Pengumuman Penyesuaian UKT Semester Genap 2025/2026 Universitas Diponegoro

Universitas Diponegoro (Undip) menerbitkan kebijakan terbaru mengenai pengembalian Uang Kuliah Tunggal (UKT)
SUCCESS STORY : Imam Apriyanto Putro dan Kepemimpinan Nasional di PT Pupuk Indonesia

Imam Apriyanto Putro merupakan alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) yang menorehkan karier panjang dan strategis di sektor pemerintahan serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Saat ini, ia menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), holding BUMN pupuk nasional yang memiliki peran krusial dalam ketahanan pangan Indonesia. Lahir di Cilacap pada tahun 1964, Imam Apriyanto Putro menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi Manajemen di Universitas Diponegoro, Semarang, pada tahun 1988. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Ekonomi IBII Jakarta, yang diselesaikannya pada tahun 2000, guna memperkuat kompetensi manajerial dan kepemimpinannya. Karier profesional Imam Apriyanto Putro diawali di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, tempat ia mengabdi selama lebih dari dua dekade, yakni pada periode 1991–2013. Di lingkungan Kementerian Keuangan, ia menduduki berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Kepala Seksi Analis Pendanaan dan Sumber Daya (1993–2010) serta Asisten Deputi Bidang Penelitian dan Informasi (2010–2012). Pengalaman panjang tersebut membentuk fondasi kuat dalam pengelolaan keuangan negara dan perumusan kebijakan publik. Selanjutnya, ia dipercaya mengemban jabatan Kepala Biro Perencanaan dan Sumber Daya Manusia (2012–2019) serta Sekretaris Kementerian BUMN Republik Indonesia (2013–2019). Dalam periode tersebut, Imam Apriyanto Putro juga menjalankan peran penting di sektor korporasi negara, antara lain sebagai Wakil Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada tahun 2015–2019. Pengalaman lintas sektor pemerintahan dan korporasi BUMN mengantarkannya pada posisi kepemimpinan di industri pupuk nasional. Ia menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang pada periode 2020–2022, sebelum kemudian dipercaya sebagai Wakil Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) sejak 19 November 2019. Kiprah Imam Apriyanto Putro mencerminkan kontribusi nyata alumni FEB Undip dalam mengisi posisi strategis di tingkat nasional. Perjalanannya menunjukkan bagaimana fondasi akademik di bidang ekonomi dan manajemen, yang diperoleh di Undip, dapat bertransformasi menjadi kepemimpinan yang berdampak langsung pada pengelolaan BUMN dan pembangunan sektor strategis negara.
FEB Undip Selenggarakan Pelatihan Spiritual Motivation untuk Perkuat Kualitas Layanan Tenaga Kependidikan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Pelatihan Spiritual Motivation bagi tenaga kependidikan pada Rabu, 20 November 2025, bertempat di Ruang Sidang Utama FEB Undip. Kegiatan ini diikuti oleh 100 tenaga kependidikan FEB Undip sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan kerja yang semakin kompleks. Seiring dengan meningkatnya beban layanan serta tuntutan untuk memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa, dosen, dan berbagai pemangku kepentingan, penguatan motivasi dan kompetensi SDM menjadi kebutuhan yang mendesak. Berbagai kajian menunjukkan bahwa motivasi yang berlandaskan nilai-nilai spiritual mampu meningkatkan ketenangan batin, kepercayaan diri, ketahanan mental, serta etika kerja, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas layanan. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas motivasi, spiritualitas, dan kompetensi tenaga kependidikan, sehingga mampu memberikan layanan yang lebih optimal dan berorientasi pada mutu. Kegiatan dikemas dalam sesi utama Pelatihan Spiritual Motivation, dilanjutkan dengan sesi penguatan nilai dan diskusi interaktif, yang mendorong peserta untuk merefleksikan peran dan kontribusinya dalam lingkungan kerja. Sebagai narasumber, FEB Undip menghadirkan Novriza Ardhana P, trainer dari ESQ Corp, yang dikenal sebagai pembicara ahli di bidang spiritual motivation dan pengembangan sumber daya manusia. Melalui penyampaian materi yang inspiratif dan aplikatif, peserta diajak untuk membangun motivasi kerja yang selaras antara profesionalisme dan nilai-nilai spiritual. Melalui terselenggaranya kegiatan ini, FEB Undip berharap tenaga kependidikan dapat semakin meningkatkan kompetensi, motivasi, serta kualitas layanan kepada seluruh sivitas akademika. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen FEB Undip dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas, guna mendukung pencapaian visi fakultas secara berkelanjutan.
