Berita Terkini

Kegiatan Fakultas

FEB Undip Buka Pendaftaran Summer Course 2026 Bersama University of Waterloo Bahas Transformasi Komunitas Pesisir

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) membuka pendaftaran Summer Course 2026 yang akan diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026 di FEB Undip Semarang dan kawasan estuari Demak, Jawa Tengah. Program internasional ini menghadirkan kolaborasi akademik antara University of Waterloo dan Universitas Diponegoro dengan mengusung tema “Coastal Communities in Transition: Pathways from Vulnerability to Viability”. Kegiatan summer course dirancang sebagai ruang pembelajaran internasional yang membahas isu keberlanjutan, ketahanan wilayah pesisir, serta transformasi masyarakat pesisir di tengah tantangan perubahan lingkungan dan iklim global. Peserta akan mengikuti kuliah internasional, diskusi akademik, hingga studi lapangan di kawasan estuari Demak untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir. Melalui program ini, peserta juga berkesempatan membangun jejaring internasional bersama akademisi dan peserta dari berbagai latar belakang. Selain memperoleh wawasan multidisiplin mengenai pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim, peserta akan mendapatkan pengalaman akademik berbasis lapangan yang relevan dengan isu global saat ini. Program Summer Course 2026 diselenggarakan secara gratis dan peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh sertifikat. FEB Undip berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi akademik internasional sekaligus mendorong peningkatan pemahaman generasi muda terhadap isu keberlanjutan dan transformasi komunitas pesisir. Pendaftaran program dapat dilakukan melalui formulir daring yang telah disediakan panitia. Karena kuota peserta terbatas, calon peserta diimbau untuk segera melakukan registrasi sebelum pendaftaran ditutup.

Departemen IESP FEB Undip dan UTP Malaysia Implementasikan Energi Berkelanjutan di Desa Timbulsloko

Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama Universiti Teknologi PETRONAS melaksanakan kegiatan International Community Service di Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation yang sebelumnya diselenggarakan di FEB Undip. Program pengabdian internasional tersebut diinisiasi oleh Dr. Jaka Aminata dan Prof. Akhmad Syakir Kurnia sebagai bentuk kolaborasi akademik internasional yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir dan implementasi pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari kedua institusi diajak untuk memahami secara langsung kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir yang terdampak perubahan kawasan pantai. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memasang delapan lampu tenaga surya (solar panel street lights) di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pemasangan lampu tersebut bertujuan mendukung penerangan lingkungan warga, khususnya di kawasan pesisir yang masih memiliki keterbatasan pencahayaan pada malam hari. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi implementasi nyata konsep energi berkelanjutan yang dipelajari peserta selama kegiatan summer course. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis di ruang kelas, tetapi juga melihat bagaimana pemanfaatan energi ramah lingkungan dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui kegiatan International Community Service ini, FEB Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi internasional yang tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.  

FEB Undip dan Universiti Teknologi PETRONAS Gelar International Summer Course Bahas Ekonomi Energi dan Transformasi Pesisir

Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation bekerja sama dengan Universiti Teknologi PETRONAS pada 4–6 Mei 2026 di Ruang Sidang Utama Gedung Dekanat FEB Undip. Program ini menjadi bagian dari upaya FEB Undip dalam memperkuat kolaborasi internasional sekaligus menghadirkan ruang pertukaran akademik yang mempertemukan mahasiswa dan dosen dari kedua institusi. Sebanyak 30 mahasiswa dari Universiti Teknologi PETRONAS bersama satu dosen pendamping, Associate Professor Dr Muhammad Ridhuan Tony Lim Abdullah, mengikuti rangkaian kegiatan yang membahas isu ekonomi energi, pembangunan berkelanjutan, dan transformasi kawasan pesisir. Melalui diskusi, kuliah akademik, hingga studi kasus, peserta diajak melihat berbagai tantangan global dari sudut pandang multidisiplin yang dekat dengan realitas masyarakat. Kegiatan summer course secara resmi dibuka oleh Dr. Jaka Aminata selaku Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman belajar lintas budaya seperti ini juga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami isu pembangunan secara lebih komprehensif. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi dari akademisi dan praktisi mengenai transformasi ekonomi, pengelolaan sumber daya energi, hingga tantangan keberlanjutan di wilayah pesisir. Tidak hanya mengikuti sesi di dalam kelas, peserta juga terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada Kamis, 7 Mei 2026, di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk memahami dinamika perubahan lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir. Melalui penyelenggaraan summer course ini, FEB Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta menciptakan ruang kolaborasi akademik yang adaptif terhadap isu global. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarinstitusi, tetapi juga mendorong lahirnya kerja sama berkelanjutan dalam bidang riset, pendidikan, dan pengembangan masyarakat di masa mendatang.

