sdgs

Riwayat Berdirinya Universitas Diponegoro

Kegiatan Fakultas

FEB Undip Gelar Pelatihan Platform Workspace LSEG untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan pelatihan penggunaan platform Workspace LSEG (London Stock Exchange Group) bagi mahasiswa dan dosen. Kegiatan yang digelar di Gedung Lab Komputer FEB pada Rabu (19/2) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam analisis data dan keuangan, sekaligus memperkenalkan teknologi terkini dalam pengolahan data finansial. Platform LSEG Workspace merupakan alat yang banyak digunakan di industri keuangan global untuk analisis data real-time, riset pasar, dan pengambilan keputusan berbasis data. Pelatihan ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dan dosen FEB Undip dengan keterampilan yang relevan di era digital, serta meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Dalam sambutannya, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Undip, menyatakan “Melalui pelatihan ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami cara kerja industri keuangan global dan meningkatkan kompetensi mereka,” ujarnya. Pelatihan ini menghadirkan Gabriela Sutisna, Client Success Manager LSEG, sebagai pemateri. Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk mengenal berbagai fitur utama platform LSEG Workspace, termasuk simulasi penggunaan untuk analisis keuangan. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung guna memahami cara kerja platform tersebut secara lebih mendalam. Danes Quirira Octavio, seorang dosen dari prodi Manajemen FEB Undip yang mengikuti pelatihan, menyatakan bahwa platform LSEG sangat mendukung kegiatan penelitian. “Dengan adanya database LSEG, kami berharap kualitas dan kuantitas penelitian akademisi FEB Undip dapat meningkat,” ujarnya. Sementara itu, Angela Constantine, peserta dari perwakilan mahasiswa FEB Undip, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat. “Materinya cukup insightful dan relevan, terutama dalam memahami bagaimana platform ini dapat membantu analisis keuangan dan pengambilan keputusan investasi. Selain itu, data yang disediakan sangat lengkap dan up-to-date untuk analisis pasar dan risiko,” katanya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya FEB Undip dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi serta menjalin kerja sama dengan institusi internasional. Pelatihan ini juga menunjukkan komitmen FEB Undip dalam membekali mahasiswa dan dosen dengan keterampilan yang dibutuhkan di era digital, sekaligus memperkuat reputasi FEB Undip sebagai institusi pendidikan yang berorientasi global. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam menghadapi dinamika industri global.   sumber : ANTARA

Kebanggaan Kampus, Apresiasi Mahasiswa Berprestasi FEB UNDIP 2024

Semarang (12/12) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi sepanjang tahun 2024. Acara apresiasi ini berlangsung di Hall Pertamina FEB Undip dan dihadiri oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D.; Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E.; serta Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Dr. Wahyu Meiranto, S.E., M.Si., Akt. Dalam sambutannya, Prof. Faisal menyampaikan pentingnya menjaga dan meningkatkan capaian yang telah diraih. “Tugas kita saat ini adalah menjaga dan meningkatkan prestasi yang telah kita torehkan. FEB Undip akan selalu mendukung mahasiswa yang berjuang untuk membanggakan kampus kita,” ujarnya. Pesan ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi. Selama tahun 2024, pencapaian mahasiswa FEB Undip didominasi oleh prestasi di bidang olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun, FEB Undip juga terus mendorong optimalisasi prestasi di bidang akademik, dengan target pada tahun 2025 menciptakan lebih banyak pencapaian di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini sejalan dengan visi FEB Undip untuk menjadi fakultas yang unggul di berbagai bidang. Acara ini juga menjadi ajang apresiasi terhadap dedikasi dan kerja keras mahasiswa yang telah membawa nama baik FEB Undip. Fakultas menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh mahasiswa yang berprestasi, dengan harapan bahwa semangat ini akan terus menginspirasi mahasiswa lainnya. FEB Undip berkomitmen untuk terus memberikan dukungan penuh melalui program pengembangan mahasiswa, baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni. Semoga penghargaan ini menjadi awal dari pencapaian yang lebih besar di masa mendatang. Selamat kepada seluruh mahasiswa berprestasi!  