FEB Undip Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program Staff Mobility di University of the Western Cape, Afrika Selatan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global melalui partisipasi dalam Staff Mobility Program di University of the Western Cape (UWC), Cape Town, Afrika Selatan. Kegiatan ini diwakili oleh Prof. Dr. Indah Susilowati, M.Sc. dan Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., selaku Dekan FEB Undip, yang hadir dalam Land, Life and Society International Conference pada 7–9 Oktober 2025. Konferensi internasional tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara untuk membahas tema:“Politics of Land and Resource Contestation in the Era of Global and Local Crises.”Forum ini menjadi ajang penting untuk bertukar gagasan mengenai tata kelola lahan, ketahanan sosial-ekologis, serta pembangunan berkelanjutan di tengah dinamika krisis global maupun lokal. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Indah Susilowati memaparkan penelitian berjudul:“V2V Action Research for Adaptation to Climate Change and Disruptive Shocks: Revitalising Local Wisdom, Culture, and Traditions (LWCT) on the North Coast of Central Java, Indonesia).”Presentasi ini menyoroti upaya riset berbasis komunitas yang dilakukan Undip, khususnya dalam memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat pesisir melalui penguatan kembali kearifan lokal dan praktik budaya untuk menghadapi perubahan iklim dan tekanan sosial ekonomi. Di luar agenda konferensi, delegasi FEB Undip juga mengadakan berbagai diskusi akademik dan pertemuan kolaboratif dengan para dosen UWC untuk menjajaki peluang kerja sama jangka panjang dalam riset, pengajaran, serta pertukaran staf dan mahasiswa. Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Undip sebagai World Class University.“Kolaborasi ini tidak hanya memperluas kemitraan akademik internasional, tetapi juga mendorong pemahaman lintas budaya serta mendukung misi Undip untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan global,” ujarnya. Sebagai institusi yang dikenal memiliki komitmen kuat terhadap isu keadilan sosial dan pembangunan berkelanjutan, UWC memiliki keselarasan nilai akademik dengan Undip. Sinergi ini diharapkan membuka peluang kerja sama lanjutan seperti riset bersama, publikasi kolaboratif, dan program mobilitas internasional yang lebih luas. Melalui keberhasilan Staff Mobility Program ini, FEB Undip menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat keterlibatan internasional dan meningkatkan mutu akademik, sekaligus berkontribusi aktif dalam diskursus global mengenai keberlanjutan, resiliensi, dan pembangunan inklusif.
Alumnus FEB Undip Fina Eliani Kembali Terpilih sebagai Direktur PT Timah Tbk

Fina Eliani, alumnus Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah terpilih sebagai Direktur Keuangan & Manajemen Risiko PT Timah Tbk. Fina menempuh pendidikan di FEB Undip sejak tahun 2000 dan berhasil menyelesaikan studi Sarjana (S-1) pada tahun 2004. Perjalanan karier Fina mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan, profesionalisme, dan integritas yang menjadi dasar pembentukan karakter di FEB Undip. Dengan pengalaman panjang di dunia keuangan dan manajemen risiko, ia terus menunjukkan dedikasi dalam mengelola tantangan bisnis yang kompleks dengan visi yang berorientasi pada keberlanjutan perusahaan. FEB Undip mengucapkan selamat kepada Fina Eliani atas pencapaiannya. Semoga amanah yang diemban membawa kesuksesan yang lebih besar dan menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya untuk terus berkarya dan berkontribusi pada kemajuan bangsa.
