2 Mahasiswa FEB Mengikuti Program JENESYS 2016 di Jepang

JENESYS adalah sebuah program exchange bagi generasi muda di lingkup Asia Tenggara, India, dan Timor Leste untuk memperluas horison pengetahuan kita akan budaya, gaya hidup, dinamika, dan perkembangan Jepang. Jenesys kali ini meluncurkan tema baru yakni perekonomian dan pada September 2016 kemarin, FEB UNDIP mendapat kesempatan untuk mengirimkan 2 mahasiswanya sebagai delegasi dari Indonesia yaitu Teresa Nirmala Agus (Departemen Manajemen) dan Hasya Arsitarini (Departemen Akuntansi). Bersama dengan peserta lainnya dari Indonesia kami berangkat pada tanggal 27 September 2016 sampai tanggal 7 September 2016. Sebanyak kurang lebih 140 mahasiswa dan 70 tenaga profesional dari 12 negara dibagi menjadi 9 kelompok dimana tiap 3 kelompok akan ditempatkan di Miyagi, Nagoya, dan Osaka. “Saya sendiri mendapatkan kesempatan untuk ditempatkan di Osaka untuk mengobservasi perusahaan dengan basis cutting-edge technology seperti Shimadzu Corporation, Sakai Power Plant & Sakaiko Power Station, Kansai Electric, Knowledge Capital & Active Lab, Tetsudo Linen Service, Daikin Solution Plaza, dan masih banyak lagi”, ungkap Teresa. Bukan hanya dari segi teknologi, kami juga mengunjungi banyak tempat untuk mempelajari budaya dan kultur Jepang seperti Shinso-ji Narita-san Temple, Sakai Traditional Blades and Crafts Museum, Japanese Calligraphy House, Miraikan National Museum of Emerging Science and Innovation, Kawashima Sake Brewery, Kiyomizu-dera Temple, Takashima Marugoto Hyakkaten, dan lain-lain. Di sela-sela kegiatan visitasi yang padat, kami juga banyak belajar melalui Lecture Session dari Asean-Japan Centre, JETRO, dan JICE yang tak lain adalah pihak pemerintah Jepang dari departemen hubungan luar negeri, perdagangan, dan perekonomian. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengenal dan berinteraksi dengan masyarakat Jepang secara langsung baik dari lingkungan sehari-hari, budaya, pertumbuhan ekonomi seperti foreign investment, foreign trade, dan economic integration, maupun dari segi lingkungan pekerjaan di perusahaan-perusahaan Jepang. Tentunya pengalaman ini sangatlah berharga karena tidak bisa kita dapatkan sekedar di dalam kelas, bukan hanya banyak memperkaya ilmu namun juga dapat memperluas relasi dengan banyak pemimpin dari negara Jepang dan mengenal teman-teman baru dari berbagai negara untuk bertukar pikiran dan berbagi cerita. Harapannya, di masa depan FEB UNDIP dapat kembali berpartisipasi dalam JENESYS 2016 theme: economics sehingga semakin banyak mahasiswa di FEB UNDIP yang dapat meningkatkan kualitas dirinya.

