kerjasama

Riwayat Berdirinya Universitas Diponegoro

Kegiatan Fakultas

FEB UNDIP Menerima Silaturahmi Akademik Dari FEB UNTIRTA

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) menerima kunjungan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (FEB UNTIRTA) hari ini Rabu (3/9/2016). FEB UNDIP menerima kunjungan di Ruang Sidang Senat Gd. Dekanat Lt.2 FEB UNDIP, Tembalang. Kunjungan FEB UNTIRTA kali pertama ini, dipimpin oleh Dekan, Dr. H. Fauji Sanusi, MM.. yang didampingi Pembantu Dekan dan Ketua Jurusan. Dekan FEB UNTIRTA, Dr. Fauji memberikan sambutan bahwa tujuan kunjungan ini adalah silaturahmi akademik dan rencana penandatanganan MoU kerjasama FEB UNDIP dengan FEB UNTIRTA dalam bidang penyelenggaraaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Dalam silaturahmi ini, Dr. Fauji yang pernah menempuh pendidikan di Program Doktor Ilmu Ekonomi di FEB UNDIP, berharap dapat menjalin kerjasama dan saling bertukar pikiran untuk pengembangan perguruan tinggi dalam bidang akademik, keuangan, sumber daya manusia penelitian dan kerjasama serta pembukaan program Doktor yang akan dilaksanakan di FEB UNTIRTA. Dekan FEB UNDIP Dr.Suharnomo mengucapkan selamat datang atas kehadiran Pimpinan dari FEB UNTIRTA beserta jajarannya. Diharapkan dalam silaturahmi ini sama-sama dapat menjalin kerjasama untuk penguatan penelitian dan jurnal di masing – masing instansi. Setelah acara sambutan dan perkenalan, diadakan penandatanganan MoU antara Dekan FEB UNTIRTA dengan Dekan FEB UNDIP yang kemudian ditutup dengan acara foto bersama.

Bank Syariah Mandiri Siap Berkontribusi Dalam Penyiapan SDM Perbankan Syariah yang Kompeten

Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro pada Sabtu, 3 September 2016 menggadakan Pelatihan Perbankan Syariah dengan judul Workshop Syaria Banking. Workshop ini diselenggarakan Laboratorium Keuangan Islam Prodi Ekonomi Islam FEB UNDIP bekerjasama dengan pihak Bank Syariah Mandiri. Workshop ini dibuka oleh, Suharnomo selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Saat ini industri perbankan syariah semakin berkembang pesat di dunia. Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi pengembangan perekonomian dunia yang berdasar atas ilmu ekonomi Islam.  Kharakteristik sistem perbankan syariah yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan perbankan. Tetapi sayangnya di masyarakat Indonesia sendiri, masih terdapat perdebatan mengenai kesyariahan dari perbankan syariah yang akhirnya membawa sikap apatis terhadap industri perbankan syariah. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Suharnomo dalam pidato pembukaannya, dimana dikatakan bahwa mahasiswa diharapkan mampu memberikan literasi keuangan syariah bagi masyarakat Indonesia, sehingga segala bentuk pertanyaan masyarakat terhadap industri perbankan syariah dapat semakin dikurangi dengan semakin mengertinya masyarakat terhadap pengembangan industri syariah. Perkembangan perekonomian syariah khususnya perbankan syariah di Indonesia tentunya juga dibarengi dengan kebutuhan SDM perbankan syariah yang kompeten. Oleh karena itu Perguruan Tinggi yang merupakan tonggak bagi pencipta lulusan dengan kompetensinya diharapkan mampu memberikan sumbangsih bagi pengembangan perbankan syariah di Indonesia, baik dalam penyediaan SDM maupun dalam pengembangan ilmu perbankan syariah. Untuk itu Bank Syariah Mandiri, memberikan sumbangsih terhadap pengembangan dan penyediaan SDM yang siap bagi perbankan syariah dengan masuk ke Perguruan Tinggi melalui laboratorium Perbankan syariah. Di Semarang sendiri ada dua Perguruan Tinggi Negeri yang sudah berkerjasama dengan Bank Syariah Mandiri Semarang, yaitu Universitas Diponegoro dan Politeknik Negeri Semarang. Hal ini ditegaskan oleh Agung Trisno Yuwono selaku Area Manager Bank Syariah Mandiri Semarang. Dikatakan oleh Agung, bahwa BSM siap untuk berkontribusi dalam hal membangun penyiapan SDM perbankan syariah yang kompeten dan mumpuni. Bahkan menurut Agung, untuk workshop kali ini, dia menerjunkan 12 trainer dari BSM, harapannya agar output yang dihasilkan dari workshop ini dapat dicapai. Sedangkan menurut Ketua Prodi Ekonomi Islam, Workshop ini merupakan rangkaian program Prodi Ekonomi Islam FEB UNDIP dalam membekali lulusannya, sehingga lulusan Prodi Ekonomi Islam memiliki kompetensi dalam pengembangan perekoniman Islam. Shoi/2016

