FEB UNDIP dan IKPI Jalin Kerja Sama Perkuat Pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) terus memperluas kolaborasi dengan dunia profesi guna memperkuat kualitas pendidikan tinggi. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FEB UNDIP dan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) yang berlangsung di Ruang Sidang Dekan, Gedung Dekanat FEB UNDIP, pada Selasa (4/8). Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan Program Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) FEB UNDIP sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Dekan FEB UNDIP, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., bersama Ketua Umum IKPI, Vaudy Starworld. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi, khususnya dalam pengembangan pendidikan profesi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta implementasi kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan dunia perpajakan dan praktik profesional. Melalui kerja sama ini, FEB UNDIP dan IKPI berkomitmen membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasinya mencakup pengembangan kegiatan akademik, penyelenggaraan seminar dan pelatihan profesional, kolaborasi riset, hingga berbagai program yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk) agar semakin siap menghadapi dinamika dunia kerja dan perkembangan regulasi perpajakan. Bagi PPAk FEB UNDIP, kemitraan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memperkuat keterkaitan dengan praktik profesi. Keterlibatan organisasi profesi seperti IKPI diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan praktisi, sehingga lulusan memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri dan profesi konsultan pajak. Melalui kolaborasi ini, FEB UNDIP kembali menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan perkembangan dunia profesional. Sinergi dengan IKPI diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya berbagai program bersama yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika, profesi, serta masyarakat luas.

Dosen FEB UNDIP Raih Best Paper Award pada Konferensi Internasional ICOI 2026 melalui Riset Volatilitas Pasar Modal Indonesia

Riset mengenai dinamika volatilitas pasar modal Indonesia yang dikembangkan oleh dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) mendapat pengakuan di tingkat internasional. Dr. Erman Denny Arfinto, S.E., M.M. berhasil meraih Best Paper Award pada International Conference on Operations and Industrial Engineering (ICOI) 2026 yang diselenggarakan pada 21 Juli 2026 di Hanoi, Vietnam, melalui penelitian yang disusunnya bersama Prof. Harjum Muharam, S.E., M.E.. Keikutsertaan sekaligus raihan penghargaan tersebut didukung oleh pendanaan Program World Class University (WCU) Universitas Diponegoro melalui skema International Academics Networking (IAN) sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring akademik internasional dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah bereputasi. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas kualitas riset yang dikembangkan FEB UNDIP sekaligus menegaskan kontribusinya dalam pengembangan ilmu keuangan, khususnya dalam memahami dinamika pasar modal di tengah perubahan ekonomi global. Paper berjudul Realized Volatility Jumps and Foreign Flow Spillover in the Indonesia Stock Exchange: High-Frequency Evidence from IHSG Intraday Data, 2025–2026 mengangkat kajian mengenai hubungan antara arus investasi asing (foreign flow) dan lonjakan volatilitas (realized volatility jumps) di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini memanfaatkan data perdagangan intraday Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berfrekuensi tinggi untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku pasar, khususnya pada periode ketika tekanan pasar dan perubahan sentimen investor berlangsung secara cepat. Pendekatan tersebut menghasilkan perspektif yang lebih mendalam dibandingkan analisis pasar modal berbasis data harian yang umum digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lonjakan volatilitas memiliki peran signifikan dalam membentuk dinamika pasar saham Indonesia, terutama ketika terjadi peningkatan tekanan pasar. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan perilaku investor asing berkontribusi terhadap pergerakan harga saham secara lebih kompleks dibandingkan sekadar peningkatan volume transaksi. Selain memperkaya khazanah penelitian di bidang keuangan, studi ini juga menawarkan implikasi praktis bagi regulator, pelaku industri, dan investor dalam memperkuat manajemen risiko, mendukung stabilitas pasar modal, serta menjadi referensi dalam penyusunan kebijakan berbasis data yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar. Raihan Best Paper Award pada International Conference on Operations and Industrial Engineering (ICOI) 2026 semakin mempertegas kiprah FEB Undip dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Partisipasi aktif dosen FEB Undip pada forum akademik internasional tidak hanya memperluas jejaring kolaborasi global, tetapi juga memperkuat posisi fakultas sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten menghasilkan riset berkualitas dan berdampak bagi pengembangan ilmu ekonomi, bisnis, serta kebijakan publik.

