Uncategorized

Riwayat Berdirinya Universitas Diponegoro

Kegiatan Fakultas

FEB Undip Gelar Public Hearing Penyusunan Visi dan Misi 2025–2029

Semarang – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan Public Hearing dalam rangka penyusunan Visi dan Misi serta pembahasan Draf Rencana Strategis FEB Undip 2025–2029 pada Kamis, 30 Oktober 2025, bertempat di Hall Pertamina FEB Undip. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta berbagai pemangku kepentingan eksternal. Melalui forum ini, FEB Undip memperkuat komitmennya untuk menghadirkan pendidikan bisnis yang unggul, berdaya saing global, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dalam sambutannya, Dekan FEB Undip menyampaikan bahwa penyusunan visi dan misi baru ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran FEB sebagai salah satu fakultas terbesar di Universitas Diponegoro yang berkontribusi dalam mendukung target World Class University (WCU) Undip menuju peringkat QS Top 500 pada periode 2025–2029. Rencana strategis tersebut juga menekankan pentingnya tata kelola yang baik (Good University Governance), pengambilan keputusan berbasis data (evidence-based management), serta pengembangan layanan pendidikan dan penelitian yang adaptif terhadap dinamika perubahan global. Melalui forum Public Hearing ini, seluruh civitas akademika FEB Undip diajak untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan masukan dan gagasan yang konstruktif. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkaya substansi visi, misi, serta arah strategis fakultas dalam lima tahun ke depan. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi dan keterbukaan FEB Undip dalam proses perumusan kebijakan strategis yang inklusif dan partisipatif, demi mewujudkan pendidikan tinggi yang bermartabat dan bermanfaat.