Penguatan Kemampuan Sumber Daya Insani Melalui Program TOT Keuangan Syariah

Kamis 25 Agustus 2016, Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro bekerja sama dengan OJK Jawa Tengah dan DIY mengadakan Program Training Of Trainers (TOT) Keuangan Syariah. Program TOT Keuangan Syariah ini bertujuan untuk mendorong penguatan kemampuan sumber daya insani keuangan syariah di Jawa Tengah. Program TOT Keuangan Syariah diikuti oleh kalangan akademisi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Jawa Tengah serta para praktisi di bidang ekonomi syariah dari sektor perbankan, asuransi dan lembaga keuangan lainnya. Melalui program TOT diharapkan juga mampu mengitegrasikan pengalaman akademis dan pengalaman praktik lembaga keuangan syariah. Pada pembukaan program TOT yang dilaksanakan di Kampus Undip Tembalang Semarang, Dekan FEB Undip Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. menyampaikan bahwa tantangan ketersediaan Sumber Daya Insani (SDI) keuangan syariah Indonesia bukan hanya pemenuhan dari segi kuantitas namun dari segi kualitas juga harus diperhatikan. SDI keuangan syariah Indonesia dituntut tidak hanya memiliki penguasaan operasional, namun juga harus memperhatikan kualitas SDI dari aspek syariah. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan pelantikan kepengurusan Forum Dosen Ekonomi dan Bisnis Islam (FORDEBI) Jawa Tengah Periode 2016-2018. Kaprodi Ekonomi Islam FEB Undip Darwanto, S.E., M.Si., M.Sy. yang juga selaku Ketua FORDEBI Jawa Tengah, mengungkapkan forum ini merupakan wadah silaturahmi bagi dosen dosen mengembangkan pengajaran dan riset di bidang Ekonomi Islam. Dalam penjelasan selanjutnya, kajian tentang Ekonomi Islam di Indonesia masih sangat terbatas untuk itu diperlukan adanya sharing pengalaman dan pengetahuan yang lebih intensif dari para anggota sehingga mampu memperkaya khasanah keilmuan Ekonomi Islam di Indonesia.

Informasi Beasiswa Student Exchange (Credit Transfer)-Second Batch SHARE Scholarship

European Union (EU) dan ASEAN membuka batch kedua SHARE Scholarship mulai tanggal 8 Agustus 2016 untuk penerimaan bulan Januari-Juli 2017. Terdapat 125 beasiswa yang disediakan bagi mahasiswa dari universitas-universitas di ASEAN. Mahasiswa yang telah menempuh minimal 2 semester dapat berpartisipasi dalam beasiswa ini. Universitas di Indonesia yang mendapat rekomendasi dari Kemenristekdikti untuk dapat berpartisipasi dalam beasiswa ini yaitu: Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas Pertanian Bogor, dan Universitas Bina Nusantara. Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa ini silahkan mengunjungi website: www.share-asean.eu/scholarship Atau dapat menghubungi: SHARE Programe Management Office: Nadya Anette, Tel: (021) 515 5561, email: nadya.anette@britishcouncil.or.id ASEAN Secretariat: Abigail C. Lanceta, Tel; (021) 726 2991, email: abigail.lanceta@asean.org Delegation of the European Union to Indonesia and Brunei Darussalam: Destriani Nugroho, Tel: (021) 2554 6200, email: destriani.nugroho@eeas.europa.eu Pendaftaran Beasiswa mulai 1 September-11 November 2016 Step Pendaftaran Beasiswa: Mahasiswa mendaftar ke Universitas yang akan dituju (list universitas dapat dilihat di website www.share-asean.eu/scholarship), boleh mendaftar di 2-3 universitas. Setelah mahasiswa mendapatkan LoA dari universitas dituju, mahasiswa mendaftar beasiswa SHARE Scholarship. International Office FEB UNDIP

Pengumuman Hasil Seleksi Jenesys 2016 Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Panitia Seleksi Jenesys 2016 memutuskan mahasiswa berikut : Teresa Nirmala Agus, NIM 12010115120019, MANAJEMEN Hasya Arsitarini, NIM 12030114140189, AKUNTANSI Terpilih untuk mewakili Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro untuk berpartisipasi di Program Jenesys  di Jepang. Program seleksi Jenesys diikuti oleh total 25 pelamar dan 14 orang dipilih untuk mengikuti wawancara akhir. Segenap keluarga Fakultas Ekonomika dan Bisnis mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang terpilih.