Pengembalian Biaya Pendidikan (UKT) Semester Gasal 2026/2027 Universitas Diponegoro

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) menginformasikan kepada seluruh mahasiswa mengenai mekanisme pengembalian Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027 sesuai Surat Rektor Universitas Diponegoro Nomor 1283/UN7.A/KU/VII/2026 tentang Pengembalian UKT Semester Gasal 2026/2027. Kebijakan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan untuk mengajukan pengembalian biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku. Bagi mahasiswa yang lulus maksimal 25 Juli 2026 dan telah membayar biaya pendidikan Semester Gasal 2026/2027, maka mahasiswa yang bersangkutan dapat mengajukan pengembalian biaya pendidikan sebesar 100% (seratus persen). Adapun bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 SKS pada Semester 9 dan seterusnya untuk program Sarjana, telah membayar biaya pendidikan Semester Gasal 2026/2027, serta tidak mendapatkan pengurangan UKT, maka mahasiswa yang bersangkutan dapat mengajukan pengembalian biaya pendidikan sebesar 50% (lima puluh persen). Mahasiswa dapat mengajukan pengembalian biaya pendidikan seperti yang tertera di atas melalui laman SSO menu “Form” dengan mengunggah persyaratan di bawah ini. Surat permohonan pengembalian biaya pendidikan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Perencanaan, Keuangan, Aset, Bisnis dan Kerumahtanggan (Wakil Rektor II) Universitas Diponegoro yang ditandatangani oleh Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Surat Keterangan Lulus (SKL) bagi yang sudah lulus atau Surat Pernyataan dari Dosen Pembimbing Skripsi/Tugas Akhir tentang kemajuan dalam penulisan skripsi/tugas akhir bagi yang belum lulus Fotokopi Bukti Bayar Fotokopi Buku Tabungan Rekening atas nama mahasiswa yang bersangkutan Batas akhir pengunggahan Surat Permohonan beserta lampirannya adalah 30 November 2026 (1 semester) Dekan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro melalui Supervisor Sumber Daya Fakultas Teknik Universitas Diponegoro akan melakukan verifikasi dan persetujuan pengembalian UKT melalui laman SSO Proses pengembalian biaya pendidikan dilakukan secara bertahap pada bulan selanjutnya setelah proses pengajuan. FEB Undip mengimbau mahasiswa yang memenuhi persyaratan agar segera menyiapkan dokumen yang diperlukan dan mengajukan permohonan melalui laman SSO sebelum batas waktu yang telah ditetapkan. Informasi lebih lanjut, termasuk berkas pendukung pengajuan pengembalian UKT, dapat diunduh melalui kanal informasi resmi Universitas Diponegoro maupun FEB Undip. unduh lampiran : 1. Permohonan Pengembalian UKT 50% 2. Surat Permohonan Pengembalian UKT Mahasiswa Akhir

Mahasiswa FEB UNDIP Ikuti IWO Korea International Summer Camp 2026, Perkuat Kompetensi Global dan Diplomasi Budaya

Semarang, 30 Juli 2026 – Komitmen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) dalam mendorong internasionalisasi mahasiswa kembali tercermin melalui partisipasi Raisa Nathanie Kristanto, mahasiswa Program Studi Ekonomi, pada IWO Korea International Summer Camp 2026. Program yang diselenggarakan oleh International Workcamp Organization (IWO) Korea pada 10–19 Juli 2026 di Geomundo, Yeosu, Korea Selatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi global, memperluas jejaring internasional, sekaligus berkontribusi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Mengusung semangat kolaborasi lintas budaya, program tersebut mempertemukan 25 peserta dari 14 negara dalam berbagai kegiatan berbasis volunteering dan community engagement. Selama sepuluh hari, peserta terlibat dalam proyek pelestarian lingkungan pesisir, aktivitas seni bersama masyarakat lokal, interaksi budaya dengan pelajar Korea, hingga diskusi mengenai isu pembangunan berkelanjutan. Melalui pendekatan experiential learning, setiap peserta didorong untuk bekerja dalam tim multikultural sekaligus memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat setempat. Bagi Raisa, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk mengasah kemampuan komunikasi lintas budaya, kepemimpinan, adaptasi, serta memperluas perspektif terhadap pentingnya kolaborasi internasional dalam menjawab berbagai tantangan global. Interaksi dengan peserta dari berbagai negara juga memberikan ruang untuk saling bertukar pengalaman dan memahami beragam pendekatan dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Tidak hanya belajar dari lingkungan internasional, Raisa juga membawa identitas Indonesia ke panggung global melalui Indonesian Cultural Sharing Session. Dalam sesi tersebut, ia memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada peserta dari berbagai negara sebagai bentuk diplomasi budaya sekaligus mempererat hubungan antarbangsa melalui pertukaran budaya dan pemahaman lintas budaya. Partisipasi mahasiswa FEB UNDIP dalam IWO Korea International Summer Camp 2026 menjadi bagian dari upaya fakultas dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki daya saing global, kemampuan beradaptasi, serta kepedulian terhadap isu-isu internasional. Pengalaman belajar di lingkungan multikultural diharapkan tidak hanya memperkaya wawasan akademik mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, kolaborasi, dan tanggung jawab sosial yang dibutuhkan untuk menghadapi dinamika dunia yang semakin terhubung. sumber : ekonomi feb undip

