Halal bi halal Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Undip 2016 Berlangung Meriah

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Undip mengadakan halal bi halal pada hari Minggu 31 Juli 2016 di  bertempat di BRI Corporate University di Jalan Harsono RM no. 2, Ragunan Jakarta Selatan. Silaturahmi yang sangat meriah dalam suasana yang guyub dan gayeng ini dihadiri oleh sekitar 600 orang alumni FE Undip mulai dari angkatan 1960 sampai dengan angkatan 2010. Menristekdikti, Prof. Drs. M. Nasir, M.Si., Akt., Ph.D. yang merupakan alumni FE Undip tahun 1983, ikut hadir memeriahkan acara ini. Gelak tawa terdengar dimana-mana, diselingi dengan lagu-lagu yang dinyanyikan oleh masing-masing angkatan menambah semarak acara ini. Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Senat Mahasiswa FEB Undip pun ikut hadir untuk menyaksikan dan merasakan keeratan hubungan ‘kakak-kakak’mereka dan kebanggaan mereka. Dekan FEB Undip, Dr. Suharnomo, pada kesempatan tersebut menjelaskan mengenai program-program dan kemajuan yang telah dicapai oleh FEB selama ini. Dr. Suharnomo mengharapkan agar sinergi yang telah terjalin dengan baik dengan IKAFE dapat terus dilanjutkan. IKAFE bukan hanya sarana bagi alumni untuk memperluas networking, tetapi yang utama keberadaan IKAFE ini mendukung dan membantu program-program yang dilaksanakan oleh FEB Undip, fakultas yang menjadi kebanggaan para alumni. Pada acara ini sekaligus diperkenalkan kepengurusan IKAFE 2016-2010, yang antara lain terdiri dari Ketua : Randi Anto (FE 79), Wakil Ketua 1 : Saiful Rachman (FE 90), Wakil Ketua 2 : Wahju Prasetya (FE 88), Sekretaris : Dwi Setiawan (FE 88), Wakil Sekretaris : Widuri (FE 90), Bendahara : Sugiarti (FE 82), Wakil Bendahara: Apriati Resmani (FE 82). Kepengurusan ini juga dilengkapi dengan alumni-alumni yang mengurusi berbagai bidang yaitu networking, kajian & pengembangan kapasitas, pengembangan bisnis, dan kewirausahaan. Lagu wajib FEB Undip pun bergema dengan riang…Economy…economy…goes marching in….Oh I want to be in a number….economy goes marching in….

KKIB FEB UNDIP Mengadakan Seminar Kolaborasi Data dan Informasi Kewirausahaan Kota Semarang

Pada hari Jumat, 29 Juli 2016 Klinik Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis (KKIB) FEB UNDIP, mengadakan kegiatan Seminar dengan tema “Kolaborasi Data dan Informasi Kewirausahaan Kota Semarang”. Seminar ini diadakan dengan tujuan untuk membentuk kolaborasi antara instansi pemerintah pemilik data dan informasi dengan peneliti dari dosen atau mahasiswa kewirausahaan sebagai pengguna data. Seminar yang diadakan di Hall Gedung C dipesertai oleh staf pengajar dan mahasiswa wirausaha se-Undip. Hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut wakil dari tiga instansi pemerintah yaitu Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang. Pembicara pertama seminar dari Badan Pusat Statistik, Dewi Fenty menjelaskan dalam pengumpulan data metode yang dilakukan adalah dengan survey industri mikro dan kecil (IMK) secara sampel dan survey industri mikro dan kecil triwulanan dilakukan dengan mengamati panel sampel selama satu tahun. Di pembicara kedua hadir Adief Aljohsa dari Bank Indonesia (BI). Adief menyampaikan bahwa UKM berperan penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjadikan Bank Indonesia untuk  turut memajukan sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Adief Aljohsa menuturkan bagi peneliti yang membutuhkan data dan informasi mengenai UKM, BI menyediakan database UKM uang dapat diakses secara gratis melalui website www.bi.go.id/id/umkm dan melalui publikasi di perpustakaan BI. Informasi tersebut diharapkan berguna untuk UKM, Pemerintah dan Masyarakat. Dinas Koperasi dan UMKM  Kota Semarang menjelaskan bahwa masih kesulitan dalam mengklasifikasikan UMKM dan saat ini dari Dinas Koperasi dan UMKM berencana untuk menyempurnakan data dengan memanfaatkan Ijin Usaha Menengah Kecil (IUMK) sebagai syarat perizinan yang harus dimiliki setiap UKM. Fungsi lain dari IUMK selain sebagai syarat perizinan yaitu IUMK dapat memberikan kepastian dan perlindungan usaha, mendapat pendampingan usaha dan kemudahan akses dalam pembiayaan.

