FEB Undip dan Saxion University Perkuat Kerja Sama melalui Kuliah dan Program Kolaborasi Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) memperkuat penjajakan kerja sama internasional bersama Saxion University of Applied Sciences, Belanda, melalui pembahasan sejumlah program akademik strategis yang berorientasi pada perluasan kesempatan belajar dan pengembangan kapasitas sivitas akademika. Agenda tersebut berlangsung di Gedung Dekanat FEB Undip, Kamis (1/10), dan dilanjutkan dengan sesi kuliah yang menghadirkan perspektif akademik serta praktik keuangan dan audit dari Saxion University. Penguatan kerja sama diawali melalui pertemuan antara perwakilan Saxion University dan pimpinan FEB Undip yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Harjum Muharam, beserta jajaran. Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang pengembangan kolaborasi kedua institusi, mulai dari program beasiswa, pengembangan dan pembaruan kurikulum, hingga mobilitas mahasiswa dan dosen. Pembahasan juga mencakup penjajakan skema 2+2 dan 3+1, pengembangan program double degree, serta peluang bagi mahasiswa FEB Undip untuk mengikuti program akademik di Saxion University. Tidak hanya berfokus pada mobilitas, kedua institusi turut mengeksplorasi kolaborasi dalam metode pembelajaran, pengelolaan kelas, sharing praktik pengajaran, hingga kemungkinan pengembangan virtual class bersama. Setelah pertemuan tersebut, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi kuliah bagi sivitas akademika FEB Undip. Dennis Vossen, Program Director of Finance and Accounting Saxion University of Applied Sciences, membawakan kuliah bertajuk “The Investment Game”. Sementara itu, Eline Brinkhuis, Dosen Finance & Control Saxion University of Applied Sciences, menyampaikan materi “Audit in Action”. Kedua sesi tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa FEB Undip untuk memperluas wawasan mengenai investasi, keuangan, dan audit melalui perspektif pendidikan tinggi di Belanda. Kehadiran akademisi dari Saxion University sekaligus membuka ruang pertukaran pengetahuan yang mempertemukan pembelajaran di lingkungan FEB Undip dengan praktik dan perspektif akademik internasional. Penjajakan kerja sama ini menjadi bagian dari langkah FEB Undip dalam memperluas jejaring global dan menghadirkan semakin banyak peluang akademik bagi mahasiswa maupun dosen. Kolaborasi dengan Saxion University diharapkan dapat berkembang tidak hanya dalam bentuk mobilitas sivitas akademika, tetapi juga mencakup pengembangan kurikulum, inovasi pembelajaran, penguatan kapasitas akademik, serta program internasional yang berkelanjutan.

Dosen Manajemen FEB Undip Menjadi Visiting Researcher di National Taiwan University

Taipei – Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D., menjadi Visiting Researcher di College of Management, National Taiwan University (NTU), Taiwan pada 13–22 Juli 2026. Kegiatan ini didanai oleh skema World Class University (WCU) Program yang merupakan bagian dari upaya FEB Undip dalam memperkuat kolaborasi riset internasional sekaligus mendukung agenda internasionalisasi Universitas Diponegoro. Selama program tersebut, Aktsar Hamdi Tsalits berkolaborasi dengan Assoc. Prof. Jyun-Ying Fu, dosen Department of International Business, College of Management, National Taiwan University. Prof. Fu merupakan akademisi yang memiliki rekam jejak penelitian yang kuat di bidang manajemen dengan berbagai publikasi pada jurnal bereputasi dunia, termasuk Journal of Management. Kolaborasi ini menjadi kesempatan strategis untuk memperluas jejaring penelitian sekaligus meningkatkan kualitas luaran riset FEB Undip bersama salah satu peneliti terkemuka di bidangnya. National Taiwan University sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di dunia yang menempati peringkat ke-63 dalam QS World University Rankings. Reputasi akademik NTU menjadikannya mitra strategis bagi Universitas Diponegoro dalam mengembangkan kolaborasi penelitian yang berorientasi pada publikasi internasional bereputasi. Fokus utama kegiatan Visiting Researcher ini adalah pengembangan riset kolaboratif mengenai peran sinyal (signals) dalam proses internasionalisasi perusahaan dari negara berkembang (emerging market firms). Penelitian tersebut ditargetkan menghasilkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen internasional. Melalui program ini, FEB Undip berupaya memperkuat jejaring kerja sama penelitian dengan College of Management NTU sekaligus meningkatkan academic reputation sebagai indikator penting dalam pemeringkatan perguruan tinggi dunia. Ke depan, kolaborasi antara FEB Undip dan National Taiwan University diharapkan dapat terus berkembang melalui penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan jejaring akademik internasional yang berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi salah satu wujud komitmen FEB Undip dalam meningkatkan kualitas penelitian dan memperkuat posisi Universitas Diponegoro di tingkat internasional.