Dosen Manajemen FEB Undip Menjadi Visiting Researcher di National Taiwan University

Taipei – Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D., menjadi Visiting Researcher di College of Management, National Taiwan University (NTU), Taiwan pada 13–22 Juli 2026. Kegiatan ini didanai oleh skema World Class University (WCU) Program yang merupakan bagian dari upaya FEB Undip dalam memperkuat kolaborasi riset internasional sekaligus mendukung agenda internasionalisasi Universitas Diponegoro. Selama program tersebut, Aktsar Hamdi Tsalits berkolaborasi dengan Assoc. Prof. Jyun-Ying Fu, dosen Department of International Business, College of Management, National Taiwan University. Prof. Fu merupakan akademisi yang memiliki rekam jejak penelitian yang kuat di bidang manajemen dengan berbagai publikasi pada jurnal bereputasi dunia, termasuk Journal of Management. Kolaborasi ini menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring penelitian sekaligus meningkatkan kualitas luaran riset FEB Undip bersama salah satu peneliti terkemuka di bidangnya. National Taiwan University sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia yang menempati peringkat ke-63 dalam QS World University Rankings. Reputasi akademik NTU menjadikannya mitra strategis bagi Universitas Diponegoro dalam mengembangkan kolaborasi penelitian yang berorientasi pada publikasi internasional bereputasi. Fokus utama kegiatan Visiting Researcher ini adalah pengembangan riset kolaboratif mengenai peran sinyal (signals) dalam proses internasionalisasi perusahaan dari negara berkembang (emerging market firms). Penelitian tersebut ditargetkan menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen internasional. Melalui program ini, FEB Undip berupaya memperkuat jejaring kerja sama penelitian dengan College of Management NTU sekaligus meningkatkan academic reputation sebagai indikator penting dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Ke depan, kolaborasi antara FEB Undip dan National Taiwan University diharapkan dapat terus berkembang melalui penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan jejaring akademik internasional yang berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi salah satu wujud komitmen FEB Undip dalam meningkatkan kualitas penelitian dan memperkuat posisi Universitas Diponegoro di tingkat internasional.

SEL FEB Undip Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Center for Business Sustainability NCCU Taiwan

Taipei – Sustainability and Entrepreneurship Labs (SEL) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menjajaki kerja sama strategis dengan Center for Business Sustainability, College of Commerce, National Chengchi University (NCCU), Taiwan sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengembangkan kolaborasi riset di bidang keberlanjutan. Pertemuan berlangsung di Meeting Room Center for Sustainability Management, College of Commerce Building, National Chengchi University pada Kamis, 16 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip sekaligus Pengarah SEL, Prof. Faisal, didampingi anggota SEL sekaligus Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D.Delegasi Center for Business Sustainability NCCU dipimpin oleh Direktur, Prof. Danchi Tan, bersama Deputi Direktur, Prof. Anne Wu. Pertemuan ini difokuskan pada pengembangan kapasitas SEL FEB Undip yang baru dibentuk agar mampu berkembang menjadi pusat studi yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi dunia akademik maupun masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, tim SEL memperoleh berbagai masukan mengenai tata kelola pusat studi, strategi pengembangan organisasi, model bisnis, hingga pengelolaan kemitraan dari pengalaman Center for Business Sustainability NCCU, yang telah dikenal sebagai salah satu pusat unggulan di bidang keberlanjutan. Sebagai tindak lanjut, SEL FEB Undip akan mengundang jajaran pengelola Center for Business Sustainability untuk berkunjung ke FEB Undip dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pusat studi yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga akan mencakup diskusi mengenai model bisnis pusat studi serta berbagi praktik baik terkait layanan unggulan NCCU ESG Solutions, yang telah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata NCCU dalam mendukung implementasi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di berbagai organisasi. Selain penguatan kelembagaan, kedua pusat studi juga sepakat untuk mengembangkan kolaborasi akademik melalui penyelenggaraan simposium internasional bersama yang mempertemukan akademisi dan peneliti dari kedua institusi. Simposium tersebut diharapkan menghasilkan publikasi ilmiah kolaboratif, baik dalam bentuk book chapter maupun artikel pada jurnal internasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kemitraan jangka panjang antara SEL FEB Undip dan Center for Business Sustainability NCCU dalam pengembangan riset, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi di bidang keberlanjutan dan kewirausahaan. Sejalan dengan visi internasionalisasi FEB Undip, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi SEL sebagai pusat studi yang adaptif, berdampak, dan mampu berkontribusi terhadap penyelesaian berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

