FEB Undip dan SD Negeri Tembalang Bersatu Untuk Keberlanjutan: Mewujudkan SDGs Melalui Tabur Benih Ikan

Semarang, 19 Januari 2024 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kerjasama dengan SD Negeri Tembalang. Dalam kunjungan ini, siswa-siswi SD Negeri Tembalang ikut serta dalam kegiatan penaburan benih ikan di kolam dan embung kampus, menciptakan dampak positif pada GreenMetric kampus. FEB Undip, dengan strategi ini, tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas tetapi juga menyebarkan kesadaran lingkungan ke masyarakat sejak tingkat dasar. Selain kegiatan tabur benih ikan, para siswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Terutama Embung FEB Undip menjadi contoh untuk masyarakat sebagai Konsevari Air di lingkungan kampus. Guru SD Negeri Tembalang dan Tendik dari FEB Undip juga memainkan peran penting sebagai agen perubahan, membimbing siswa-siswi dalam pemahaman akan keberlanjutan. Inisiatif ini bukan hanya komitmen FEB Undip untuk melaksanakan point GreenMetric, tetapi juga mengokohkan citra FEB Undip sebagai lembaga yang berkontribusi pada pembentukan generasi peduli lingkungan. Dengan inisiatif ini, FEB Undip terus berkomitmen bahwa mereka bukan hanya pusat pendidikan tinggi tetapi juga lembaga yang berperan dalam membentuk generasi penerus yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan demikian, FEB Undip juga akan selalu aktif untuk menjadi kontributor utama dalam mencapai tujuan-tujuan SDGs dan meningkatkan peringkat GreenMetric untuk mencapai “kampus hijau” yang lebih berkelanjutan.
Roja Putera Mahyudin, Lulusan Terbaru dari Program Doktor FEB UNDIP

Rabu, 20 Desember 2023. Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (PDIE FEB Undip) menyelenggarakan ujian promosi doktor atas nama Roja Putera Mahyudin guna mempertahankan disertasinya yang berjudul “The Effect of Multifractal Detrended Fluctuation Analysis on Value Relevance: An Investigation of The Stock Market in The US and China.” Promosi Doktor ini berlangsung di Ruang Kewirausahaan lantai dasar, FEB Undip. Promovendus dalam disertasinya, memiliki tujuan untuk mengembangkan analisa terdahulu dalam menginvestigasi peranan dari Multifractal Detrended Fluctuation Analysis (MF-DFA) dalam mengukur relevansi nilai dalam informasi akuntasi yang terdapat pada pasar modal the United States dan China. Dalam studinya, promovendus mengemukakan 3 hipotesa dalam menguji aspek-aspek spesifik dari Market Fractality dan implikasinya terhadap Financial Modelling and Valuation. Komite Ujian terdiri dari Prof. Anis Chariri, SE., M.Com., Ph.D., Akt. (Ketua Sidang Ujian/Promotor), Dr. M. Ja’far Shodiq, S.E, SSi, M.Si. (Penguji Eksternal), Prof. Drs. Imam Ghozali, M.Com, Ph.D (Promotor), Prof. Fuad, S.ET., M.Si., Ph.D (penguji, co-Promotor), Dr. Drs. Paulus Theodorus Basuki Hadiprajitno, MBA., MSAcc. (Penguji), dan Dr. Siti Mutmainah, SE.,M.Si., Ak.,CA. (Penguji). Ujian berlangsung selama dua jam dan promovendus mampu mempertahankan disertasinya sehingga dinyatakan lulus oleh Komite Ujian dan berhak menyandang gelar Doktor. Selamat dan Semoga sukses dalam berkarya.
Program ‘Corpu Goes to Campus’ Kemenkeu RI Hadir di FEB UNDIP