FEB Undip dan FEB Andalas Tingkatkan Kerja Sama Strategis di Bidang Tridharma

Padang (22/11) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas (FEB Andalas) resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi ini berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan kurikulum, dengan tujuan memperkuat pengembangan Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.) Mengikuti nilai-nilai yang terdapat di dalam Perjanjian Kerja Sama tersebut, maka diadakan kuliah dosen tamu oleh Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., Dekan FEB Undip. Kuliah tersebut mengangkat tema “Tips dan Trik Menyelesaikan Studi Tepat Waktu serta Mempersiapkan Metode Pengajaran.” Kegiatan ini dilakasanakan di Ruang Seminar Pascasarjana Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas pada 22 November 2024. Serta dihadiri oleh 300 peserta, termasuk mahasiswa pascasarjana dan dosen FEB Andalas. Kuliah ini merupakan bentuk dari Implementation Arrangement antara Program Studi Doktor Ekonomi dan Program Studi Magister Akuntansi Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Diponegoro dengan Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi & Bisnis Andalas, yang dirancang untuk mempererat sinergi akademik antar Universitas. Dengan komitmen ini, kedua institusi berupaya memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan dunia pendidikan tinggi. FEB Undip dan FEB Andalas optimis, langkah strategis ini akan menghasilkan kontribusi nyata tidak hanya bagi institusi masing-masing, tetapi juga bagi masyarakat luas dalam mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia.

Mahasiswa Kudu Simak! Informasi Terkait Penyesuaian UKT Semester Genap 2024/2025 Universitas Diponegoro

Berdasarkan surat Keputusan Rektor Nomor: 114/UN7.A/HK/IV/2024 tertanggal 12 Nopember 2024, Universitas Diponegoro menginformasikan bahwa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Semester Genap 2024/2025, akan dilaksanakan pada tanggal 2 Januari hingga 4 Februari 2025. Universitas Diponegoro memberikan kesempatan bagi para Mahasiswa baik dari program Sarjana dan Diploma untuk dapat melakukan pengajuan penyesuaian UKT sesuai dengan peraturan Rektor No 9 Tahun 2021. Berikut ketentuan yang wajib disimak ; Penyesuaian UKT meliputi : a. Penyesuaian golongan UKT ke tingkat lebih tinggi; b. Penyesuaian golongan UKT ke tingkat lebih rendah; c. Pengurangan UKT; d. Pembebasan; e. Pembayaran secara mengangsur; f. Penundaan pembayaran; atau g. Bentuk lainnya yang ditetapkan oleh Rektor. Jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT sebagai berikut : No Tanggal Keterangan 1 18 Nopember – 9 Desember 2024 Pengajuan penyesuaian UKT dari Mahasiswa 2 25 Nopember – 16 Desember 2024 Verifikasi pengajuan penyesuaian UKT di Fakultas/Sekolah 3 17 Desember 2024 Batas Akhir Penyampaian Usulan Penyesuaian UKT dari Fakultas/sekolah ke Universitas 4 18 – 20 Desember 2024 Verifikasi Penyesuaian UKT di Universitas 5 22 Desember 2024 Finalisasi Penyesuaian UKT Pengajuan melalui website ukt.undip.ac.id dilakukan secara online.  

Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) Menampung Masukan Perpajakan di FEB UNDIP

Semarang, 5 November 2024 — Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak) menutup rangkaian komunikasi publik tahun 2024 dengan kegiatan “Komwasjak Mendengar” yang diadakan di Universitas Diponegoro, Semarang. Kegiatan yang berlangsung di Hall Gedung C, FEB Undip, ini memberi ruang bagi masyarakat Jawa Tengah untuk memberikan saran, masukan, dan aspirasi terkait kebijakan serta administrasi perpajakan (pajak, kepabenan dan cukai). Acara ini dihadiri oleh seratus peserta dari kalangan akademisi, pelaku usaha, tax center, asosiasi, dan media lokal. Prof. Fuad, S.ET., M.Si., Ph.D., selaku Ketua Departemen Akuntansi FEB UNDIP, membuka acara dengan sambutan, diikuti keynote speech oleh Ketua Komwasjak, Amien Sunaryadi, yang menjelaskan peran Komwasjak sebagai lembaga pengawas independen untuk kepentingan wajib pajak. “Komwasjak dibentuk untuk mewakili kepentingan wajib pajak, maka kegiatan utama kami salah satunya adalah Komwasjak Mendengar”, ucap Amien. Wakil Ketua Komwasjak, Zainal Arifin Mochtar, memandu diskusi yang mencakup isu-isu strategis perpajakan, seperti peran tax center, kompleksitas peraturan perpajakan, dan peningkatan kompetensi petugas pajak. Diskusi ini mendorong dialog aktif antara peserta dan perwakilan Komwasjak, yang berkomitmen untuk menindaklanjuti pengaduan pajak hingga tuntas. Pada akhir acara, Komwasjak mengapresiasi antusiasme peserta dalam memberikan pandangan yang konstruktif. Diharapkan masukan ini dapat menjadi landasan untuk reformasi perpajakan yang lebih baik dan adil demi kesejahteraan ekonomi nasional.

Hadir di FEB Undip, Pertamina Goes to Campus Berikan Wawasan Energi dan Pembangunan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menjadi tuan rumah acara “Pertamina Goes to Campus” (PGTC) pada 22 Oktober 2024. Kolaborasi antara PT Pertamina Patra Niaga dan Universitas Diponegoro ini mengusung tema “Energizing The Future Together” untuk memperdalam pemahaman civitas academica tentang tantangan dan peluang sektor energi. Acara dihadiri oleh akademisi Undip, pejabat Pertamina, serta ratusan mahasiswa. Rektor Undip Prof. Dr. Suharnomo menekankan pentingnya partisipasi aktif mahasiswa dalam memahami isu-isu industri, termasuk energi berkelanjutan sebagai bagian dari tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Dekan FEB Undip Prof. Faisal juga menyatakan harapannya agar PGTC dapat memberikan wawasan penting terkait sustainability, “Di UNDIP dalam dua bulan ini secara aktif banyak berkolaborasi dengan berbagai instansi tentang sustainability energy, hal ini menunjukkan bahwa isu keberlanjutan energi memang sangat penting. Kegiatan PGTC ini menjadi salah satu kegiatan untuk mempersiapkan mahasiswa menerima estafet berikutnya mengenai sustainability energy, sesuai dengan SDGs ketujuh yaitu Energi Bersih dan Terjangkau,” jelas Prof Faisal. Program ini diisi oleh berbagai kegiatan, termasuk diskusi “Energizing Talks” dan “PGTC Exhibition Clusters,” yang mendorong keterlibatan mahasiswa untuk menciptakan inovasi bermanfaat di sektor energi. Program PGTC ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada civitas academica tentang peran Pertamina dalam pengembangan energi berkelanjutan, dengan tema “Energizing The Future Together.” Acara ini terdiri dari berbagai kegiatan, termasuk sesi Energizing Talks, PGTC Exhibition Clusters, Sustainability Competitions, dan Campus Corner, yang semuanya dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada inovasi dan tantangan dalam sektor energi. Selain diskusi, PT Pertamina Patra Niaga juga memberikan kontribusi langsung berupa dukungan fasilitas dan literasi digital. Kontribusi ini meliputi bantuan pembangunan Gedung Laboratorium Komputer Teknik serta 1.000 langganan Kompas.id selama satu tahun untuk mahasiswa Undip, sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.   sumber : Undip Official

Kolaborasi Dosen FT & FEB di Kedai Reka, mengubah Eceng Gondok Menjadi Green Building Material