Pengumuman Daftar Peserta Wawancara JENESYS 2016

Wawancara Seleksi Peserta Program Jenesys 2016 akan dilaksanakan pada : Hari/Tanggal : Senin-Selasa, 1-2 Agustus 2016 Jam : 09.00 WIB-Selesai Tempat : R. Sidang Dekan FEB Undip. Adapun calon peserta yang Lolos Seleksi Administrasi sebagai berikut: 1.  Hasya Arsitarini 2. Fajar Nugraha S 3. Teresa Nirmala A 4. Marko Tatang 5. Ilham Buana 6. Nisaulfatonah 7. Destriana WU 8. Esther Septiana 9. Clara Adistya 10. Renatha Dyah 11. Rizka Rahmawati 12. Ratna Satutikirno 13. Atikah Ramdhani 14. Bintang Mahardhika Naratri Mohon agar hadir tepat waktu sesuai waktu yang ditentukan tersebut. Ttd. Panitia Seleksi Jenesys 2016

Tawaran Mengikuti Program Jenesys 2016

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro bekerjasama dengan Pemerintah Jepang menawarkan kesempatan kepada 2 (dua) orang mahasiswa terpilih untuk mengikuti “Jenesys 2016”. Program tersebut akan diadakan tanggal 28 Agustus-6 September 2016 di Jepang. Biaya yang timbul akan ditanggung oleh pemerintah Jepang. Persyaratan umum : 1.    WNI (Warga Negara Indonesia) 2.    Belum pernah tinggal/belajar di Jepang selama lebih dari 3 (tiga) bulan. 3.    Belum pernah menerima undangan dan beasiswa apapun dari Pemerintah Jepang. 4.    Sehat jasmani, tidak menderita penyakit kronis apapun, tidak sedang hamil. 5.    Terdaftar sebagai mahasiswa program  S1/S2/S3 di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. 6.    Berusia 18-35 Tahun (pada saat kedatangan di Jepang). 7.    Mampu berbahasa Inggris dengan fasih dan lancar yang dibuktikan dengan skor TOEFL yang memadai. 8.    Berkomitmen untuk menyebarluaskan kegiatan selama di Jepang lewat social networking system, media, dan lain-lain selama program dan setelah pulang ke Indonesia. 9.    Komunikatif dan bisa beradaptasi dengan lingkungan budaya yang berbeda. Adapun persyaratan yang diperlukan untuk proses seleksi sebagai berikut : 1.    Curriculum Vitae 2.    Letter of Motovation 3.    Bukti Skor TOEFL 3.    Fotokopi Kartu Hasil Studi (KHS) legalisir 4.    Surat Ijin Orangtua Persyaratan untuk proses seleksi dikirimkan ke: Sekretariat International Office, Gedung Dekanat Lantai 1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro E-Mail : international.feb@live.undip.ac.id Paling lambat hari Kamis, 28 Juli 2016 Jam 23.59 WIB Peserta yang terpilih akan diwawancara oleh panitia seleksi tanggal 1-2 Agustus 2016. Keputusan seleksi keberangkatan untuk Jenesys 2016 adalah final dan tidak dapat diganggu gugat.

Kesempatan Mengikuti Summer Course FEB UNDIP-Univ. Paris 13 Sorbonne Perancis Periode Agustus 2016

FEB Undip bekerjasama dengan Universitas Paris 13 Sorbonne, Perancis menawarkan program Summer Course (Perkuliahan Singkat) selama 1 (satu) minggu yang akan dilaksanakan di Universitas Paris 13 Sorbonne, Perancis. Dalam jangka waktu tersebut mahasiswa dapat mengambil 2 (dua) mata kuliah yang hasilnya dapat menggantikan mata kuliah wajib/pilihan di FEB UNDIP dengan ketentuan sebagai berikut : Summer Course akan diadakan pada tanggal 22-27 Agustus 2016 2 (dua) mata kuliah yang tersedia untuk International MBA (Master of Bussiness Administration) Mata kuliah apapun sesuai dengan permintaan FEB Undip (Mahasiswa). 1 (satu) mata kuliah diikuti minimal 5 (lima) orang mahasiswa. Program Summer Course meliputi perkuliahan dan wisata. Estimasi Biaya sebagai berikut : Tiket dan Visa € 1.000 Biaya Courses, Konsumsi dan Akomodasi € 2.000 Peserta berasal dari FEB Undip juga dari kalangan Umum/Universitas/Sekolah Bisnis Lainnya. Peserta yang berminat dapat mengirimkan data diri (nama, alamat rumah, universitas) sebelum hari Jumat, 29 Juli 2016 Jam 15.00 WIB melalui email ke international.feb@live.undip.ac.id untuk penerbitan Invitation Letter. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Onny Sawastri Ruang Sekretariat International Office Gedung Dekanat Lantai 1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Telp. 024-74686851 / Whatsapp. 081326222648