Keluarga Besar FEB UNDIP Mengadakan Halal Bi Halal

Selepas hari raya Idul Fitri 1437 H, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan Acara Halal Bi Halal Keluarga Besar FEB UNDIP. Kegiatan yang dilaksanakan di Dome FEB UNDIP, Tembalang ini dihadiri Menristek, Pimpinan UNDIP dan Fakultas, Karyawan, Dosen-dosen dan Pensiunan. Acara yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2016 diawali dengan pembacaan Sari Tilawah dan dilanjutkan dengan sambutan Dekan FEB Dr. Suharnomo. Dekan FEB mengucapkan selamat datang kepada Bapak Menristekdikti Prof. Nasir dan seluruh tamu undangan yang telah hadir, dan tak lupa menyampaikan minal aidzin wal faidzin, maaf lahir bathin. Dalam sambutan Menristekdikti, disampaikan bahwa kunjungan kali ini dalam rangka halal bi halal dan temu kangen pada kampus FEB UNDIP dan seluruh sivitas akademikanya. Acara dilanjutkan dengan uraian Halal Bi Halal oleh Ustadz Rizal Nuruddin, SHI dan ditutup dengan salam-salaman serta ramah tamah. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Minal Aidzin Wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Penanaman Kembali mangrove di bulan Ramadhan oleh PKM Mangrove dan HIMA Magister Manajemen UNDIP

