Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia bagi Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026

Semarang — Mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) Tahun Akademik 2025/2026 berkesempatan mendapatkan dukungan pendidikan melalui Beasiswa Zakat Indonesia. Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa jenjang Strata Satu (S1) pada rumpun program studi Sains dan Teknik, Kesehatan, Ekonomi, Hukum dan Sosial, Pendidikan, serta Manajemen Zakat dan Wakaf. Berikut alur dan Jadwal pendaftaran : No Tahapan Kegiatan Tanggal 1 Pendaftaran Beasiswa 27 Juni – 11 Juli 2025 2 Seleksi Administrasi 16 – 22 Juli 2025 3 Pengumuman Hasil Administrasi 24 Juli 2025 4 Seleksi Wawancara 28 – 31 Juli 2025 5 Pengumuman Kelulusan 6 Agustus 2025 6 Orientasi Penerima Beasiswa 12 Agustus 2025 Adapun Persyaratannya sebagai berikut : Syarat Keterangan Status Mahasiswa baru S1 Undip TA 2025/2026 Program Studi Rumpun: Sains & Teknik, Kesehatan, Ekonomi, Hukum & Sosial, Pendidikan, Manajemen Zakat & Wakaf Dokumen Wajib unggah 12 dokumen (data diri, pas foto, KTP & KK, ijazah, rapor, LoA, esai, surat rekomendasi, dll) Kategori Pendaftar Mustahik dari golongan fakir/miskin atau fi sabilillah (penghafal Qur’an, guru ngaji, dll) Informasi lengkap dan format dokumen persyaratan dapat diakses melalui tautan resmi yang disediakan oleh penyelenggara. Para mahasiswa baru Undip diimbau untuk memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. sumber : Universitas Diponegoro
Perkuat Jejaring Akademik Global: Dosen FEB Undip Bawa Riset Bisnis Keluarga ke IFERA 2025 di Kroasia

Semarang, 24 Juni 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menunjukkan eksistensinya dalam jejaring akademik internasional melalui partisipasi dosennya, Lala Irviana, S.Sos., S.E., M.M., dosen Departemen Manajemen FEB Undip, dalam konferensi internasional IFERA (The International Family Enterprise Research Academy) 2025 yang digelar di Zadar, Kroasia, pada 10–13 Juni 2025. Dalam kesempatan ini, Lala Irviana mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Women’s Identity and Legitimacy in Family Business: A Micro-Foundational Perspective on Cultural, Religious and Societal Values” yang terpilih sebagai bagian dari Work in Progress discussion sessions. IFERA merupakan organisasi riset non-profit berskala global yang didirikan pada tahun 2001 dan secara khusus mewadahi para peneliti dalam bidang bisnis keluarga (family business). Tahun ini, IFERA menerima total 505 pengajuan karya ilmiah dari penulis yang mewakili 38 negara, dengan lima negara terbanyak berasal dari Italia, Jerman, Spanyol, Belgia, dan Austria. Konferensi ini terdiri atas tujuh jenis sesi, termasuk plenary session, Full Paper discussion session, Work in Progress discussion session, Practice Session, Special Session, Doctoral Consortium and Social event. Partisipasi Lala Irviana dalam IFERA 2025 menjadi kontribusi kelima secara berturut-turut setelah sebelumnya juga turut hadir dalam IFERA Summer School 2021, serta konferensi IFERA di Spanyol (2022), Polandia (2023), dan Portugal (2024). Keikutsertaan ini didukung penuh oleh Universitas Diponegoro melalui program World Class University (WCU) dalam skema International Academics Networking (IAN). Keterlibatan dosen FEB Undip dalam forum ilmiah sekelas IFERA menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi FEB sebagai bagian dari jejaring akademik global, khususnya dalam bidang family business. Selain memperluas wawasan akademik, partisipasi ini juga berkontribusi dalam memperkuat reputasi FEB Undip sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kolaborasi riset internasional. Melalui keikutsertaan aktif dalam forum-forum seperti IFERA, FEB Undip berharap dapat terus mendorong munculnya peneliti-peneliti baru di bidang bisnis keluarga di Indonesia, serta memperkuat arah pengembangan riset yang berorientasi pada pencapaian standar kelas dunia. sumber: Inews Jateng
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (PDDI) 2025 Kini Dibuka!

