Bloomberg Singapore Berikan Pelatihan Analisis Pasar Global bagi Mahasiswa FEB Undip

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Bloomberg Training pada 22 Mei 2026 di Bloomberg Financial Market Laboratory, Gedung Laboratorium FEB Undip. Kegiatan ini menghadirkan pemateri langsung dari Bloomberg Singapore, Kevin Lau dan Viancqa Kurniawan, serta diikuti oleh mahasiswa program Sarjana hingga Magister sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi di bidang investasi dan analisis pasar keuangan global. Pelatihan ini memberikan pengalaman belajar langsung mengenai pemanfaatan Bloomberg Terminal dalam mendukung pengambilan keputusan investasi berbasis data. Pada sesi pertama, Kevin Lau membahas topik Macro Analysis dan Technical Analysis dengan memperkenalkan berbagai fitur Bloomberg yang digunakan oleh praktisi industri keuangan global, seperti Graph Price Chart (GPC), Historical Spread Analysis (HS), FOMC Dot Plot (DOTS), dan World Interest Rate Probability (WIRP). Melalui fitur tersebut, peserta mempelajari cara membaca tren pasar, menganalisis hubungan antar instrumen keuangan, hingga memahami ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral. Materi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana investor profesional memanfaatkan data makroekonomi dan indikator teknikal dalam menyusun strategi investasi yang lebih terukur. Pada sesi berikutnya, Viancqa Kurniawan memperkenalkan pemanfaatan Bloomberg Terminal untuk analisis fundamental perusahaan dan ESG (Environmental, Social, and Governance). Peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan fitur KPI Comparison (KPIC) untuk membandingkan kinerja perusahaan dengan kompetitornya, Earnings Estimates Overview (EEO) untuk membaca proyeksi kinerja keuangan berdasarkan konsensus analis, serta berbagai perangkat ESG Analysis yang kini semakin menjadi pertimbangan dalam keputusan investasi global. Melalui studi kasus pada sektor perbankan, energi, dan pertambangan, peserta diajak memahami pentingnya menilai prospek bisnis perusahaan tidak hanya dari aspek keuangan, tetapi juga dari komitmen keberlanjutan dan transisi energi. Kegiatan Bloomberg Training ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi internasional yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui pemanfaatan Bloomberg Financial Market Laboratory, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal teknologi dan standar analisis yang digunakan oleh pelaku pasar keuangan global. Diharapkan pengalaman tersebut dapat memperkuat literasi investasi, kemampuan analisis data keuangan, serta kesiapan mahasiswa FEB Undip dalam menghadapi dinamika industri keuangan yang semakin berbasis data dan teknologi.

FEB Undip Buka Pendaftaran Summer Course 2026 Bersama University of Waterloo Bahas Transformasi Komunitas Pesisir

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) membuka pendaftaran Summer Course 2026 yang akan diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026 di FEB Undip Semarang dan kawasan estuari Demak, Jawa Tengah. Program internasional ini menghadirkan kolaborasi akademik antara University of Waterloo dan Universitas Diponegoro dengan mengusung tema “Coastal Communities in Transition: Pathways from Vulnerability to Viability”. Kegiatan summer course dirancang sebagai ruang pembelajaran internasional yang membahas isu keberlanjutan, ketahanan wilayah pesisir, serta transformasi masyarakat pesisir di tengah tantangan perubahan lingkungan dan iklim global. Peserta akan mengikuti kuliah internasional, diskusi akademik, hingga studi lapangan di kawasan estuari Demak untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir. Melalui program ini, peserta juga berkesempatan membangun jejaring internasional bersama akademisi dan peserta dari berbagai latar belakang. Selain memperoleh wawasan multidisiplin mengenai pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim, peserta akan mendapatkan pengalaman akademik berbasis lapangan yang relevan dengan isu global saat ini. Program Summer Course 2026 diselenggarakan secara gratis dan peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh sertifikat. FEB Undip berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi akademik internasional sekaligus mendorong peningkatan pemahaman generasi muda terhadap isu keberlanjutan dan transformasi komunitas pesisir. Pendaftaran program dapat dilakukan melalui formulir daring yang telah disediakan panitia. Karena kuota peserta terbatas, calon peserta diimbau untuk segera melakukan registrasi sebelum pendaftaran ditutup.

