Berita Terkini

Kegiatan Fakultas

FEB Undip Bahas Peran Islamic Social Finance dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Islamic Social Finance menjadi salah satu pendekatan yang dapat mempertemukan dimensi sosial dan ekonomi dalam agenda pembangunan berkelanjutan. Perspektif tersebut menjadi bahasan utama dalam Kuliah Umum “Islamic Social Finance as a Catalyst for Sustainable Economic Development” yang diselenggarakan oleh Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro pada Rabu (9/9/2026) di Hall Pertamina, Lantai 3 Gedung Dekanat FEB Undip. Kuliah umum menghadirkan Prof. Waryono Abdul Ghofur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia, serta Prof. Raditya Sukmana, Guru Besar Universitas Airlangga, sebagai narasumber. Kehadiran keduanya mempertemukan perspektif kelembagaan dan akademik dalam membahas perkembangan Islamic Social Finance serta relevansinya terhadap pembangunan ekonomi. Pembahasan mengenai Islamic Social Finance menempatkan instrumen keuangan sosial Islam seperti zakat, infak, sedekah, wakaf, dan instrumen lainnya dalam perspektif yang lebih luas. Tidak hanya berkaitan dengan penyaluran dana sosial, keuangan sosial Islam memiliki ruang untuk mendukung pemberdayaan masyarakat dan menciptakan manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan. Keterkaitan Islamic Social Finance dengan pembangunan berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam diskusi. Integrasi antara sumber daya sosial, penguatan kelembagaan, dan agenda pembangunan membuka peluang bagi instrumen keuangan sosial Islam untuk berkontribusi terhadap pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan. Bagi mahasiswa FEB Undip, pembahasan tersebut memperluas perspektif mengenai ekonomi Islam yang tidak hanya berada pada ranah keuangan komersial, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan pembangunan. Pemahaman tersebut penting untuk melihat bagaimana instrumen ekonomi dapat ditempatkan dalam konteks persoalan sosial dan kebutuhan pembangunan yang lebih luas. Kuliah umum ini sekaligus memperkuat ruang dialog antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan kajian Islamic Social Finance. Melalui perspektif akademik dan kebijakan yang dipertemukan dalam satu forum, keuangan sosial Islam dapat terus dikaji sebagai bagian dari upaya membangun sistem ekonomi yang berkelanjutan, inklusif, dan berkeadilan.

FEB Undip dan BPJS Ketenagakerjaan Bahas Pentingnya Literasi Dana Pensiun bagi Mahasiswa

Literasi mengenai dana pensiun menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan kondisi finansial jangka panjang. Hal tersebut menjadi perhatian dalam kuliah umum hasil kolaborasi FEB Undip dan BPJS Ketenagakerjaan yang membahas Literasi Dana Pensiun pada Program Jaminan Pensiun di Indonesia, Senin 07 September 2026 di Hall Gedung C FEB Undip. Kegiatan dibuka dengan sambutan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Undip, Prof. Harjum Muharam. Dalam sambutannya, Prof. Harjum menyampaikan pengantar mengenai pentingnya mahasiswa memahami berbagai aspek pengelolaan keuangan yang berkaitan dengan perjalanan mereka setelah menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja. Kuliah umum tersebut menghadirkan Dr. Trisna Sonjaya, M.Pd., Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, sebagai narasumber. Kehadiran praktisi dari BPJS Ketenagakerjaan memberikan perspektif mengenai penyelenggaraan jaminan pensiun sekaligus memperluas pemahaman mahasiswa terhadap perlindungan sosial ketenagakerjaan. Bagi mahasiswa bidang ekonomi dan bisnis, pemahaman mengenai dana pensiun tidak berhenti pada pengetahuan tentang program jaminan sosial. Literasi ini berkaitan dengan kemampuan melihat kebutuhan finansial dalam jangka panjang dan mempertimbangkan perlindungan finansial sebagai bagian dari perencanaan kehidupan setelah memasuki dunia profesional. Kolaborasi FEB Undip dan BPJS Ketenagakerjaan melalui kegiatan ini juga mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman praktis di bidang jaminan sosial ketenagakerjaan. Pembahasan mengenai Program Jaminan Pensiun diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus membangun kesadaran bahwa perencanaan finansial perlu dipersiapkan sejak awal perjalanan karier. Bagi FEB Undip, penguatan literasi semacam ini menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga pada kesiapan mahasiswa menghadapi persoalan nyata dalam kehidupan profesional dan ekonomi.