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi kembali membuka pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (Beasiswa PDDI) Tahun 2025. Program ini ditujukan bagi para dosen di lingkungan perguruan tinggi yang berada di bawah koordinasi Kemdiktisaintek sebagai bagian dari upaya peningkatan kualifikasi akademik dan pengembangan karier dosen di Indonesia. Beasiswa PDDI memberikan dukungan pembiayaan studi jenjang doktoral di perguruan tinggi terbaik dalam negeri. Selain itu, tersedia pula skema joint degree maupun double degree yang memungkinkan dosen menempuh pendidikan di kampus mitra luar negeri. Program ini menawarkan sejumlah manfaat, di antaranya: Biaya pendidikan jenjang doktoral Kesempatan kuliah di kampus ternama dalam atau luar negeri Mendukung karier dan peningkatan kompetensi dosen Tertarik mendaftar? Bagi dosen yang tertarik untuk mendaftar, informasi lengkap mengenai syarat, ketentuan, serta panduan pendaftaran dapat diakses melalui laman resmi: https://beasiswa.kemdikbud.go.id/beranda Buku panduan resmi Beasiswa PDDI 2025 juga dapat diunduh melalui tautan: Buku Panduan PDDI 2025 (unduh) Mari manfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan berkembang demi pendidikan Indonesia yang lebih baik!
FEB Undip dan Kementerian Perdagangan RI Gelar Konsultasi Publik Bahas Respons Strategis terhadap Kebijakan Tarif Amerika Serikat

Semarang, 2 Juni 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyelenggarakan Konsultasi Publik bertajuk “Kebijakan Perdagangan Internasional Indonesia untuk Menindaklanjuti Kebijakan Tarif Amerika Serikat.” Kegiatan ini berlangsung di Hall Pertamina FEB Undip sebagai bagian dari forum diskusi strategis antara akademisi dan pemerintah dalam merespons dinamika perdagangan global. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini menjadi wadah penting untuk menjembatani kontribusi sivitas akademika terhadap kebijakan nasional. “FEB Undip berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi berbasis akademik dalam penyusunan kebijakan publik, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan internasional,” ungkap Prof. Faisal. kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuliah umum oleh Kepala Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag), Rusmin Amin. Dalam paparannya, Rusmin Amin menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan untuk terus bersinergi dengan kalangan universitas dan akademisi dalam menghadapi tantangan global di sektor perdagangan. Ia menyoroti kebijakan tarif Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump yang berdampak pada beberapa sektor ekspor unggulan Indonesia. “Kolaborasi antara pemerintah dan kampus sangat penting dalam merumuskan langkah strategis untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan ekspor nasional,” tegasnya. Adapun sesi diskusi publik ini menghadirkan sejumlah narasumber dari Badan Kebijakan Perdagangan (BKPerdag) Kementerian Perdagangan RI dan akademisi dari FEB Undip. Turut hadir dan memberikan paparan antara lain: Olvy Andrianita – Kepala Pusat Kebijakan Perdagangan Internasional (Puska PI) BKPerdag, Steven Raja Ingot, S.E., M.E. – Analis Perdagangan Ahli Muda, Ridho Meyrandoyo Hastjarjo, S.E., M.Pub.Pol. – Analis Perdagangan Ahli Muda, Dr. Jaka Aminata, S.E., M.A. – Ketua Program Studi S1 Ekonomi FEB Undip. Diskusi dipandu oleh Fathimah Kurniawati, S.E., M.Ec.Dev., dosen FEB Undip. Dimana dalam sesi diskusi, para narasumber menyampaikan hasil analisis mendalam mengenai dampak kebijakan perdagangan internasional terhadap ekspor Indonesia serta berbagai skenario kebijakan untuk memitigasi risiko tarif yang diberlakukan oleh Amerika Serikat. Hasil kajian ini diharapkan menjadi masukan konkret dalam penyusunan kebijakan perdagangan nasional yang lebih adaptif dan resilien. Melalui kegiatan ini, FEB Undip menegaskan kembali perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam penguatan kebijakan berbasis riset, serta menjadi pusat pemikiran yang mendorong lahirnya solusi kebijakan yang aplikatif dan berdampak nyata bagi pembangunan ekonomi nasional.