Kamis, 14 Desember 2023 – Telah diselenggarakan Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan III Tahun 2023. Acara yang dipersembahkan dalam kerangka program ‘Corpu Goes to Campus’ Kementerian Keuangan Republik Indonesia ini bertujuan utama untuk memperluas literasi keuangan negara di kalangan Perguruan Tinggi. Kegiatan berlangsung di Ruang Pojok Kemenkeu, Gedung B Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) Semarang. Pembicara utama pada kesempatan ini adalah Bapak Muhdi, Ph.D., Kepala Kanwil DJPb Jawa Tengah, yang juga sebagai Kepala Perwakilan dari Kemenkeu Jateng. Ia berbagi wawasan mendalam mengenai kajian fiskal regional. “Banyak akademisi yang menyampaikan bahwa pendalaman terkait fiskal masih sedikit dan sulit ditemukan. Dengan adanya kegiatan ini, teman-teman mahasiswa diharapkan dapat lebih mendalami lagi kajian mengenai fiskal, untuk kemudian dilakukan pengembangan maupun riset terkait dengan fiskal. Ini merupakan peluang yang bagus untuk masuk pada ruang tersebut. Masukan dari riset akademisi tadi dapat menjadi insight bagi Pemerintah dalam mengambil kebijakan terkait pengelolaan fiskal dengan lebih tepat.” disampaikan oleh beliau. Pendapatnya disandingkan dengan Bapak Wahyu Widodo, Ph.D., selaku Dosen Ekonomi di FEB Undip. “mahasiswa ekonomi sebaiknya tidak menganggap kebijakan fiskal sebagai sesuatu yang terpisah dari bidang studi mereka. Beliau menegaskan bahwa seluruh elemen perekonomian saling berinteraksi dalam mengelola kebijakan fiskal, mengingat peran strategisnya sebagai penyerap kejutan, motor transformasi ekonomi, penguatan lokal, penyelarasan regional, hingga peningkatan kualitas belanja.” tuturnya. Kegiatan ini bukan hanya memperkaya pemahaman tentang aspek-aspek kajian fiskal regional, tetapi juga memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dan akademisi. Kolaborasi yang terjalin pada acara ini menjadi tonggak penting dalam menghadapi dinamika keuangan negara. Harapannya, melalui dialog terus-menerus semacam ini, FEB UNDIP dapat terus berkontribusi pada pengembangan pemikiran dan kebijakan ekonomi yang berkelanjutan.
Dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-20 FEB UNDIP: Prof. Firmansyah Menyampaikan Kompleksitas Tantangan Ekonomi Dalam Era Modern

Pengukuhan Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro bagi Prof. Firmansyah, S.E., M.Si., Ph.D. telah diselenggarakan pada rabu, 6 desember 2023. Acara tersebut berlangsung secara luring di Gedung Prof. Soedarto, SH. Universitas Diponegoro, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Undip TV Official. Dengan ini Prof. Firmansyah, resmi menjadi salah satu dari 20 guru besar aktif yang ada di FEB Undip. Sebelum ditetapkan menjadi Guru Besar, Prof. Firmansyah telah menamatkan studi sarjana dan Magister di program studi Ilmu Ekonomi FEB UGM, dan menempuh Pendidikan Doktor di Curtin University dalam bidang ilmu Ekonomi. Dalam acara pengukuhan tersebut, Prof. Firmansyah menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “ANALISIS KUANTITATIF DALAM STUDI EKONOMI: IMPLIKASI DAN TANTANGAN BAGI TEORI EKONOMI.” Prof. Firmansyah menyoroti signifikansi ilmu ekonomi dan teori ekonomi sebagai dasar untuk pengembangan alat analisis kuantitatif dalam penelitian ekonomi. Hal ini ditekankan mengingat kompleksitas tantangan ekonomi dalam era modern. “Dalam era ekonomi modern, analisis kuantitatif canggih dan pemahaman mendalam diperlukan untuk mengatasi tantangan kompleks. Teori ekonomi tetap menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan berkualitas dan meramalkan efek kebijakan. Kolaborasi antardisiplin ilmu, termasuk ekonomi, statistik, matematika, dan ilmu komputer, menjadi krusial dalam mengembangkan alat analisis yang tangguh. Memastikan pengambilan keputusan yang tepat dalam lingkungan ekonomi yang cepat berubah.” ungkap beliau
Perwakilan Kemenkeu Bahas Kinerja APBN Jawa Tengah bersama FEB Undip

