Undip Global Classroom 2026 Hadirkan Akademisi dari Inggris, Selandia Baru, Malaysia, hingga Thailand

Sebanyak 10 akademisi dari berbagai universitas terkemuka dunia berkolaborasi dengan Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dalam program Undip Global Classroom (UGC) 2026 yang berlangsung pada April hingga Juni 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan bersama dosen internasional dan memperoleh perspektif global mengenai perkembangan akuntansi, bisnis, serta praktik profesional di berbagai negara. Melalui skema co-teaching yang dilaksanakan secara daring menggunakan Zoom dan Microsoft Teams, mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan dari dosen FEB Undip, tetapi juga berinteraksi langsung dengan akademisi luar negeri yang memiliki pengalaman mengajar dan meneliti di lingkungan internasional. Kehadiran para dosen tamu tersebut menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih dinamis sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai isu global yang relevan dengan perkembangan dunia usaha, akuntansi, tata kelola, keberlanjutan, hingga riset kontemporer. Akademisi yang terlibat dalam program ini berasal dari sejumlah perguruan tinggi bereputasi internasional, di antaranya University of Auckland (Selandia Baru), Bangor Business School (Inggris), University of Essex (Inggris), Universiti Malaya, Universiti Sains Malaysia, Universiti Malaysia Sabah, Universiti Tunku Abdul Rahman (Malaysia), serta Prince of Songkla University (Thailand). Keterlibatan para akademisi tersebut memberikan akses bagi mahasiswa FEB Undip untuk memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik profesional dari berbagai perspektif internasional tanpa harus meninggalkan ruang kelas. Bagi mahasiswa, program ini menjadi kesempatan berharga untuk merasakan atmosfer pembelajaran global sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi akademik lintas budaya. Interaksi dengan dosen internasional mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berdiskusi, berpikir kritis, dan memahami bagaimana berbagai tantangan ekonomi dan bisnis dipandang dari sudut pandang yang berbeda. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan yang akan berkarier di lingkungan kerja yang semakin terhubung secara global. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, Undip Global Classroom 2026 juga memperkuat jejaring akademik internasional Departemen Akuntansi FEB Undip. Kolaborasi pengajaran yang terbangun melalui program ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, serta program akademik internasional lainnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperkuat posisi FEB Undip dalam jejaring pendidikan tinggi global. Sebagai salah satu program unggulan Universitas Diponegoro dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, Undip Global Classroom menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan akademisi dunia, FEB Undip terus memperluas ruang pembelajaran global sekaligus mendukung visi Universitas Diponegoro menuju World Class University yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan kolaborasi internasional.

Departemen Manajemen FEB Undip Gelar Kuliah Dosen Tamu Bahas Risiko dan Mitigasi Risiko di Industri Perbankan

Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Risiko dan Mitigasi Risiko di Industri Perbankan” pada Jumat (5/6) di Hall Gedung C FEB Undip. Kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. Erman Denny Arfinto, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen FEB Undip, ini menghadirkan Dr. Drs. Randi Anto, M.B.A., praktisi senior yang pernah menjabat sebagai Direktur Human Capital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk periode 2011–2017 dan Direktur Utama Perum Jamkrindo periode 2017–2020. Kuliah ini menjadi bagian dari upaya Departemen Manajemen FEB Undip dalam memperkaya wawasan mahasiswa melalui pembelajaran yang terhubung langsung dengan praktik industri. Dr. Randi Anto menjelaskan bahwa manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan industri perbankan. Ia mengulas berbagai jenis risiko yang dihadapi perbankan, mulai dari risiko kredit, risiko operasional, risiko pasar, hingga risiko likuiditas, serta strategi mitigasi yang diperlukan untuk mengantisipasi berbagai tantangan di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi keuangan. Menurutnya, kemampuan mengidentifikasi risiko sejak dini dan membangun tata kelola yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor perbankan. Selain menyampaikan materi mengenai risiko dan mitigasi risiko perbankan, Dr. Randi Anto juga berbagi pengalaman selama berkarier di sektor keuangan nasional. Mahasiswa memperoleh wawasan mengenaikepemimpinan, pengelolaan sumber daya manusia, transformasi organisasi, serta tantangan yang dihadapi industri perbankan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis. Kehadiran beliau di FEB Undip juga bukan yang pertama, mengingat Dr. Randi Anto selama ini aktif berkontribusi sebagai dosen luar biasa pada Program Magister Manajemen FEB Undip, sehingga kedekatannya dengan lingkungan akademik FEB Undip telah terjalin cukup lama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai manajemen risiko perbankan, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman strategis di tingkat nasional. Kuliah dosen tamu ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan dunia profesional, serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan sektor keuangan di masa depan.

