HMEI FEB UNDIP SELENGGARAKAN ACARA LEAP BAGI MAHASISWA BARU EKONOMI ISLAM 2022

Semarang, 27 September 2022 – Himpunan Mahasiswa Ekonomi Islam (HMEI) melaksanakan acara Leading Program (LEAP) bagi mahasiswa baru program studi Ekonomi Islam angkatan 2022.  Rangkaian acara minggu kedua ini dilaksanakan di Hall Gedung C yang dihadiri oleh para mahasiswa baru Ekonomi Islam, panitia pelaksana LEAP, beserta  Darwanto, S.E., M.Si., M.Sy., selaku Kepala Program Studi (Prodi) Ekonomi Islam dan pembawa materi pada acara hari ini. Darwanto membawakan materi mengenai sejarah berdirinya Prodi Ekonomi Islam. Materi tersebut disimak dan disambut dengan antusias oleh para mahasiswa baru dengan mengajukan beberapa pertanyaan dari para mahasiswa baru kepada Darwanto. Dengan keaktifan dari para mahasiswa baru, acara LEAP diharapkan dapat memberikan manfaat seperti filosofi dari LEAP itu sendiri, yaitu membangun serta menguatkan karakter dan jiwa kepemimpinan mahasiswa Ekonomi Islam melalui nilai integritas, nilai proaktif, dan nilai pengembangan berkelanjutan yang sesuai dengan karakter Islam. (A)

FEB UNDIP Melaksanakan Workshop Optimalisasi Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 PTNBH Semester I Tahun 2022

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi telah menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam rangka pengukuran kinerja bagi perguruan tinggi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3/M/2021. IKU yang ditetapkan oleh Kemendikbud-Ristek adalah 8 Indikator Kinerja Utama untuk seluruh Perguruan Tinggi Negeri-Badan Hukum. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) pada Jumat-Sabtu, 16-18 September 2022 melaksanakan Workshop Optimalisasi Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 PTNBH Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semester I Tahun 2022. Pelaksanaan Workshop ini juga untuk mendukung program SDG’s poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas serta poin 8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. IKU 1 PTN BH adalah indikator kinerja yang menghitung persentase lulusan S1 yang berhasil mendapat pekerjaan; melanjutkan studi; atau menjadi wiraswasta pada waktu 1 tahun sebelum Tahun Sekarang (TS-1). IKU 1 PTN BH dihitung dari lulusan yang bekerja kurang dari 6 bulan dengan penghasilan 1,2 kali tempat bekerja; wiraswasta dengan penghasilan 1,2 kali tempat lulusan usaha; dan lulusan melanjutkan studi kurang dari 12 bulan. Jumlah capaian IKU 1 FEB UNDIP per tanggal 16 September 2022 adalah sebesar 490 lulusan dari jumlah total lulusan 616 orang dengan persentase jumlah capaian adalah sebesar 79,54%. Acara workshop diawali dengan sambutan oleh Prof. Dr. Suharnomo selaku Dekan FEB UNDIP. Prof. Suharnomo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesuksesan membuat capaian tracer study FEB UNDIP luar biasa sampai dengan saat ini. Prof. Dr. Suharnomo mengatakan bahwa capaian tracer study tetap ditingkatkan karena juga bermanfaat untuk mengetahui profil lulusan sebagai evaluasi diri bagi FEB UNDIP. Acara workshop pada hari kedua dilanjutkan dengan paparan mengenai Indikator Kerja Utama (IKU) Universitas Diponegoro PTNBH dan Renstra oleh Prof. Dr. Ir. Purwanto, DEA.. Prof. Dr. Purwanto menjelaskan mengenai poin-poin secara detail yang menjadi target UNDIP untuk 8 indikator kinerja PTNBH dan 60 indikator kinerja Renstra Universitas Diponegoro dan strategi pencapaiannya. Narasumber yang menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas Diponegoro menyampaikan dalam hal pelaporan indikator IKU PTNBH Kemendikbud-Ristek sudah diintegrasikan dengan IKU Renstra, sehingga untuk pelaporan Fakultas atau Unit cukup satu kali. Sampai pada sesi lanjut kegiatan adalah Pendampingan Teknis Pengisian Indikator Kinerja Utama PTNBH 1 yang dipandu oleh Nuryanto, S.Gz., M.Gizi. selaku Koordinator IKU 1 PTNBH Universitas Diponegoro. Optimalisasi Capaian Tracer Study dilakukan dengan menghubungi alumni untuk mengisi tracer yang dilakukan oleh operator prodi dengan memandu dan membantu alumni yang kesulitan dalam pengisian aplikasi tersebut. Kegiatan workshop dilaksanakan secara luring di Hotel Horison, Pekalongan, Jawa Tengah. Workshop ini dihadiri oleh Pimpinan diantaranya Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas Diponegoro, Dekan, Wakil Dekan, Kepala Departemen, Ketua Program Studi dan Para Operator tracer study di lingkungan FEB UNDIP. Sampai saat ini tanggal 20 September 2022, hasil capaian IKU 1 PTN BH FEB UNDIP sejumlah 528 lulusan dari 616 orang lulusan dengan persentase sebesar 85,88%. Sedangkan untuk respon rate rata-rata dari program studi baik S1, Profesi, S2 dan S3 adalah sebesar 91%.