Semarang, 29 November 2023, Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Tengah bersama Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar pertemuan di Ruang Pojok Kemenkeu FEB Undip untuk membahas kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Jawa Tengah hingga periode akhir Oktober 2023. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkemuka, termasuk Kepala Kanwil DJPb Jawa Tengah, Kepala Kanwil DJKN Jateng dan DIY, Local Expert dari FEB Undip, Wahyu Widodo, serta beberapa perwakilan dari organisasi – organisasi mahasiswa FEB Undip. Pertemuan ini menjadi kegiatan pertama pihak Kemenkeu dan FEB Undip menggunakan Ruang Pojok Kemenkeu yang dimana tidak lama sebelumnya telah di resmikan oleh Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani. Adapun agenda utama dalam forum ini yaitu untuk membahas perkembangan ekonomi dan indikator kesejahteraan di Jawa Tengah. Dimana perekonomian global yang masih dihadapkan pada berbagai risiko ketidakpastian dan kondisi geopolitik mempengaruhi pertumbuhan ekonomi wilayah ini. Meskipun demikian, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga menunjukkan penurunan, namun tetap terkendali dengan inflasi yang tetap terjaga. Pemerintah berkomitmen untuk menjaga aktivitas ekonomi domestik dan mewaspadai dampak perlambatan global yang mungkin terjadi. Kinerja Fiskal Regional: Defisit dan Tren Surplus Anggaran Dalam pembahasan kinerja APBN Jawa Tengah, terungkap bahwa realisasi belanja semakin meningkat, dan APBN mencatatkan defisit sebesar Rp141,36 miliar. Penerimaan APBN Jawa Tengah hingga Oktober 2023 berhasil mencapai Rp86,07 triliun (82,94% dari target), sementara realisasi belanja mencapai Rp86,22 triliun (79,01% dari pagu). Defisit ini mengakhiri tren surplus anggaran yang berlangsung sejak awal tahun 2023. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan dan mengakselerasi kinerja APBN Jawa Tengah guna menjaga aktivitas perekonomian dan mengoptimalkan APBN sebagai shock absorber. Meskipun terdapat defisit, perekonomian Jawa Tengah diperkirakan tetap optimis dan stabil. Pelaksanaan APBN untuk pembangunan di wilayah ini menjadi fokus utama dalam upaya menjaga ketahanan ekonomi di tengah dinamika global. Pertemuan ini juga diharapkan akan membangun sinergi antara Kementerian Keuangan dan FEB Undip dalam mendukung pembangunan ekonomi Jawa Tengah. Keahlian dan kontribusi Local Expert dari FEB Undip, Wahyu Widodo, diharapkan dapat memberikan perspektif yang berharga untuk memajukan kebijakan ekonomi di tingkat regional.
Festival Riset Akuntansi 2023: Peran Penting Akuntansi Dalam Menghadapi Tantangan Dari Perkembangan Ekonomi Kontemporer

Semarang, 23 November 2023 – Prodi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Accounting Research Festival edisi ketiga. Acara dengan judul “The Role of Accounting Competency Development in Sustainable Economic Recovery and Digital Economy” bertujuan untuk mengungkap peran penting akuntansi dalam menghadapi tantangan yang muncul dari perkembangan dunia ekonomi kontemporer. Festival Riset Akuntansi tahun ini diselenggarakan secara hybrid. Livestreaming melalui channel Youtube FEB Undip (@FEBUNDIPSMG) dan tatap muka yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna Program Studi Magister Akuntansi FEB Undip, Hayam Wuruk, Semarang. Acara ini menjadi forum bagi para akademisi, praktisi, dan mahasiswa yang memiliki minat bersama dalam bidang akuntansi, pemulihan ekonomi berkelanjutan, dan ekonomi digital. Acara dimulai dengan sambutan dari Surya Raharja, Ph.D., selaku ketua program studi Magister Akuntansi FEB Undip. Beliau menyatakan bahwa “kesempatan ini menjadi peluang yang luar biasa bagi kita semua untuk memperluas pengetahuan, mengingat adanya pembicara yang sangat berkompeten di bidangnya. Saya merasa sangat bersyukur karena kita mampu menyelenggarakan acara berharga ini.” Salah satu sorotan dalam festival ini adalah dari sesi keynote yang menghadirkan para ahli baik dari luar maupun dalam negeri. Para narasumber dalam kegiatan ini mencakup Prof. Khaled Hussainey dari Faculty of Business and Law, University of Portsmouth (UK), Prof. Che Ruhana Isa dari Faculty of Business and Economics, Universiti Malaya (Malaysia), serta Dr. Darsono, seorang pengajar dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Para narasumber dalam kegiatan ini mencakup Prof. Khaled Hussainey dari Faculty of Business and Law, University of Portsmouth (UK), Prof. Che Ruhana Isa dari Faculty of Business and Economics, Universiti Malaya (Malaysia), serta Dr. Darsono, seorang pengajar dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Para peserta berkesempatan mendengarkan pemikiran dari para pemimpin ini, yang berbagi perspektif mengenai tantangan dan peluang terkini dalam dunia akuntansi. Diskusi khususnya terfokus pada konteks pembangunan ekonomi berkelanjutan dan era digital. Acara ini memperkuat komitmen universitas untuk berkontribusi secara signifikan pada kemajuan pengetahuan akuntansi dan aplikasinya dalam menghadapi tantangan ekonomi kontemporer. *dokumentasi : Prodi Maksi FEB Undip
Dampak Keuangan dari Inisiatif Keberlanjutan: Pembelajaran Berharga dari Profesor Tamu Luar Negeri di FEB Undip