Reuni Alumni FE Undip Angkatan 1980 Pererat Silaturahmi dan Salurkan Beasiswa bagi Mahasiswi FEB Undip

Semangat kebersamaan dan kepedulian mewarnai Reuni Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro (FE Undip) Angkatan 1980 yang diselenggarakan pada Minggu, 31 Mei 2026 di Dome FEB Undip, Tembalang. Mengusung tema “Reconnect, Relive, Reinspire”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bagi para alumni untuk mengenang perjalanan selama masa perkuliahan sekaligus memperkuat jejaring yang telah terjalin selama lebih dari empat dekade. Reuni berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para alumni berbagi cerita, pengalaman, serta perjalanan karier yang telah ditempuh sejak menyelesaikan studi di FE Undip. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang masa lalu, tetapi juga memperkuat hubungan antargenerasi alumni yang selama ini menjadi bagian penting dari perkembangan dan kemajuan almamater. Selain menjadi ajang temu alumni, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian beasiswa kepada mahasiswi FEB Undip. Bantuan pendidikan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata alumni dalam mendukung akses pendidikan serta pengembangan potensi mahasiswa. Melalui program beasiswa ini, alumni berharap dapat memberikan motivasi sekaligus dukungan bagi mahasiswa untuk terus berprestasi dan menyelesaikan studi dengan baik. Ketua panitia reuni menyampaikan bahwa semangat Reconnect, Relive, Reinspire tidak hanya dimaknai sebagai upaya menyambung kembali hubungan antaralumni, tetapi juga sebagai dorongan untuk terus memberikan inspirasi dan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, Alumni FE Undip Angkatan 1980 menunjukkan bahwa ikatan yang terjalin selama masa perkuliahan dapat terus berkembang menjadi kontribusi positif bagi almamater dan generasi penerus. Reuni Alumni FE Undip Angkatan 1980 menjadi bukti bahwa hubungan antara alumni dan kampus tidak berhenti setelah kelulusan. Sebaliknya, hubungan tersebut terus tumbuh melalui berbagai bentuk kolaborasi dan kepedulian yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan pendidikan serta penguatan jejaring alumni FEB Undip.  

FEB Undip Salurkan Semangat Berbagi melalui Penyembelihan Tiga Ekor Sapi pada Iduladha 1447 H

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menyelenggarakan kegiatan penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FEB Undip ini menjadi bagian dari tradisi tahunan fakultas dalam menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan di kalangan sivitas akademika maupun masyarakat sekitar. Pada pelaksanaan tahun ini, FEB Undip menyembelih tiga ekor sapi yang selanjutnya didistribusikan kepada pihak-pihak yang berhak menerima. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dekan FEB Undip beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan panitia qurban yang terlibat dalam proses penyembelihan hingga penyaluran daging qurban. Melalui kegiatan ini, FEB Undip berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas sekaligus mempererat hubungan antara sivitas akademika dengan masyarakat di sekitar kampus. Penyelenggaraan qurban tahunan ini menjadi wujud komitmen FEB Undip dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kebermanfaatan di lingkungan kampus. Sejalan dengan semangat “Bermartabat dan Bermanfaat”, FEB Undip berharap kegiatan qurban dapat terus menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur, meningkatkan kepedulian sosial, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama.

Kuliah Umum FEB Undip: Sektor Perumahan Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bekerja sama dengan PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) (Persero) menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Peran APBN dalam Sektor Perumahan dan Pertumbuhan Ekonomi” pada 26 Mei 2026 di Hall Kewirausahaan (KWU) FEB Undip. Kegiatan ini menghadirkan Heliantopo, Direktur Bisnis PT SMF (Persero), dan Martin D. Siyaranamual, Chief Economist PT SMF (Persero), sebagai narasumber serta dimoderatori oleh Wahyu Widodo, Ph.D., dosen Program Studi Ekonomi FEB Undip. Kuliah umum ini memberikan wawasan mengenai peran strategis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Peserta diajak memahami bagaimana kebijakan fiskal, khususnya melalui sektor perumahan, dapat menciptakan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi, mulai dari konstruksi, industri bahan bangunan, hingga penciptaan lapangan kerja. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa sektor perumahan tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong aktivitas ekonomi. Dukungan pembiayaan yang berkelanjutan serta sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan sektor swasta dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi nasional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai keterkaitan antara kebijakan fiskal, sektor perumahan, dan pembangunan ekonomi. Kuliah umum ini juga menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan isu-isu ekonomi aktual serta memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa.

