Kuliah Umum : Peran Pemerintah dan Kebijakan Moneter dalam Pengembangan Keuangan Inklusif
Pada 13/04 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) mengadakan Kuliah Umum : Peran Pemerintah dan Kebijakan Moneter dalam Pengembangan Keuangan Inklusif. Acara yang dihelat oleh Bidang Riset dan Inovasi FEB Undip ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Lantai 2, Gd. Dekanat FEB Undip. Hadir sebagai narasumber kuliah umum Dr. Muh Cholifihani, SE., MA. yang menjabat sebagai Direktur Jasa Keuangan dan BUMN Bappenas. Cholifihani memaparkan faktor – faktor pendorong rendahnya inklusif keuangan adalah kurangnya edukasi keuangan, tingginya biaya administrasi, kejangkauan lokasi tempat tinggal masyarakat terhadap lembaga keuangan formal dan tata operasional yang rumit. “Hanya 22% penduduk dewasa di Indonesia memahami produk perbankan dan presentase lebih rendah untuk produk jasa keuangan lainnya”, ungkapnya. Cholifiani juga menyampaikan, target pemerintah Indonesia bahwa pada tahun 2019 adalah 75% jumlah penduduk dewasa memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal melalui 5 pilar. Pilar pertama, Edukasi keuangan, Pilar kedua, Hak properti masyarakat, Pilar ketiga, Fasilitas intermediasi dan saluran distribusi keuangan, Pilar keempat, Pelayanan keuangan pada sektor pemerintah, dan Pilar kelima, Perlindungan konsumen. Kuliah umum yang dipenuhi oleh peserta dari dosen, mahasiswa S1, S2, dan S3 FEB Undip dilanjutkan dengan tanya jawab dan ditutup dengan pemberian cendera mata untuk pembicara.
FEB Undip Mendapatkan Kunjungan dari Siswa SMA Citra Islami Banten
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro mendapatkan kunjungan dari SMA Citra Islami – Yayasan Islamic Village, Banten. Kunjungan berlangsung pada hari Rabu (12/4), dihadiri oleh sekitar 70 orang siswa jurusan IPS SMA Citra Islami. Pembina dan siswa SMA Citra Islami tiba di kampus FEB Undip pukul 10.00 WIB. Rombongan diterima oleh Kepala Bagian Tata Usaha FEB Undip Drs. Moh. Asrifan bersama Kasubbag Akademik di Ruang Sidang Utama FEB Undip. Acara diawali dengan sambutan selamat datang oleh Kabag Tata Usaha FEB Undip yang menyampaikan selamat datang di kampus FEB Undip yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan Pembina dari SMA SMA Citra Islami. Pada sesi berikutnya, siswa SMA Citra Islami menyaksikan pemutaran video profil FEB Undip dan dilanjutkan dengan pengenalan kampus FEB Undip dibawakan oleh Kasubbag Akademik FEB Undip, Sidiq M. Asnan, ST., MM. yang memberikan gambaran tentang profil kampus FEB Undip bidang akademik, kemahasiswaan, sarana dan prasarana kampus. Acara dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan antara Fikom Unpad dan SMA Citra Islami dan ditutup dengan foto bersama.
Vice President Bukalapak.com Mengisi National Seminar di FEB Undip
Pada hari Kamis, 30 Maret 2017 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) mengadakan National Seminar : Young Entrepreneur – Start, Grow Survive in Digital Era. Acara ini menghadirkan pembicara – pembicara wirausaha muda antara lain Anastasia Dwifebri (Owner Srikandi Recipe), Primo Rizky (Founder Hello Eskimomo), Jezzie Setiawan (CEO & Co Founder gandengtangan.org) dan Bayu Syerli (Vice President Marketing bukalapak.com). Acara yang dihelat oleh FEB Undip dan bekerjasama dengan IKAFE Undip (Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi Undip) ini dilaksanakan di Auditorium Gd. Laboratorium Kewirausahaan Lt.3 FEB Undip Tembalang. Tema Young Entrepreneur yang diambil kali ini dapat menjadi jawaban dari pertanyaan wirausaha tentang bagaimana cara memulai, mengembangkan dan mempertahankan usaha dalam era digital. Wakil Dekan Komunikasi dan Bisnis FEB Undip, Amie Kusumawardhani, Ph.D. yang hadir dalam acara ini memberikan sambutan dan membuka acara National Seminar. “Semoga seminar nasional ini dapat menjadi sharing knowledge antara pembicara dan peserta seminar tentang bagaimana menghadapi tantangan dan menjangkau pasar di era digitalisasi”, sambut Amie Kusumawardhani, Ph.D.. Auditorium yang dipenuhi oleh 400 peserta juga memamerkan produk – produk unggulan dari mahasiswa wirausaha di Undip.
