Pada tanggal 25 Mei 2016 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mendapat kunjungan dari Curtin Business School, Curtin University of Technology, Australia. Kunjungan ini dalam rangka pemantapan kerjasama dalam bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, summer course, sit in class, study tour. Dekan Curtin Business School, Professor Grant O’Neill menyampaikan biaya studi di Australia yang terbilang tinggi dikarenakan pemerintah Australia sangat menghargai sumber daya yang bekerja dalam bidang akademik, dan sangat mengutamakan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu Curtin University sangat mendukung kerjasama ini adalah dengan mempertimbangkan pengurangan biaya di tahun ketiga pendidikan dan mendukung penuh adanya program beasiswa. Selain itu Pemerintah Indonesia juga memfasilitasi mahasiswa yang ingin belajar di Curtin Business School, Curtin University dengan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana dan Pendidikan).
Workshop Metodologi Penelitian Bisnis FEB UNDIP
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan Workshop Metode Penelitian Bisnis. Acara yang berlangsung selama empat hari pada tanggal 18 – 21 April 2016 bertempat di Ruang Sidang Utama Gd. Dekanat Lt.2 FEB UNDIP. Dihadirkan dalam acara ini pemateri yang berkompeten di bidangnya yaitu : Prof. Augusty Ferdinand, Anis Chariri, Ph.D., Firmansyah, Ph.D., Akhmad Syakir, Ph.D., Dr. Dwi Ratmono dan Prof. Imam Ghozali.
FEB UNDIP Mengadakan Jalan Sehat dan Alumni Gathering
Pada hari ini, Sabtu, 12 Maret 2016 dilaksanakan Senam Bersama, Jalan Sehat dan Alumni Gathering. Acara ini merupakan suatu rangkaian kegiatan Dies Natalis 56 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP). Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rektor Universitas Diponegoro, Dekan Fakultas di lingkungan Undip, Dekan FEB UNDIP, Alumni FEB, Karyawan dan Mahasiswa. Di awal acara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bapak Heru Sudjatmoko membuka acara dengan melepaskan balon sebagai tanda acara Dies Natalis 56 FEB UNDIP dimulai. Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama juga melaksanakan pemotongan pita dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera start oleh Dekan FEB UNDIP, Dr. Suharnomo sebagai simbol keberangkatan peserta jalan sehat dari depan gerbang utama kampus FEB UNDIP. Acara dilanjutkan dengan alumni gathering yang diisi dengan kegiatan pentas seni band, tari dan teater dari mahasiswa. Dekan FEB UNDIP juga turut meramaikan acara dengan mengisi olah vokal yang diiringi oleh band. Di sela-sela acara pentas seni diumumkan pemenang lomba olah raga, Mahasiswa Berprestasi Tahun 2016 dan undian doorprize Dies Natalis FEB UNDIP. Acara jalan sehat diakhiri dengan pembagian grand prize undian dari sponsor.
Kiat Bijak Dalam Berinvestasi di Masa Muda Bersama Safir Senduk
Hari Kamis tanggal 17 Maret 2016, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro bekerjasama dengan Pegadaian menyelenggarakan Seminar Keuangan “Bijak Berinvestasi di Usia Muda” dengan pembicara Safir Senduk, CFP. Seminar yang digelar di Hall Gedung C Lantai 4 FEB UNDIP, Tembalang ini dihadiri oleh Koord. Bidang Pengembangan dan Kerjasama (Amie Kusumawardhani. PhD.), Kaprodi Ekonomi Islam (Darwanto, M.Si.), Pimpinan Wilayah Semarang PT. Pegadaian (Damar Latri Setiawan) beserta staf, dosen dan mahasiswa. Pembantu Dekan IV FEB UNDIP yang membuka seminar nasional ini berharap agar seminar nasional ini memberikan manfaat kepada seluruh peserta, terutama untuk dapat merencanakan keuangan serta dapat memberikan kiat-kiat berinvestasi melalui modal yang kecil. Masuk ke inti seminar, Safir Senduk menyampaikan “Apapun profesi seseorang dapat menjadi kaya, baik seorang karyawan, profesional dan pengusaha, karena kekayaan tidak diukur dari seberapa banyak penghasilan kita tetapi diukur dari seberapa banyak investasi yang dimiliki seseorang”. Safir juga menjelaskan cara untuk mengembangkan nilai aset seseorang yaitu dengan dua cara : investasi pertumbuhan (invest mendapat keuntungan) dan fix income invest (investasi dengan pendapatan tetap). Contoh investasi pertumbuhan : saham, valas, emas, property, manajer investasi dan contoh investasi fix income adalah obligasi, sukuk, deposito. Di akhir acara, Safir Senduk menyampaikan dalam berinvestasi hendaknya menyesuaikan dengan siklus ekonomi. “Pilih investasi yang nilai nominal dan nilai intrinsiknya sama”., ujarnya.
