Berita Terkini

Kegiatan Fakultas

Jadwal Tindak Lanjut Penyesuaian UKT Mahasiswa Tingkat Akhir Semester Gasal TA 2025/2026

Semarang, 19 September 2025 – Universitas Diponegoro (Undip) mengumumkan tindak lanjut penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa tingkat akhir program Sarjana dan Diploma. Kebijakan ini ditetapkan melalui Surat Nomor 472/UN7.A2/KU/IX/2025 tertanggal 11 September 2025. Dalam surat tersebut, mahasiswa yang telah mengikuti program penyesuaian berupa pembebasan UKT namun belum melakukan pembayaran diwajibkan mengikuti rangkaian tindak lanjut sesuai jadwal. Proses ini dimulai pada 15 September hingga 3 Oktober 2025 dengan tahapan pengunggahan dokumen, verifikasi, hingga finalisasi. Jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir adalah sebagai berikut: 15–25 September 2025: Pengunggahan Surat Keterangan Lulus (SKL) di laman https://ukt.undip.ac.id bagi mahasiswa yang lulus maksimal 25 Agustus 2025. 26–30 September 2025: Verifikasi pengajuan penyesuaian UKT di tingkat Fakultas/Sekolah. 1 Oktober 2025: Batas akhir penyampaian usulan penyesuaian UKT dari Fakultas/Sekolah ke Universitas. 2 Oktober 2025: Verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Universitas. 3 Oktober 2025: Finalisasi tindak lanjut penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir. Dengan adanya penetapan jadwal ini, Undip berharap seluruh mahasiswa tingkat akhir dapat segera melengkapi persyaratan sesuai prosedur sehingga penyelesaian studi dapat berjalan lancar. Informasi resmi mengenai mekanisme penyesuaian UKT dapat diakses melalui laman Undip dan fakultas terkait. lampiran :

SUCCESS STORY : Dari Dunia Teknik dan Politik Menuju Kepemimpinan Bisnis Nasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menampilkan kiprah inspiratif alumninya, Ir. Daniel Budi Setiawan, M.M., sosok pemimpin yang menorehkan perjalanan karier lintas sektor, mulai dari teknik, politik, hingga dunia bisnis. Saat ini, beliau menjabat sebagai Ketua Dewan di SIBA Group, salah satu perusahaan transportasi nasional yang terus berkembang. Ir. Daniel Budi Setiawan menempuh pendidikan sarjana di bidang Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1980. Semangatnya dalam memperkuat kompetensi manajerial membawanya melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Diponegoro dan lulus pada tahun 1996. Pendidikan di FEB Undip menjadi fondasi penting dalam membentuk perspektif kepemimpinan dan pengambilan keputusan strategis dalam perjalanan profesionalnya. Karier profesional beliau diawali di dunia teknik sebagai Engineering Manager di Tjokro Bersaudara, sebelum kemudian terjun sebagai wirausahawan. Dedikasi dan pengalaman yang matang mengantarkannya ke dunia politik nasional, dengan dipercaya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk Daerah Pemilihan Jawa Tengah I pada periode 1999–2004. Selain kiprah politik, Ir. Daniel Budi Setiawan juga memiliki rekam jejak panjang di dunia bisnis. Beliau pernah menjabat sebagai Direktur SIBA Group hingga tahun 1999 dan Komisaris Utama PT Siba Surya Group. Hingga kini, beliau dipercaya memimpin sebagai Ketua Dewan di SIBA Group, berperan strategis dalam pengembangan perusahaan dan penguatan tata kelola bisnis. Perjalanan karier Ir. Daniel Budi Setiawan mencerminkan nilai-nilai kepemimpinan, profesionalisme, dan integritas yang sejalan dengan karakter lulusan FEB Undip. Kiprahnya menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni bahwa perpaduan keilmuan, pengalaman lintas sektor, serta komitmen berkelanjutan dapat mengantarkan lulusan FEB Undip berkontribusi nyata di tingkat nasional.