Eceng gondok, yang dulu dianggap gulma pengganggu perairan, kini menjadi bahan utama inovasi keramik canggih yang mampu meredam kebisingan hingga 90 persen. Tim gabungan Fakultas Teknik dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) berhasil mengubah masalah lingkungan ini menjadi solusi berkelanjutan. Green Building atau bangunan ramah lingkungan kini menjadi fokus utama di industri konstruksi global. Inovasi terbaru yang mendukung konsep ini adalah Hexagonal Ceramic Interlocks (Hexara Ceramics), sebuah produk inovatif hasil kerja sama Program Kedai Reka tahun 2023-2024 yang melibatkan tim gabungan dari Prodi Arsitektur, Teknik Kimia, dan Bisnis Digital Universitas Diponegoro (Undip) bersama industri. Tim peneliti Undip berhasil mengembangkan teknologi yang mengubah eceng gondok—tanaman air yang banyak ditemukan di perairan Indonesia—menjadi bahan campuran untuk keramik peredam suara. Terobosan ini tidak hanya mengatasi masalah pertumbuhan eceng gondok yang liar, tetapi juga menawarkan solusi untuk mengurangi kebisingan yang kian meningkat di area perkotaan. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Erni Setyowati, MT (Prodi Arsitektur) bersama Prof. Dr.-Ing. Ir. Silviana, S.T., M.T., IPM.-ASEAN Eng (Prodi Teknik Kimia) dan Ardiaz Ajie Aryandika, S.Kom., MBA (Prodi Bisnis Digital). Mereka berhasil mengekstrak selulosa dari eceng gondok dan mengolahnya menjadi bahan campuran keramik dengan kemampuan peredam suara yang sangat baik. Selain itu, keramik ini memiliki ketahanan terhadap suhu ekstrem, kekuatan mekanik yang tinggi, serta kemampuan isolasi panas yang unggul. Hexara Ceramics  merupakan material keramik dinding fungsional berbentuk heksagonal dan memiliki sistem kunci unik yang memungkinkan mereka terkunci satu sama lain tanpa perlu menggunakan adhesif tambahan. Ini membuat instalasi menjadi lebih mudah dan mengurangi penggunaan bahan kimia yang berpotensi merusak lingkungan. Pengaplikasian keramik ini biasanya terpasang di area bangunan komersial, gedung apartemen, dan rumah sakit, keramik peredam suara ini dapat mengurangi tingkat kebisingan hingga 90 persen, menciptakan lingkungan yang lebih tenang dan nyaman bagi penghuninya. Keunggulan dan penerapan produk ini pada bangunan sudah diimplementasikan di beberapa Gedung. Khusus di Undip dapat dilihat penerapannya di Muladi Dome, Gedung Prof. Soedarto, Gedung Art Center. Produk ini memiliki 2 tipe yaitu hexa ceramic tipe glazur dan non glazur serta tipe terbaru yaitu hexa flower dan batik Adapun manfaat dan kehebatan dari Hexara Ceramics yang membuatnya menjadi pilihan yang menarik dalam green construction seperti; Instalasi Mudah : Sistem interlocking heksagonal memungkinkan keramik ini saling terkunci dan bertautan tanpa perlu menggunakan adhesif atau semen tambahan. Ini mempercepat proses instalasi, mengurangi tenaga kerja, dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan dengan bahan kimia. Ramah Lingkungan: Bahan dasar campuran yang ramah lingkungan dari keramik Hexagonal Interlock Ceramics adalah Eceng Gondok yang sudah diproses sedemikian rupa sehingga memiliki bahan yang lebih berkelanjutan daripada bahan konstruksi konvensional seperti beton atau batu bata. Tahan Lama: Ubin-ubin ini memiliki ketahanan yang tinggi terhadap cuaca dan korosi, sehingga mereka memiliki umur pakai yang lebih lama daripada beberapa bahan konstruksi lainnya. Ini berarti pengurangan limbah konstruksi jangka panjang. Estetika: Bentuk heksagonal yang unik, Hexagonal Interlock Ceramics dapat memberikan tampilan estetik dan modern pada bangunan yang memasang dengan model ini. Pengembangan keramik peredam suara ini merupakan salah satu kontribusi Undip dalam menghadapi tantangan lingkungan dan kebisingan yang semakin memburuk di Indonesia. Terobosan ini adalah bukti nyata bagaimana penelitian dan inovasi dapat mengatasi dua masalah sekaligus: pertumbuhan eceng gondok yang berlebihan dan kebisingan di perkotaan. Riset dari Tim Undip telah menunjukkan bahwa eceng gondok, yang dulu dianggap sebagai masalah, sekarang menjadi bagian dari solusi yang inovatif dan berkelanjutan. Informasi lebih lanjut mengenai riset ini dapat diakses melalui situs www.cecraundip.com yang juga menampilkan fitur-fitur unggulan Hexara Ceramics dalam mendukung pembangunan ramah lingkungan di masa depan. penulis : Ardiaz Ajie Aryandika, S.Kom., MBA editor : Humas FEB Undip