FEB Undip Gelar Pelatihan Platform Workspace LSEG untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan pelatihan penggunaan platform Workspace LSEG (London Stock Exchange Group) bagi mahasiswa dan dosen. Kegiatan yang digelar di Gedung Lab Komputer FEB pada Rabu (19/2) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam analisis data dan keuangan, sekaligus memperkenalkan teknologi terkini dalam pengolahan data finansial. Platform LSEG Workspace merupakan alat yang banyak digunakan di industri keuangan global untuk analisis data real-time, riset pasar, dan pengambilan keputusan berbasis data. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dan dosen FEB Undip dengan keterampilan yang relevan di era digital, serta meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Undip, menyatakan “Melalui pelatihan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami cara kerja industri keuangan global dan meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan Gabriela Sutisna, Client Success Manager LSEG, sebagai pemateri. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk mengenal berbagai fitur utama platform LSEG Workspace, termasuk simulasi penggunaan untuk analisis keuangan. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung guna memahami cara kerja platform tersebut secara lebih mendalam. Danes Quirira Octavio, seorang dosen dari prodi Manajemen FEB Undip yang mengikuti pelatihan, menyatakan bahwa platform LSEG sangat mendukung kegiatan penelitian. “Dengan adanya database LSEG, kami berharap kualitas dan kuantitas penelitian akademisi FEB Undip dapat meningkat,” ujarnya. Sementara itu, Angela Constantine, peserta dari perwakilan mahasiswa FEB Undip, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. “Materinya cukup insightful dan relevan, terutama dalam memahami bagaimana platform ini dapat membantu analisis keuangan dan pengambilan keputusan investasi. Selain itu, data yang disediakan sangat lengkap dan up-to-date untuk analisis pasar dan risiko,” katanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FEB Undip dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi serta menjalin kerja sama dengan institusi internasional. Pelatihan ini juga menunjukkan komitmen FEB Undip dalam membekali mahasiswa dan dosen dengan keterampilan yang dibutuhkan di era digital, sekaligus memperkuat reputasi FEB Undip sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menghadapi dinamika industri global. sumber : ANTARA
Kebanggaan Kampus, Apresiasi Mahasiswa Berprestasi FEB UNDIP 2024

Semarang (12/12) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sepanjang tahun 2024. Acara apresiasi ini berlangsung di Hall Pertamina FEB Undip dan dihadiri oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D.; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E.; serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Dr. Wahyu Meiranto, S.E., M.Si., Akt. Dalam sambutannya, Prof. Faisal menyampaikan pentingnya menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih. “Tugas kita saat ini adalah menjaga dan meningkatkan prestasi yang telah kita torehkan. FEB Undip akan selalu mendukung mahasiswa yang berjuang untuk membanggakan kampus kita,” ujarnya. Pesan ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi. Selama tahun 2024, pencapaian mahasiswa FEB Undip didominasi oleh prestasi di bidang olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun, FEB Undip juga terus mendorong optimalisasi prestasi di bidang akademik, dengan target pada tahun 2025 menciptakan lebih banyak pencapaian di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini sejalan dengan visi FEB Undip untuk menjadi fakultas yang unggul di berbagai bidang. Acara ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras mahasiswa yang telah membawa nama baik FEB Undip. Fakultas menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh mahasiswa yang berprestasi, dengan harapan bahwa semangat ini akan terus menginspirasi mahasiswa lainnya. FEB Undip berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh melalui program pengembangan mahasiswa, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni. Semoga penghargaan ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar di masa mendatang. Selamat kepada seluruh mahasiswa berprestasi!