Pengumuman Pengembalian UKT Semester Gasal 2025/2026 bagi Mahasiswa Tingkat Akhir

Universitas Diponegoro (Undip) menerbitkan kebijakan terbaru mengenai pengembalian Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tingkat akhir semester gasal 2025/2026. Ketentuan ini merupakan tindak lanjut dari surat Nomor 134/UN7.A2/KU/X/2025. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa mahasiswa yang mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 SKS pada semester 7 dan seterusnya untuk program Diploma Tiga, serta semester 9 dan seterusnya untuk program Sarjana atau Sarjana Terapan, dan telah membayar UKT semester gasal 2025/2026, berhak mengajukan pengembalian UKT.Kebijakan ini menggantikan aturan sebelumnya yang membatasi pengembalian maksimal 50 persen. Ketentuan Pengajuan Pengembalian UKT Mahasiswa yang memenuhi syarat dapat mengajukan permohonan pengembalian UKT dengan ketentuan berikut: Mengunggah surat permohonan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, Aset, Bisnis, dan Kerumahtanggaan (WR II) melalui laman SSO menu “Form”, disertai dokumen pendukung: IRS semester gasal 2025/2026 Bukti pembayaran UKT semester gasal 2025/2026 Buku tabungan atas nama mahasiswa yang bersangkutan Surat keterangan pembimbing skripsi/tugas akhir atau surat keterangan lulus Batas waktu unggah dokumen adalah 3 November 2025. Fakultas/Sekolah melakukan verifikasi dan persetujuan melalui sistem SSO. Proses pengembalian akan dilakukan secara bertahap setelah verifikasi tingkat universitas selesai. Penegasan dan Tindak Lanjut Rektor Undip menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk perhatian universitas terhadap mahasiswa tingkat akhir agar proses akademik dapat diselesaikan dengan lancar tanpa beban finansial berlebih.Fakultas diminta segera menginformasikan ketentuan ini kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria agar dapat mengajukan pengembalian UKT sebelum batas waktu yang ditentukan. lampiran:
SUCCESS STORY ALUMNI FEB UNDIP : Dari Bangku Kuliah Menuju Kepemimpinan Nasional di BUMN

Saiful Bahri, Direktur Operasional Perum Peruri, merupakan alumni Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) angkatan 1994. Ia bekerja di Aneka Ilmu sebagai manajer pemasaran selama 9 tahun. Menjadi Direktur Operasi di Perum Peruri, Saiful Bahri adalah manajer pemasaran selama 9 tahun. Lahir di Cilacap, pada tahun 1971, Saiful Bahri lulus dengan gelar Diploma Akuntansi dari Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) pada tahun 1994. Lima tahun kemudian, pada tahun 1999, ia mengejar gelar Sarjana di fakultas yang sama dan berhasil memperoleh gelar sarjana pada tahun 2001. Di tengah perannya yang menuntut dalam merestrukturisasi keuangan BUMN di ambang kehancuran, ia menyelesaikan gelar Magister Manajemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor, IPB, pada tahun 2014. Saat ini beliau sedang menempuh Program Doktor (Ph.D.) di lembaga yang sama, Sekolah Bisnis IPB, dengan fokus pada Manajemen Strategis. Saiful Bahuri memulai karirnya pada tahun 1994 sebagai staf pemasaran di Aneka Ilmu, sebuah perusahaan penerbitan dan percetakan di Semarang. Dia bekerja hingga menjadi Manajer Pemasaran sebelum pindah ke Jakarta pada tahun 2002. Di sana, beliau bergabung dengan Ganeca Exact Group (GE), di mana beliau memainkan peran kunci dalam revitalisasi perusahaan, memegang posisi seperti Direktur Pemasaran (2002-2006) dan CEO PT Widya Pustaka (2006-2008). Sejak 2017, Saiful Bahri menjabat sebagai Direktur Operasi di Perum Peruri (Perusahaan Percetakan dan Percetakan Negara Indonesia). Dia mengawasi pasokan mata uang rupiah ke Bank Indonesia, memastikan standar keamanan tinggi untuk mencegah pemalsuan, dan mengatasi tantangan seperti pergeseran ke arah pembayaran digital. Beliau juga pernah memegang peran kepemimpinan lainnya, termasuk Chairman PT Peruri Property (2018-2020) dan PT Kertas Padalarang (2020-sekarang).