FEB Undip Gelar Workshop Paperpal untuk Tingkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Workshop Pelatihan Penggunaan Paperpal pada 8–9 Mei 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas publikasi ilmiah sivitas akademika di tingkat global. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FEB Undip ini diikuti oleh dosen serta mahasiswa program S1 hingga S3 dari berbagai departemen. Workshop menghadirkan Wakil Ketua Bidang Penelitian LPPM Undip, Prof. Firmansyah, dan Country Manager Indonesia Editage, Juventius Jaya, sebagai narasumber. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai optimalisasi penggunaan teknologi berbasis kecerdasan artifisial dalam mendukung proses penulisan akademik dan publikasi ilmiah internasional. Selain sesi pemaparan materi, workshop juga dilengkapi dengan praktik langsung penggunaan Paperpal untuk penulisan dan penyuntingan naskah akademik. Peserta didampingi oleh tim internal FEB Undip dalam proses praktik, sehingga dapat memahami penerapan teknologi secara lebih komprehensif dan aplikatif dalam penyusunan karya ilmiah. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong produktivitas publikasi ilmiah sivitas akademika. Pemanfaatan teknologi pendukung penulisan akademik dinilai penting untuk membantu peneliti dan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang lebih sistematis, efektif, dan sesuai standar publikasi internasional. Melalui penyelenggaraan workshop ini, FEB Undip berharap semakin banyak karya ilmiah dosen dan mahasiswa yang mampu bersaing di jurnal bereputasi internasional. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen FEB Undip dalam mendukung pengembangan ekosistem riset dan publikasi akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Prodi S1 Manajemen FEB Undip Gelar Sekolah Pasar Modal, Tingkatkan Literasi Investasi Mahasiswa

Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk Sekolah Pasar Modal pada 7 Mei 2026 di Hall Pertamina Gedung Dekanat FEB Undip. Kegiatan yang dipandu oleh Dannes Quirora Octavio, S.E., M.Sc. (Dosen Prodi Manajemen FEB Undip) ini menjadi bagian dari upaya FEB Undip dalam meningkatkan literasi investasi dan pemahaman pasar modal di kalangan mahasiswa melalui kolaborasi antara regulator, otoritas bursa, dan praktisi manajemen aset. Kuliah umum menghadirkan Fanny Rifqi El Fuad selaku Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Tengah 1, Gresia Kusyanto selaku Direktur PT Majoris Asset Management, serta Zulfa Hendri selaku Co-Founder dan CEO PT Majoris Asset Management sebagai narasumber. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai investasi yang aman, strategi pengelolaan aset, serta perkembangan industri keuangan di era digital. Dalam sesi pemaparan materi, narasumber menekankan pentingnya memahami aspek legalitas dan logika investasi sebelum menanamkan dana pada instrumen keuangan tertentu. Peserta diperkenalkan pada prinsip “Legal dan Logis” sebagai langkah awal untuk menghindari praktik investasi bodong dan penawaran keuntungan tidak realistis yang marak beredar di media sosial. Edukasi tersebut menjadi penting di tengah meningkatnya minat generasi muda terhadap investasi digital dan pasar modal. Selain membahas aspek keamanan investasi, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa pasar modal kini semakin inklusif bagi generasi muda. Perwakilan BEI Jawa Tengah 1 menjelaskan bahwa investasi saham saat ini dapat dimulai dengan modal yang terjangkau, sehingga mahasiswa memiliki peluang lebih besar untuk mulai membangun aset produktif sejak dini sebagai langkah menghadapi inflasi dan tantangan ekonomi di masa depan. Pada sesi berikutnya, praktisi dari PT Majoris Asset Management memperkenalkan strategi pengelolaan dana melalui instrumen reksa dana. Peserta dikenalkan pada konsep investasi yang dikelola oleh manajer investasi profesional sebagai alternatif bagi pemula yang belum memiliki waktu maupun kemampuan analisis pasar secara mendalam. Melalui kegiatan Sekolah Pasar Modal ini, Prodi S1 Manajemen FEB Undip berharap mahasiswa tidak hanya memahami investasi sebagai sarana memperoleh keuntungan, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang baik, memahami regulasi, serta mampu mengelola portofolio secara bijak dan berkelanjutan.