FEB Undip dan FEB Andalas Tingkatkan Kerja Sama Strategis di Bidang Tridharma

Padang (22/11) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB Andalas) resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan kurikulum, dengan tujuan memperkuat pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.) Mengikuti nilai-nilai yang terdapat di dalam Perjanjian Kerja Sama tersebut, maka diadakan kuliah dosen tamu oleh Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., Dekan FEB Undip. Kuliah tersebut mengangkat tema “Tips dan Trik Menyelesaikan Studi Tepat Waktu serta Mempersiapkan Metode Pengajaran.” Kegiatan ini dilakasanakan di Ruang Seminar Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas pada 22 November 2024. Serta dihadiri oleh 300 peserta, termasuk mahasiswa pascasarjana dan dosen FEB Andalas. Kuliah ini merupakan bentuk dari Implementation Arrangement antara Program Studi Doktor Ekonomi dan Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Diponegoro dengan Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Andalas, yang dirancang untuk mempererat sinergi akademik antar Universitas. Dengan komitmen ini, kedua institusi berupaya memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan dunia pendidikan tinggi. FEB Undip dan FEB Andalas optimis, langkah strategis ini akan menghasilkan kontribusi nyata tidak hanya bagi institusi masing-masing, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.
Mahasiswa Kudu Simak! Informasi Terkait Penyesuaian UKT Semester Genap 2024/2025 Universitas Diponegoro

Berdasarkan surat Keputusan Rektor Nomor: 114/UN7.A/HK/IV/2024 tertanggal 12 Nopember 2024, Universitas Diponegoro menginformasikan bahwa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Genap 2024/2025, akan dilaksanakan pada tanggal 2 Januari hingga 4 Februari 2025. Universitas Diponegoro memberikan kesempatan bagi para Mahasiswa baik dari program Sarjana dan Diploma untuk dapat melakukan pengajuan penyesuaian UKT sesuai dengan peraturan Rektor No 9 Tahun 2021. Berikut ketentuan yang wajib disimak ; Penyesuaian UKT meliputi : a. Penyesuaian golongan UKT ke tingkat lebih tinggi; b. Penyesuaian golongan UKT ke tingkat lebih rendah; c. Pengurangan UKT; d. Pembebasan; e. Pembayaran secara mengangsur; f. Penundaan pembayaran; atau g. Bentuk lainnya yang ditetapkan oleh Rektor. Jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT sebagai berikut : No Tanggal Keterangan 1 18 Nopember – 9 Desember 2024 Pengajuan penyesuaian UKT dari Mahasiswa 2 25 Nopember – 16 Desember 2024 Verifikasi pengajuan penyesuaian UKT di Fakultas/Sekolah 3 17 Desember 2024 Batas Akhir Penyampaian Usulan Penyesuaian UKT dari Fakultas/sekolah ke Universitas 4 18 – 20 Desember 2024 Verifikasi Penyesuaian UKT di Universitas 5 22 Desember 2024 Finalisasi Penyesuaian UKT Pengajuan melalui website ukt.undip.ac.id dilakukan secara online.
Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) Menampung Masukan Perpajakan di FEB UNDIP

Semarang, 5 November 2024 — Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) menutup rangkaian komunikasi publik tahun 2024 dengan kegiatan “Komwasjak Mendengar” yang diadakan di Universitas Diponegoro, Semarang. Kegiatan yang berlangsung di Hall Gedung C, FEB Undip, ini memberi ruang bagi masyarakat Jawa Tengah untuk memberikan saran, masukan, dan aspirasi terkait kebijakan serta administrasi perpajakan (pajak, kepabenan dan cukai). Acara ini dihadiri oleh seratus peserta dari kalangan akademisi, pelaku usaha, tax center, asosiasi, dan media lokal. Prof. Fuad, S.ET., M.Si., Ph.D., selaku Ketua Departemen Akuntansi FEB UNDIP, membuka acara dengan sambutan, diikuti keynote speech oleh Ketua Komwasjak, Amien Sunaryadi, yang menjelaskan peran Komwasjak sebagai lembaga pengawas independen untuk kepentingan wajib pajak. “Komwasjak dibentuk untuk mewakili kepentingan wajib pajak, maka kegiatan utama kami salah satunya adalah Komwasjak Mendengar”, ucap Amien. Wakil Ketua Komwasjak, Zainal Arifin Mochtar, memandu diskusi yang mencakup isu-isu strategis perpajakan, seperti peran tax center, kompleksitas peraturan perpajakan, dan peningkatan kompetensi petugas pajak. Diskusi ini mendorong dialog aktif antara peserta dan perwakilan Komwasjak, yang berkomitmen untuk menindaklanjuti pengaduan pajak hingga tuntas. Pada akhir acara, Komwasjak mengapresiasi antusiasme peserta dalam memberikan pandangan yang konstruktif. Diharapkan masukan ini dapat menjadi landasan untuk reformasi perpajakan yang lebih baik dan adil demi kesejahteraan ekonomi nasional.
Hadir di FEB Undip, Pertamina Goes to Campus Berikan Wawasan Energi dan Pembangunan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menjadi tuan rumah acara “Pertamina Goes to Campus” (PGTC) pada 22 Oktober 2024. Kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga dan Universitas Diponegoro ini mengusung tema “Energizing The Future Together” untuk memperdalam pemahaman civitas academica tentang tantangan dan peluang sektor energi. Acara dihadiri oleh akademisi Undip, pejabat Pertamina, serta ratusan mahasiswa. Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo menekankan pentingnya partisipasi aktif mahasiswa dalam memahami isu-isu industri, termasuk energi berkelanjutan sebagai bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dekan FEB Undip Prof. Faisal juga menyatakan harapannya agar PGTC dapat memberikan wawasan penting terkait sustainability, “Di UNDIP dalam dua bulan ini secara aktif banyak berkolaborasi dengan berbagai instansi tentang sustainability energy, hal ini menunjukkan bahwa isu keberlanjutan energi memang sangat penting. Kegiatan PGTC ini menjadi salah satu kegiatan untuk mempersiapkan mahasiswa menerima estafet berikutnya mengenai sustainability energy, sesuai dengan SDGs ketujuh yaitu Energi Bersih dan Terjangkau,” jelas Prof Faisal. Program ini diisi oleh berbagai kegiatan, termasuk diskusi “Energizing Talks” dan “PGTC Exhibition Clusters,” yang mendorong keterlibatan mahasiswa untuk menciptakan inovasi bermanfaat di sektor energi. Program PGTC ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada civitas academica tentang peran Pertamina dalam pengembangan energi berkelanjutan, dengan tema “Energizing The Future Together.” Acara ini terdiri dari berbagai kegiatan, termasuk sesi Energizing Talks, PGTC Exhibition Clusters, Sustainability Competitions, dan Campus Corner, yang semuanya dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada inovasi dan tantangan dalam sektor energi. Selain diskusi, PT Pertamina Patra Niaga juga memberikan kontribusi langsung berupa dukungan fasilitas dan literasi digital. Kontribusi ini meliputi bantuan pembangunan Gedung Laboratorium Komputer Teknik serta 1.000 langganan Kompas.id selama satu tahun untuk mahasiswa Undip, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina. sumber : Undip Official