Visiting Lecturer: FEB Undip Hadirkan Peneliti dari Inggris, Bahas Peran Data dalam Keputusan Bisnis

Semarang, 2 September 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menguatkan komitmen internasionalisasinya dengan menghadirkan kuliah tamu (Visiting Lecturer) bertema “Business Analytics and Econometrics for Managerial Decision”. Acara yang berlangsung di Hall Gedung C FEB Undip ini menghadirkan  Kandrika Pritularga, Ph.D., dari Lancaster University Management School, United Kingdom, dan diikuti oleh mahasiswa program Sarjana dan Magister FEB Undip. Kegiatan dibuka dengan sambutan Dr. Mahfudz, S.E., M.T., Ketua Departemen Manajemen FEB Undip. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan mas Kandrika Pritularga berbagi wawasan strategis bagi sivitas akademika FEB. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mas Kandrika Pritularga di FEB Undip. Kehadirannya tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa, tetapi juga memperluas perspektif global yang sangat dibutuhkan di era persaingan internasional,” ungkap Dr. Mahfudz. Dalam sesi kuliah tamu yang dimoderatori oleh Danes Quirira Octavio, S.E., M.Sc., Dosen Program Studi Manajemen FEB Undip, Kandrika yang merupakan peneliti di bidang business forecasting sekaligus pengajar pada bidang Management Science di Lancaster University Management School, United Kingdom, memaparkan peran krusial analitik dan ekonometrika dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis. Ia menjelaskan bagaimana data dapat ditransformasi menjadi insight yang relevan, dengan menekankan pentingnya memahami konteks keputusan bisnis serta penerapan analitik dalam berbagai aspek, mulai dari kebijakan operasional hingga strategi pemasaran. Melalui sejumlah contoh kasus, seperti newsvendor problem dalam manajemen inventori hingga promotional modelling di bidang pemasaran, Kandrika menegaskan bahwa data tidak sekadar deretan angka, melainkan fondasi pengetahuan yang mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat, terukur, dan bernilai bagi organisasi. Kuliah tamu ini juga menekankan pentingnya penguasaan metode analisis, mulai dari descriptive analytics, predictive analytics, hingga prescriptive analytics, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai sektor bisnis. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengaitkannya dengan praktik nyata di dunia industri. Melalui kegiatan ini, FEB Undip menunjukkan konsistensinya dalam membangun jejaring akademik internasional sekaligus memperkaya kualitas pembelajaran. Visiting Lecturer menjadi wadah strategis bagi mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi langsung dengan pakar dunia, serta memperkuat visi FEB Undip menuju kampus bereputasi global (World Class Faculty).

SUCCESS STORY : Arief Witjaksono Juwono Putro, Alumnus FEB Undip 1996

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro kembali menorehkan kebanggaan melalui kiprah alumninya, Arief Witjaksono Juwono Putro, S.E., M.M., M.Hum., C.S.A., AAAK., sosok profesional yang menapaki perjalanan karier panjang dan strategis di sektor jaminan sosial nasional. Dedikasi, kompetensi, serta kepemimpinan yang ia bangun menjadi cerminan kualitas lulusan FEB Undip yang mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Lahir di Wonosobo pada 10 Mei 1972, Arief Witjaksono menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro dan lulus pada tahun 1996. Semangat pengembangan diri membawanya melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Gadjah Mada (1998), kemudian memperdalam wawasan humaniora melalui program Magister Humaniora di universitas yang sama pada tahun 2007. Kombinasi latar belakang ekonomi, manajemen, dan humaniora membentuk perspektif kepemimpinan yang komprehensif dan berimbang. Karier profesionalnya dimulai di PT Askes (Persero) pada tahun 2000 sebagai staf Kantor Cabang Jawa Tengah. Seiring waktu, ia dipercaya mengemban berbagai posisi strategis, mulai dari Kepala Bidang Pengembangan Kemitraan Strategis pada tahun 2008, Kepala Departemen Investasi Langsung pada tahun 2012, hingga Kepala Grup Investasi PT Askes (Persero) pada tahun 2013. Perjalanan karier tersebut menunjukkan konsistensi dan kepercayaan institusi terhadap kapasitas kepemimpinannya. Puncak pengabdian di PT Askes (Persero) ditandai dengan penunjukannya sebagai Deputi Direksi Bidang Treasury dan Investasi pada tahun 2019. Berkat rekam jejak profesional dan integritas yang kuat, pada 22 Februari 2021 Arief Witjaksono Juwono Putro secara resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia sebagai Direktur BPJS Kesehatan. Amanah tersebut menempatkannya pada peran strategis dalam mengelola sistem jaminan kesehatan nasional yang berdampak langsung bagi jutaan masyarakat Indonesia. Kisah perjalanan Arief Witjaksono Juwono Putro menjadi inspirasi bagi sivitas akademika FEB Undip bahwa pendidikan yang kuat, pembelajaran berkelanjutan, serta dedikasi dalam pengabdian dapat mengantarkan lulusan untuk berkiprah di tingkat nasional. Dari ruang kuliah hingga jabatan strategis negara, ia membuktikan bahwa alumni FEB Undip siap mengambil peran penting dalam mewujudkan tata kelola publik yang profesional dan berintegritas.