Marching Into The Global World

“Economy goes marching in, economy goes marching in, oh I want to be in a number, economy goes marching in” (lirik diubah oleh Oerip Lestari) SENJA temaram di tengah hujan rintik ketika kita memasuki area kampus Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) Semarang di Tembalang Sabtu (3/5/2025). Tasyakuran Dies Natalis FEB ke 65, sekaligus membangun jejaring alumni, di gelar di Pertamina Meeting Room lantai 3 gedung Dekanat. Suasana meriah mulai terasa, menyongsong kehadiran alumni berbagai angkatan. Sebelum memasuki venue, para undangan dipersilakan berfoto ria di booth yang tersedia. Perasaan bangga telah menjadi bagian dari keluarga besar FEB Undip, menyelimuti teman teman se alma mater. Baik yang telah lanjut usia maupun yang masih “fresh from the oven” cipika cipiki sebagai bentuk dari keakraban terlihat di sana sini, di antara meja-meja yang tertata rapi lengkap dengan cemilannya. Dekan, mas Faisal PhD yang ramah beserta seluruh stakeholdernya, didampingi ketua panitia mas Suryo dan Ketua IKAFE (Ikatan Keluarga Fakultas Ekonomi) mas Syaiful Bahri, berbatik apik menyambut semua tamu dengan hangat dan semanak. Sebagai angkatan baby boomers, saya belum pernah mengenal mereka karena perbedaan angkatan dan usia yang terentang panjang lebih dari 60 tahun lalu. Wajah mereka nampak segar, phisik masih bugar serta kecerdasan akademik yang fantastik membuat kita percaya merekalah pembawa kemajuan di negeri ini. Sambil menunggu kehadiran rektor, Prof Suharnomo yang selalu energic, ingatan melayang jauh ke belakang, menjangkau sejarah berdirinya Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro. Jasmerah, itu adalah ungkapan tepat untuk menunjukkan bahwa yang ada saat ini tidak dapat lepas dari kondisi masa lalu, dengan segala keterbatasannya. Gedung kuno di kawasan Jalan Pemuda (dulu bernama Jalan Bojong ) Nomer 163 menjadi saksi sejarah dari kelahiran Fakultas Ekonomi, yang sekarang berubah nama menjadi Fakultas Ekonomika dan Bisnis, sesuai tuntutan zaman. Gedung yang semula berfungsi sebagai bengkel dan showroom mobil di tahun 60-an itu, kini sudah tiada, bermetamorfose menjadi pompa bensin dan resto cepat saji Kentucky Fried Chicken, makanan favorit anak zaman now. Di gedung tua berwajah suram itulah mahasiswa dari berbagai penjuru Jawa Tengah, bahkan ada pula yang dari luar Jawa menimba ilmu untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang tergolong muda, Undip dibantu pengembangannya oleh dosen dosen dari Universitas Gadjah Mada, pada saat itu. Benang merah sejarah antara Undip dan UGM tidak dapat dinafikan atau pun diingkari. Sampai saat inipun banyak dosen muda yang melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi di UGM. Selanjutnya, marilah kita nikmati oleh-oleh Prof Harnomo dari Beijing dengan seksama. Memang ada gurat kelelahan di wajahnya, tetapi gaya khasnya yang hangat tidak hilang. Semua disapa dan di”uwongke”, diselingi kelakar kelakar segar, yang menyebabkan suasana menjadi cair mengalir secara spontan. Beliau mengawali sambutannya dengan sedikit mengulas bukunya Sterling Seagrave berjudul “Lords of the Rim, The Invisible Empire Of The Overseas Chinese”. Buku yang sama sudah penulis baca tahun 1995 , sebagai salah satu literatur saat kuliah di Program Studi Ketahanan Nasional Universitas Indonesia. Dalam buku tersebut, Seagrave menguraikan betapa digdayanya 55 juta China perantauan.yang tersebar hampir di seluruh dunia (di tahun 1995). Para perantauan ini, tidak hanya pandai tetapi juga rajin, ulet dan tangguh. Solidaritas ethnisnya sangat kokoh, demikian juga jaringan bawah tanahnya yang masif, politik pragmatis ditambah kemampuan adaptif atas lingkungan di sekitarnya yang hebat, membuat mereka mampu mengalahkan Jepang. Bayangkan, dalam kurun waktu hanya 30 tahun, sejak 1995 sampai 2025, mereka telah tumbuh menjadi “empire” yang sangat powerful berhadapan dengan Amerika Serikat yang kian meredup. Itulah fakta yang kita lihat saat ini, suka atau tidak. Kemajuan China yang “ngedhab edhabi” diwakili oleh Beijing sebagai ibukotanya menyisakan kekaguman pak Rektor. Mengingat sekitar 40 tahun lalu , China masih merupakan negara miskin berpenduduk hampir semilyar yang tertatih-tatih menggapai kemakmuran. Datanglah Deng Xiao Ping, pemimpin yang berani melakukan perombakan besar besaran di semua lini. Serentak wajah Cina berubah drastis, dari negara komunis yang muram dan dogmatis menjelma menjadi negara modern melebihi negara negara maju di Barat. Ideologi boleh komunis, tetapi pola pembangunan yang diterapkan oleh pemerintah China sungguh memukau. Modern dan sangat western, kita sudah tidak melihat sederetan buruh berseragam biru dan topi pet , bersepeda menelusuri jalan jalan utama. Sebut saja Kota Shanghai yang gemerlap dipenuhi mobil mobil mewah edisi terbaru buatan dalam negeri. Saking cantiknya, para produser film Hollywood sering memilih Shanghai sebagai lokasi shooting film film James Bond yang berkelas. Terkesan oleh kehangatan sambutan yang diterima pak Rektor selama bertamu di Beijing. Maka sebagai timbal baliknya beliau mengundang Rektor Universitas Beijing untuk menghadiri Dies Natalis Undip Oktober mendatang. Sekalipun universitas-universitas di China sangat maju di bidang penggunaan teknologi (drone, robot), namun Undip tidak boleh berkecil hati, dalam hal ini FEB. Kita memiliki sejumlah andalan yang memang pantas untuk dipamerkan kepada tamu mancanegara. Pada hakekatnya sebuah Lembaga Pendidikan Tinggi tidak hanya dinilai dari phisiknya saja, tetapi juga di nilai dari interaksi sosial dengan lingkungan setempat. Mungkin apabila di lihat dari fasilitas phisik yang tersedia, kondisi Undip kalah jauh dibanding Universitas di Beijing. Itu wajar adanya dan kita memang sedang melakukan perbaikan sesuai alokasi dana yang tersedia. FEB sebagai bagian dari Undip, memiliki program pendidikan yang cukup genuine. Misalnya, program pertukaran mahasiswa ke negara negara ASEAN, Australia dan Eropa. Bahkan FEB juga membuka kelas internasional dengan pengantar kuliahnya berbahasa Inggris, mahasiswanya berasal dari dalam dan luar negeri. Hal ini boleh dikatakan merupakan modal untuk menjadi world class university yang membanggakan. Adapun yang tidak kalah menarik seperti yang disampaikan Dekan mas Zaenal, yaitu mengundang para alumni praktisi untuk berbagi pengalaman di tataran praksis selama bertugas di berbagai sektor. Langkah yang original dan out of the box, sebagaimana di negara negara maju yang memanfaatkan retired citizens sebagai motivator. Kampus ideal adalah kampus yang mewarnai, bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat baik secara ekonomi, sosial budaya, pelestarian alam dan menghargai kearifan lokal. Keberanian melangkah one step ahead dan kerja keras, merupakan kunci utama untuk meraih kemenangan, ” only the brave survived Purna Carita Bagi orang awam di luar Universitas Diponegoro, saat ini kita menyaksikan hasil pembangunan yang menakjubkan di kawasan Tembalang Semarang. Kini Tembalang sudah berkembang menjadi kota cantik mungil di kaki perbukitan Diponegoro, yang senantiasa akan terus