SEL FEB Undip Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Center for Business Sustainability NCCU Taiwan

Taipei – Sustainability and Entrepreneurship Labs (SEL) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menjajaki kerja sama strategis dengan Center for Business Sustainability, College of Commerce, National Chengchi University (NCCU), Taiwan sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengembangkan kolaborasi riset di bidang keberlanjutan. Pertemuan berlangsung di Meeting Room Center for Sustainability Management, College of Commerce Building, National Chengchi University pada Kamis, 16 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip sekaligus Pengarah SEL, Prof. Faisal, didampingi anggota SEL sekaligus Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D.Delegasi Center for Business Sustainability NCCU dipimpin oleh Direktur, Prof. Danchi Tan, bersama Deputi Direktur, Prof. Anne Wu. Pertemuan ini difokuskan pada pengembangan kapasitas SEL FEB Undip yang baru dibentuk agar mampu berkembang menjadi pusat studi yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi dunia akademik maupun masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, tim SEL memperoleh berbagai masukan mengenai tata kelola pusat studi, strategi pengembangan organisasi, model bisnis, hingga pengelolaan kemitraan dari pengalaman Center for Business Sustainability NCCU, yang telah dikenal sebagai salah satu pusat unggulan di bidang keberlanjutan. Sebagai tindak lanjut, SEL FEB Undip akan mengundang jajaran pengelola Center for Business Sustainability untuk berkunjung ke FEB Undip dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pusat studi yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga akan mencakup diskusi mengenai model bisnis pusat studi serta berbagi praktik baik terkait layanan unggulan NCCU ESG Solutions, yang telah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata NCCU dalam mendukung implementasi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di berbagai organisasi. Selain penguatan kelembagaan, kedua pusat studi juga sepakat untuk mengembangkan kolaborasi akademik melalui penyelenggaraan simposium internasional bersama yang mempertemukan akademisi dan peneliti dari kedua institusi. Simposium tersebut diharapkan menghasilkan publikasi ilmiah kolaboratif, baik dalam bentuk book chapter maupun artikel pada jurnal internasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kemitraan jangka panjang antara SEL FEB Undip dan Center for Business Sustainability NCCU dalam pengembangan riset, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi di bidang keberlanjutan dan kewirausahaan. Sejalan dengan visi internasionalisasi FEB Undip, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi SEL sebagai pusat studi yang adaptif, berdampak, dan mampu berkontribusi terhadap penyelesaian berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

FEB Undip Perkuat Kolaborasi Internasional Bidang Akuntansi dan Manajemen dengan College of Commerce NCCU Taiwan