Bloomberg Singapore Berikan Pelatihan Analisis Pasar Global bagi Mahasiswa FEB Undip

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Bloomberg Training pada 22 Mei 2026 di Bloomberg Financial Market Laboratory, Gedung Laboratorium FEB Undip. Kegiatan ini menghadirkan pemateri langsung dari Bloomberg Singapore, Kevin Lau dan Viancqa Kurniawan, serta diikuti oleh mahasiswa program Sarjana hingga Magister sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi di bidang investasi dan analisis pasar keuangan global. Pelatihan ini memberikan pengalaman belajar langsung mengenai pemanfaatan Bloomberg Terminal dalam mendukung pengambilan keputusan investasi berbasis data. Pada sesi pertama, Kevin Lau membahas topik Macro Analysis dan Technical Analysis dengan memperkenalkan berbagai fitur Bloomberg yang digunakan oleh praktisi industri keuangan global, seperti Graph Price Chart (GPC), Historical Spread Analysis (HS), FOMC Dot Plot (DOTS), dan World Interest Rate Probability (WIRP). Melalui fitur tersebut, peserta mempelajari cara membaca tren pasar, menganalisis hubungan antar instrumen keuangan, hingga memahami ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral. Materi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana investor profesional memanfaatkan data makroekonomi dan indikator teknikal dalam menyusun strategi investasi yang lebih terukur. Pada sesi berikutnya, Viancqa Kurniawan memperkenalkan pemanfaatan Bloomberg Terminal untuk analisis fundamental perusahaan dan ESG (Environmental, Social, and Governance). Peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan fitur KPI Comparison (KPIC) untuk membandingkan kinerja perusahaan dengan kompetitornya, Earnings Estimates Overview (EEO) untuk membaca proyeksi kinerja keuangan berdasarkan konsensus analis, serta berbagai perangkat ESG Analysis yang kini semakin menjadi pertimbangan dalam keputusan investasi global. Melalui studi kasus pada sektor perbankan, energi, dan pertambangan, peserta diajak memahami pentingnya menilai prospek bisnis perusahaan tidak hanya dari aspek keuangan, tetapi juga dari komitmen keberlanjutan dan transisi energi. Kegiatan Bloomberg Training ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi internasional yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui pemanfaatan Bloomberg Financial Market Laboratory, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal teknologi dan standar analisis yang digunakan oleh pelaku pasar keuangan global. Diharapkan pengalaman tersebut dapat memperkuat literasi investasi, kemampuan analisis data keuangan, serta kesiapan mahasiswa FEB Undip dalam menghadapi dinamika industri keuangan yang semakin berbasis data dan teknologi.

FEB Undip Dorong Literasi Digital melalui Pelatihan AI dalam Penulisan Ilmiah

Perpustakaan Fakultas Ekonomika dan Business Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Penggunaan AI dalam Penulisan Ilmiah” sebagai bagian dari program Smart Literacy Collaboration pada Kamis, 21 Mei 2026 di Ruang Sidang Utama Dekanat FEB Undip. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Fahimah, S.Sos., yang membagikan berbagai pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung proses penelitian dan penulisan ilmiah. Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang antusias untuk mempelajari penggunaan AI secara efektif dan etis dalam dunia akademik. Dalam pemaparannya, Fahimah menjelaskan bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk membantu brainstorming dan diskusi riset, teknik parafrase, hingga eksplorasi ide dalam proses penyusunan karya ilmiah. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penggunaan AI secara bijak agar tetap menjunjung integritas akademik. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan diskusi bersama peserta. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi terkait implementasi AI dalam mendukung produktivitas akademik serta tantangan etika dalam penggunaannya. Melalui kegiatan ini, Perpustakaan FEB Undip berharap dapat meningkatkan literasi digital sivitas akademika sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara adaptif dan bertanggung jawab dalam kegiatan penelitian dan penulisan ilmiah. Di akhir kegiatan, pihak penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan acara. Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung pengembangan kompetensi akademik di lingkungan FEB Undip.

FEB Undip Terima Kunjungan Edukasi dari SMA Islam PB Soedirman Jakarta Timur

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima kunjungan edukasi dari SMA Islam PB Soedirman pada Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FEB Undip ini menjadi bagian dari upaya pengenalan dunia perguruan tinggi kepada siswa sebagai bekal dalam merencanakan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Dalam kunjungan tersebut, Dr. Kardison Lumban Batu, S.E., M.Sc. selaku Ketua Program Studi Bisnis Digital FEB Undip menyampaikan materi mengenai dunia perkuliahan, sistem pembelajaran di perguruan tinggi, serta informasi tentang Universitas Diponegoro, khususnya FEB Undip. Pemaparan tersebut memberikan gambaran kepada siswa mengenai lingkungan akademik, peluang pengembangan kompetensi, hingga berbagai program pendidikan yang tersedia di FEB Undip. Selain memperoleh informasi akademik, para siswa juga diajak memahami pentingnya perencanaan pendidikan dan pengembangan diri sejak dini dalam menghadapi persaingan global. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa mengenali minat dan potensi yang dimiliki sebelum menentukan pilihan program studi di perguruan tinggi. Melalui kegiatan kunjungan edukasi ini, FEB Undip terus berkomitmen mendukung penyebaran informasi pendidikan tinggi kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran institusi sebagai ruang pembelajaran yang terbuka, inspiratif, dan adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan.