Informasi Terkait Jadwal Penyesuaian UKT Semester Gasal 2024/2025, Mahasiswa Akhir Wajib Simak!

Universitas Diponegoro mengumumkan tindak lanjut terkait penyesuaian UKT untuk mahasiswa tingkat akhir Semester Gasal 2024/2025. Berdasarkan surat resmi Nomor: 695/UN7.A2/KU/2024 tertanggal 21 Mei 2024, mahasiswa yang mengikuti penyesuaian dalam Pembebasan UKT dan belum membayar UKT diminta untuk segera mematuhi jadwal yang telah ditentukan. Pengumuman ini penting untuk memastikan seluruh mahasiswa dapat menyelesaikan kewajiban administrasinya tepat waktu. Adapun Jadwal tindak lanjut sebagai berikut ; No Tanggal Keterangan 1 30 Agustus – 16 September 2024 Bagi mahasiswa yang lulus maksmal tanggal 16 Agustus 2024, dengan mengupload SKL di ( https://ukt.undip.ac.id ) 2 17 – 18 September 2024 Verifikasi pengajuan penyesuaian UKT di Fakultas/Sekolah 3 19 September Batas Akhir Penyampaian Usulan Penyesuaian UKT dari Fakultas/sekolah ke Universitas 4 20 September 2024 Verifikasi Penyesuaian UKT di Universitas 5 23 September 2024 Finalisasi Tindak Lanjut Penyesuaian UKT Mahasiswa Tingkat Akhir

Departemen Manajemen Menyelenggarakan Visiting Professor Bahas Academic Entrepreneurship untuk Pengembangan Sosio-Ekonomi