Perguruan Tinggi mengemban tiga tugas dalam perjalanannya. Pertama adalah pengajaran, Kedua Penelitian dan terakhir adalah Pengabdian Masyarakat. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro  (FEB UNDIP) menyadari pentingnya ketiga fungsi tersebut. Salah satunya adalah fungsi Pengabdian Masyarakat, dimana kampus hadir dalam pendampingan masyarakat, memberikan ilmu yang dimilikinya untuk diterapkan oleh masyarakat dan demi kemajuan masyarakat. Dalam hal Pengabdian Masyarakat , menjadi titik tekan adalah pemberdayaan masyarakat dan Lingkungan. Untuk itu salah satu Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM ) dari FEB UNDIP mengajukan judul ke  Dikti Konservasi Mangrove, dengan metode Bersihkan, Tanami, dan Sadarkan untuk menuju ekowisata. PKM ini di prakarsai oleh 5 orang dari Universitas Diponegoro, yaitu : Ketua Faizah dari Departemen Manajemen, Lila dari Departemen IESP, Juwita dari Departemen Akuntansi, Nana dari jurusan Perikanan dan Kelautan, serta Vera dari Jurusan Teknologi Hasil Pertanian. PKM “Mangrove Tumbuh, Alam Ceria”  ini menurut ketua Tim PKM, Faizah  adalah bukti kecintaan Undip terhadap Lingkungan, “Kami menyadari benar, bahwa Laut menjadi salah satu gerbang pembangunan ekonomi di Indonesia, agar pantai Indonesia tidak mengalami abrasi dan juga kedepan bernilai ekonomis, maka kami mengajukan PKM tentang Konservasi Hutan Mangrove. Kebetulan Mangunhardjo, adalah daerah dengan panjang pantai hampir 3,7 km dan baru 40 persen yang ditanami Mangrove”. Jelas faizah pada koresponden. Dalam pelaksanaan PKM Mangrove ini, tim Mangrove Tumbuh Alam Ceria ini menggandeng PLN Wilayah Jawa Tengah dan Pemerintahan Daerah. Selain itu Juga bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Magister Manajemen FEB Undip. Menurut Yaumil ketua panitia dari MM Feb UNDIP mengatakan bahwa HIMA MM UNDIP merasa tertarik dengan penanaman Mangrove, dan ke depan akan menjadi program tahunan dari HIMA MM Undip. “Minimal setiap mahasiswa MM pernah menanam 1 pohon Mangrove di pantai pantai di Jawa Tengah“ imbuh Yaumil. Penanaman dilakukan pada tanggal 29 Mei 2016, sebanyak 7000 pohon Mangrove ditanam. Penanaman ini juga melibatkan Masyarakat setempat. Dengan menggandeng Kelompok Usaha Bersama “Mangrove Lestari“  dan Juga Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan ) Nelayan Mangunhardjo  penanaman Mangrove ini dapat dilakukan dengan lancar. Walaupun pada saat itu laut sedang mengalami pasang. Proses Monitoring tumbuhnya Mangrove dilakukan juga dilakukan untuk menjamin agar Mangrove tetap dapat tumbuh. Untuk itu Senin 21 Juni 2016, di saat bulan ramadhan ini tak menjadikan halangan bagi PKM Mangrove bersama HIMA MM Undip untuk melakukan penyulaman Mangrove yang sudah ditanam. Hampir 2000 pohon Mangrove kembali ditanam untuk mengganti pohon Mangrove yang mati ataupun hilang diterjang Ombak. Dekan FEB UNDIP , Dr. Suharnomo, S.E, MM, menyatakan sangat gembira dengan apa yang dilakukan mahasiswa PKM dan MM Undip. “Ini adalah langkah kami dalam menyelamatkan lingkungan, bahwa FEB akan terus membangun Indonesia bersama Masyarakat melalui segala lini fungsi dari Perguruan Tinggi” terang Suharnomo kepada koresponden. “Walaupun PK mini hanya berlangsung selama tahun 2016, tetapi Penanaman Mangrove akan terus berlanjut, salah satu anggotanya Lila , juga masih angkatan 2015“. imbuh Faizah sebagai ketua PKM. Dia berharap, adik adik mahasiswa angkatannya akan meneruskan apa yang sudah dilakukannya. (-Shoi)

Sekolah Bisnis Universitas Curtin Berkunjung ke FEB Undip

Pada tanggal 25 Mei 2016 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mendapat kunjungan dari Curtin Business School, Curtin University of Technology, Australia. Kunjungan ini dalam rangka pemantapan kerjasama dalam bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, summer course, sit in class, study tour. Dekan Curtin Business School, Professor Grant O’Neill menyampaikan biaya studi di Australia yang terbilang tinggi dikarenakan pemerintah Australia sangat menghargai sumber daya yang bekerja dalam bidang akademik, dan sangat mengutamakan pendidikan yang berkualitas. Oleh karena itu Curtin University sangat mendukung kerjasama ini adalah dengan mempertimbangkan pengurangan biaya di tahun ketiga pendidikan dan mendukung penuh adanya program beasiswa. Selain itu Pemerintah Indonesia juga memfasilitasi mahasiswa yang ingin belajar di Curtin Business School, Curtin University dengan beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana dan Pendidikan).