Ketua PERBANAS Mengisi Seminar Kewirausahaan di FEB UNDIP
Pada hari Jumat tanggal 11 Maret 2016, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan seminar bertajuk Entrepreneurship Seminar: Business Innovation and Future Business Opportunity. Seminar ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka Dies Natalis FEB Undip ke-56. seminar diadakan di Ruang Aula Gedung C. Dalam sambutannya, Dekan FEB Undip berharap seminar ini dapat memicu jiwa wirausaha seluruh peserta dan mahasiswa. Seminar yang dimoderatori oleh Dra. Rini Nugraheni, MM. (Dosen Jurusan Manajemen FEB Undip), mengundang Novitania Mundayati (Pemilik “House of Moo”, Semarang), Dr. Bambang WHEP (Dosen FPP Undip), dan Sigit Pramono (Ketua PERBANAS, Ketua Forum Alumni Entrepreneur) sebagai speaker. Pembicara pertama, Novitania Mundayanti, menceritakan kisahnya dalam mendirikan House of Moo. Novita menggarisbawahi bahwa Inovasi Produk, Tempat, Karyawan, dan Manajemen merupakan faktor kunci dalam kelangsungan bisnis. Sikapnya yang gigih dan pantang menyerah membuat bisnisnya terus berkembang. Di sesi kedua, Bambang WHEP memberikan tips dan trik agar lebih peka dalam mencari peluang bisnis dengan melakukan penilaian potensi diri melalui SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Lebih lanjut Bambang juga menyampaikan hal penting yang harus dilakukan dalam memulai bisnis: berani memulai, mulai sederhana, percaya diri, analisis / perhitungan, rencana dan visi yang jelas, pantang menyerah, optimis, yakin dan bertanggung jawab. Di sesi terakhir, Sigit Pramono menceritakan bahwa dirinya kini fokus di bidang Sosial Wirausaha. Gagasan Socio Entrepreneur diimplementasikannya dengan menghadirkan wisata Bromo tidak hanya sebagai tempat menikmati sunset tapi juga sebagai tempat yang menyenangkan bersama Jazz Gunung. Ini akan membuat wisatawan tinggal lebih lama dan sebagai gantinya, melakukan lebih banyak transaksi yang akan menguntungkan penduduk setempat. Alumni FEB 1983 ini kemudian mengatakan, dibutuhkan wirausaha-wirausaha baru untuk mendukung pembangunan Indonesia.
Give Blood, Give Life Dies ke-56 FEB UNDIP
Dalam rangka Dies ke 56 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, FEB menyelenggarakan donor darah yang dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2016 dari pukul 08.00-12.00. Kegiatan donor darah ini dibuka langsung oleh Dekan FEB Bapak Dr. Suharnomo, SE, MSi, dalam sambutan Beliau, disampaikan dalam segala situasi kita harus mampu dan mau untuk berbagi kepada sesama. Selepas membuka kegiatan donor darah, Dekan FEB langsung berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai pendonor pertama. Selain Dekan FEB, berpartisipasi pula Wakil Dekan II Bapak Wahyu Meiranto, SE, MSi, Ak disusul para dosen, karyawan, dan mahasiswa. Kegiatan ini terbuka untuk semua tidak hanya untuk FEB saja, sehingga banyak pula partisipasi mahasiswa diluar FEB. Sampai dengan berakhirnya kegiatan ini, panitia sampai harus menolak peserta yang akan melakukan donor dikarenakan kantong darah yang disediakan PMI sudah habis, hal ini menandakan antusiasme dosen, karyawan, dan mahasiswa di Undip dan FEB khusunya dalam mengikuti donor darah kali ini. Terdapat merchandise berupa mug bertuliskan “DIES FEB UNDIP KE-56” bagi 56 pendonor pertama sebagai wujud syukur FEB Undip dan ucapan terimakasih kepada peserta yang telah berpartisipasi.