FEB Undip Mengadakan Seminar dan Talkshow Pasar Modal : Pasar Modal Sebagai Pilihan Investasi
Masih sedikitnya peran masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal menjadikan belum maksimalnya pasar modal dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kerja keras tentang edukasi pasar modal di masyarakat masih sangat dibutuhkan. Untuk berperan aktif dalam edukasi pasar modal, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar acara “Seminar dan Talkshow Pasar Modal : Pasar Modal Sebagai Pilihan Investasi”. Seminar ini terlaksana atas kerjasama antara OJK, Bursa Efek Indonesia dengan FEB Undip dilaksanakan bertempat di Hall Gd.C Lt.4 FEB Undip, Tembalang. Seminar ini dilaksanakan pada hari ini (8/3), mengundang empat narasumber antara lain Farhan Nugroho (OJK), Yahuda Nawa (Dana Reksa), Prof. Sugeng Wahyudi (FEB Undip), dan Ryan Filbert (Entrepreneur dan Penulis Buku Pasar Modal). Masuk dalam sesi pertama narasumber, Farhan Nugroho memaparkan tentang profil Otoritas Jasa Keuangan, data survey indeks literasi dan inklusi keuangan nasional dan daerah dan pengenalan pasar modal serta peran OJK di pasar modal. Farhan menyampaikan “Investor domestik masih sedikit dibanding dengan investor asing, hal ini menjadikan pekerjaan rumah untuk Regulator, Bursa Efek Indonesia dan masyarakat untuk meningkatkan jumlah investor domestik supaya tidak tergantung pada investor asing”. Narasumber kedua, Yahuda Nawa memaparkan tentang prospek investasi pasar modal di Indonesia di bandingkan dengan di luar negeri. “Sangat menguntungkan, karena dalam periode 10 tahun pasar modal Indonesia meningkat menjadi 194%”, ungkapnya. Yahuda juga menjelaskan pentingnya menggalakkan gerakan “Yuk Nabung Saham” hanya dengan menyetor 100 ribu rupiah ke lembaga sekuritas yang tersedia. Ryan Filbert yang mengisi sesi ketiga memberikan motivasi tentang bagaimana cara memulai investasi. “Apapun profesi anda, semua bisa kaya tetapi selama pendapatan lebih besar daripada biaya hidup dan hutang”, ujarnya. Ryan menjelaskan untuk menjadi sukses dan kaya dengan menggunakan “mesin uang” dengan investasi baik melalui investasi pasar riil atau dengan pasar modal. Untuk pembicara terakhir, Prof. Sugeng Wahyudi memaparkan tentang bagaimana cara menjadi emiten yang cerdas.
Alumni Berbagi : Chasing Dream Job, What Skill, Knowledge and Attitude Should You Have?