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro telah sukses menyelenggarakan program visiting professor dengan tema “Financial Implications of Sustainability Initiatives.” Dalam kegiatan ini, FEB Undip mengundang pembicara dari Universiti Malaya (Malaysia), yaitu Prof. Che Ruhana dan Dr. Ervina binti Alfan. Acara berlangsung pada tanggal 22 November 2023 di Hall gedung KWU FEB Undip, bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya nomor 4 tentang Kualitas Pendidikan, nomor 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta nomor 17 tentang Kemitraan untuk mencapai Tujuan. Dalam kuliah umum ini, sebagai pembicara pertama yaitu Dr. Ervina binti Alfan dimanamembahas materi mengenai implikasi keuangan dari inisiatif keberlanjutan. Sebelum memasuki inti materi tentang keuangan dan keberlanjutan, beliau menekankan pentingnya memahami konsep keberlanjutan terlebih dahulu. “Pembangunan Berkelanjutan dapat diartikan sebagai setiap keputusan yang diambil oleh stakeholders yang dapat memberikan dampak berkelanjutan terhadap ekonomi, sosial, dan lingkungan tanpa membahayakan generasi manusia di masa depan,” jelasnya. Prof. Che Ruhana membawakan materi tentang Sustainability and Management Accounting, menyoroti pentingnya integrasi antara isu lingkungan dengan Manajemen Akuntansi. “Environmental Management Accounting (EMA) adalah metode yang membantu stakeholder dalam pengambilan keputusan terkait investasi pengendalian dampak lingkungan, membangun budaya pengurangan polusi, dan minimalisasi limbah industri, serta meningkatkan efisiensi ekonomi,” ungkapnya. Dalam pembahasannya, Prof. Che Ruhana menekankan empat aspek yang perlu diperhatikan untuk menciptakan distribusi nilai yang seimbang, yakni aspek financial, stakeholder, Internal Business Process, dan Learning and Growth. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Danes Quirira Octavio, dosen muda dan koordinator Lab Bloomberg FEB Undip, yang telah membimbing acara bersama kedua pembicara. Sebagai penutup acara, diadakan sesi tanya jawab dan diskusi antara peserta dan pembicara yang hadir. ( tiga dari tujuh belas goals sustainability)
Wisuda Periode ke-172 FEB Undip: Dalam Rangka Penyerahan Transkrip dan Pembekalan Tracer Study

Semarang, 15 November 2023, sebanyak 377 mahasiswa dan mahasiswi yang meraih gelar Sarjana (S1), Program Profesi Akuntan (PPAk), Magister (S2), dan Doktor (S3) dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro telah mengikuti Prosesi Penyerahan Transkrip dan Pembekalan Tracer Study dalam acara wisuda periode ke-172. Upacara ini berlangsung di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB Undip mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya,” diikuti oleh laporan hasil kelulusan mahasiswa terbaik oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Undip, Prof. Firmansyah. Berikut daftar lulusan terbaik, antara lain diraih oleh Shinta Rizkiani dengan IPK 3,89 sebagai lulusan terbaik dari program S1-Manajemen, Anisa Numa Salsabila dengan IPK 3,95 dari program S1-Akuntansi, Afatun Muntaza dengan IPK 3,82 dari program S1-Ekonomi Islam, dan Dewi Septianingrum dengan IPK 3,86 dari program S1-Ekonomi. Sementara itu, Wahyu Almirruchi meraih gelar wisudawan terbaik dengan IPK 4,00 dari program S2-Akuntansi, Muhammad Kharisma dengan IPK 3,77 dari program S2-Ilmu Ekonomi, dan Gemintang Sukma Alnisa Dhewandrie dengan IPK 4,00 dari program S2-Manajemen. Gelar wisudawan terbaik dari program S3-Ilmu Ekonomi diraih oleh Eko Usriyono dengan IPK 3,75 dan untuk Program Profesi Akuntan dengan lulusan terbaik adalah Diva Ayu Imanda Sari lulus dengan IPK 4,00. Dalam sambutannya, Dekan FEB Undip, Prof. Dr. Suharnomo, menyampaikan bahwa pada tahun 2022, Undip berhasil menduduki peringkat pertama dalam QS World University Ranking untuk QS Graduate Employability Ranking, yang menunjukkan keunggulan dalam tingkat kesuksesan alumni di dunia kerja. Prestasi ini membanggakan karena Undip mampu meraih skor tertinggi dibanding universitas lainnya, mencerminkan kualitas lulusan yang sangat baik dan cepat diakui oleh pasar tenaga kerja. Sebelum penyerahan transkrip, peserta juga diberikan pembekalan mengenai Tracer Study, sebuah aplikasi yang sangat penting untuk melacak jejak alumni Undip, termasuk FEB, sebagai bahan evaluasi ke depannya. Informasi lebih lanjut mengenai aplikasi Tracer Study Undip dapat ditemukan di laman https://tracerstudy.undip.ac.id/.
Penyesuaian UKT Untuk Semester Genap 2023/2024