Departemen IESP FEB Undip dan UTP Malaysia Implementasikan Energi Berkelanjutan di Desa Timbulsloko

Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama Universiti Teknologi PETRONAS melaksanakan kegiatan International Community Service di Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation yang sebelumnya diselenggarakan di FEB Undip. Program pengabdian internasional tersebut diinisiasi oleh Dr. Jaka Aminata dan Prof. Akhmad Syakir Kurnia sebagai bentuk kolaborasi akademik internasional yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir dan implementasi pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari kedua institusi diajak untuk memahami secara langsung kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir yang terdampak perubahan kawasan pantai. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memasang delapan lampu tenaga surya (solar panel street lights) di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pemasangan lampu tersebut bertujuan mendukung penerangan lingkungan warga, khususnya di kawasan pesisir yang masih memiliki keterbatasan pencahayaan pada malam hari. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi implementasi nyata konsep energi berkelanjutan yang dipelajari peserta selama kegiatan summer course. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis di ruang kelas, tetapi juga melihat bagaimana pemanfaatan energi ramah lingkungan dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui kegiatan International Community Service ini, FEB Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi internasional yang tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.  

FEB Undip dan Universiti Teknologi PETRONAS Gelar International Summer Course Bahas Ekonomi Energi dan Transformasi Pesisir

Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation bekerja sama dengan Universiti Teknologi PETRONAS pada 4–6 Mei 2026 di Ruang Sidang Utama Gedung Dekanat FEB Undip. Program ini menjadi bagian dari upaya FEB Undip dalam memperkuat kolaborasi internasional sekaligus menghadirkan ruang pertukaran akademik yang mempertemukan mahasiswa dan dosen dari kedua institusi. Sebanyak 30 mahasiswa dari Universiti Teknologi PETRONAS bersama satu dosen pendamping, Associate Professor Dr Muhammad Ridhuan Tony Lim Abdullah, mengikuti rangkaian kegiatan yang membahas isu ekonomi energi, pembangunan berkelanjutan, dan transformasi kawasan pesisir. Melalui diskusi, kuliah akademik, hingga studi kasus, peserta diajak melihat berbagai tantangan global dari sudut pandang multidisiplin yang dekat dengan realitas masyarakat. Kegiatan summer course secara resmi dibuka oleh Dr. Jaka Aminata selaku Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman belajar lintas budaya seperti ini juga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami isu pembangunan secara lebih komprehensif. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi dari akademisi dan praktisi mengenai transformasi ekonomi, pengelolaan sumber daya energi, hingga tantangan keberlanjutan di wilayah pesisir. Tidak hanya mengikuti sesi di dalam kelas, peserta juga terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada Kamis, 7 Mei 2026, di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk memahami dinamika perubahan lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir. Melalui penyelenggaraan summer course ini, FEB Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta menciptakan ruang kolaborasi akademik yang adaptif terhadap isu global. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarinstitusi, tetapi juga mendorong lahirnya kerja sama berkelanjutan dalam bidang riset, pendidikan, dan pengembangan masyarakat di masa mendatang.

Tim D-DART FEB Undip Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Luapan Kali Babon

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) melalui Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir akibat luapan Kali Babon di wilayah Rowosari dan Meteseh, Kota Semarang, pada Selasa, 17 Februari 2026. Aksi tanggap darurat ini merupakan respons atas bencana yang terjadi pada 16 Februari 2026 dan mengakibatkan ratusan warga terdampak serta mengalami kerugian materiil dan gangguan aktivitas ekonomi. Kegiatan dipimpin oleh Wakil Dekan I FEB Undip, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E. selaku Ketua tim D-DART FEB Undip dan melibatkan anggota tim serta perwakilan sivitas akademika. Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pangan seperti beras, telur, mi instan, sarden atau kornet, kebutuhan bayi dan balita seperti pampers dan bubur bayi, serta perlengkapan kebersihan antara lain minyak kayu putih, minyak telon, bedak, dan sabun. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat wilayah setempat guna memastikan bantuan tepat sasaran, khususnya bagi keluarga terdampak langsung dan kelompok rentan. Kegiatan bakti sosial ini merupakan implementasi nyata dari tagline “Undip Bermartabat dan Undip Bermanfaat”, yang menegaskan bahwa keberadaan perguruan tinggi harus memberikan dampak langsung dan positif bagi masyarakat. Adapun aksi sosial ini diawali dengan penggalangan dana internal fakultas yang didukung oleh partisipasi dosen dan tenaga kependidikan. D-DART kemudian melakukan pengadaan kebutuhan berdasarkan prioritas di lapangan dan mendistribusikannya secara langsung kepada masyarakat terdampak. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara terencana serta didokumentasikan sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada sivitas akademika. Melalui kegiatan ini, FEB Undip menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran D-DART di lokasi bencana menjadi wujud nyata peran fakultas sebagai institusi yang responsif, peduli, dan berkontribusi langsung dalam penguatan ketahanan sosial dan pangan masyarakat terdampak.

