+6224-76486841 / 76486850 feb@live.undip.ac.id

http://182.255.0.178/admin/tmp/1473822540_Seminar-Beasiswa-3-Sept-2016-3.jpgSabtu, 3 September yang lalu Hall Gedung C lantai 4 Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro dipadati oleh mahasiswa yang tertarik untuk mendengarkan informasi dan pengalaman dari narasumber mengenai  beasiswa dan studi  di luar negeri melalui seminar yang bertopik ‘’Achieving Your Dream Through Scholarship’’.   Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Komunikasi dan Bisnis FEB, Dra. Amie Kusumawardhani, MSc., PhD.

I Made Andi Arsana, PhD. , dosen FT UGM yang juga penulis berbagai  buku, memotivasi para peserta seminar untuk menjadi warga negara dunia (global citizen)  melalui pendidikan dengan memanfaatkan berbagai beasiswa yang tersedia. Andi menceritakan dirinya sebagai anak desa yang berasal dari keluarga yang miskin tapi berkat kerja keras dan kegigihannya mampu untuk merebut kesempatan mengunjungi berbagai negara dan melanjutkan studinya di Australia dengan beasiswa. Keinginan dan tekad yang kuat disertai dengan usaha keras membuktikan bahwa apa yang tadinya dianggap tidak mungkin menjadi mungkin.

Pada kesempatan yang sama, Jaka Aminata, PhD., dosen FEB UNDIP yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Le Havre University di Perancis memperkenalkan kesempatan untuk bersekolah di berbagai universitas di Eropa bagi mereka yang mempunyai dana terbatas. Jaka menambahkan bahwa biaya untuk studi di Perancis, negara yang dikenal dengan sistem sosialisnya, relative lebih murah bila dibandingkan dengan studi di negara-negara lain seperti di Australia, Amerika, Inggris dan lain-lain.

Sharing pengalaman studi di luar negeri juga dilakukan oleh Nyimas Melia dan Anastasia Angesti, keduanya  dari Departemen Akuntansi FEB Undip, yang memperoleh kesempatan untuk mengikuti summer course di Vrije University di Belanda beberapa waktu yang lalu. Terakhir, 2 (dua) alumni FEB Undip yang berhasil memperoleh beasiswa dari Luar Negeri dan Dalam Negeri (LPDP) menceritakan pengalamannya dalam memperoleh beasiswa tersebut. Dewi Safitri, yang saat ini bekerja di CNN Indonesia, memperoleh beasiswa Chevening untuk  melanjutkan studinya di Inggris. Sedangkan Fahmi Priatna (saat ini bekerja di bank Indonesia) memperoleh beasiswa LPDP melanjutkan studi Master nya di Universitas Indonesia.

Antusiasme peserta dalam acara tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah peserta yang memenuhi Hall Gedung C FEB UNDIP, tetapi juga dari berbagai pertanyaan yang dilontarkan oleh mereka. Diharapkan bahwa dengan mengundang para nara sumber ini dapat memberikan motivasi kepada para mahasiswa untuk berusaha keras menggapai mimpi mereka, khususnya untuk melanjutkan studi ke luar negeri.