FEB Undip Perkuat Kolaborasi Internasional Bidang Akuntansi dan Manajemen dengan College of Commerce NCCU Taiwan

Taipei – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus memperluas jejaring kemitraan internasional melalui penjajakan kerja sama dengan College of Commerce, National Chengchi University (NCCU), Taiwan, khususnya dalam pengembangan bidang akuntansi dan manajemen. Pertemuan berlangsung di College History Room, College of Commerce Building, National Chengchi University pada Rabu, 15 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, didampingi Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D. Sementara itu, delegasi College of Commerce NCCU diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Riset, Prof. Wu-Chun Chi, Ketua Departemen Administrasi Bisnis, Prof. Shwu-Min Hong, serta Dosen Departemen Akuntansi, Prof. Ai-An Tsui. Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan berbagai peluang kolaborasi akademik yang mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian di bidang akuntansi dan manajemen. Sebagai langkah awal, kedua institusi sepakat untuk memperkuat program mobilitas dosen, baik inbound maupun outbound. FEB Undip mengundang para profesor dari College of Commerce NCCU untuk berkontribusi sebagai guest lecturer dalam program Undip Global Classroom, serta sebagai visiting professor dan adjunct professor. Di sisi lain, College of Commerce NCCU membuka kesempatan bagi dosen FEB Undip, khususnya dari Departemen Manajemen dan Departemen Akuntansi, untuk mengikuti program visiting researcher maupun visiting lecturer di NCCU. Selain mobilitas dosen, College of Commerce NCCU juga menawarkan kesempatan bagi mahasiswa FEB Undip, khususnya dari program studi Manajemen dan Akuntansi, untuk mengikuti summer course yang diselenggarakan setiap tahun. Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan internasional mahasiswa sekaligus memberikan pengalaman belajar dalam lingkungan akademik yang multikultural. Dalam kesempatan tersebut, FEB Undip juga mengundang mahasiswa program doktor (Ph.D.) College of Commerce NCCU untuk berpartisipasi dalam The 4th International Research Conference on Economics and Business (IRCBE) 2026 yang akan diselenggarakan pada 14–15 Oktober 2026 di FEB Undip. College of Commerce NCCU menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendorong para mahasiswa doktor berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional tersebut. Melalui penjajakan ini, kedua institusi berharap kerja sama yang diawali pada bidang akuntansi dan manajemen dapat berkembang menjadi kemitraan strategis yang lebih luas, mencakup kolaborasi penelitian, publikasi internasional, pengembangan program akademik bersama, hingga program double degree di masa mendatang. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam memperkuat reputasi global melalui kemitraan dengan perguruan tinggi bereputasi internasional.

FEB Undip Jajaki Kerja Sama Mobilitas Akademik Bidang Ilmu Ekonomi dengan College of Social Sciences NCCU Taiwan

Taipei – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus memperkuat jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama strategis dengan College of Social Sciences, National Chengchi University (NCCU), Taiwan, khususnya dalam pengembangan bidang ilmu ekonomi. Pertemuan berlangsung di General Building, College of Social Sciences, National Chengchi University pada Selasa, 14 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, didampingi Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D. Sementara itu, delegasi College of Social Sciences NCCU diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Riset, Prof. Tzu-Chin Lin, serta Direktur International Master Program on Applied Economics, Prof. Wen-Chieh Wu. Pertemuan tersebut menghasilkan pembahasan mengenai peluang kerja sama internasional yang pada tahap awal akan difokuskan pada program mobilitas dosen dan mahasiswa di bidang ilmu ekonomi, baik inbound maupun outbound. Untuk program staff mobility inbound, FEB Undip mengundang para profesor bidang ekonomi dari College of Social Sciences NCCU untuk berkontribusi sebagai guest lecturer dalam program Undip Global Classroom, serta sebagai visiting professor maupun adjunct professor di FEB Undip. Sebagai bentuk timbal balik, NCCU juga membuka kesempatan bagi dosen FEB Undip, khususnya dari Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, untuk mengikuti program visiting researcher maupun visiting lecturer di National Chengchi University. Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik dosen sekaligus mendorong kolaborasi riset internasional di bidang ekonomi. Selain mobilitas dosen, kedua institusi juga menjajaki kerja sama student mobility melalui skema Credit Transfer System (CTS). NCCU membuka peluang bagi mahasiswa Magister Ilmu Ekonomi FEB Undip untuk mengikuti perkuliahan di NCCU, sementara FEB Undip juga menawarkan kesempatan bagi mahasiswa bidang ekonomi dari NCCU untuk mengikuti perkuliahan melalui program credit transfer di FEB Undip. Kedua institusi berharap kolaborasi awal yang berfokus pada mobilitas akademik di bidang ilmu ekonomi ini dapat menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang, termasuk pengembangan program double degree, kolaborasi penelitian, penyelenggaraan seminar internasional, serta berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam memperluas kemitraan global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian yang berdaya saing internasional.