FEB Undip Raih Dua Sertifikasi ISO untuk Tata Kelola dan Mutu Pendidikan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) resmi meraih dua sertifikasi internasional, yakni ISO 37001:2016 tentang Anti-Bribery Management System dan ISO 21001:2018 tentang Management System for Educational Organizations. Kedua sertifikasi ini diterbitkan oleh International Organization for Standardization (ISO), lembaga independen global yang menetapkan standar mutu, keamanan, dan efisiensi untuk berbagai sektor. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen FEB Undip dalam memperkuat tata kelola yang bersih, mengoptimalkan manajemen pendidikan, serta menumbuhkan budaya peningkatan mutu berkelanjutan sebagai langkah strategis menuju fakultas berkelas dunia.

FEB UNDIP dan IIUM Kolaborasi Gelar Workshop Blue Zone: Perempuan sebagai Agen Perubahan Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan

Semarang, 8 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) sukses menyelenggarakan Workshop Penerapan Blue Zone untuk Kehidupan Sehat dan Berkelanjutan pada 17–18 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SDGs International Community Services (ICS) dalam kerangka World Class University (WCU) UNDIP, yang bertujuan memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mendorong kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Menghadirkan Prof. Madya Dr. Betania Kartika Muflih dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber utama, workshop hari pertama berlangsung di Hall Pertamina FEB UNDIP dan diikuti lebih dari 50 peserta dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) FEB UNDIP. Kegiatan dibuka oleh Prof. Indah Susilowati, Ph.D, ketua penyelenggara kegiatan, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk gaya hidup sehat keluarga. Workshop dimulai dengan senam Poco-Poco sebagai pemanasan, mencerminkan semangat slogan acara: Hidup Sehat dan Bahagia bersama Blue Zone. Aktivitas fisik ini menjadi simbol bahwa gaya hidup sehat bukan hanya teori, tetapi juga praktik nyata yang menyenangkan. Materi workshop membahas prinsip-prinsip utama Blue Zone, seperti pola makan nabati lokal, aktivitas fisik teratur, relasi sosial yang kuat, dan manajemen stres. Peserta diajak berdiskusi mengenai definisi “Blue Zone” versi masing-masing, sebagai bentuk pemberdayaan komunitas dan refleksi personal terhadap gaya hidup sehat. Sebagai pilar utama keluarga, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan “Zona Biru” di lingkungan terdekat. Workshop ini menjadi wadah capacity building yang menggabungkan edukasi, kesehatan jasmani, dan budaya hidup sehat. Prof. Beta juga memperkenalkan teknik Korean Hand Therapy, yang langsung dipraktikkan oleh peserta dengan antusias, diselingi sesi tanya jawab, ice breaking, doorprize, dan senam “Goyang Dumang” yang membangkitkan semangat. Hari kedua kegiatan dilanjutkan di Desa Roban Timur, Kabupaten Batang, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular. Dipandu oleh Dr. Ita Widowati, DEA, pelatihan pengolahan limbah cangkang kerang menjadi produk kerajinan bernilai tambah melibatkan 20 warga desa. Tim CV Multi Dimensi dari Cirebon turut mendampingi, sementara peserta DWP UNDIP berperan sebagai pengamat eksternal dan penilai program KKN Tematik IDBU UNDIP. Kegiatan ICS ini mengintegrasikan lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu: SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan SDG 5: Kesetaraan Gender SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan Prof. Indah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun jejaring pengabdian masyarakat internasional dan meningkatkan literasi kesehatan berbasis komunitas. “Kami ingin perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita, menjadi motor penggerak perubahan menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, FEB UNDIP terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi UNDIP sebagai universitas berkelas dunia.