Semarang, 22 Agustus 2024 – Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar acara Visiting Professor bertajuk “Academic Entrepreneurship to Commercialize University Research Output for Socio-Economic Development” pada Kamis, 22 Agustus 2024, di Hall Gedung Kewirausahaan FEB Undip. Acara ini menghadirkan Dr. Dwitya Kirana, B.Sc., M.Sc., Ph.D., seorang akademisi sekaligus entrepreneur, yang juga menjabat sebagai Assistant Professor Innovation and Technology Management di International Digital Laboratory, University of Warwick, Inggris. Dalam sambutannya Dekan FEB Undip yakni, Prof. Faisal, menyampaikan rasa senang dan bangganya akan kegiatan ini. Beliau yakin kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar tidak bagi akademisi yang ada di FEB Undip tetapi dapat meningkatkan reputasi yang baik bagi institusi kami. Dalam kuliahnya, Dr. Dwitya menekankan pentingnya kewirausahaan akademik sebagai jalan untuk mengkomersialisasikan hasil riset universitas demi mendukung pengembangan sosio-ekonomi masyarakat. Ia memaparkan empat agenda utama yang perlu dikuasai peserta untuk menjadi akademisi sekaligus entrepreneur. Pertama, Dr. Dwitya membahas mengenai konsep akademik entrepreneurship. Kedua, ia menyoroti pentingnya inovasi berbasis masyarakat dan bagaimana universitas dapat mewujudkan ide-ide tersebut. Agenda ketiga berfokus pada temuan penelitian terkait inovasi di Indonesia, dan yang terakhir, ia menekankan pentingnya tindakan konkret dalam mengimplementasikan inovasi tersebut. “Dunia industri sangat penting untuk menciptakan dampak nyata dari hasil riset universitas. Enterpreneurship tidak hanya tentang menjadi pebisnis, tetapi juga mencakup proses, pengetahuan, dan keterampilan,” ujar Dr. Dwitya. Ia juga membagikan beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh universitas untuk mendorong kewirausahaan akademik, seperti peningkatan kolaborasi dan penciptaan lingkungan ekosistem yang mendukung. Acara yang dihadiri oleh Dekan FEB Undip, dosen, dan mahasiswa Program Studi Manajemen FEB Undip, turut hadir juga seorang entrepreneur muda yakni Chacha Frederica (Wynne Frederica, S.E., BBA.) hal ini diharapkan dapat menginspirasi akademisi Undip untuk lebih aktif dalam dunia entrepreneurship, sehingga hasil penelitian mereka dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan sosio-ekonomi, baik di tingkat lokal maupun nasional. Kegiatan ini juga bertujuan memperkaya wawasan dan memperkuat jaringan internasional.  

Rangkaian ODM FEB Undip 2024 Berakhir dengan Meriah, Mahasiswa Baru Antusias Menghadiri Yellow Fest

Semarang (16/08) – Rangkaian kegiatan Orientasi Diponegoro Muda (ODM) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro resmi berakhir dengan puncak acara ODM FEB (Yellow Fest). Kegiatan ini dimulai dengan pembentukan mozaik, diikuti oleh orasi dari Ketua BEM, Ketua Senat, dan Ketua Himpunan, serta parade organisasi mahasiswa. Yellow Festival yang menjadi puncak acara memiliki tujuan utama untuk mengenalkan berbagai organisasi mahasiswa yang ada di FEB Undip kepada para mahasiswa baru. Tahun ini, ODM FEB berlangsung dengan suasana yang sama meriah dan menyenangkan seperti tahun-tahun sebelumnya, didukung oleh antusiasme luar biasa dari para mahasiswa baru. Stand-stand organisasi mahasiswa dan UKM juga turut hadir, memberikan kesempatan bagi mahasiswa baru untuk lebih mengenal dan memahami berbagai pilihan kegiatan ekstrakurikuler yang tersedia di FEB Undip. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan FEB Undip, termasuk Dekan, Wakil Dekan, Ketua Departemen, serta Ketua dan Sekretaris Program Studi. Dalam pidatonya, Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara studi akademik dan kehidupan sosial. “Untuk meraih kesuksesan, kalian tidak hanya membutuhkan kemampuan akademis atau keterampilan individu, tetapi juga penting untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan pengalaman sosial yang akan membentuk karakter kalian,” ujar Prof. Faisal. Semangat mahasiswa baru tidak surut hingga penghujung acara ODM Festival. Mereka dengan penuh antusias berkumpul di sekitar panggung utama, menyaksikan berbagai penampilan memukau dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti UKM Tari, Economusic, dan Cheerleader. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga berhasil memperkenalkan berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti di FEB Undip. Sebagai penutup, seluruh mahasiswa bersama-sama menyanyikan Mars FEB, menciptakan momen kebersamaan yang mempererat kekompakan dan keakraban di antara mereka. Acara ini tidak hanya merayakan langkah awal mereka terjun kedalam dunia akademik, tetapi juga menegaskan bahwa mereka kini menjadi bagian dari keluarga besar FEB Undip.