Peduli Lingkungan Pesisir, BEM FEB Gelar ECOCARE 2022: Bukti Anak Ekonomi Cinta Bumi

Semarang, 18 September 2022 – Kegiatan Ecocare 2022 dari Bidang Sosial Masyarakat dan Lingkungan Hidup (Somaliah) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (BEM FEB Undip) berjalan dengan penuh antusiasme. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Ecocare 2022 berkolaborasi dengan berbagai sponsor dan terbuka untuk seluruh mahasiswa FEB yang lolos seleksi. Acara ini memiliki dua agenda utama. Agenda pertama ialah penanaman 1.000 bibit mangrove, sedangkan agenda kedua adalah bersih-bersih pantai. Kegiatan ini berlokasi di Pantai Mangunharjo, Semarang, Jawa Tengah. Dalam keberjalanannya, kegiatan ini juga berkolaborasi bersama masyarakat setempat. Adapun harapan dari berlangsungnya program ini sebagaimana disampaikan oleh Dito Febrian, ketua pelaksana Ecocare 2022, dalam sambutannya di awal acara. “Harapannya langkah kecil kita pada pagi hari ini bisa mengurangi erosi dari pantainya tersebut (Pantai Mangunharjo),” papar Dito. (LD)

FEB UNDIP Menyelenggarakan Workshop Akreditasi dan Re-Akreditasi Nasional dan Internasional Jurnal Ilmiah di Lingkungannya