FEB UNDIP Jadi Tuan Rumah KKP 6.0: Fokus Transformasi Ekonomi untuk Mendukung Asta Cita.

Semarang, 24 April 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama Bank Indonesia dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menyelenggarakan Seminar Kajian Kebijakan Publik (KKP) 6.0 dengan tajuk “Model Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi untuk Mendukung Asta Cita.” Bertempat di Ruang Hall Pertamina FEB Undip, kegiatan ini menjadi forum strategis dalam membahas arah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi besar pembangunan nasional Asta Cita. Acara yang dihadiri oleh akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan ini secara resmi dibuka oleh Rektor Undip sekaligus Ketua ISEI Cabang Semarang, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung penguatan model pembangunan nasional melalui kontribusi nyata di bidang inovasi dan riset. Ia juga menyinggung keberhasilan Undip dalam mengembangkan mesin desalinasi air payau sebagai solusi intrusi air laut di pesisir Jawa Tengah. “Saat ini, mesin tersebut telah beroperasi di Jepara yang mampu menghasilkan 100 ribu liter tiap harinya, serta Demak, Blora, Pekalongan, dan akan dikembangkan menjadi 20 titik di berbagai daerah lainnya di Jawa Tengah,” jelas Prof. Suharnomo. Komitmen Undip terhadap pembangunan berkelanjutan juga tercermin dari dorongan kuat untuk menjalin kolaborasi lintas sektor antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri. Sinergi ini, menurutnya, harus dibingkai dalam sebuah blueprint yang terukur dan berorientasi jangka panjang agar hasil inovasi benar-benar berdampak dan solutif bagi permasalahan riil di masyarakat. Keynote speech dalam seminar ini disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia sekaligus Ketua Bidang III PP ISEI, Ibu Aida S. Budiman, Ph.D. Dalam paparannya, ia menyoroti perlunya kerja sama erat antara dunia akademik, pembuat kebijakan, dan pelaku usaha untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. “Kegiatan hari ini adalah bagian dari tanggung jawab ISEI untuk menyumbangkan solusi atas tantangan perekonomian saat ini. Harapannya, buku yang akan kami terbitkan tidak hanya menjadi referensi, tapi juga memiliki daya implementasi yang kuat,” tegasnya. Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Donni Fajar Anugrah ini menghadirkan panel narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Firman Mochtar (Kepala DKEM Bank Indonesia/Wakil Ketua Bidang III PP ISEI) yang menyoroti strategi pertumbuhan ekonomi nasional ke depan, Prof. Telisa Aulia Falianty (Guru Besar FEB UI) yang mengulas urgensi akselerasi kebijakan fiskal dan hilirisasi. Prof. Firmansyah (Dosen FEB Undip) yang mengulas peran kebijakan sektor unggulan di Jawa Tengah dalam mendukung Asta Cita. Dimana beliau menekankan bahwa Provinsi Jawa Tengah memiliki dua kekuatan utama dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi regional. “Jawa Tengah sangat kuat dalam hilirisasi dan modernisasi pertanian, serta industri manufaktur khususnya di industri makanan dan minuman. Kedua sektor ini perlu didorong lebih jauh agar dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi regional,” ungkapnya. Dengan terselenggaranya Seminar KKP 6.0, menegaskan posisi FEB undip sebagai institusi akademik yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga aktif mengambil peran strategis dalam mendorong arah kebijakan ekonomi nasional melalui riset dan kolaborasi lintas sektor.