Strategi Penguatan Sektor Keuangan dan UMKM Menghadapi MEA

Economics Finance Study Club (ECOFINSC) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan Seminar Nasional bertema ” Strengthening Strategy Sektor Keuangan dan UMKM Pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN” pada Sabtu, 24 September 2016. Acara yang diadakan di Ball Room Oaktree Emerald Semarang menghadirkan pembicara antara lain Chairul Djumhari (Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian Koperasi dan UMKM RI), Randi Anto (Direktur Human Capital and Management Asset PT. BRI (Persero), Tbk.), Ceriandri Widuri (Ka.Div.Penjaminan Syariah Jamkrindo) dan Nilam Sari (Owner dan Marketing Director Baba Rafi Indonesia). Tujuan diadakannya Seminar Nasional ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat dan mahasiswa tentang peranan dan kontribusi UMKM sebagai pendapatan terbesar di Indonesia. Agar UMKM tetap bertahan maka diperlukan perhatian khusus dari pemerintah, lembaga keuangan dan masyarakat. Keempat narasumber yang dihadirkan merupakan tokoh – tokoh terbaik  dalam pengembangan UMKM di Indonesia. Pembicara pertama Chairul Djumhari memaparkan Literasi Koperasi Dalam Integrasi Ekonomi Regional tentang tiga masalah penting dalam resiko likuiditas di Indonesia yaitu menghadapi financial inclusion yang rendah, rendahnya angka financial literasi mengenai pengetahuan UMKM maupun kredit, dan masalah financial depending mengenai keengganan bank. Strategi untuk ketiga masalah tersebut yaitu memperbanyak layanan/outlet akses lembaga keuangan untuk literasi keuangan masyarakat, kerjasama pemerintah dengan perbankan untuk memberikan pelayanan keuangan di daerah terpencil dengan teknologi. Direktur BRI, Randi Anto mengisi presentasi tentang peranan BRI dalam memajukan UMKM melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) yaitu pinjaman kemitraan sampai 20 juta tanpa jaminan. Dengan adanya KUR diharapkan dapat menyerap tenaga kerja melalui wirausaha dan kesempatan berusaha bagi masyarakat umum dan mahasiswa. Pembicara Ketiga Ceriandri Widuri tentang peran Jamkrindo dalam manajemen risiko dan jaminan usaha bagi UMKM. Jamkrindo memberikan dua jenis penjaminan bagi nasabah yaitu penjaminan syariah dan konvensional. Dari pelaku usaha, hadir mengisi Nilam Sari, owner dari Baba Rafi memberikan paparan tentang “Pengembangan Pemasaran Digital  Dalam Memperkuat Pemasaran dan Menambah Daya Saing UMKM”. Nilam yang sudah memiliki gerai Baba Rafi di berbagai negara antara lain Malaysia, Filipina, Brunei, Belanda dan lainnya, memberikan tips agar meningkatkan pemasaran produk sehingga bisa mendunia. “Baba Rafi tetap bangkit dengan inovasi pemasaran produknya”, ungkapnya.

Mendeley Basic Training (Solution For Your Citation & Reference Manager)

UPKFEB Undip mengadakan pelatihan Mendeley Basic Training yang ditujukan bagi mahasiswa S1 FEB Undip. Pelatihan ini didasarkan pada program Wakil Dekan IV bidang Riset dan Inovasi FEB Undip yang akan menggunakan Mendeley sebagai software wajib bagi mahasiswa FEB Undip dalam penulisan karya ilmiah. Pelatihan ini telah berlangsung sejak tanggal 13 September 2016 yang berlokasi di Gd. Lab ruang EL. 304 FEB Undip yang secara resmi telah dibuka oleh Wakil Dekan IV Bapak Firmansyah, PhD. dan diikuti oleh seluruh mahasiswa S1 angkatan 2014. Jadwal pelatihan ini sendiri akan berlangsung sampai 27 September 2016 dengan setiap hari nya akan diadakan dua sesi pelatihan, dimana sesi 1 pada jam 13.00 s.d 15.00 WIB dan sesi 2 pada jam 15.30 s.d 17.30 WIB.Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan mendeley sebagai software yang pada fungsi utama nya adalah pembuatan daftar pustaka otomatis, selain itu peserta juga diajarkan cara pengoperasian dari softare mendeley mulai dari fitur-fitur di dalamnya, sitasi menggunakan mendeley, penggunaan mendeley di situs-situs penyedia jurnal, dan pengenalan style-style sitasi yang biasa digunakan dalam penulisan karya ilmiah. Tujuan lain yaitu mengenalkan mendeley kepada mahasiswa bahwa mendeley merupakan software yang mudah digunakan dan berbasis free sebagai software “Citation and Reference Manager”. Sehingga diharapkan mahasiswa dapat lebih dimudahkan dalam penulisan karya ilmiah. Pada pelatihan kali ini memang hanya dikhususkan bagi mahasiswa S1 angkatan 2014 FEB Undip. Tetapi kedepan nya kami juga akan mengadakan pelatihan bagi mahasiswa S2, S3, maupun kalangan umum.