Perguruan tinggi sudah seharusnya memiliki sarana publikasi yang berkualitas dan berstandar sebagai wadah bagi peneliti dalam mempublikasikan karya ilmiahnya, sarana publikasi yang berkualitas juga sesuai dengan goals ke-4 dalam Sustainable Development Goals (SDG’s) yaitu quality education dimana diharapkan pendidikan atau pengetahuan dapat diakses oleh siapapun tanpa terkecuali. Demi mewujudkan sarana publikasi yang berkualitas Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) tanggal 9-14 September 2022 melaksanakan kegiatan Workshop Akreditasi dan Re-Akreditasi Nasional dan Internasional bagi Jurnal Ilmiah di Lingkungan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Kegiatan workshop ini dilakukan secara luring di Hotel Horison, Pekalongan, Jawa Tengah yang dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan dan seluruh Chief Editor jurnal ilmiah di lingkungan FEB UNDIP. Saat ini FEB UNDIP memiliki 14 jurnal ilmiah yang terdiri dari 6 jurnal ilmiah yang dikelola oleh Departemen Manajemen, 4 jurnal ilmiah yang dikelola oleh Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dan 4 jurnal ilmiah yang dikelola oleh Departemen Akuntansi. Dari 14 jurnal ilmiah tersebut 5 diantaranya sudah terakreditasi SINTA, antara lain Diponegoro Journal of International Business (DIJB) telah terakreditasi SINTA 2, Jurnal Bisnis Strategi (JBS) terakreditasi SINTA 3, Jurnal Sains Pemasaran Indonesia (JSPI) terakreditasi SINTA 3, Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan (JDEP) terakreditasi SINTA 3 dan Jurnal Akuntansi dan Auditing (JAA) terakreditasi SINTA 3. Acara workshop diawali dengan sambutan Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si selaku Dekan FEB UNDIP. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Suharnomo menyampaikan bahwa FEB UNDIP harus memiliki jurnal ilmiah dengan akreditasi internasional bereputasi, maka dari itu diharapkan para pengelola jurnal ilmiah di lingkungan FEB UNDIP serius dalam mengelola jurnalnya masing-masing. Kegiatan workshop dilanjutkan dengan pemaparan singkat kondisi jurnal ilmiah yang ada di lingkungan FEB UNDIP kemudian dilanjutkan dengan paparan output yang diharapkan setelah workshop ini selesai yang disampaikan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Firmansyah, S.E., M.Si., Ph.D.. Sesi pertama workshop diisi dengan pemaparan materi Akreditasi dan Re-Akreditasi Nasional dan Internasional oleh Yoris Adi Maretta, M.Pd., Staff LPPM Universitas Negeri Semarang (UNNES). Yoris Adi Maretta, M.Pd. sebagai pengembang jurnal ilmiah di lingkungan UNNES dan juga menjabat Ketua Pengurus Daerah Relawan Jurnal Indonesia Jawa Tengah. Dalam kesempatan ini beliau memberikan beberapa best practice dalam pengelolaan jurnal ilmiah agar dapat ter-akreditasi baik nasional maupun internasional serta memberikan strategi menjadi jurnal ilmiah berstandar internasional dengan meningkatkan artikel, editor maupun reviewer yang berasal dari luar negeri. Sesi kedua workshop adalah pendampingan perbaikan substansi dan persyaratan jurnal ilmiah dalam menghadapi akreditasi oleh Wahyu Setiyadi, S.Kom.. Wahyu Setiyadi, S.Kom. memiliki banyak pengalaman dalam mengembangkan jurnal ilmiah baik di lingkungan Universitas Diponegoro dan di luar Universitas Diponegoro. Wahyu Setiyadi, S.Kom. melakukan pendampingan pada seluruh jurnal ilmiah yang ada di lingkungan FEB UNDIP dengan menyelesaikan permasalahan jurnal ilmiah. Permasalahan yang paling sering ditemukan adalah masalah administrasi dimana nama jurnal tidak selaras dengan penamaan jurnal dengan yang tercantum pada ISSN. Namun demikian seluruh permasalahan dapat diatasi dan hampir seluruh jurnal ilmiah di FEB UNDIP sudah siap untuk melaksanakan akreditasi.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Undip Mengadakan Diskusi Bersama Terkait Rasionalisasi Naiknya BBM