Putri Asli Papua Menjadi Lulusan ke-510 Program Doktor Ilmu Ekonomi di FEB Undip

Semarang, 26 Juli 2024, Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (PDIE FEB Undip) menyelenggarakan ujian promosi doktor untuk Agustina Sanggrangbano, guna mempertahankan disertasinya berjudul “Konvergensi Pembangunan Ekonomi: Daerah Kabupaten/Kota Pada Lima Wilayah Adat Di Provinsi Papua”. Promosi doktor ini diadakan di Ruang Pertamina FEB Undip. Agustina Sanggrangbano, seorang putri asli Papua dan dosen tetap di FEB Universitas Cenderawasih Jayapura, aktif dalam berbagai organisasi ilmiah. Beliau adalah peneliti di Pusat Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Uncen serta di Center for Economic Development Inclusion and Poverty Alleviation of Papua Studies (CEdPS) Uncen. Dalam disertasinya, Agustina bertujuan untuk menganalisis dampak variabel pendidikan dan ketergantungan spasial terhadap konvergensi ekonomi daerah kabupaten/kota di Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan data panel dari 29 kabupaten/kota yang terbagi dalam lima wilayah adat (Mamta, Saireri, Meepago, Lapago, dan Anim-Ha) selama periode 2013-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan, yang diukur melalui belanja pendidikan dari transfer pusat, belanja pendidikan dari dana otonomi khusus, siswa afirmasi Papua, dan siswa SMA di Papua, berdampak terhadap konvergensi ekonomi daerah kabupaten/kota di Papua sesuai dengan teori pertumbuhan ekonomi MRW. Selain itu, ketergantungan spasial terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam mendukung konvergensi ekonomi daerah tersebut. Secara keseluruhan, karya Agustina Sanggrangbano merupakan bukti dedikasi terhadap pembangunan daerahnya (Papua) yang menghadapi tantangan geografis dan topografis dalam hal aksesibilitas dan mobilitas. Adapun untuk Komite Ujian terdiri dari Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D. (Ketua Sidang Ujian), Prof. Firmansyah, S.E., M.Si., Ph.D. (Promotor), Prof. Dr. FX. Sugiyanto, M.S. (Penguji), Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc. (Penguji), Akhmad Syakir Kurnia, SE, M.Si. Ph.D (Penguji) dan Wahyu Widodo, SE, M.Si. Ph.D (Penguji). Ujian berlangsung selama dua jam dan promovenda mampu mempertahankan disertasinya sehingga dinyatakan lulus oleh Komite Ujian dan berhak menyandang gelar Doktor. Selamat dan Semoga sukses dalam berkarya.  