Taipei – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus memperluas jejaring kemitraan internasional melalui penjajakan kerja sama dengan College of Commerce, National Chengchi University (NCCU), Taiwan, khususnya dalam pengembangan bidang akuntansi dan manajemen. Pertemuan berlangsung di College History Room, College of Commerce Building, National Chengchi University pada Rabu, 15 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, didampingi Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D. Sementara itu, delegasi College of Commerce NCCU diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Riset, Prof. Wu-Chun Chi, Ketua Departemen Administrasi Bisnis, Prof. Shwu-Min Hong, serta Dosen Departemen Akuntansi, Prof. Ai-An Tsui. Pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan berbagai peluang kolaborasi akademik yang mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian di bidang akuntansi dan manajemen. Sebagai langkah awal, kedua institusi sepakat untuk memperkuat program mobilitas dosen, baik inbound maupun outbound. FEB Undip mengundang para profesor dari College of Commerce NCCU untuk berkontribusi sebagai guest lecturer dalam program Undip Global Classroom, serta sebagai visiting professor dan adjunct professor. Di sisi lain, College of Commerce NCCU membuka kesempatan bagi dosen FEB Undip, khususnya dari Departemen Manajemen dan Departemen Akuntansi, untuk mengikuti program visiting researcher maupun visiting lecturer di NCCU. Selain mobilitas dosen, College of Commerce NCCU juga menawarkan kesempatan bagi mahasiswa FEB Undip, khususnya dari program studi Manajemen dan Akuntansi, untuk mengikuti summer course yang diselenggarakan setiap tahun. Program ini diharapkan dapat memperluas wawasan internasional mahasiswa sekaligus memberikan pengalaman belajar dalam lingkungan akademik yang multikultural. Dalam kesempatan tersebut, FEB Undip juga mengundang mahasiswa program doktor (Ph.D.) College of Commerce NCCU untuk berpartisipasi dalam The 4th International Research Conference on Economics and Business (IRCBE) 2026 yang akan diselenggarakan pada 14–15 Oktober 2026 di FEB Undip. College of Commerce NCCU menyambut baik undangan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendorong para mahasiswa doktor berpartisipasi dalam forum ilmiah internasional tersebut. Melalui penjajakan ini, kedua institusi berharap kerja sama yang diawali pada bidang akuntansi dan manajemen dapat berkembang menjadi kemitraan strategis yang lebih luas, mencakup kolaborasi penelitian, publikasi internasional, pengembangan program akademik bersama, hingga program double degree di masa mendatang. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam memperkuat reputasi global melalui kemitraan dengan perguruan tinggi bereputasi internasional.

FEB Undip Jajaki Kerja Sama Mobilitas Akademik Bidang Ilmu Ekonomi dengan College of Social Sciences NCCU Taiwan

Taipei – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus memperkuat jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama strategis dengan College of Social Sciences, National Chengchi University (NCCU), Taiwan, khususnya dalam pengembangan bidang ilmu ekonomi. Pertemuan berlangsung di General Building, College of Social Sciences, National Chengchi University pada Selasa, 14 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, didampingi Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D. Sementara itu, delegasi College of Social Sciences NCCU diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Riset, Prof. Tzu-Chin Lin, serta Direktur International Master Program on Applied Economics, Prof. Wen-Chieh Wu. Pertemuan tersebut menghasilkan pembahasan mengenai peluang kerja sama internasional yang pada tahap awal akan difokuskan pada program mobilitas dosen dan mahasiswa di bidang ilmu ekonomi, baik inbound maupun outbound. Untuk program staff mobility inbound, FEB Undip mengundang para profesor bidang ekonomi dari College of Social Sciences NCCU untuk berkontribusi sebagai guest lecturer dalam program Undip Global Classroom, serta sebagai visiting professor maupun adjunct professor di FEB Undip. Sebagai bentuk timbal balik, NCCU juga membuka kesempatan bagi dosen FEB Undip, khususnya dari Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, untuk mengikuti program visiting researcher maupun visiting lecturer di National Chengchi University. Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas akademik dosen sekaligus mendorong kolaborasi riset internasional di bidang ekonomi. Selain mobilitas dosen, kedua institusi juga menjajaki kerja sama student mobility melalui skema Credit Transfer System (CTS). NCCU membuka peluang bagi mahasiswa Magister Ilmu Ekonomi FEB Undip untuk mengikuti perkuliahan di NCCU, sementara FEB Undip juga menawarkan kesempatan bagi mahasiswa bidang ekonomi dari NCCU untuk mengikuti perkuliahan melalui program credit transfer di FEB Undip. Kedua institusi berharap kolaborasi awal yang berfokus pada mobilitas akademik di bidang ilmu ekonomi ini dapat menjadi fondasi bagi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang, termasuk pengembangan program double degree, kolaborasi penelitian, penyelenggaraan seminar internasional, serta berbagai bentuk kerja sama akademik lainnya. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam memperluas kemitraan global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian yang berdaya saing internasional.