Workshop Metodologi Penelitian Bisnis FEB UNDIP

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan Workshop Metode Penelitian Bisnis. Acara yang berlangsung selama empat hari pada tanggal 18 – 21 April 2016 bertempat di Ruang Sidang Utama Gd. Dekanat Lt.2 FEB UNDIP. Dihadirkan dalam acara ini pemateri yang berkompeten di bidangnya yaitu : Prof. Augusty Ferdinand, Anis Chariri, Ph.D., Firmansyah, Ph.D., Akhmad Syakir, Ph.D., Dr. Dwi Ratmono dan Prof. Imam Ghozali.  

FEB UNDIP Mengadakan Jalan Sehat dan Alumni Gathering

Pada hari ini, Sabtu, 12 Maret 2016 dilaksanakan Senam Bersama, Jalan Sehat dan Alumni Gathering. Acara ini merupakan suatu rangkaian kegiatan Dies Natalis 56 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP). Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rektor Universitas Diponegoro, Dekan Fakultas di lingkungan Undip, Dekan FEB UNDIP, Alumni FEB, Karyawan dan Mahasiswa. Di awal acara Wakil Gubernur Jawa Tengah, Bapak Heru Sudjatmoko membuka acara dengan melepaskan balon sebagai tanda acara Dies Natalis 56 FEB UNDIP dimulai. Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama juga melaksanakan pemotongan pita dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera start oleh Dekan FEB UNDIP, Dr. Suharnomo sebagai simbol keberangkatan peserta jalan sehat dari depan gerbang utama kampus FEB UNDIP. Acara dilanjutkan dengan alumni gathering yang diisi dengan kegiatan pentas seni band, tari dan teater dari mahasiswa. Dekan FEB UNDIP juga turut meramaikan acara dengan mengisi olah vokal yang diiringi oleh band. Di sela-sela acara pentas seni diumumkan pemenang lomba olah raga, Mahasiswa Berprestasi Tahun 2016 dan undian doorprize Dies Natalis FEB UNDIP. Acara jalan sehat diakhiri dengan pembagian grand prize undian dari sponsor.

Kiat Bijak Dalam Berinvestasi di Masa Muda Bersama Safir Senduk

Hari Kamis tanggal 17 Maret 2016, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro bekerjasama dengan Pegadaian menyelenggarakan Seminar Keuangan “Bijak Berinvestasi di Usia Muda” dengan pembicara Safir Senduk, CFP. Seminar yang digelar di Hall Gedung C Lantai 4 FEB UNDIP, Tembalang ini dihadiri oleh Koord. Bidang Pengembangan dan Kerjasama (Amie Kusumawardhani. PhD.), Kaprodi Ekonomi Islam (Darwanto, M.Si.), Pimpinan Wilayah Semarang PT. Pegadaian (Damar Latri Setiawan) beserta staf, dosen dan mahasiswa. Pembantu Dekan IV FEB UNDIP yang membuka seminar nasional ini berharap agar seminar nasional ini memberikan manfaat kepada seluruh peserta, terutama untuk dapat merencanakan keuangan serta dapat memberikan kiat-kiat berinvestasi melalui modal yang kecil. Masuk ke inti seminar, Safir Senduk menyampaikan “Apapun profesi seseorang dapat menjadi kaya, baik seorang karyawan, profesional dan pengusaha, karena kekayaan tidak diukur dari seberapa banyak penghasilan kita tetapi diukur dari seberapa banyak investasi yang dimiliki seseorang”. Safir juga menjelaskan cara untuk mengembangkan nilai aset seseorang yaitu dengan dua cara : investasi pertumbuhan (invest mendapat keuntungan) dan fix income invest (investasi dengan pendapatan tetap). Contoh investasi pertumbuhan : saham, valas, emas, property, manajer investasi dan contoh investasi fix income adalah obligasi, sukuk, deposito. Di akhir acara, Safir Senduk menyampaikan dalam berinvestasi hendaknya menyesuaikan dengan siklus ekonomi. “Pilih investasi yang nilai nominal dan nilai intrinsiknya sama”., ujarnya.