Fairid Naparin, S.E.: Alumni FEB Undip yang Kembali Dipercaya Memimpin Kota Palangka Raya

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali mencatat kiprah membanggakan alumninya melalui perjalanan Fairid Naparin, S.E., yang saat ini mengemban amanah sebagai Wali Kota Palangka Raya untuk periode 2025–2030. Sebelumnya, Fairid juga memimpin Kota Palangka Raya pada periode 2018–2023, menjadikannya sebagai salah satu alumni FEB Undip yang terus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepemimpinan di sektor pemerintahan. Lahir di Palangka Raya pada 28 Agustus 1985, Fairid menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Kalimantan Tengah sebelum melanjutkan studi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Pada tahun 2008, ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan meraih gelar Sarjana Ekonomi. Bekal akademik yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FEB Undip menjadi fondasi dalam membangun kemampuan kepemimpinan, pengambilan keputusan, serta pemahaman mengenai tata kelola organisasi dan pembangunan daerah. Karier Fairid di dunia pemerintahan berkembang melalui berbagai peran strategis hingga dipercaya masyarakat untuk memimpin Kota Palangka Raya. Pada Pemilihan Wali Kota Palangka Raya 2018, ia terpilih sebagai Wali Kota setelah memperoleh dukungan mayoritas masyarakat. Kepercayaan tersebut kembali diberikan pada Pemilihan Wali Kota Palangka Raya 2024, ketika Fairid bersama Achmad Zaini berhasil memenangkan kontestasi dan kembali memimpin Kota Palangka Raya untuk periode 2025–2030. Selain menjalankan tugas sebagai kepala daerah, Fairid juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemimpinan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, kemudian dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Tengah, serta mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palangka Raya dan Ketua Dewan Adat Dayak Kota Palangka Raya. Beragam peran tersebut menunjukkan komitmennya dalam membangun sinergi antara pemerintahan, organisasi, dan masyarakat. Perjalanan Fairid Naparin menjadi cerminan bahwa alumni FEB Undip mampu memberikan kontribusi nyata di berbagai bidang, termasuk pemerintahan daerah. Melalui dedikasi, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat, Fairid terus menunjukkan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat menjadi bekal untuk menghadirkan perubahan dan pembangunan yang berkelanjutan. Kiprahnya menjadi inspirasi bagi sivitas akademika dan mahasiswa FEB Undip untuk terus berkarya, memimpin, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

FEB Undip dan Kementerian PPN/Bappenas Perkuat Ekosistem Think Tank untuk Mendukung Indonesia Emas 2045

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghasilkan kebijakan berbasis riset melalui kolaborasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, di Ruang Senat Gedung Dekanat FEB Undip, sebagai langkah awal memperkuat kapasitas dan fungsi think tank perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Priyanto Rohmattullah, Sekretaris Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, bersama tim, dan disambut oleh Wakil Dekan I FEB Undip, Prof. Harjum Muharam, beserta jajaran pimpinan fakultas. Diskusi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus pada penguatan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang mencakup penguatan riset kolaboratif, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta program magang mahasiswa. Selain itu, FEB Undip dan Kementerian PPN/Bappenas juga menjajaki kerja sama dalam pengembangan kajian strategis di bidang perencanaan pembangunan, pemodelan ekonomi, serta isu-isu pembangunan berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi akademik terhadap penyusunan kebijakan nasional dan daerah. Kolaborasi ini semakin menegaskan peran FEB Undip sebagai think tank akademik yang tidak hanya menghasilkan penelitian berkualitas, tetapi juga mampu menghadirkan rekomendasi kebijakan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan. Dengan mengintegrasikan keunggulan akademik, riset, dan jejaring kemitraan, FEB Undip berupaya memperkuat kontribusinya dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ke depan, sinergi antara FEB Undip dan Kementerian PPN/Bappenas diharapkan terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui penguatan fungsi think tank, pengembangan riset, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, kedua institusi berkomitmen mendukung terwujudnya pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.