Euphorion 2025: FEB Undip Resmi Menutup Rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru

Semarang, 22 Agustus 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) resmi menutup rangkaian orientasi mahasiswa baru angkatan 2025 melalui kegiatan puncak bertajuk Euphorion. Acara ini menjadi penutup dari keseluruhan rangkaian ORION FEB Undip 2025, sekaligus menegaskan identitas mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FEB Undip. ORION, singkatan dari Orientasi Integritas Diponegoro Muda, hadir untuk pertama kalinya tahun ini sebagai penyegaran program orientasi mahasiswa. Kehadirannya menggantikan program sebelumnya yang dikenal dengan nama Orientasi Diponegoro Muda (ODM). Tidak hanya sekadar perubahan nama, ORION dirancang sebagai rangkaian terpadu yang menghubungkan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru), Pendikar (Pendidikan Karakter), hingga acara puncak yang meriah dalam bentuk Euphorion. Acara dimulai dengan pembentukan mozaik yang melambangkan semangat kebersamaan mahasiswa baru, dilanjutkan dengan orasi dari Ketua BEM, Ketua Senat, dan Ketua Himpunan, serta parade organisasi mahasiswa. Momentum ini tidak hanya menguatkan ikatan antar mahasiswa, tetapi juga memperkenalkan wajah kepemimpinan mahasiswa di FEB Undip. Untuk melengkapi suasana, berbagai stand organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) turut hadir, memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat pilihan aktivitas pengembangan diri di luar kelas. Kehadiran UKM ini menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengasah minat dan bakat, sekaligus memperluas jejaring pertemanan di lingkungan kampus. Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, dalam sambutannya menekankan bahwa kesuksesan mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan membangun relasi sosial yang sehat. “Untuk meraih kesuksesan, kalian tidak hanya membutuhkan kemampuan akademis, tetapi juga keterampilan komunikasi dan pengalaman sosial yang akan membentuk karakter kalian,” ujarnya di hadapan ribuan mahasiswa baru. Sebagai bentuk kedekatan dengan mahasiswa, Prof. Faisal turut menyumbangkan dua buah lagu yang disambut hangat dan menambah semarak suasana. Setelah itu, panggung utama diisi dengan penampilan energik dari berbagai UKM seperti UKM Tari, Economusic, dan Cheerleader. Penampilan ini bukan hanya hiburan semata, melainkan juga sarana untuk memperkenalkan potensi kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mendukung perjalanan mahasiswa di FEB Undip. Puncak acara ditutup dengan lantunan Mars FEB yang dinyanyikan bersama-sama oleh seluruh mahasiswa baru. Momen ini menghadirkan rasa kebersamaan yang kuat dan menandai awal perjalanan mereka di dunia akademik. Lebih dari sekadar penutupan, Euphorion 2025 menjadi simbol bahwa mahasiswa baru tidak hanya diterima secara formal, tetapi juga dipeluk hangat sebagai bagian dari keluarga besar FEB Undip.