PPK Ormawa BEM FEB Undip Dorong Legalitas UMKM Desa Bejaten melalui Pendampingan NIB

Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip melalui Pilar Titian Wirausaha menggelar kegiatan Pojok Literasi Bijak Usaha dengan tema “Pembuatan NIB melalui OSS“. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026 ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK Desa Bejaten dan pelaku UMKM rumah tangga, dengan tujuan memberikan pendampingan dalam proses pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha. Kegiatan ini didukung langsung oleh Diskumperindag Kabupaten Semarang dalam bentuk pemateri dan sosialisasi, serta dukungan perangkat dan kelompok PKK Desa berupa sarana dan prasarana keberlangsungan program. Bertempat di Gedung Balai Desa Bejaten, kegiatan dimulai dengan sambutan dari tim PPK Ormawa BEM FEB Undip sekaligus penyampaian tujuan pelaksanaan kegiatan. Sebelum memasuki sesi utama, peserta mengerjakan pre-test untuk mengetahui pemahaman awal mereka mengenai proses pembuatan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS). Kegiatan inti berupa praktik “Pembuatan NIB melalui OSS” dipandu oleh narasumber dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan, Moh. Abdur Rozaq dan Jazilah. Para peserta didampingi secara langsung dalam proses pendaftaran akun, pengisian data usaha, hingga pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS. Tim PPK Ormawa juga turut mendampingi setiap tahapan agar peserta dapat mengikuti proses pendaftaran dengan baik. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan di kalangan peserta. Pada pertanyaan mengenai pengertian dan manfaat NIB, jumlah jawaban benar meningkat dari 17 menjadi 29 peserta. Pemahaman bahwa NIB dapat dibuat secara online melalui sistem OSS juga meningkat dari 17 menjadi 29 peserta. Sementara itu, pemahaman bahwa usaha mikro dan kecil dapat memiliki NIB melonjak dari 15 menjadi 30 peserta. Sebagian besar peserta (85%) terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan, aktif bertanya, dan berbagi pengalaman selama sesi berlangsung. Meskipun beberapa peserta mengalami kesulitan dalam mengakses sistem OSS dan melengkapi data yang diperlukan, tim pelaksana memberikan pendampingan secara langsung pada setiap tahapan pendaftaran serta memfasilitasi sesi tanya jawab untuk mengatasi kendala yang dihadapi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Tim PPK Ormawa BEM FEB Undip 2026 dengan tajuk “Transformasi Desa Bejaten Menuju Desa Cerdas, Berdaya, dan Berkelanjutan melalui Pojok Literasi MENITI (Mentari Cendekia, Nawasena Tani, Titian Wirausaha)”. Sebagai tindak lanjut, peserta didorong untuk menyelesaikan proses penerbitan NIB hingga memperoleh legalitas usaha serta memanfaatkannya sebagai dasar untuk mengembangkan usaha dan mengakses berbagai program pembinaan UMKM.