Hari ini (7/3) FEB Undip melaksanakan Seminar Alumni Berbagi yang diadakan di Hall Lt.4 Gd. C FEB Undip Tembalang. Acara yang dikemas dalam bentuk talkshow ini bertajuk : Chasing Dream Job, What Skill, Knowledge and Attitude Should You Have?. Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini alumni – alumni dari FEB Undip antara lain Dede Parasade (Former Country Manager Money Gram International), E. Driemirda Primasari (Regional Manager Kompas Gramedia), dan Frisca Devi Choirina (Co Founder Investor Saham Pemula). Acara ini bertujuan untuk sarana berbagi pengalaman dari alumni kepada mahasiswa tentang bagaimana cara mempersiapkan diri di dunia pekerjaan saat ini. Acara dipenuhi oleh mahasiswa FEB Undip. Dede Parasade menyampaikan lulusan dari FEB Undip mempunyai banyak kesempatan di dunia pekerjaan dan bisnis. “FEB mempunyai banyak kesempatan di banyak industri, semua itu tidak lepas dari seberapa usaha untuk mencapainya”, ungkapnya. Usaha saat ini yang bisa dilakukan yaitu dengan mencari pengalaman di organisasi mahasiswa yang ada di kampus dan dalam hal public speaking. Dengan adanya pengalaman berorganisasi dan public speaking diharapkan akan memberikan kemudahan lulusan dalam mencari pekerjaan saat interview di sebuah perusahaan. Di sesi yang kedua, E. Driemirda Primasari menjelaskan untuk berhasil dalam dunia pekerjaan, seseorang harus mencintai pekerjaan tersebut dan bekerja dengan bersungguh – sungguh. Wanita yang dipanggil Mbak Ida ini, juga memberikan resep tentang tips dan trik untuk mencari pekerjaaan, dimulai dari melamar sampai dengan tahap akhir wawancara kerja. Untuk narasumber yang ketiga, Frisca Devi Choirina membagi pengalamannya dalam bidang wirausaha. “Untuk mencapai kesuksesan dalam dunia wiraswasta, kita harus menemukan passion kita dari waktu awal kuliah”, jelas wirausaha yang juga seorang penulis buku Pasar Modal ini. Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab, foto bersama dan penyerahan kenang – kenangan.
FEB Undip Mendapatkan Kunjungan Akademik dari Linnaeus University, Swedia
Pada tanggal 1 Maret 2017 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima kunjungan dari Linnaeus University, Swedia di Hall Pertamina Dekanat FEB Undip Tembalang. Kunjungan ini dalam rangka pengenalan tentang program akademik Linnaeus University. Acara kunjungan ini dibuka oleh Wakil Direktur International Office FEB Undip Adi Firman Ramadhan, SE., M.Ak., Akt. dan dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh Fakultas di Universitas Diponegoro. Dalam acara ini Tim International Office Linnaeus University, Hendrik dan Stefaan Haglund mempresentasikan tentang biaya dan kualitas studi di Swedia sangat kompetitif dibandingkan negara lain, oleh karena itu banyak mahasiswa tertarik untuk mengikuti berbagai program yang ditawarkan seperti summer course, credit transfer, dan lainnya. Mahasiswa asing yang saat ini berkuliah di Linnaeus University berasal dari Korea, Cina, Iran dan beberapa negara lain di Asia. Linneaus University yang juga merupakan salah satu universitas negeri terbaik di Swedia menawarkan beberapa point menarik tentang beasiswa studi untuk mahasiswa nya baik berupa potongan uang sekolah maupun penanggungan biaya sepenuhnya oleh Linnaeus University dengan syarat tertentu. Di kunjungan yang akan datang Pimpinan dari Fakultas Ekonomi Linnaeus University akan berkunjung ke FEB Undip untuk membahas mengenai persamaan kurikulum untuk rencana pelaksanaan program double degree baik di tingkat Sarjana maupun Magister. Program kerjasama ini terdiri dari student exchange, joint research dan staff exchange.