Alumni FEB Undip Primadi Wahyuwidagdo Soerjosoemanto Bangun Kolaborasi Internasional di Bidang Perdagangan, Investasi, dan Pendidikan Global

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus melahirkan alumni yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya adalah Primadi Wahyuwidagdo Soerjosoemanto, alumni FEB Undip yang dikenal melalui kiprahnya dalam pengembangan perdagangan internasional, investasi global, pendidikan, serta kolaborasi lintas negara. Melalui berbagai inisiatif yang dijalankannya, Primadi turut membangun jejaring kerja sama yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai institusi dan pemangku kepentingan di tingkat global. Sebagai Alumni FEB Undip, Primadi menunjukkan bahwa kompetensi di bidang ekonomi dan bisnis dapat menjadi modal penting untuk menjawab tantangan dunia yang semakin terhubung. Perjalanan profesionalnya berfokus pada upaya mempertemukan sektor pendidikan, dunia usaha, organisasi internasional, hingga investor dalam berbagai bentuk kerja sama yang mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan antarnegara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendirian BI International pada tahun 2008. Sebagai Co-Founder, President, dan Principal Partner, Primadi mengembangkan perusahaan tersebut menjadi mitra strategis dalam bidang perdagangan internasional dan investasi. Di bawah kepemimpinannya, BI International membantu membangun berbagai kolaborasi bisnis dan ekonomi lintas negara yang mempertemukan pelaku usaha, institusi pendidikan, organisasi, serta investor dari berbagai kawasan dunia. Kehadiran perusahaan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kontribusi alumni Universitas Diponegoro dalam memperkuat jejaring internasional yang mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tidak hanya berkiprah dalam sektor bisnis dan investasi, Primadi juga aktif mendorong pengembangan generasi muda melalui keterlibatannya dalam AIESEC, organisasi kepemudaan internasional terbesar di dunia. Melalui organisasi tersebut, ia mendukung pengembangan kepemimpinan, kolaborasi lintas budaya, serta pemberdayaan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan dinamika global. Baginya, pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu berkolaborasi, berinovasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Kisah Primadi Wahyuwidagdo Soerjosoemanto menjadi salah satu contoh bagaimana Alumni FEB Undip dapat mengambil peran strategis di tingkat internasional. Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi global, kemampuan membangun jejaring, menjembatani perbedaan budaya, serta menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan menjadi kompetensi yang semakin penting. Melalui kiprahnya di bidang perdagangan internasional, investasi global, dan pendidikan, Primadi membuktikan bahwa lulusan FEB Undip memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan global sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Perjalanan tersebut juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan internasional, serta membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari ruang kuliah di FEB Undip hingga jejaring global, Primadi menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang menciptakan kontribusi nyata yang mampu menghubungkan Indonesia dengan dunia.

FEB Undip Buka Pendaftaran Summer Course 2026 Bersama University of Waterloo Bahas Transformasi Komunitas Pesisir

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) membuka pendaftaran Summer Course 2026 yang akan diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026 di FEB Undip Semarang dan kawasan estuari Demak, Jawa Tengah. Program internasional ini menghadirkan kolaborasi akademik antara University of Waterloo dan Universitas Diponegoro dengan mengusung tema “Coastal Communities in Transition: Pathways from Vulnerability to Viability”. Kegiatan summer course dirancang sebagai ruang pembelajaran internasional yang membahas isu keberlanjutan, ketahanan wilayah pesisir, serta transformasi masyarakat pesisir di tengah tantangan perubahan lingkungan dan iklim global. Peserta akan mengikuti kuliah internasional, diskusi akademik, hingga studi lapangan di kawasan estuari Demak untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir. Melalui program ini, peserta juga berkesempatan membangun jejaring internasional bersama akademisi dan peserta dari berbagai latar belakang. Selain memperoleh wawasan multidisiplin mengenai pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim, peserta akan mendapatkan pengalaman akademik berbasis lapangan yang relevan dengan isu global saat ini. Program Summer Course 2026 diselenggarakan secara gratis dan peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh sertifikat. FEB Undip berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi akademik internasional sekaligus mendorong peningkatan pemahaman generasi muda terhadap isu keberlanjutan dan transformasi komunitas pesisir. Pendaftaran program dapat dilakukan melalui formulir daring yang telah disediakan panitia. Karena kuota peserta terbatas, calon peserta diimbau untuk segera melakukan registrasi sebelum pendaftaran ditutup.