Hampir 50 Dosen FEB Undip Raih Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Non-APBN Undip TA 2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan dosennya dalam memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai selain APBN Universitas Diponegoro Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 37 dosen berhasil mendapatkan pendanaan penelitian, sementara 8 dosen lainnya memperoleh pendanaan untuk program pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat sivitas akademika FEB Undip dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pendanaan tersebut tidak hanya mendukung pelaksanaan riset yang berkualitas, tetapi juga memperluas dampak pengabdian yang relevan dengan kebutuhan sosial dan ekonomi. FEB Undip terus mendorong dosen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai skema pendanaan eksternal guna memperkuat ekosistem riset dan pengabdian yang berkelanjutan. Melalui capaian ini, fakultas optimistis dapat terus meningkatkan reputasi akademik serta memberikan kontribusi strategis dalam pembangunan. Ke depan, FEB Undip berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, baik dari sektor pemerintah, industri, maupun institusi internasional. Download Lampiran: LAMPIRAN-DAFTAR-PENERIMA-PENDANAAN-PENELITIAN-YANG-DIBIAYAI-SELAIN-APBN-UNDIP-TA-2026 LAMPIRAN-DAFTAR-PENERIMA-PENDANAAN-PENGABDIAN-KEPADA-MASYARAKAT-YANG-DIBIAYAI-SELAIN-APBN-UNDIP-TA-2026

Esther Sri Astuti: Dari Alumni Sarjana Ekonomi FEB Undip Menjadi Direktur Eksekutif INDEF

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menunjukkan kontribusinya dalam melahirkan sumber daya manusia unggul yang berkiprah di tingkat nasional. Salah satu sosok inspiratif tersebut adalah Dr. Esther Sri Astuti Soeryaningrum Agustin, S.E., M.S.E., Ph.D., alumni Program Studi Sarjana Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro yang saat ini dipercaya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), salah satu lembaga kajian ekonomi paling berpengaruh di Indonesia. Perjalanan Esther menjadi bukti bahwa lulusan FEB Undip tidak hanya mampu berkarier di dunia bisnis dan pemerintahan, tetapi juga berkontribusi sebagai pemikir dan penggerak kebijakan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan bangsa. Berawal dari bangku kuliah Program Studi Sarjana Ekonomi Universitas Diponegoro, Esther mengembangkan ketertarikan yang kuat terhadap isu-isu pembangunan ekonomi, perdagangan internasional, dan kebijakan publik. Fondasi keilmuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FEB Undip menjadi bekal penting dalam perjalanan akademik dan profesionalnya. Sebagai bagian dari tradisi akademik Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan FEB Undip, ia tumbuh dengan semangat untuk memahami berbagai persoalan ekonomi secara kritis dan berbasis data. Semangat belajar tersebut membawanya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah menyelesaikan pendidikan magister, Esther berhasil meraih gelar doktor dari Maastricht University, Belanda. Pengalaman akademik internasional tersebut memperkaya perspektifnya dalam memahami berbagai tantangan pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun global. Karier profesional Esther berkembang melalui perpaduan antara aktivitas akademik, penelitian, dan advokasi kebijakan. Ia dikenal sebagai ekonom yang aktif meneliti berbagai isu strategis seperti pembangunan ekonomi, industri, perdagangan, ketahanan pangan, hingga transformasi ekonomi nasional. Konsistensinya dalam menghasilkan kajian yang relevan dan berbasis bukti menjadikannya salah satu ekonom yang banyak menjadi rujukan dalam diskursus kebijakan publik di Indonesia. Sejak bergabung dengan INDEF pada tahun 2008, Esther terus menunjukkan dedikasi dalam mengembangkan riset ekonomi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional. Dengan pengalaman lebih dari 16 tahun sebagai peneliti ekonomi, khususnya pada bidang pertanian dan pangan, ia dipercaya memimpin INDEF sebagai Direktur Eksekutif. Amanah tersebut menempatkannya pada posisi strategis untuk mengarahkan berbagai kajian dan rekomendasi kebijakan yang menjadi referensi bagi pemerintah, dunia usaha, media, dan masyarakat luas. Perjalanan Esther Sri Astuti menunjukkan bahwa keberhasilan tidak selalu diukur dari posisi di korporasi atau pemerintahan. Menjadi pemikir, peneliti, dan penggerak kebijakan publik juga merupakan bentuk kepemimpinan yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Departemen Akuntansi FEB Undip Jalin Kolaborasi Riset Internasional di Bidang Digital Entrepreneurship