Semarang, 09 September 2022 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) menyelenggarakan acara ‘Diskusi Kuy!’. Diskusi mengenai kenaikan harga BBM ini mencari validasi dengan merasionalisasi naiknya BBM pada realita. Acara ini dilaksanakan di DOME FEB Undip yang dipandu oleh Prof. Dr. FX. Sugiyanto, M.S., selaku pembicara. Diskusi dimoderatori oleh Gusti Ibrahim, Koordinator Bidang Pergerakan dan Dinamika Sosial (PDS) BEM FEB Undip. Pembicara yang juga merupakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Undip tersebut melaporkan kenaikan harga BBM ini terutama disebabkan karena adanya inflasi yang membuat APBN juga ikut berubah. Salah satu dana pemerintah yang paling besar ternyata bukan berasal dari gaji pegawai, tetapi dari penentuan anggaran untuk pensiun para pegawainya. Dana pensiun yang diberikan pemerintah sekitar Rp2500 triliun tiap tahun, sehingga dalam hal ini dana pensiun diganti dengan dana asuransi di hari tua. Dalam penjelasannya, pembicara menyampaikan jika BBM tidak dinaikkan maka ada beberapa hal yang terjadi. Yang pertama adalah tidak adil, karena yang paling banyak menikmati subsidi justru golongan yang seharusnya tidak perlu subsidi untuk kebutuhan BBM nya. Yang kedua adalah hitungan pemerintah, subsidi, dan kompensasi akan mencapai Rp653 triliun (dengan asumsi kebutuhan tidak menurun). Yang ketiga, harga minyak internasional tetap akan tinggi walaupun saat ini menurun sedikit. Yang keempat, defisit APBN akan semakin membengkak di atas 3% GDP, yang mana bukan hanya tidak sesuai dengan undang-undang saja, melainkan dapat mengancam sustainable fiskal. Yang terakhir, tidak ada jaminan inflasi akan menurun walaupun harga BBM tidak dinaikkan dan keenam, akan mengancam subsidi yang lain, misalnya pada kesehatan, pensiun, dan lain sebagainya. Dengan demikian, pemerintah dan Pertamina perlu lebih transparan dalam menghitung harga perekonomian. Pemerintah perlu lebih menjelaskan kepada publik cara pemberian serta besarnya pemberian dan kepada siapa saja yang diberikan subsidi, kemudian seharusnya selalu memperbaiki data penerima subsidi dan sistem pemberian subsidi, dan menerapkan perilaku hemat penggunaan BBM oleh masyarakat serta para pengusaha tidak boleh mengambil sebuah peluang. (MF)

Pelaksanaan Pengenalan Kampus Bagi Mahasiswa Baru FEB UNDIP Tahun 2022 Dilaksanakan Luring Digelar Secara Meriah

Pandemi COVID-19 yang telah memberikan suasana baru dalam pelaksanaan kegiatan mengajar dan belajar yang semula tatap muka secara offline menjadi tatap muka secara online, banyak memberikan perbedaan di dunia kampus. Hal ini sangat berpengaruh di suasana pendidikan kampus, dimana kampus yang tadinya dihadiri mahasiswa, karena wabah COVID-19 seluruh kegiatan mahasiswa dan kegiatan kampus dilaksanakan dalam jaringan (online) atau dihadiri secara terbatas. Pada tahun akademik 2022/2023 ini, Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Pendidikan Karakter (Pendikar) pertama kali dilaksanakan secara luar jaringan (luring). PKKMB akan dilaksanakan selama 2 hari pada tanggal 15-16 Agustus 2022. PKKMB adalah kegiatan yang dilaksanakan untuk para mahasiswa baru dalam rangka pengenalan kampus dan mempersiapkan diri mahasiswa baru di lingkungan pembelajaran di Perguruan Tinggi. Kegiatan yang dihadiri oleh 1.093 mahasiswa baru dari Program Studi Manajemen, Ekonomi, Akuntansi dan Ekonomi Islam yang memadati lapangan depan Dekanat FEB UNDIP, Tembalang, Semarang. Kegiatan yang dibuka oleh Dekan FEB UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. diisi dengan pengenalan Pimpinan Fakultas, Pimpinan Program Studi, Dosen dan Pimpinan Tata Usaha FEB UNDIP yang hadir di kegiatan tersebut. Prof. Dr. Suharnomo berpesan kepada mahasiswa baru, meskipun tidak ada ospek diharapkan kepada para mahasiswa baru tetap memegang teguh sikap-sikap dalam kesehariannya yaitu, respect/menghormati pada pimpinan, dosen, karyawan dan sesama mahasiswa serta keberkahan akan ilmu yang didasari oleh kebaikan adab. Di akhir sambutannya Prof. Dr. Suharnomo mengajak para mahasiswa baru untuk meneriakkan yel-yel penyemangat yang disambut meriah oleh para mahasiswa. Acara dilanjutkan dengan pemakaian jas dan topi almamater secara simbolis oleh Dekan FEB UNDIP kepada wakil mahasiswa baru dari 4 program studi. Dalam sesi pemakaian jas dan topi almamater Dekan di dampingi oleh Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Firmansyah, S.E., M.Si., Ph.D. dan Wakil Dekan Sumber Daya Dr. Warsito Kawedar, S.E., M.Si.. Sesi ini sebagai tanda bahwa PKKMB ini telah dimulai. Selamat datang Diponegoro Muda FEB UNDIP, selamat menimba ilmu di kampus tercinta, tetap kobarkan semangatmu selalu.