Alumnus Success Story : Kepemimpinan Publik Berbasis Profesionalisme dan Prestasi

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) turut bangga atas kiprah Dr. H. Hendrar Prihadi, S.E., M.M., atau yang akrab disapa Mas Hendi, sosok pemimpin publik nasional yang konsisten menunjukkan dedikasi dan kinerja unggul dalam berbagai jabatan strategis. Perjalanan karier beliau mencerminkan perpaduan antara kapasitas akademik, kepemimpinan, dan komitmen kuat dalam tata kelola pemerintahan yang profesional dan berdampak bagi masyarakat. Dr. Hendrar Prihadi menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada periode 2022–2024. Sebelumnya, beliau mengemban amanah sebagai Wali Kota Semarang selama dua periode, yakni 2016–2021 dan 2021–2022, serta pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Semarang pada periode 2010–2013. Kepemimpinannya di tingkat daerah dikenal progresif dan berorientasi pada pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang transparan, serta pembangunan kota yang inklusif. Dari sisi akademik, Dr. Hendrar Prihadi menempuh pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Katolik Soegijapranata pada tahun 1997, kemudian melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Diponegoro dan lulus pada tahun 2002. Komitmennya terhadap pengembangan keilmuan berlanjut hingga jenjang doktoral di Universitas Diponegoro, yang berhasil diselesaikan pada tahun 2021 dengan predikat cumlaude. Latar belakang akademik inilah yang menjadi fondasi kuat dalam setiap kebijakan dan keputusan strategis yang diambil sepanjang kariernya. Berbagai capaian prestasi turut mengiringi kiprah beliau. Pada tahun 2019, Dr. Hendrar Prihadi dianugerahi penghargaan Asia Best Mayor of the Year 2019 dalam ajang Asia Global Award oleh Asia Global Council, sebagai bentuk apresiasi atas kegigihan, inovasi, dan kontribusinya dalam pembangunan Kota Semarang. Di bawah kepemimpinannya, Pemerintah Kota Semarang juga meraih sejumlah penghargaan bergengsi, antara lain dari European Society for Quality Research (ESQR) dalam kategori inisiasi strategi manajemen organisasi, penghargaan Gold Infrastruktur dari Indonesia Attractiveness Index (IAI) 2019, serta predikat Kota Layak Anak yang diraih tiga kali berturut-turut. Kisah Dr. H. Hendrar Prihadi menjadi inspirasi bagi sivitas akademika FEB Undip bahwa penguasaan ilmu ekonomi dan manajemen, ketika dipadukan dengan integritas serta kepemimpinan yang visioner, mampu melahirkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional. Perjalanan beliau menegaskan peran pendidikan tinggi sebagai fondasi penting dalam mencetak pemimpin publik yang berdaya saing dan berorientasi pada kemajuan masyarakat.
Dies Natalis ke-68 Undip: Semangat Intelektual Menuju Budaya Kewirausahaan yang Berdaya Saing Global

Tembalang, 15 Oktober 2025 — Universitas Diponegoro (Undip) memperingati Dies Natalis ke-68 dengan semangat dan optimisme tinggi di bawah tema “Inovasi untuk Bangsa.” Di usia yang ke-68 tahun, Undip menegaskan komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Momentum ini juga menjadi pengingat penting akan peran Undip sebagai universitas yang membumikan budaya kewirausahaan di kalangan sivitas akademika, sejalan dengan arah pengembangan kampus sebagai institusi riset dan inovasi kelas dunia. Dalam rangkaian peringatan ini, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip turut memberikan warna tersendiri dalam memperkuat budaya kewirausahaan di kalangan sivitas akademika, dimana hal ini merupakan cerminan nyata dari misi FEB untuk menumbuhkan karakter kewirausahaan yang berpijak pada keilmuan dan nilai integritas, sekaligus memperkuat peran fakultas sebagai motor penggerak ekonomi kreatif dan inovatif di lingkungan universitas. Selama hampir tujuh dekade, perjalanan Undip menjadi bukti dedikasi dan konsistensi sivitas akademika dalam mewujudkan universitas yang unggul, berintegritas, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., Undip semakin melesat menjadi perguruan tinggi yang adaptif terhadap dinamika global, berdaya saing internasional, dan berorientasi pada kebermanfaatan. Bagi FEB Undip, peringatan Dies Natalis tahun ini menjadi momentum reflektif untuk memperkuat identitasnya sebagai Kampus Kewirausahaan, pusat lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berjiwa mandiri. Melalui berbagai program pengembangan, riset terapan, dan kegiatan kolaboratif yang digerakkan oleh Klinik Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis Universitas Diponegoro (KKIB Undip), fakultas ini secara berkelanjutan menanamkan nilai-nilai kewirausahaan berbasis keilmuan dan kontribusi nyata untuk bangsa. Peran Strategis FEB Undip dalam