FEB Undip Terima Kunjungan Edukatif 176 Siswa SMK Negeri 1 Sukoharjo

Sebanyak 176 siswa SMK Negeri 1 Sukoharjo mengunjungi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dalam kunjungan edukatif yang berlangsung pada Kamis, 3 September 2026 di Hall Gedung C Lantai 4 FEB Undip. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan perguruan tinggi, program studi, serta berbagai fasilitas dan pilihan pendidikan yang tersedia di FEB Undip. Kunjungan tersebut diterima oleh Dr. Wahyu Meiranto, S.E., Akt., M.Si., Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FEB Undip, yang mewakili FEB Undip. Sementara itu, rombongan SMK Negeri 1 Sukoharjo diwakili oleh Drs. Jumanto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Pertemuan berlangsung sebagai ruang interaksi antara sivitas akademika FEB Undip dengan para siswa yang tengah mempersiapkan pilihan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sekolah menengah. Dalam kunjungan tersebut, para siswa memperoleh pengenalan mengenai kehidupan akademik di FEB Undip, termasuk program studi yang tersedia dan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Peserta juga diperkenalkan pada sejumlah fasilitas pembelajaran, salah satunya Bloomberg Financial Market Laboratory, yang mendukung pembelajaran berbasis data dan informasi pasar keuangan. Selain fasilitas akademik, FEB Undip turut memperkenalkan International Undergraduate Program (IUP) sebagai salah satu pilihan pendidikan dengan perspektif internasional. Informasi tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai alternatif jalur pendidikan yang dapat dipertimbangkan sesuai dengan minat, kemampuan, dan rencana studi mereka di perguruan tinggi. Bagi siswa sekolah menengah, kunjungan langsung ke lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan gambaran yang lebih konkret mengenai suasana belajar, pilihan program studi, serta pengalaman yang dapat diperoleh selama menempuh pendidikan tinggi. Interaksi semacam ini juga membuka ruang bagi siswa untuk memperoleh informasi secara langsung sebelum menentukan pilihan studi dan merencanakan langkah pendidikan berikutnya. Kunjungan edukatif SMK Negeri 1 Sukoharjo menjadi bagian dari keterbukaan FEB Undip dalam memperkenalkan lingkungan akademik dan pilihan pendidikan tinggi kepada generasi muda. Melalui interaksi dengan sekolah, FEB Undip tidak hanya memperkenalkan program dan fasilitas yang dimiliki, tetapi juga membuka ruang komunikasi dengan calon mahasiswa dari berbagai daerah.

Pajak Bertutur 2026 Bekali Mahasiswa Akuntansi FEB Undip Memahami Peran Pajak dalam Pembangunan

Pajak memiliki posisi penting dalam keberlangsungan pembangunan negara. Tidak hanya sebagai kewajiban warga negara, pajak menjadi salah satu sumber penerimaan yang dikelola melalui APBN untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat. Pemahaman mengenai peran tersebut menjadi bagian dari pembahasan Pajak Bertutur 2026 bertema “Pajak Kita, Energi Sang Juara”, yang diikuti mahasiswa Program Studi Akuntansi FEB Undip pada Rabu, 2 September 2026 di Ruang Pojok Kemenkeu RI Gedung B FEB Undip. Mengangkat slogan “Pajak Hebat, Negara Maju”, kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan perpajakan sejak dini sekaligus menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai posisi pajak dalam kehidupan bernegara. Mahasiswa dipandang memiliki peran penting sebagai bagian dari generasi yang akan melanjutkan pembangunan Indonesia di masa mendatang. Kegiatan diawali dengan sambutan Deni Tri Satrianto, Kepala KPP Madya 2 Semarang, dan Agung Julianto, S.E., M.Si., Akt., Ph.D., Kadep Akuntansi sekaligus Kaprodi Akuntansi FEB Undip. Materi utama disampaikan oleh Marcellinus Paskaris, S.Ak., Penyuluh Pajak, yang mengajak mahasiswa melihat keterkaitan antara pajak, pengelolaan keuangan negara, dan pembangunan. Pembahasan menempatkan pajak sebagai salah satu sumber utama penerimaan negara yang selanjutnya dikelola melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Melalui APBN, penerimaan negara dialokasikan untuk berbagai kebutuhan publik, antara lain pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan, hingga pembangunan di daerah. Dengan demikian, pajak memiliki keterkaitan langsung dengan pembiayaan berbagai program yang dirasakan masyarakat. Dalam konteks menuju Indonesia Emas 2045, mahasiswa juga diajak melihat pembangunan tidak hanya dari perspektif ekonomi, tetapi dari kapasitas generasi mudanya. Penguasaan teknologi dan AI, kemampuan berpikir kritis, penyelesaian masalah kompleks, komunikasi dan kolaborasi global, serta integritas dan etika kerja menjadi kemampuan yang dinilai penting untuk mendukung peran generasi muda dalam pembangunan. Melalui Pajak Bertutur 2026, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada konsep dan mekanisme perpajakan, tetapi juga diajak memahami hubungan antara kontribusi pajak, pengelolaan keuangan negara, dan keberlanjutan pembangunan. Bagi mahasiswa Akuntansi FEB Undip, pemahaman tersebut menjadi relevan dalam membangun perspektif profesional sekaligus kesadaran sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki peran dalam pembangunan negara.