SOP PPID FAKULTAS

SOP PPID Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro SOP Penanganan Sengketa Informasi SOP Pengelola Keberatan Informasi SOP Pengelola Pendokumentasian Informasi yang Dikecualikan SOP Pengelola Penetapan dan Pemutakhiran Informasi SOP Pengelolaan Pengujian tentang Konsekuensi SOP pengelolaan permohonan informasi SOP Pengumuman Informasi Publik

Informasi BEASISWA CENDEKIA BAZNAS (BCB) Dalam Negeri Tahun 2023

Menindaklanjuti pengumuman dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) perihal Rencana Seleksi Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri Tahun 2023. Beasiswa ini bertujuan untuk mendukung pendidikan tinggi bagi siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu secara finansial. Melalui program ini, Baznas berkomitmen untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa tingkat Sarjana (S1) atau Diploma-IV (D4) Universitas Diponegoro untuk mendapatkan Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Dalam Negeri Tahun 2023 dengan tahapan sebagai berikut; Pendaftaran  (3 s.d. 12 Juli 2023) Seleksi administrasi  (12 s.d. 21 Juli 2023) Seleksi Wawancara  (24 s.d. 31 Juli 2023) Masa Sanggah  (1 s.d. 30 Agustus 2023) Pengumuman  (31 Agustus 2023) Syarat pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui laman Beasiswa Undip sumber : (BakUndip)

Penutupan Khotmil Qur’an Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) melaksanakan penutupan Khotmil Qur’an di Hall lantai 4 Gedung KWU FEB Undip, pada hari Jum’at tanggal 31 Maret 2023. Acara Khotmil Qur’an dimulai pukul 15.30 WIB dan merupakan rangkaian acara dalam Dies Natalis FEB Undip ke-63. Untuk acara sebelumnya adalah pembukaan Khotmil Qur’an yang telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 24 Februari 2023 bertempat di Masjid At-Taqwa FEB Undip. Acara penutupan Khotmil Qur’an kali ini bertemakan “Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan Masyarakat Kampus.” Acara menghadirkan pembicara dari Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlah, Mangkang Kulon, Tugu Kota Semarang, yaitu K.H. Drs. Ahmad Hadlor Ihsan. Acara diawali dengan lantunan 2 (dua) buah lagu Assalamu’alaikum dan Bismillah oleh Majelis Sholawat Nurul Ilmi (MSNI), kemudian lagu Ya Lal Wathon dengan semua peserta yang telah hadir. Acara selanjutnya dengan Tilawah Al-Qur’an yang diawali lantunan Kalaamun Qodim oleh Ibu-Ibu Tim Sholawat FEB. Dilanjutkan dengan acara sambutan oleh Dekan FEB Undip yakni Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Beliau berpesan “Semoga dalam acara ini selalu mengingatkan kita untuk menjadi orang-orang ulul al bab insan-insan cendekia yang baik dan berakhlak rahmatan lil al amin”. Selesai sambutan Pak Dekan membawakan sebuah lagu sholawat Rahmatullil’alamin dengan suara emasnya. Selanjutnya persembahan lagu-lagu Sholawat MSNI, Tibbil Qulub, Busro, dan Asyghil. Setelah itu masuk acara inti yakni penyampaian Mau’idzah Hasanah oleh K.H. Drs. Ahmad Hadlor Ihsan. Salah satu tausiyahnya menyampaikan bahwa pentingnya mempelajari dan mengenali Al-Qur’an sebagai sumber ilmu akhlak kita semua. Acara terakhir yakni doa penutup Khotmil Qur’an yang diawali dengan lantunan lagu Istighfar oleh K.H. Dian Kamaludin dan MSNI Acara ditutup dengan persembahan lagu “Mari Bersholawat” menjelang waktu berbuka tiba. Semoga dengan diadakannya acara seperti ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan membawa keberkahan bagi kita semua, serta dapat menjaga akhlak dan hubungan yang baik antar civitas akademik dan keluarga besar FEB Undip.