Universitas Diponegoro memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengajukan Penyesuaian UKT sesuai dengan Peraturan Rektor Nomor 9 Tahun 2021. Pengajuan penyesuaian UKT harus diajukan sebelum semester berikutnya berlangsung. Pembayaran UKT Semester Genap 2023/2024 dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 2 Januari hingga 3 Februari 2024. Berikut adalah ketentuan yang berlaku: Bentuk penyesuaian yang bisa didapatkan, antara lain: Penyesuaian golongan UKT ke tingkat yang lebih rendah Penyesuaian golongan UKT ke tingkat yang lebih tinggi Pengurangan UKT Pembebasan Pembayaran secara mengangsur Penundaan pembayaran Bentuk lainnya yang ditetapkan oleh Rektor Merujuk kepada Keputusan Rektor Nomor 152/UN7.A/HK/IV/2023 mengenai Kalender Akademik Universitas Diponegoro TA 2023/2024, maka pengajuan penyesuaian UKT akan dilaksanakan dengan mengikuti jadwal yang sudah ditetapkan. Berikut jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT TA 2023/2024 : No. Tanggal Uraian 1. 13 Nopember – 1 Desember 2023 Pengajuan penyesuaian UKT dari mahasiswa 2. 14 Nopember – 12 Desember 2023 Verifikasi pengajuan penyesuaian UKT di Fakultas 3. 13 Desember 2023 Batas Akhir Penyampaian Usulan Penyesuaian UKT dari Fakultas 4. 18 – 21 Desember 2023 Verifikasi penyesuaian UKT di Universitas 5. 22 Desember 2023 Proses Keputusan Rektor tentang Penyesuaian UKT Pengajuan UKT dilakukan secara daring / online melalui website ukt.undip.ac.id. lampiran:
Kunjungan Kerja FEB Universitas Cenderawasih ke FEB Universitas Diponegoro

Fakutas Ekonomi dan Bisnis Universitas Cenderawasih (FEB Uncen) Papua melakukan kunjungan kerja di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) Semarang untuk memperdalam kerjasama di pendidikan dan penelitian. Delegasi dari Universitas Cenderawasih, dipimpin oleh dekan dan anggota fakultas, adapun kunjungan kerja ini berlangsung selama 2 hari dimulai dari tanggal 13 hingga 14 Nopember 2023. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FEB Undip ini dimulai dengan acara seremonial sambutan oleh Dekan dari kedua Fakultas yang berlangsung di ruang siding utama gedung dekanat FEB Undip dimana keduanya menyampaikan tekad mereka untuk memperkuat sinergi yang dapat memberikan dampak positif pada pengembangan akademis. Acara dilanjutkan dengan diskusi antar fakultas yang melibatkan dekan, dosen dan tendik. Diskusi ini menyoroti potensi kolaborasi dalam pertukaran mahasiswa/dosen, penelitian bersama, dan pengembangan program akademis. Selain kegiatan seremonial dan diskusi yang telah dilaksanakan, para tamu dari FEB Uncen juga berkesempatan untuk memberi kuliah dosen tamu kepada mahasiswa/i FEB Undip. Kuliah yang bertajuk Pembangunan Ekonomi dalam Persepktif Kontekstual Papua disampaikan oleh Prof. Dr. Mesak Iek, S.E., M.Si. selaku dekan FEB Uncen. Kunjungan ini juga diperkuat melalui pelatihan mengenai analisis pasar keuangan yang dilaksanakan di Laboratorium Bloomberg FEB Undip. Pelatihan ini bertujuan untuk memperluas pengetahuan peserta tentang dinamika pasar keuangan global dan meningkatkan keterampilan praktis yang relevan. Tidak ketinggalan untuk membantu mengolah big data yang diperoleh dari Bloomberg, kegiatan selanjutnya mengenai pelatihan tentang penggunaan perangkat lunak analisis statistik, Stata. Peserta diberikan kesempatan untuk memahami aplikasi praktis dari alat ini dalam konteks riset akademis. Kunjungan ini menjadi babak baru dalam kolaborasi antara Universitas Cenderawasih dan Universitas Diponegoro, menandai komitmen mereka untuk meningkatkan standar pendidikan dan penelitian melalui kemitraan yang kuat dan berkelanjutan.