BRI Melaksanakan Batch 2 Desa Brilian untuk Membangun Perekonomian Desa Unggul & Kolaboratif

BRI bersama Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro  dan Inkubator Bisnis KKIB Undip kembali melaksanakan Program Desa Brilian 2022 Batch ke 2 pada hari Senin 25 Juli 2022 secara virtual. Dalam tahun ini pelaksanaan Desa Brilian Bank BRI sudah 2 kali dilaksanakan dimana setiap batch pelaksanaannya diikuti 350 Desa di seluruh Indonesia.  Sampai saat ini program “Desa BRILIAN” telah diikuti oleh 1.532 desa yang aktif tergerak berinisiatif dan berkomitmen untuk maju melalui program-program yang telah ada. Program Desa Brilian merupakan salah satu program pemberdayaan desa yang diinisiasi Bank BRI sebagai bentuk komitmen BRI dalam mengembangkan desa karena mengingat pentingnya pemerataan pembangunan SDM. Sesuai Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021, Dari total 73.814 Desa di Indonesia, baru sekitar 30% desa yang masuk dalam kategori maju dan mandiri sehingga perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk BRI dan juga para akademisi, dalam hal ini Universitas. Menurut Dani Wildan, Kepala Divisi Sosial dan Entrepreneurship & Incubation Bank BRI “Sebagai Bank yang memiliki fokus pada UMKM , Bank BRI  bukan hanya menjalankan fungsi Financial Intermediary tetapi juga aktif dalam menginisiasi kegiatan pemberdayaan baik kepada individu masyarakat maupun lembaga desa. Program Desa BRILIAN merupakan program inkubasi desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa, melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul serta semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG’s) Desa yang tergabung dalam program “Desa BRILIAN” diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya ” Untuk itulah, Dani menjelaskan lebih lanjut program Desa Brilian mengajak Perangkat Desa (khususnya Kepala Desa), Pengurus Bumdes (khususnya Direktur BUMDes), Badan Permusyawaratan Desa, Pelaku Usaha Desa, dan Pegiat Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) untuk meningkatkan kapasitasnya dalam kegiatan Empowerment dan Assistensi Desa Brilian.  Desa BRIlian  sendiri fokus pada pengembangan 4 aspek penting yang terdapat di desa, yaitu: BUMDES sebagai motor ekonomi desa ; Digitalisasi, implementasi produk dan aktivitas digital di desa, Sustainability, tangguh dan secara berkelanjutan dalam membangun desa, ; Innovation, kreatif dalam menciptakan inovasi desa. Universitas Diponegoro sebagai lembaga institusi pendidikan yang melaksanakan tri-dharma perguruan tinggi yang salah satunya adalah pengabdian masyarakat. Dalam sambutannya, Prof Suharnomo, SE, MSi, menyampaikan bahwa Kemajuan Desa bukan hanya dilihat dari faktor penguasaan teknologi saja, tetapi bagaimana masing masing dapat berkolaborasi dalam menjalankan fungsi dan perannya dalam membangun desa. Dan Desa Brilian ini menjadi salah satu Gerbang dalam membangun Desa. Kementerian Desa PDTT RI juga sangat mendukung pelaksaan dari Desa Brilian ini seperti yang dikemukanakan oleh Ir. Harlina Sulistyorini, M.Si, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bahwa “Desa harus berdaya dalam menjalankan kewenangannya, fokus pada penyelesaian permasalahan yang menghambat pencapaian kemandirian Desa, sehingga terjadi percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa, sehingga Program Desa Brilian dari Bank BRI sangat membantu pemerintah, dalam Pengembangan Desa yang Unggul dan Kolaboratif dalam Meningkatkan Ekonomi Desa terutama dengan menggandeng pihak akademisi dan Inkubator Bisnis”.