Muliaman D. Hadad, Ph.D. Mengisi Acara Kuliah Umum di FEB Undip
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), mengadakan Kuliah Umum pada Hari Jumat (17/02/2017). Kegiatan yang merupakan Rangkaian Dies Natalis FEB Undip ke-57 dilaksanakan bertempat di Auditorium Lt.3 – Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB Undip yang dimulai pada pada pukul 13.30 WIB. Kuliah umum menghadirkan Narasumber Muliaman D. Hadad, Ph.D. (Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia dan Ketua Majelis Wali Amanat Undip) yang bertema “Integrasi Pasar Keuangan Global dan Dampaknya Terhadap Ekonomi dan Bisnis di Indonesia”. Ruang Auditorium Lab. Kewirausahaan yang berkapasistas 400 orang dipenuhi oleh tamu undangan yang berasal dari Pimpinan Undip yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Wakil Rektor III Bidang Komunikasi dan Bisnis Undip, Dekan Fakultas di Lingkungan Undip, Pimpinan dan Staf dari OJK, serta para tamu undangan dari Perbankan dan Mahasiswa jenjang Sarjana, Magister dan Doktor. Dekan FEB Undip yang memberikan sambutan dalam acara ini mengucapkan Selamat datang dan terima kasih atas kehadiran untuk para tamu undangan. Semoga dengan adanya kuliah umum ini dapat memberikan sharing pengetahuan dari narasumber kepada para peserta Kuliah Umum. Untuk sambutan yang kedua, Rektor Undip yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. Dr. Ir. Muhammad Zainuri, DEA menyampaikan dengan berkenan hadirnya Muliaman D. Hadad untuk menjadi narasumber di acara Kuliah Umum ini merupakan suatu kehormatan bagi Universitas Diponegoro dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Memasuki acara inti Kuliah Umum, Muliaman D. Hadad dipersilahkan untuk mengisi dengan didampingi oleh moderator Dekan FEB, Dr. Suharnomo yang akan menghantar ke topik Kuliah Umum. Beliau akan membahas dan menjelaskan mengenai situasi kondisi perekonomian di Indonesia dan dampaknya terhadap dunia bisnis, keadaan ekonomi global dan ekonomi Indonesia serta pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun – tahun yang akan datang. Acara Kuliah Umum dilanjutkan dengan pemberian kenang – kenangan kepada Narasumber yang diberikan oleh Wakil Rektor III Undip, Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin., Ph.D serta didampingi oleh Wakil Rektor I, Ketua Senat Akademik dan Dekan FEB dan ditutup dengan sesi foto bersama.
Direktur BRI Mengisi Kuliah Umum di MM FEB Undip
Pada hari Sabtu, 11 Februari 2017, Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (MM FEB Undip) mengadakan Kuliah Perdana Mahasiswa bertajuk Orientasi Mahasiswa Baru dan Kuliah Umum. Kuliah Perdana ini diikuti oleh 135 mahasiswa baru Prodi MM FEB Undip angkatan 50. Kuliah Perdana dilaksanakan di Hall MM FEB Undip Jl. Hayam Wuruk, Semarang. Acara ini menghadirkan alumni MM dan FEB Undip sebagai narasumber yaitu Randi Anto yang saat ini menjabat sebagai Direktur BRI dan Robiyanto Dosen UKSW, MM FEB Undip dan AE Terang Bangsa. Dalam acara ini juga dilaksanakan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan bidang akademik di FEB Undip yaitu Pengenalan SIMAWEB (Sistem Informasi Mahasiswa Berbasis Web) oleh Sidiq M. Asnan, ST., MM. (Ka.Sub.Bag. Akademik FEB Undip) yang didampingi oleh Puji Sutrisno. Acara dilanjutkan dengan pengenalan dan penjelasan tentang lingkungan kampus antara lain aktivitas perkuliahan, keuangan, perpustakaan serta kegiatan Himpunan Mahasiswa yang ada di MM FEB Undip.
Tawaran Program Beasiswa Yayasan Karya Salemba Empat (Dateline : 10 Maret 2017)
Pengumuman Mahasiswa Lolos Tes Wawancara International Office Team 2017
Berdasarkan wawancara yang dilakukan pada tanggal 1 dan 2 Febuari 2017 terhadap 12 orang mahasiswa yang lolos pada tahap wawancara, dewan penilai yang terdiri dari : Jaka Aminata , SE, MA, PhD Adi Firman Ramadhan, SE, MAk, Akt Cahyaningratri, SE, M.Bus Memutuskan bahwa mahasiswa berikut : Hasya Arsitarini (Akuntansi 2014) Javier F Sujarto (IUP Akuntansi 2016) Catra Lestari (IUP Akuntansi 2016) Ayu Hafizha Kusno (IUP Manajemen 2016) Shafira Alzzahra (IUP Manajemen 2016) Stevanie Labitha (IUP Manajemen 2016) Dinyatakan terpilih untuk bergabung bersama IO Team 2017 dan diminta untuk hadir dalam rapat koordinasi pada hari Senin, 6 Febuari 2017 Jam 10.00 WIB di R International Office Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro.