FEB Mengadakan Seminar Terbatas : FGD Peranan Sektor Kemaritiman

Hari Kamis lalu (22/09/2016), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mengadakan acara Seminar Terbatas : FGD Peranan Sektor Kemaritiman Dalam Menunjang Pembangunan Ekonomi Yang Berkelanjutan di Ruang Sidang Utama FEB UNDIP, Tembalang. Acara yang terselenggara atas kerja sama antara FEB UNDIP dengan Bank Indonesia (BI) dan APINDO menghadirkan narasumber yaitu Dwi Pranoto (Ka.Dept.Regional II – BI),  Firmansyah, Ph.D. (Akademisi FEB UNDIP) dan Ir. Thomas Darmawan (APINDO – Bidang Perikanan). Seminar Terbatas ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi dan dapat diimplementasikan di lapangan agar dapat memajukan ekonomi berkelanjutan di sektor kemaritiman dan dapat menghasilkan catatan yang berguna untuk pemerintah guna mengambil kebijakan. Acara dilanjutkan dengan diskusi serta penyampaian ide-ide dari peserta seminar dan ditutup dengan kegiatan ramah tamah pembicara dan peserta.

Pendaftaran Wisuda Ke-144 Periode Oktober 2016

Sesuai dengan surat Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Nomor : 4888/UN7.P/TU/2016 bahwa upacara wisuda ke-144 periode Oktober 2016 wajib diikuti oleh calon wisudawan, akan dilaksanakan tanggal 25 – 28 Oktober 2016. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka pendaftaran Tasyakuran Wisuda Fakultas Program Sarjana (S-1) dan Diploma (D-3) dimulai pada tanggal 19 September 2016 hingga 4 Oktober 2016. Bagi calon wisudawan yang terlambat mendaftarkan diri dapat mengikuti wisuda periode berikutnya. Syarat – syarat pendaftaran sebagai berikut : Lulusan periode tanggal 1 Juli – 30 September 2016 Lulusan Program Sarjana (S-1) wajib mengunggah (upload) karya ilmiah yang disetujui oleh Tim Publikasi Jurnal masing-masing Departemen. Menyerahkan Hardcover skripsi dan CD Abstrak Skripsi ke Perpustakaan FEB Membayar biaya tasyakuran Fakultas di Sub Bagian Keuangan dan Kepegawaian (Gd.Dekanat Lt.1 – FEB Undip Tembalang). sebesar Rp.750.000,- (Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah). Mahasiswa angkatan tahun 2013 tidak dibebani biaya wisuda Universitas. Pendaftaran di Sub Bagian Kemahasiswaan dan Alumni dengan lampiran sebagai berikut : Formulir pendaftaran (diisi lengkap) Formulir permohonan Kartu IKA Undip Bukti pembayaran wisuda Bukti upload karya ilmiah (Program Sarjana) Bukti Surat Keterangan Bebas Perpustakaan Pas foto berwarna dengan warna dasar merah berjaket almamater Undip ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar dan ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar. Tasyakuran wisuda Fakultas akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2016 (waktu tentatif menyesuaikan jadwal Universitas) dan pembekalan wisuda tanggal 20 Oktober 2016.

FEB UNDIP Menerima Silaturahmi Akademik Dari FEB UNTIRTA

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FEB UNTIRTA) hari ini Rabu (3/9/2016). FEB UNDIP menerima kunjungan di Ruang Sidang Senat Gd. Dekanat Lt.2 FEB UNDIP, Tembalang. Kunjungan FEB UNTIRTA kali pertama ini, dipimpin oleh Dekan, Dr. H. Fauji Sanusi, MM.. yang didampingi Pembantu Dekan dan Ketua Jurusan. Dekan FEB UNTIRTA, Dr. Fauji memberikan sambutan bahwa tujuan kunjungan ini adalah silaturahmi akademik dan rencana penandatanganan MoU kerjasama FEB UNDIP dengan FEB UNTIRTA dalam bidang penyelenggaraaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Dalam silaturahmi ini, Dr. Fauji yang pernah menempuh pendidikan di Program Doktor Ilmu Ekonomi di FEB UNDIP, berharap dapat menjalin kerjasama dan saling bertukar pikiran untuk pengembangan perguruan tinggi dalam bidang akademik, keuangan, sumber daya manusia penelitian dan kerjasama serta pembukaan program Doktor yang akan dilaksanakan di FEB UNTIRTA. Dekan FEB UNDIP Dr.Suharnomo mengucapkan selamat datang atas kehadiran Pimpinan dari FEB UNTIRTA beserta jajarannya. Diharapkan dalam silaturahmi ini sama-sama dapat menjalin kerjasama untuk penguatan penelitian dan jurnal di masing – masing instansi. Setelah acara sambutan dan perkenalan, diadakan penandatanganan MoU antara Dekan FEB UNTIRTA dengan Dekan FEB UNDIP yang kemudian ditutup dengan acara foto bersama.