Pendikar 2025: FEB Undip Bentuk Karakter Mahasiswa Baru yang Bermanfaat dan Bermartabat

Sebanyak 1.360 mahasiswa baru jenjang sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Karakter (Pendikar) yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2025. Pendikar merupakan bagian dari rangkaian PKKMB yang difokuskan pada pembentukan akhlak, moral, dan etika, sekaligus menanamkan nilai-nilai Diponegoro untuk membangun generasi yang beradab, bermanfaat, dan bermartabat. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang perkuliahan masing-masing departemen, yaitu Akuntansi, Ekonomi, dan Manajemen. Selama dua hari, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan langsung dari para dosen FEB Undip dengan materi yang mencakup pemahaman mengenai kepribadian dan karakter, etika dan akhlak, strategi menghadapi tantangan, hingga penetapan tujuan akademik seperti keikutsertaan dalam kompetisi bergengsi Pimnas. Selain sesi materi, panitia juga menyelipkan mini games interaktif pada setiap rangkaian kegiatan. Aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif untuk menumbuhkan semangat, kekompakan, serta pemahaman tentang pentingnya kolaborasi dalam perjalanan akademik. Pendikar 2025 diharapkan menjadi pondasi awal bagi mahasiswa baru FEB Undip dalam menapaki kehidupan kampus. Melalui kegiatan ini, FEB Undip berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berkarakter kuat, beretika, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Mahasiswa FEB UNDIP Mengikuti Training Internasional di UNIRAZAK, Perkuat Riset Kolaboratif dengan Pendanaan Students Go International (SGI)

Semarang, Indonesia – Zulfikar Al-Hafidz, mahasiswa program Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Training on Capacity Building for Student and Young Researcher: Kick Off for Join Research yang diselenggarakan di Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, pada 7-10 Juli 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan internasionalisasi dan pencapaian visi Universitas Diponegoro untuk menjadi World Class University. Kegiatan ini sangat relevan untuk mendukung studi doktoralnya, khususnya dalam meningkatkan kapasitas riset dengan perspektif internasional. Kegiatan ini juga didukung oleh pendanaan melalui skema Student Go International (SGI), yang merupakan bagian dari upaya Universitas Diponegoro untuk memfasilitasi mahasiswa dalam menjalin kolaborasi internasional, memperluas jaringan akademik, serta mengembangkan kapasitas riset di tingkat global. Dalam pelaksanaan studinya, Zulfikar Al-Hafidz dibimbing oleh Prof. Drs. Waridin, M.S., Ph.D dan Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc., Ph.D., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan dalam pengembangan kualitas riset serta pencapaian target akademik di tingkat internasional. Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan registrasi dan pembukaan. Pada sesi ini, para pembicara utama dari UNIRAZAK dan UNDIP menyampaikan visi serta potensi kolaborasi internasional antara kedua universitas. Diskusi tersebut membuka kesempatan untuk pertukaran ide mengenai peluang kerja sama di bidang ekonomi inklusif dan transformasi sosial berkelanjutan, yang menjadi tema utama dalam program ini. Hari kedua difokuskan pada pengembangan riset kolaboratif. Para peserta, bersama dengan tim dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP dan UNIRAZAK, berdiskusi untuk merumuskan peta jalan riset bersama, yang nantinya akan melibatkan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Sesi ini sangat bermanfaat untuk memperdalam keterampilan riset mahasiswa, yang juga akan mendukung pengembangan penelitian mereka. Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan proposal/draft artikel yang menjadi langkah awal dalam riset kolaboratif bersama. Draft artikel ini diharapkan dapat berkontribusi pada publikasi di jurnal internasional bereputasi. Penyusunan artikel ini menjadi bagian penting dalam pengembangan riset yang sedang dilakukan. Kegiatan Student Go International ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik mereka di bidang riset ekonomi dengan perspektif internasional. Keterlibatan dalam riset kolaboratif dan publikasi internasional memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan penelitian mahasiswa. Selain itu, pengalaman ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan akademik yang dapat mendukung kelanjutan studi dan karier riset mereka.