Mencetak Wirausaha Cerdas FEB Undip selama ini dikenal memiliki visi sebagai fakultas yang berkarakter kewirausahaan, melalui program kewirausahaan yang berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa, fakultas ini berupaya menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendorong terciptanya ide-ide usaha yang kreatif dan berkelanjutan. Berbagai kegiatan seperti Expo Kewirausahaan FEB Undip, pelatihan bisnis, dan pendampingan startup mahasiswa menjadi bentuk nyata dari komitmen fakultas dalam membangun budaya wirausaha di kampus. Dukungan kelembagaan dari KKIB Undip juga memperkuat fungsi fakultas sebagai laboratorium praktik kewirausahaan, tempat mahasiswa menguji ide, mengembangkan produk, hingga mempersiapkan diri sebagai wirausaha muda yang tangguh dan beretika. Melalui momentum Dies Natalis ke-68 ini, FEB Undip menjadi pengingat bagi seluruh mahasiswa, dosen, dan alumni untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin dalam memperkaya ekosistem kewirausahaan di Universitas Diponegoro. Budaya kewirausahaan yang dikembangkan diharapkan tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran, perluasan jejaring, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Pesan dan Harapan: Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat Di usia yang ke-68 tahun, Universitas Diponegoro terus meneguhkan komitmennya untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi demi kemajuan bangsa. Perjalanan panjang Undip adalah bukti nyata konsistensi sivitas akademika dalam mewujudkan universitas yang unggul, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Semangat “Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat” menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa dan kemanusiaan. Melalui penguatan nilai keilmuwan dan budaya kewirausahaan, FEB Undip siap melahirkan lebih banyak inovator muda yang mampu membawa perubahan positif di tingkat nasional maupun global. Dirgahayu ke-68 Universitas Diponegoro.Undip Jaya, Undip Juara!
SUCCESS STORY : Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, Alumnus Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro

Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, S.Ak., M.PKP., merupakan salah satu alumni Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) yang menorehkan kiprah strategis di tingkat nasional. Ia dikenal sebagai politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), ekonom, pemerhati kebijakan publik, serta figur yang aktif dalam komunikasi kebijakan pemerintahan. Lahir pada 10 April 1982, Dahnil menempuh pendidikan sarjana di bidang Ilmu Akuntansi Publik di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta. Minatnya pada isu kebijakan publik membawanya melanjutkan studi ke Program Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) dengan konsentrasi Desentralisasi Keuangan Pusat dan Daerah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 2005. Selama menempuh pendidikan magister, Dahnil juga aktif sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT). Setelah menyelesaikan studi S2, ia diterima sebagai Dosen Pegawai Negeri Sipil di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Banten, yang semakin memperkuat rekam jejak akademiknya sebagai pendidik dan peneliti di bidang ekonomi dan kebijakan publik. Komitmennya terhadap pengembangan keilmuan mendorong Dahnil melanjutkan studi doktoral di Universitas Diponegoro, Semarang, pada tahun 2018. Di lingkungan akademik Undip, ia mendalami Ilmu Ekonomi dengan perspektif kebijakan publik dan sosial ekonomi, yang kemudian menjadi fondasi penting dalam perannya di ruang publik dan pemerintahan. Pada tahun yang sama, Dahnil dipercaya sebagai Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo–Sandi dalam Pemilihan Presiden 2019. Keputusan tersebut membuatnya mengundurkan diri dari posisi dosen PNS, menandai transisi dari dunia akademik menuju peran strategis dalam komunikasi politik nasional. Pasca Pemilu 2019, Dahnil resmi bergabung dengan Partai Gerindra dan ditunjuk sebagai juru bicara resmi Prabowo Subianto. Seiring pengangkatan Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Dahnil dipercaya mengemban amanah sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang Komunikasi Publik, Sosial Ekonomi, dan Hubungan Antarlembaga. Kiprah Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak mencerminkan kontribusi nyata alumni Universitas Diponegoro, khususnya dari disiplin ilmu ekonomi, dalam menjembatani dunia akademik, kebijakan publik, dan kepemimpinan nasional. Prestasi ini sekaligus menegaskan peran FEB Undip dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang berdampak luas bagi masyarakat dan negara.