Ketua PERBANAS Mengisi Seminar Kewirausahaan di FEB UNDIP

Pada hari Jumat tanggal 11 Maret 2016, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan seminar bertajuk Entrepreneurship Seminar: Business Innovation and Future Business Opportunity. Seminar ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka Dies Natalis FEB Undip ke-56. seminar diadakan di Ruang Aula Gedung C. Dalam sambutannya, Dekan FEB Undip berharap seminar ini dapat memicu jiwa wirausaha seluruh peserta dan mahasiswa. Seminar yang dimoderatori oleh Dra. Rini Nugraheni, MM. (Dosen Jurusan Manajemen FEB Undip), mengundang Novitania Mundayati (Pemilik “House of Moo”, Semarang), Dr. Bambang WHEP (Dosen FPP Undip), dan Sigit Pramono (Ketua PERBANAS, Ketua Forum Alumni Entrepreneur) sebagai speaker. Pembicara pertama, Novitania Mundayanti, menceritakan kisahnya dalam mendirikan House of Moo. Novita menggarisbawahi bahwa Inovasi Produk, Tempat, Karyawan, dan Manajemen merupakan faktor kunci dalam kelangsungan bisnis. Sikapnya yang gigih dan pantang menyerah membuat bisnisnya terus berkembang. Di sesi kedua, Bambang WHEP memberikan tips dan trik agar lebih peka dalam mencari peluang bisnis dengan melakukan penilaian potensi diri melalui SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Lebih lanjut Bambang juga menyampaikan hal penting yang harus dilakukan dalam memulai bisnis: berani memulai, mulai sederhana, percaya diri, analisis / perhitungan, rencana dan visi yang jelas, pantang menyerah, optimis, yakin dan bertanggung jawab. Di sesi terakhir, Sigit Pramono menceritakan bahwa dirinya kini fokus di bidang Sosial Wirausaha. Gagasan Socio Entrepreneur diimplementasikannya dengan menghadirkan wisata Bromo tidak hanya sebagai tempat menikmati sunset tapi juga sebagai tempat yang menyenangkan bersama Jazz Gunung. Ini akan membuat wisatawan tinggal lebih lama dan sebagai gantinya, melakukan lebih banyak transaksi yang akan menguntungkan penduduk setempat. Alumni FEB 1983 ini kemudian mengatakan, dibutuhkan wirausaha-wirausaha baru untuk mendukung pembangunan Indonesia.

Give Blood, Give Life Dies ke-56 FEB UNDIP

Dalam rangka Dies ke 56 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, FEB menyelenggarakan donor darah yang dilaksanakan pada tanggal 11 Maret 2016 dari pukul 08.00-12.00. Kegiatan donor darah ini dibuka langsung oleh Dekan FEB Bapak Dr. Suharnomo, SE, MSi, dalam sambutan Beliau, disampaikan dalam segala situasi kita harus mampu dan mau untuk berbagi kepada sesama. Selepas membuka kegiatan donor darah, Dekan FEB langsung berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai pendonor pertama. Selain Dekan FEB, berpartisipasi pula Wakil Dekan II Bapak Wahyu Meiranto, SE, MSi, Ak disusul para dosen, karyawan, dan mahasiswa. Kegiatan ini terbuka untuk semua tidak hanya untuk FEB saja, sehingga banyak pula partisipasi mahasiswa diluar FEB. Sampai dengan berakhirnya kegiatan ini, panitia sampai harus menolak peserta yang akan melakukan donor dikarenakan kantong darah yang disediakan PMI sudah habis, hal ini menandakan antusiasme dosen, karyawan, dan mahasiswa di Undip dan FEB khusunya dalam mengikuti donor darah kali ini. Terdapat merchandise berupa mug bertuliskan “DIES FEB UNDIP KE-56” bagi 56 pendonor pertama sebagai wujud syukur FEB Undip dan ucapan terimakasih kepada peserta yang telah berpartisipasi.