Sambut Dies Natalis ke – 63 FEB UNDIP Gelar Tabur Bunga di Makam UNDIP

Dalam rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) yang ke-63, FEB UNDIP melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga ke makam Dosen dan Tendik di Makam Undip pada tanggal 08 Maret 2023. Acara tabur bunga yang dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen, dan tendik ini, diawali dengan sambutan dari Dekan FEB. Acara dilanjutkan dengan pembacaan do’a bersama. Selanjutnya dengan prosesi tabur bunga oleh seluruh civitas akademik yang hadir. Kegiatan ini memiliki makna berarti untuk mengenang jasa para pegawai UNDIP dan menumbuhkan bakti kita untuk tetap berkontribusi memajukan bangsa khususnya Universitas Diponegoro.   FEB UNDIP setiap tahunnya rutin melaksanakan ziarah dan tabur bunga untuk mengenang jasa para pegawai UNDIP. Semoga dengan dilaksanakannya acara semacam ini, dapat menginspirasi generasi penerus untuk dapat terus berkontribusi positif terhadap kemajuan bangsa khususnya dalam bidang pendidikan.

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi PAKARDO Tutup Buku Tahun 2022

Jum’at tanggal 17 Februari 2023, Koperasi Paguyuban Karyawan dan Dosen (Pakardo) menggelar agenda Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2022, bertempat di Hall Pertamina Gedung Dekanat Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP). Kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku 2022 merupakan pertanggungjawaban kegiatan pengurus pada anggota Pakardo. Rapat dihadiri oleh Pengurus, Pengawas, Staf, dan Anggota Pakardo. Acara diawali dengan pembukaan, pengumuman anggota Pakardo teraktif oleh Dr. Zulaekha. Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FEB UNDIP (Dr. Warsito Kawedar, S.E., M.Si., Akt.). Ketua Koperasi Pakardo (Dr. H. Wiratno, Mec) menjelaskan secara ringkas terkait sejarah, kondisi, dan menyampaikan penghargaan kepada Pengurus Koperasi Pakardo yang telah mengelola koperasi dengan baik. disampaikan oleh Wahyu Meiranto, SE., M.Si., Akt dan tim dengan hasil laporan yang diterima dan disetujui oleh seluruh peserta yang hadir. Acara dimeriahkan juga dengan pembagian doorprize berupa sembako. Semoga Koperasi Pakardo dapat menjadi media untuk nenaikkan taraf ekonomi anggota koperasi guna meningkatkan kesejahteraan anggota.

Kuliah Umum “ Perkembangan Ekonomi Terkini & Prospek 2023” Dan Pelantikan Pengurus ISEI Cabang Semarang Periode Tahun 2023-2026

FEB UNDIP, Semarang – Pengurus Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Semarang Korwil Jateng periode tahun 2023-2026 resmi dilantik oleh Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat (PP) ISEI (Dr. Anggito Abimanyu, M.Sc). Acara berlangsung dengan lancar di Hall Gedung KWU Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro pada hari Senin, tanggal 06 Januari 2023. Ketua ISEI Cabang Semarang terpilih yakni Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si menyampaikan bahwa “Akademisi sendiri nggak mungkin bisa bekerja sendiri, secara teori mungkin menguasai tetapi di lapangan tetap membutuhkan data yang lebih valid. Business person juga sangat penting karena kalau diabaikan kita kurang power. Tidak mungkin juga kita hanya mengandalkan pemerintah, karena ini permasalahan bersama.” Sinergi lintas profesi (akademisi, pelaku bisnis, dan pemerintah) akan menjadi solusi yang sangat penting dalam mengatasi permasalahan ekonomi di Indonesia khususnya di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Hadir juga dalam pelantikan yaitu: Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jateng-DIY (Heru Prasetio), Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah (Rahmat Dwisaputra), Perwakilan Perbankan, serta para pejabat Pemprov Jateng. Setelah pelantikan selesai, dilanjutkan dengan acara kuliah umum bertajuk “Perkembangan Ekonomi Terkini dan Prospek 2023” yang disampaikan oleh Kepala Institut Bank Indonesia (Yoga Affandi, PhD). Bapak Yoga menyampaikan bahwa “Tantangan ke depan untuk Indonesia adalah tak hanya bagaimana ekonomi Indonesia itu bisa tahan, tetapi juga bangkit lebih tinggi di tengah berbagai macam ancaman global. Perekonomian di Indonesia saat ini sedang dalam kondisi baik dan yakin terhadap prospek pemulihan ekonomi Indonesia di tahun 2023 akan jauh lebih baik lagi.”