FEB UNDIP Perkuat Diplomasi Akademik Internasional di Vrije Universiteit Amsterdam

Dalam upaya memperkuat jejaring internasional dan mendukung visi Universitas Diponegoro sebagai World Class University (WCU), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) terus menunjukkan komitmennya melalui partisipasi aktif dalam kolaborasi akademik global. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Prof. Dr. Indah Susilowati dalam rangkaian kegiatan akademik internasional yang berlangsung di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, pada 23–27 April 2025. Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan kemitraan strategis antara FEB UNDIP dan Vrije Universiteit Amsterdam dalam bidang keberlanjutan (sustainability) dan transformasi sosial-ekonomi. Kolaborasi ini mencakup kerja sama riset, pengembangan kurikulum, serta skema pertukaran akademik yang dirancang untuk memperkuat kapasitas institusi dan memperluas dampak pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pertemuan awal bersama pimpinan fakultas dan unit internasional Vrije Universiteit Amsterdam. Diskusi panel lintas disiplin yang berlangsung pada hari kedua menghadirkan akademisi dari kedua universitas, membahas isu-isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Hari ketiga difokuskan pada penyusunan proyek riset kolaboratif dan pengembangan skema mobilitas dosen serta mahasiswa, termasuk program pertukaran jangka pendek, joint research, dan visiting lectureship. Pada hari keempat, kedua institusi membahas pengembangan kurikulum bersama yang dapat diintegrasikan ke dalam program studi masing-masing, serta menyusun kerangka kerja kolaborasi jangka panjang. Kegiatan ditutup pada 27 April 2025 dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen awal dalam memperkuat kemitraan strategis dan membuka jalan menuju implementasi program bersama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Partisipasi Prof. Indah dalam kegiatan ini mencerminkan peran aktif FEB UNDIP dalam membangun diplomasi akademik internasional, sekaligus memperluas peluang kolaborasi global yang berdampak nyata bagi penguatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia di kancah dunia.   editor : tim humas

Asesmen Lapangan Prodi Bisnis Digital FEB UNDIP oleh LAMEMBA

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) melaksanakan asesmen lapangan untuk Program Studi Bisnis Digital pada tanggal 14–15 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Program Studi Bisnis Digital di Universitas Diponegoro merupakan program baru yang dibuka pada tahun 2023 di bawah Departemen Manajemen FEB UNDIP. Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang bisnis digital, dengan fokus pada penerapan teknologi dalam konteks bisnis. Kurikulum mencakup materi seperti e-commerce, big data analytics, dan manajemen risiko informasi. Kegiatan asesmen dihadiri oleh tim asesor LAMEMBA, yaitu Prof. Dr. Sri Hartini, S.E., M.Si. dari Universitas Airlangga (UNAIR) dan Dr. I Gusti Ngurah Agung Suaryana, S.E., M.Si. dari Universitas Udayana (UNUD). Kedua asesor melakukan penilaian terhadap mutu, tata kelola, serta kesiapan Program Studi Bisnis Digital dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi berbasis digital. Selama dua hari pelaksanaan, asesmen berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif antara tim asesor dan sivitas akademika FEB UNDIP. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas dan daya saing program studi di tingkat nasional maupun internasional. Semoga asesmen yang telah dilaksanakan membawa hasil terbaik bagi Program Studi Bisnis Digital dan menjadi langkah strategis dalam mendukung visi FEB UNDIP sebagai bagian dari World Class University. (tim humas)  

Alumni Tebar Benih Ikan di Embung FEB Undip, Dukung Pelestarian Ekosistem Perairan

Tembalang, 5 Juli 2025 — Embung Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menjadi lokasi kegiatan penebaran benih ikan oleh alumni SMP Negeri 2 Semarang. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pelestarian ekosistem perairan. Kegiatan yang ini turut dihadiri oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif alumni yang tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memperkuat sinergi antara masyarakat dan institusi pendidikan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Penebaran benih ikan di embung kampus tidak hanya berdampak ekologis, tetapi juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan lingkungan hidup. FEB Undip, sebagai bagian dari institusi pendidikan tinggi, terus mendorong berbagai kegiatan yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan pelibatan aktif masyarakat.