Kesempatan Mengikuti Summer Course FEB UNDIP-Univ. Paris 13 Sorbonne Perancis 2016

FEB Undip bekerjasama dengan Universitas Paris 13 Sorbonne, Perancis menawarkan program Summer Course (Perkuliahan Singkat) selama 1 (satu) minggu yang akan dilaksanakan di Universitas Paris 13 Sorbonne, Perancis. Dalam jangka waktu tersebut mahasiswa dapat mengambil 2 (dua) mata kuliah yang hasilnya dapat menggantikan mata kuliah wajib/pilihan di FEB UNDIP dengan ketentuan sebagai berikut : Summer Course akan diadakan pada tanggal 18-23 Juli 2016 2 (dua) mata kuliah yang tersedia untuk International MBA (Master of Bussiness Administration) Mata kuliah apapun sesuai dengan permintaan FEB Undip (Mahasiswa). 1 (satu) mata kuliah diikuti minimal 5 (lima) orang mahasiswa. Program Summer Course meliputi perkuliahan dan wisata. Estimasi Biaya sebagai berikut : Tiket dan Visa € 1.000 Biaya Courses, Konsumsi dan Akomodasi € 2.000 Peserta berasal dari FEB Undip juga dari kalangan Umum/Universitas/Sekolah Bisnis Lainnya. Peserta yang berminat dapat mengirimkan data diri (nama, alamat rumah, universitas) sebelum hari Kamis, 30 Juni 2016 Jam 18.00 WIB melalui email ke international.feb@live.undip.ac.id untuk penerbitan Invitation Letter. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Onny Sawastri Ruang Sekretariat International Office Gedung Dekanat Lantai 1 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Telp. 024-74686851/WA 081326222648

Seminar Peran LPS Dalam Sistem Perbankan di Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNDIP

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) bekerjasama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Harian Bisnis Indonesia mengadakan Seminar dengan tema LPS Pulang Kampus : “Peran LPS Dalam Sistem Perbankan”. Seminar yang dilaksanakan di Auditorium Gd.C FEB UNDIP ini, bertujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai peran dan tugas LPS dalam menjaga stabilitas sistem perbankan di Indonesia. Seminar ini menghadirkan narasumber Direktur LPS Sumaryo, Guru Besar FEB UNDIP Prof.F.X. Sugiyanto. Prof. F.X. Sugiyanto memaparkan dalam rangka menjaga dan mencapai stabilitas sistem keuangan, UU. Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) diamanatkan pembentukan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang terdiri atas : Menteri Keuangan, Gubernur BI, Ketua OJK, dan Ketua LPS. Oleh karena itu strategi kebijakan sistem keuangan harus didukung oleh pengaturan kelembagaan sistem keuangan secara integratif, dengan melandaskan kepada kepentingan nasional yang harmoni. Di sesi selanjutnya, Sumaryo menyampaikan sehubungan telah di sah kan UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK) diharapkan dapat menjadikan sistem keuangan Indonesia lebih sehat, stabil, bertumbuh, dan bermanfaat bagi rakyat. “Dalam rangka menjaga dan mencapai stabilitas sistem keuangan, UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK), diamanatkan pembentukan 4 Pilar yang terdiri dari : Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengaturan dan pengawasan bank yang efektif, Bank Indonesia (BI) sebagai kebijakan lender of last resort, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai Penjaminan Simpanan dan pelaksana resolusi serta Kementerian Keuangan RI sebagai pencegahan dan penanganan krisis. Dalam presentasinya Sumaryo juga memaparkan bahwa semua bank (Bank Umum dan BPR) yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS, baik bank dengan sistem konvensional maupun sistem syariah sedangkan objek penjaminan adalah giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan. LPS yang menjamin hingga Rp 2 Miliar Rupiah per nasabah per Bank mempunyai syarat : Tercatat pada pembukuan Bank, Tingkat bunga simpanan tidak melebihi bunga penjaminan LPS, Tidak tindakan yang merugikan bank.