EduClass FEB Undip Dorong Mahasiswa Lebih Cakap Mengelola Keuangan dan Mempersiapkan Karier

Literasi keuangan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan setelah perguruan tinggi. Kemampuan mengelola keuangan tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap produk dan layanan jasa keuangan, tetapi juga dengan kecakapan menilai pilihan, mempertimbangkan risiko, dan mengambil keputusan secara rasional. Hal tersebut menjadi bahasan dalam EduClass bertema “Literasi Keuangan dan Career Preparation” yang diselenggarakan pada 2 September 2026 di Hall Gedung C FEB Undip. Kegiatan ini menghadirkan Eska Setia Kuncara, Analis Divisi Pengawasan Perilaku PUJK dan EPK di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah, sebagai narasumber. Turut memberikan sambutan Aulia Vidya Almadana, S.E., M.M., Sekretaris Program Studi Manajemen FEB Undip, dan Luthfi Naim, Branch Manager Astra Credit Companies (ACC) Semarang. Dalam pemaparannya, Eska menempatkan literasi keuangan sebagai kemampuan yang berkaitan langsung dengan kualitas pengambilan keputusan. Pengetahuan mengenai keuangan, menurut materi yang disampaikan, perlu diikuti dengan keterampilan dan keyakinan yang membentuk sikap serta perilaku dalam mengelola keuangan. Data SNLIK yang dipaparkan menunjukkan tingkat literasi keuangan nasional sebesar 69,57 persen, sementara Jawa Tengah mencapai 73,83 persen. Persoalan tersebut kemudian dikaitkan dengan perencanaan keuangan dan keputusan investasi. Mahasiswa perlu memahami tujuan keuangan, menentukan prioritas, serta memperhitungkan kondisi dan risiko sebelum menentukan pilihan. Sikap kritis juga diperlukan agar keputusan finansial tidak didasarkan pada keinginan memperoleh keuntungan secara cepat, keputusan tanpa analisis, ataupun penggunaan produk yang legalitasnya belum dipastikan. Perubahan lanskap digital turut memperluas tantangan dalam pengelolaan keuangan. Perkembangan kecerdasan artifisial (AI), misalnya, membuka peluang munculnya bentuk penipuan baru melalui deepfake, voice cloning, impersonation, phishing berbasis AI, hingga bukti dan testimoni yang direkayasa. Dalam konteks tersebut, peserta diperkenalkan pada prinsip ” Waspada, Legal, dan Logis ” sebagai dasar dalam menilai tawaran maupun layanan keuangan yang ditemui. Kecakapan mengambil keputusan secara rasional, mengenali risiko, dan menyusun perencanaan menjadi bagian dari kesiapan memasuki kehidupan profesional. Melalui EduClass ini, literasi keuangan ditempatkan sebagai salah satu kompetensi yang mendukung mahasiswa dalam membangun kemandirian serta merencanakan masa depan secara lebih terukur.

FEB Undip Gelar Kajian Maulid Nabi, Bahas Institusionalisasi Risalah Rasulullah

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar kajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada 27 Agustus 2026 di Masjid At-Taqwa (Maseko) FEB Undip. Mengangkat tema “Rasulullah dan Institusionalisasi Risalah”, kajian menghadirkan Prof. Akhmad Syakir Kurnia sebagai pemateri. Kajian tersebut mengajak sivitas akademika untuk tidak berhenti pada pemaknaan keteladanan Rasulullah SAW secara personal, tetapi juga melihat bagaimana nilai-nilai risalah dapat dihadirkan dalam kehidupan bersama dan lingkungan institusi. Nilai amanah, kepedulian, serta kemanfaatan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kelembagaan yang berorientasi pada kebaikan. Melalui kegiatan ini, FEB Undip mendorong agar peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi ruang refleksi untuk menerjemahkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW ke dalam sikap dan praktik kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, nilai keislaman dapat terus hadir dalam membentuk lingkungan akademik yang berintegritas dan memberikan kemanfaatan bagi sesama.