Memperkuat Jejaring Global, FEB Undip Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Internasionalisasi

Internasionalisasi kini tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, melainkan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Menyadari pentingnya hal tersebut, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas dalam Mendukung Internasionalisasi pada 18–19 Juni 2026 di The Wujil Resort & Conventions, Ungaran. Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh International Office (IO) FEB Undip ini, para pimpinan dan pengelola akademik dibekali strategi membangun kerja sama internasional yang berkelanjutan, memperluas jejaring dengan universitas mitra luar negeri, serta mengoptimalkan peluang kolaborasi global dalam bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas akademik. Dalam sambutannya Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FEB Undip, Dr. Wahyu Meiranto, S.E., M.Si., Akt., menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu agenda strategis fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring akademik global, serta memperkuat reputasi institusi di tingkat internasional. Menurutnya, pengembangan kerja sama dengan mitra luar negeri tidak cukup hanya diwujudkan melalui penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi harus mampu menghasilkan program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Melalui sesi berbagi pengalaman yang disampaikan oleh Ida Noviyantie, S.S., M.A., Koordinator Global Relations and Mobility Office (GREAT) FEB Universitas Gadjah Mada (UGM), peserta memperoleh wawasan mengenai strategi membangun dan menjaga kemitraan internasional yang berkelanjutan. Berbagai praktik baik yang telah diterapkan FEB UGM menjadi referensi berharga bagi FEB Undip dalam memperluas kolaborasi dengan universitas mitra luar negeri, meningkatkan mobilitas akademik, serta mengembangkan program internasional yang lebih berdampak. Dalam workshop tersebut, peserta juga diajak memahami pentingnya pendekatan yang proaktif dalam mengidentifikasi calon mitra strategis, membangun komunikasi yang efektif, serta mengembangkan program kolaboratif yang sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan masing-masing institusi. Strategi ini dinilai penting untuk memastikan bahwa kerja sama internasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu berkembang menjadi kolaborasi akademik yang produktif dan berkelanjutan. Seiring meningkatnya tuntutan globalisasi pendidikan tinggi, kemitraan internasional menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas kesempatan belajar, penelitian, dan pengembangan kapasitas sivitas akademika. Melalui kegiatan ini, International Office FEB Undip berharap seluruh unit akademik memiliki pemahaman dan visi yang selaras dalam mendukung agenda internasionalisasi fakultas, sehingga peluang kolaborasi global dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat daya saing dan reputasi FEB Undip di tingkat internasional.  

Undip Global Classroom 2026 Hadirkan Akademisi dari Inggris, Selandia Baru, Malaysia, hingga Thailand