Trang, Thailand — Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) yang diwakili oleh Bapak Adi Firman Ramadhan menjalin kolaborasi riset internasional bersama Prince of Songkla University (Thailand) dan Universiti Malaya (Malaysia) dalam bidang Digital Entrepreneurship. Kegiatan kolaborasi riset ini diselenggarakan di Prince of Songkla University sebagai bagian dari penguatan jejaring akademik dan riset internasional pada tanggal 25-28 Januari 2026. Kolaborasi riset ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan kewirausahaan digital di kawasan Asia Tenggara, khususnya dari perspektif akuntansi, tata kelola, dan model bisnis digital. Melalui kerja sama lintas negara, para peneliti berupaya menghasilkan kajian ilmiah yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi dunia usaha dan pembuat kebijakan. Kegiatan yang berlangsung di Prince of Songkla University ini meliputi diskusi akademik, pemaparan rencana dan hasil riset awal, penyusunan agenda riset bersama, serta perencanaan publikasi ilmiah internasional. Forum ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpeneliti dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia terkait pengembangan ekosistem digital entrepreneurship. Departemen Akuntansi FEB Undip memandang kolaborasi riset internasional ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan visibilitas riset dosen di tingkat global. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek kerja sama internasional dan publikasi ilmiah bereputasi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat dihasilkan luaran riset berupa publikasi internasional, rekomendasi kebijakan, serta pengembangan model digital entrepreneurship yang kontekstual dengan karakteristik ekonomi Asia Tenggara. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk seminar internasional, pertukaran peneliti, serta pengajuan pendanaan riset bersama.

Informasi Penyesuaian UKT Mahasiswa Tingkat Akhir Semester Genap TA 2025/2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menginformasikan terkait penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tingkat akhir pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Nomor 983/UN7.A2/KU/XI/2025 tertanggal 20 November 2025 mengenai penyesuaian UKT bagi mahasiswa tingkat akhir. Kebijakan ini ditujukan bagi mahasiswa yang mengajukan pembebasan UKT serta belum melakukan pembayaran UKT pada semester berjalan. Mahasiswa yang memenuhi kriteria tersebut diminta untuk memperhatikan ketentuan serta jadwal proses penyesuaian UKT yang telah ditetapkan oleh universitas. Pada tahap awal, mahasiswa yang telah mengajukan pembebasan UKT diwajibkan mengunggah dokumen pendukung melalui sistem yang telah disediakan. Bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, dokumen yang diunggah adalah Surat Keterangan Lulus (SKL). Sementara itu, mahasiswa yang belum lulus diminta untuk mengunggah Isian Rencana Studi (IRS) sebagai dasar pengajuan penyesuaian UKT. Seluruh dokumen tersebut dapat diunggah melalui laman resmi https://ukt.undip.ac.id. Adapun jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir adalah sebagai berikut: 9–17 Maret 2026Mahasiswa yang mengajukan pembebasan UKT mengunggah dokumen pendukung (SKL atau IRS) melalui sistem. 25–31 Maret 2026Proses verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Fakultas/Sekolah. 1–2 April 2026Proses verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Universitas. 3 April 2026Finalisasi tindak lanjut penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir. Melalui kebijakan ini, Universitas Diponegoro berupaya memberikan kemudahan bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan kewajiban administrasi akademik menjelang kelulusan. Mahasiswa diharapkan dapat memperhatikan jadwal yang telah ditentukan serta memastikan dokumen yang diunggah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen unduh >>> Tindak Lanjut Penyesuaian UKT Tingkat Akhir Genap 2025-2026

Penyesuaian Jadwal Perkuliahan Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

Menjelang rangkaian libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Universitas Diponegoro menetapkan kebijakan penyesuaian sistem perkuliahan. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh fakultas dan sekolah di lingkungan Undip, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip. Penyesuaian tersebut merujuk pada Surat Edaran Rektor Universitas Diponegoro Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Kedinasan pada Bulan Suci Ramadhan 1447 H serta dalam rangka Libur Nasional dan Cuti Bersama Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, tertanggal 20 Februari 2026. Berdasarkan surat tersebut, perkuliahan pada tanggal 16–17 Maret 2026 dan 25–27 Maret 2026 dilaksanakan secara daring/online. Sementara itu, perkuliahan pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 dapat dilaksanakan secara daring berdasarkan kesepakatan antara dosen pengampu dan mahasiswa, mengingat tanggal tersebut termasuk dalam periode cuti bersama. Dalam ketentuan tersebut juga ditegaskan bahwa dosen dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan kepegawaian yang berlaku. Selain itu, dosen tidak diperkenankan mengadakan perkuliahan pada hari libur keagamaan. Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlangsungan kegiatan akademik di lingkungan Undip sekaligus memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan khidmat. FEB Undip mengimbau seluruh mahasiswa untuk menyesuaikan jadwal perkuliahan, aktif memantau informasi dari dosen pengampu, serta tetap mengikuti proses pembelajaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan kegiatan akademik tetap berjalan optimal tanpa mengurangi makna perayaan hari besar keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lampiran :