International Office FEB Mengadakan Sharing Day Beasiswa ‘’Achieving Your Dream Through Scholarship’’

Sabtu, 3 September yang lalu Hall Gedung C lantai 4 Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro dipadati oleh mahasiswa yang tertarik untuk mendengarkan informasi dan pengalaman dari narasumber mengenai  beasiswa dan studi  di luar negeri melalui seminar yang bertopik ‘’Achieving Your Dream Through Scholarship’’.   Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Komunikasi dan Bisnis FEB, Dra. Amie Kusumawardhani, MSc., PhD. I Made Andi Arsana, PhD. , dosen FT UGM yang juga penulis berbagai  buku, memotivasi para peserta seminar untuk menjadi warga negara dunia (global citizen)  melalui pendidikan dengan memanfaatkan berbagai beasiswa yang tersedia. Andi menceritakan dirinya sebagai anak desa yang berasal dari keluarga yang miskin tapi berkat kerja keras dan kegigihannya mampu untuk merebut kesempatan mengunjungi berbagai negara dan melanjutkan studinya di Australia dengan beasiswa. Keinginan dan tekad yang kuat disertai dengan usaha keras membuktikan bahwa apa yang tadinya dianggap tidak mungkin menjadi mungkin. Pada kesempatan yang sama, Jaka Aminata, PhD., dosen FEB UNDIP yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Le Havre University di Perancis memperkenalkan kesempatan untuk bersekolah di berbagai universitas di Eropa bagi mereka yang mempunyai dana terbatas. Jaka menambahkan bahwa biaya untuk studi di Perancis, negara yang dikenal dengan sistem sosialisnya, relative lebih murah bila dibandingkan dengan studi di negara-negara lain seperti di Australia, Amerika, Inggris dan lain-lain. Sharing pengalaman studi di luar negeri juga dilakukan oleh Nyimas Melia dan Anastasia Angesti, keduanya  dari Departemen Akuntansi FEB Undip, yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti summer course di Vrije University di Belanda beberapa waktu yang lalu. Terakhir, 2 (dua) alumni FEB Undip yang berhasil memperoleh beasiswa dari Luar Negeri dan Dalam Negeri (LPDP) menceritakan pengalamannya dalam memperoleh beasiswa tersebut. Dewi Safitri, yang saat ini bekerja di CNN Indonesia, memperoleh beasiswa Chevening untuk  melanjutkan studinya di Inggris. Sedangkan Fahmi Priatna (saat ini bekerja di bank Indonesia) memperoleh beasiswa LPDP melanjutkan studi Master nya di Universitas Indonesia. Antusiasme peserta dalam acara tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah peserta yang memenuhi Hall Gedung C FEB UNDIP, tetapi juga dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh mereka. Diharapkan bahwa dengan mengundang para nara sumber ini dapat memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk berusaha keras menggapai mimpi mereka, khususnya untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