Berita Duka Dosen Akuntansi FEB Universitas Diponegoro: Moch. Didik Ardiyanto, S.E., M.Si.

Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un Segenap pimpinan dan staff Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Moch. Didik Ardiyanto, S.E., M.Si. (Dosen FEB Undip) Meninggal pada Minggu, 31 Juli 2022 pukul 10.30 WIB, akan dimakamkan pada Minggu, 31 Juli 2022 pukul 16.00 WIB di Pemakaman Cluster Madinah Mount Carmel, Kab. Semarang. Semoga Allah SWT menerima amal baik dan mengampuni segala kekhilafan almarhum serta keluarga yg ditinggalkan diberi keikhlasan dan ketabahan. Aamiin.

Dekan FEB Undip Serahkan Transkrip kepada 9 Wisudawan Asing Periode 167 Tahun 2022

Pada tanggal 29 Juli 2022, sebanyak 223 wisudawan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) telah mengikuti Penyerahan Transkrip dan Pembekalan Tracer Study untuk wisudawan periode 167. Acara diselenggarakan bertempat di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB UNDIP lantai 4 yang dimulai pada pukul 15.00 WIB. Wakil Dekan I Firmansyah, Ph.D. melaporkan wisudawan terbaik FEB Undip dari tiap program studi wisudawan terbaik dari jenjang S1-Manajemen diraih oleh Fatimah Azzahra dengan IPK 3,95, prodi S1-Ekonomi Yudhea Christian Meliala dengan IPK 3,96, prodi S1-Ekonomi Islam Usman Wahyuntari dengan IPK 3,72 dan prodi S1-Akuntansi Ranisha Putri Pardede dengan IPK 3,97. Wisudawan terbaik dari prodi S2-Manajemen adalah Richo Rionaldo dengan IPK 4,00 dan Andiningtyas Mula Pertiwi dengan IPK 4,00, dari prodi S2-Ilmu Ekonomi yaitu Iwan Hermawan dengan IPK 3,94 dan S2-Akuntansi Farlina Wahyulistyo dengan IPK 4,00. Untuk wisudawan terbaik dari jenjang S3-Ilmu Ekonomi adalah Iwan Hermawan dengan IPK 3,94. Dalam acara ini FEB menyerahkan transkrip kepada 2 wisudawan sarjana double degree kelas internasional yaitu Nirmala Raihan Pitaloka lulusan double degree Saxion University, Belanda dan Vibuthy Rara Pungkasa Virya lulusan double degree dari MBS Perancis serta 9 wisudawan asing antara lain Randrianaivo Mendrika Ny Hanitra (S1 Manajemen) dari Madagascar, Atanasio De Carvalho Monteiro (S2-Manajemen) dari Timor-Leste, Razafimahenina Harinoasy Holinirina Lantoniaina (S2-MANAJEMEN) dari Madagascar, Saparmyrat Soyunov (S2-Manajemen) dari Turkmenistan, Li Nanxi (S2-Manajemen) dari China, Busainah Mateh (S2-Manajemen) dari Thailand, Fatmah Duerasor (S2-Manajemen) dari Thailand, Muhammadhafal Baheng (S2-Manajemen)  dari Thailand, Che-Romoh Sama (S2-Manajemen)  dari Thailand. Dekan FEB Prof. Dr. Suharnomo dalam sambutannya menginformasikan bahwa pada tahun 2022 ini Undip menduduki urutan 1 QS World University Ranking untuk QS Graduate Employability Ranking yaitu tingkat kecepatan serapan alumni di dunia kerja, Undip memilki skor paling tinggi diantara universitas lain. Capaian ini menunjukkan bahwa kualitas lulusan Undip sangat baik dan diterima oleh pasar tenaga kerja. Prof. Dr. Suharnomo menyampaikan kepada para wisudawan dimohon untuk mengisi tracer study, karena aplikasi tracer study penting sekali untuk memotret alumni Undip termasuk alumni FEB. Alamat aplikasi tracer study Undip dapat dirujuk ke https://tracerstudy.undip.ac.id/.