FEB Undip Buka Peluang Kolaborasi Akademik bersama National Chengchi University Taiwan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima kunjungan akademik dari National Chengchi University (NCCU), Taiwan, pada 27 Agustus 2026 di Ruang Sidang Senat FEB Undip. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Kunjungan tersebut dihadiri Prof. Ying-Hui Chiang dan Pei Chun Lee dari Department of Land Economics (DLE), National Chengchi University (NCCU), Taiwan). Pertemuan membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan antara kedua institusi, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan jejaring akademik internasional. Melalui pertemuan tersebut, FEB Undip terus mendorong terbentuknya kemitraan dengan perguruan tinggi di tingkat global. Kolaborasi internasional diharapkan tidak hanya memperluas jejaring kelembagaan, tetapi juga membuka ruang bagi pengembangan kegiatan akademik dan penelitian yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi. Langkah ini sejalan dengan komitmen FEB Undip dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi dan membangun ekosistem akademik yang semakin terbuka terhadap kerja sama global.

FEB Undip dan UNISRI Perkuat Pengembangan Program Studi Bisnis Digital melalui Benchmarking

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima kunjungan benchmarking dari Program Studi S-1 Bisnis Digital Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Ruang Sidang Senat FEB Undip. Pertemuan ini menjadi ruang bagi kedua institusi untuk bertukar pengalaman dalam mengembangkan pendidikan Bisnis Digital sekaligus memperkuat tata kelola akademik yang relevan dengan perkembangan kebutuhan dunia usaha dan industri. Kegiatan dihadiri Putri Oktovita Sari, S.E., MBA., selaku Ketua Program Studi Bisnis Digital UNISRI beserta tim. Dari FEB Undip, hadir Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E., Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Wahyu Meiranto, S.E., Akt., M.Si., Wakil Dekan Sumber Daya; serta Dr. Kardison Lumban Batu, S.E., M.Sc., Ketua Program Studi Bisnis Digital FEB Undip beserta tim. Melalui benchmarking, kedua institusi berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pengembangan Program Studi Bisnis Digital, termasuk berbagai aspek yang mendukung penyelenggaraan pendidikan dan tata kelola akademik. Pertukaran praktik dan pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi bagi masing-masing institusi dalam melakukan penguatan dan pengembangan program studi secara berkelanjutan. Bagi FEB Undip, forum semacam ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya berbagi pengetahuan dan memperluas jejaring antarp perguruan tinggi. Kolaborasi dan pertukaran praktik baik menjadi penting untuk memastikan pendidikan Bisnis Digital terus berkembang sejalan dengan perubahan teknologi, kebutuhan industri, serta dinamika dunia kerja.

FEB Undip Gelar Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Manager Tata Usaha

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) melaksanakan Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Manager Tata Usaha FEB Undip pada 18 Agustus 2026 di Hall Pertamina FEB Undip. Kegiatan tersebut menjadi momentum pergantian amanah sekaligus apresiasi atas pengabdian dalam mendukung kelancaran tata kelola dan layanan administrasi di lingkungan fakultas. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Lilik Maryuni, S.E., M.Si. secara resmi menerima amanah sebagai Manager Tata Usaha FEB Undip. Kehadiran Manager Tata Usaha memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas layanan administrasi serta memastikan berbagai proses tata kelola fakultas berjalan secara tertib dan optimal. Pada kesempatan yang sama, FEB Undip menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ibu Mia Prameswari, S.E., M.Si. atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan amanah sebagai Manager Tata Usaha FEB Undip. Pergantian jabatan ini menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus kesinambungan pengelolaan layanan di lingkungan FEB Undip. FEB Undip menyambut Ibu Lilik Maryuni sebagai bagian dari keluarga besar FEB Undip dan berharap amanah baru yang diemban dapat dijalankan dengan baik serta memberikan kontribusi bagi penguatan tata kelola dan pelayanan fakultas. Kepada Ibu Mia Prameswari, FEB Undip menyampaikan penghargaan atas dedikasi yang telah diberikan serta mendoakan kesuksesan dalam menjalankan tugas dan amanah di tempat yang baru.