DAC Diramaikan Dengan Peserta Mahasiswa Universitas Se-Indonesia

Keluarga Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (KMA FEB UNDIP) melaksanakan kegiatan Diponegoro Accounting Competition (DAC) pada minggu lalu tanggal Kamis – Sabtu, 8 – 10 September 2016. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari DASH (Diponegoro Accounting’s Harmony) 2016 ini mengusung tema “Challenge and Prepare Yourself For Glory Era of Accounting“. Digelar di Hall Dekanat FEB UNDIP Lantai 3, Roy Handsend Gultom selaku ketua KMA FEB UNDIP menyampaikan selamat datang kepada 28 tim dari mahasiswa akuntansi universitas yang ada di Indonesia yang telah hadir dalam acara ini. “Semoga peserta dapat berkompetisi dengan baik dan bersainglah untuk mencapai prestasi”, tuturnya. Acara dilanjutkan dengan sambutan Dekan FEB UNDIP, Dr. Suharnomo yang sekaligus membuka acara. Dalam sambutannya, Dr. Suharnomo mempersilakan untuk menikmati kampus FEB UNDIP dan Kota Semarang, semoga memberikan kenangan yang baik dan untuk pelaksanaan kegiatan kompetisi DAC dapat menghasilkan kontribusi ilmu dan gagasan baru guna membangun bangsa. Setelah acara pembukaan dilanjutkan dengan sesi kompetisi yang akan diadakan di dua gedung di kampus FEB UNDIP, Gedung Laboratorium dan Gedung Lab. Kewirausahaan. Di dua kelompok gedung dibagi beberapa tim yang akan melaksanakan presentasi. Untuk acara pada tanggal 9 September 2016 akan diadakan City Tour yaitu dengan tujuan mengenalkan berbagai daya tarik pariwisata yang dimiliki kota Semarang dan pada hari terakhir, 10 September 216 akan dilaksanakan Awarding Night yang diselenggarakan untuk mengumumkan para pemenang acara Diponegoro Accounting Competition (DAC) serta pertemuan peserta dan panitia agar dapat menciptakan hubungan dan kerja sama yang baik di masa depan. Pemenang Diponegoro Accounting Competition 2016 adalah : Juara 1. Trisakti School of Management – Recalculate, Juara 2. Universitas Indonesia – Parahita 3. Trisakti School of Management – Zumba. Selamat kepada para pemenang, Sampai jumpa di kompetisi berikutnya. “Akuntansi!! – Satu Keluarga”.

The 8th Enfution Bertabur Tokoh Inspiratif

Minggu, 4 September 2016, telah terselenggara acara Seminar and Talkshow The 8th Enfution 2016 di Gedung Prof. Soedarto, S.H., Universitas Diponegoro. Tema  yang diangkat pada The 8th Enfution ini yaitu “Youth, Innovation, and Inspires”. Sementara itu, tema yang diangkat dalam Seminar and Talkshow ini yaitu  “Design Your Career, Make Your Own Future”. Tujuan dari diangkatnya tema tersebut yaitu untuk mendorong dan menginspirasi para pemuda untuk turut berpartisipasi dengan lebih aktif dan kreatif dalam perkembangan ekonomi di Indonesia guna menghadapi bonus demografi pada tahun 2030. Seminar and Talkshow tersebut mengundang lima pembicara sekaligus yang dibagi menjadi 2 sesi. Sesi Pertama dengan konsep Seminar diisi oleh Fransiscus Budi Pranata (CFO of Zalora Indonesia dan Indonesian Best CFO 2013 & 2015 by Swa Magz) dan Rahmat Danu Andika (Head of Business Partner of Bukalapak.com), sedangkan untuk sesi kedua dengan konsep Talkshow diisi oleh Danny Syah Aryaputra (CMO of Infia Media Pratama/Dagelan), Arief Muhammad (Founder of Nyunyu.com, Entertainer, YouTuber), dan Keenan Pearce (Co-Founder of Makna Creative). Selain itu acara ini juga diselingi hiburan berupa Tari Saman yang dibawakan UPK Tari FEB Undip, Penampilan dari Economics Voice, dan juga Accoustic Performance dari mahasiswa/i FEB Undip. Acara tersebut juga dihadiri oleh lebih dari 650 peserta yang berasal Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Jakarta, Bandung, Salatiga, dan berbagai daerah lain di Indonesia. Selain peserta, turut hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Perwakilan Gubernur), Dekan FEB UNDIP, Pimpinan PT. Tugu Pratama Indonesia, dan Sekretaris Jurusan Manajemen FEB UNDIP. Acara berjalan dengan lancar dan para peserta terlihat sangat antusias sepanjang berlangsungnya kegiatan. Seminar and Talkshow tersebut merupakan salah satu rangkaian acara dari The 8th Enfution yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (HMJM FEB Undip), dimana event ini merupakan salah satu event ormawa terbesar dan tertua di FEB Undip. Di tahun kedelapan ini, Enfution diharapkan dapat menjadi pusat pembelajaran mengenai kreativitas dan inovasi yang diperuntukan bagi masyarakat umum dan mahasiswa di seluruh Indonesia. Acara ini sendiri mendapatkan banyak apresiasi dan pujian dari pihak instansi pemerintahan, fakultas, sponsor, peserta umum, dan berbagai kalangan lainnya.