Sebanyak 10 akademisi dari berbagai universitas terkemuka dunia berkolaborasi dengan Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dalam program Undip Global Classroom (UGC) 2026 yang berlangsung pada April hingga Juni 2026. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan bersama dosen internasional dan memperoleh perspektif global mengenai perkembangan akuntansi, bisnis, serta praktik profesional di berbagai negara. Melalui skema co-teaching yang dilaksanakan secara daring menggunakan Zoom dan Microsoft Teams, mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan dari dosen FEB Undip, tetapi juga berinteraksi langsung dengan akademisi luar negeri yang memiliki pengalaman mengajar dan meneliti di lingkungan internasional. Kehadiran para dosen tamu tersebut menghadirkan suasana pembelajaran yang lebih dinamis sekaligus memperluas wawasan mahasiswa mengenai berbagai isu global yang relevan dengan perkembangan dunia usaha, akuntansi, tata kelola, keberlanjutan, hingga riset kontemporer. Akademisi yang terlibat dalam program ini berasal dari sejumlah perguruan tinggi bereputasi internasional, di antaranya University of Auckland (Selandia Baru), Bangor Business School (Inggris), University of Essex (Inggris), Universiti Malaya, Universiti Sains Malaysia, Universiti Malaysia Sabah, Universiti Tunku Abdul Rahman (Malaysia), serta Prince of Songkla University (Thailand). Keterlibatan para akademisi tersebut memberikan akses bagi mahasiswa FEB Undip untuk memahami perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik profesional dari berbagai perspektif internasional tanpa harus meninggalkan ruang kelas. Bagi mahasiswa, program ini menjadi kesempatan berharga untuk merasakan atmosfer pembelajaran global sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi akademik lintas budaya. Interaksi dengan dosen internasional mendorong mahasiswa untuk lebih aktif berdiskusi, berpikir kritis, dan memahami bagaimana berbagai tantangan ekonomi dan bisnis dipandang dari sudut pandang yang berbeda. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi lulusan yang akan berkarier di lingkungan kerja yang semakin terhubung secara global. Selain memberikan manfaat bagi mahasiswa, Undip Global Classroom 2026 juga memperkuat jejaring akademik internasional Departemen Akuntansi FEB Undip. Kolaborasi pengajaran yang terbangun melalui program ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang penelitian, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, serta program akademik internasional lainnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memperkuat posisi FEB Undip dalam jejaring pendidikan tinggi global. Sebagai salah satu program unggulan Universitas Diponegoro dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, Undip Global Classroom menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman belajar berstandar internasional bagi mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan akademisi dunia, FEB Undip terus memperluas ruang pembelajaran global sekaligus mendukung visi Universitas Diponegoro menuju World Class University yang unggul dalam pendidikan, penelitian, dan kolaborasi internasional.

Bloomberg Singapore Berikan Pelatihan Analisis Pasar Global bagi Mahasiswa FEB Undip

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Bloomberg Training pada 22 Mei 2026 di Bloomberg Financial Market Laboratory, Gedung Laboratorium FEB Undip. Kegiatan ini menghadirkan pemateri langsung dari Bloomberg Singapore, Kevin Lau dan Viancqa Kurniawan, serta diikuti oleh mahasiswa program Sarjana hingga Magister sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi di bidang investasi dan analisis pasar keuangan global. Pelatihan ini memberikan pengalaman belajar langsung mengenai pemanfaatan Bloomberg Terminal dalam mendukung pengambilan keputusan investasi berbasis data. Pada sesi pertama, Kevin Lau membahas topik Macro Analysis dan Technical Analysis dengan memperkenalkan berbagai fitur Bloomberg yang digunakan oleh praktisi industri keuangan global, seperti Graph Price Chart (GPC), Historical Spread Analysis (HS), FOMC Dot Plot (DOTS), dan World Interest Rate Probability (WIRP). Melalui fitur tersebut, peserta mempelajari cara membaca tren pasar, menganalisis hubungan antar instrumen keuangan, hingga memahami ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral. Materi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana investor profesional memanfaatkan data makroekonomi dan indikator teknikal dalam menyusun strategi investasi yang lebih terukur. Pada sesi berikutnya, Viancqa Kurniawan memperkenalkan pemanfaatan Bloomberg Terminal untuk analisis fundamental perusahaan dan ESG (Environmental, Social, and Governance). Peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan fitur KPI Comparison (KPIC) untuk membandingkan kinerja perusahaan dengan kompetitornya, Earnings Estimates Overview (EEO) untuk membaca proyeksi kinerja keuangan berdasarkan konsensus analis, serta berbagai perangkat ESG Analysis yang kini semakin menjadi pertimbangan dalam keputusan investasi global. Melalui studi kasus pada sektor perbankan, energi, dan pertambangan, peserta diajak memahami pentingnya menilai prospek bisnis perusahaan tidak hanya dari aspek keuangan, tetapi juga dari komitmen keberlanjutan dan transisi energi. Kegiatan Bloomberg Training ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi internasional yang relevan dengan kebutuhan industri. Melalui pemanfaatan Bloomberg Financial Market Laboratory, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal teknologi dan standar analisis yang digunakan oleh pelaku pasar keuangan global. Diharapkan pengalaman tersebut dapat memperkuat literasi investasi, kemampuan analisis data keuangan, serta kesiapan mahasiswa FEB Undip dalam menghadapi dinamika industri keuangan yang semakin berbasis data dan teknologi.