Bazaar Kewirausahaan FEB UNDIP Dalam Rangka Dies Natalis 56
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan kegiatan Bazaar Kewirausahaan. Kegiatan bazaar yang diselenggarakan selama dua hari, tanggal 14-15 Maret 2016 bertempat di Gd. Laboratorium Kewirausahaan FEB UNDIP. Selain acara bazaar kewirausahaan Kelompok Mahasiswa Wirausaha FEB UNDIP yang menjadi panitia dalam acara ini juga mengadakan fashion show, stand up comedy dan teater. Dengan adanya bazaar ini diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa untuk giat dalam berinovasi dan wirausaha. Acara bazaar ini di isi oleh beberapa kelompok stand yaitu: stand kuliner, produk kecantikan, konveksi, handycraft, stand produk BUMN, properti, elektronika, pendidikan. Salah satu pengisi stand Yanuar (Dipo Milko) menyampaikan meski waktu bazaar dilaksanakan hanya dua hari, tetapi untuk atensi pengunjung pada produk susu pasteurisasi buatan nya sangat baik. Terbukti yanuar mampu menjual sebanyak 125 cup sampai siang hari (15/03/2016). Selain produk susu, yanuar juga telah mengembangkan inovasi baru yaitu es krim dari susu sapi dan kedelai. Yanuar menyampaikan bahwa susu pasteurisasi yang dibuat nya mampu bertahan lebih lama dari susu sapi biasa. Untuk salah satu stand BUMN yaitu PT. Pegadaian menawarkan produk tabungan emas, dengan hanya membuka tabungan sudah bisa ber investasi untuk memiliki emas. Tabungan tersebut dapat diuangkan kembali atau ditukar dalam bentuk emas minimal 1 gram. PT. Pegadaian menginformasikan, akan mengadakan Seminar Keuangan dalam acara Dies Natalis FEB UNDIP dengan pembicara Safir Senduk, CFP pada hari Kamis, 17 Maret 2016 jam 09.30 – 12.30 WIB di Hall Gd. C FEB UNDIP Tembalang.
Menristek dan Ketua Dewan Komisioner OJK Mengisi Pidato Ilmiah di FEB UNDIP
Senin, 14 Maret 2016 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) bekerjasama dengan Jamkrindo, BRI dan BTN mengadakan acara “Pidato Ilmiah dan Peresmian Gedung Laboratorium Kewirausahaan”. Salah satu rangkaian acara Dies Natalis ini bertepatan dengan hari jadi FEB UNDIP. Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Pidato Ilmiah ini adalah Menristekdikti (Prof. H.M. Nasir, PhD., Akt.) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan RI (Mulyaman D. Hadad). Prof. H.M. Nasir, PhD., Akt. memberikan sambutan dan kuliah umum bertopik “Kebijakan Ristekdikti Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi di Era Global”, tentang kebijakan-kebijakan yang diambil dalam meningkatkan daya saing dalam sumber daya IPTEK. Kebijakan-kebijakan tersebut adalah dengan pembelajaran dan kemahasiswaan yaitu meningkatkan tenaga terdidik dan terampil berpendidikan tinggi, secara kelembagaan dengan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan lembaga litbang, melalui sumber daya dengan meningkatkan daya saing dan akreditasi dan sumber daya litbang dan Dikti, untuk penelitian dan pengembangan dengan cara meningkatkan produktivitas penelitian dan pengembangan serta inovasi dari riset tersebut. Pada sesi pembicara selanjutnya, Muliaman D. Hadad, PhD. memberikan pidato ilmiah dengan tema “Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Menggerakkan Sektor Riil”. Muliaman D. Hadad menjelaskan bahwa saat ini sektor riil pangsanya menurun, sebenarnya sektor riil dapat menjadi penopang perekonomian nasional oleh karenanya sektor riil harus dikembangkan. Ada beberapa tantangan dalam mengembangkan sektor riil yaitu skill SDM dan penggunaan teknologi yang masih terbatas, daya saing masih terbatas karena peringkat kemudahan berbisnis jauh di bawah negara kawasan ASEAN, sumber pembiayaan relatif minim dan belum merata serta tingkat suku bunga yang masih relatif tinggi. Oleh karenanya agar aktivitas ekonomi nasional dapat tumbuh maka diperlukan dukungan secara optimal dari sektor keuangan. Otoritas Jasa Keuangan melalui cetak biru “Master Plan Sektor Jasa Keuangan Indonesia (MPSJKI) 2015-2019” mengimplementasi kebijakan tersebut melalui dorongan pertumbuhan ekonomi lewat kebijakan sektor jasa keuangan melalui perbankan salah satunya dengan program LAKU PANDAI (Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif) selain sektor jasa keuangan, sektor jasa keuangan non bank dan sektor pasar modal juga mengambil peranan yang penting. Acara yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rektor UNDIP, Pejabat-pejabat di lingkungan Undip, Direktur Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemenristekdikti, Direktur Perbankan, Kepala OJK Region Jateng dan DIY, dosen dan mahasiswa di lingkungan FEB UNDIP juga diadakan peresmian Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB UNDIP, Gedung ini diresmikan oleh Menristekdikti, Rektor UNDIP dan Dekan FEB UNDIP. Acara yang bertempat di Auditorium Laboratorium Kewirausahaan FEB UNDIP ini juga diramaikan oleh paduan suara Economic Voice (EV) dan pentas budaya UPK Tari Saman. Dengan paduan suara yang merdu EV mengajak peserta untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut dengan lagu Mars UNDIP. Penampilan UPK Tari Saman juga tak kalah untuk memukau penonton dengan gerakan yang rancak dan kompak sampai mendapatkan applause yang meriah.