FEB Undip Buka Pendaftaran Summer Course 2026 Bersama University of Waterloo Bahas Transformasi Komunitas Pesisir

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) membuka pendaftaran Summer Course 2026 yang akan diselenggarakan pada 23–25 Juni 2026 di FEB Undip Semarang dan kawasan estuari Demak, Jawa Tengah. Program internasional ini menghadirkan kolaborasi akademik antara University of Waterloo dan Universitas Diponegoro dengan mengusung tema “Coastal Communities in Transition: Pathways from Vulnerability to Viability”. Kegiatan summer course dirancang sebagai ruang pembelajaran internasional yang membahas isu keberlanjutan, ketahanan wilayah pesisir, serta transformasi masyarakat pesisir di tengah tantangan perubahan lingkungan dan iklim global. Peserta akan mengikuti kuliah internasional, diskusi akademik, hingga studi lapangan di kawasan estuari Demak untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir. Melalui program ini, peserta juga berkesempatan membangun jejaring internasional bersama akademisi dan peserta dari berbagai latar belakang. Selain memperoleh wawasan multidisiplin mengenai pembangunan berkelanjutan dan perubahan iklim, peserta akan mendapatkan pengalaman akademik berbasis lapangan yang relevan dengan isu global saat ini. Program Summer Course 2026 diselenggarakan secara gratis dan peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akan memperoleh sertifikat. FEB Undip berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi akademik internasional sekaligus mendorong peningkatan pemahaman generasi muda terhadap isu keberlanjutan dan transformasi komunitas pesisir. Pendaftaran program dapat dilakukan melalui formulir daring yang telah disediakan panitia. Karena kuota peserta terbatas, calon peserta diimbau untuk segera melakukan registrasi sebelum pendaftaran ditutup.

Departemen IESP FEB Undip dan UTP Malaysia Implementasikan Energi Berkelanjutan di Desa Timbulsloko

Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama Universiti Teknologi PETRONAS melaksanakan kegiatan International Community Service di Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, pada 7 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation yang sebelumnya diselenggarakan di FEB Undip. Program pengabdian internasional tersebut diinisiasi oleh Dr. Jaka Aminata dan Prof. Akhmad Syakir Kurnia sebagai bentuk kolaborasi akademik internasional yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir dan implementasi pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dari kedua institusi diajak untuk memahami secara langsung kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat pesisir yang terdampak perubahan kawasan pantai. Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian memasang delapan lampu tenaga surya (solar panel street lights) di sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Pemasangan lampu tersebut bertujuan mendukung penerangan lingkungan warga, khususnya di kawasan pesisir yang masih memiliki keterbatasan pencahayaan pada malam hari. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga menjadi implementasi nyata konsep energi berkelanjutan yang dipelajari peserta selama kegiatan summer course. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis di ruang kelas, tetapi juga melihat bagaimana pemanfaatan energi ramah lingkungan dapat diterapkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui kegiatan International Community Service ini, FEB Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kolaborasi internasional yang tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program pengabdian yang berdampak langsung terhadap lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.