Universitas Diponegoro dan Universiti Tun Abdul Razak Memperkuat Kolaborasi Internasional di Bidang Riset dan Pendidikan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, resmi memperkuat kerja sama strategis mereka melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dan pembahasan rencana kolaborasi internasional jangka panjang. Pertemuan tatap muka ini diselenggarakan di kampus UNIRAZAK, Kuala Lumpur, dan dihadiri oleh para pimpinan universitas, dosen, serta asisten peneliti dari kedua institusi. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 8 Juli 2025 di Kuala Lumpur. Pertemuan dibuka oleh Prof. Gazi selaku moderator, yang menekankan pentingnya sinergi lintas negara dalam menjawab tantangan global di bidang ekonomi dan pendidikan. Prof. Zulkiflee dari UNIRAZAK memaparkan komitmen institusinya terhadap kolaborasi riset antar universitas, sementara Prof. Indah Susilowati dari UNDIP memperkenalkan kerangka riset World Class Research Unit (WCRU) yang akan menjadi platform utama kerja sama riset ini. Rangkaian diskusi pagi mencakup perencanaan publikasi ilmiah bersama di jurnal bereputasi internasional (Q1/Q2), dengan tanggung jawab penulisan dibagi antara Prof. Faisal dan Prof. Zulkiflee, serta Prof. Indah dan Prof. Gazi. Mahasiswa peneliti seperti Zulfikar Al Hafidz, Aini Nur Furoida, dan Adelia Petra Julieta turut berperan aktif dalam mendukung proses penulisan dan penyusunan laporan kegiatan. Selain publikasi bersama, pertemuan ini juga membahas pengembangan program double degree, di mana penyesuaian kurikulum dan sistem pembelajaran jarak jauh menjadi kunci keberhasilan. Program ini menyasar WNI yang bekerja di luar negeri, dengan dukungan pengakuan pembelajaran lampau (RPL) dan fleksibilitas intake antara kedua institusi. Diskusi sore hari difokuskan pada kolaborasi jurnal dan peningkatan output publikasi UNIRAZAK melalui kerja sama dengan FEB UNDIP. Sebanyak 15 jurnal kolaboratif telah diidentifikasi, dengan target pengiriman artikel pada September 2025. UNIRAZAK juga berkomitmen menanggung biaya publikasi (APC) untuk artikel kolaboratif pada tahun 2026, dengan alokasi anggaran hingga RM 2000. Prof. Faisal dari UNDIP menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya berhenti pada riset dan publikasi, tetapi juga mencakup pengembangan kapasitas dosen melalui kegiatan pengajaran bersama, pelatihan, serta peluang sebagai dosen tamu dan adjunct professor. Pertemuan ini ditutup dengan pernyataan apresiasi dari Prof. Gazi atas antusiasme dan kontribusi seluruh peserta. Kolaborasi UNDIP–UNIRAZAK ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun jaringan akademik global yang berkelanjutan dan bermakna.

PKKMB 2025: FEB Undip Sambut Mahasiswa Baru dengan Semangat dan Harapan Baru

Semarang, 19 Agustus 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) resmi menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang digelar pada 19 Agustus 2025. Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan kampus, budaya akademik, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi di FEB Undip. Dalam sambutannya, Dekan FEB Undip Prof. Faisal menegaskan rasa bangganya atas bergabungnya mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FEB Undip. “Selamat datang bagi mahasiswa baru di salah satu kampus paling keren di universitas ini,” ujarnya. Ungkapan tersebut mencerminkan semangat dan optimisme bahwa mahasiswa baru akan tumbuh serta bertransformasi di lingkungan akademik yang unggul. PKKMB 2025 tidak hanya memperkenalkan fasilitas, layanan, dan organisasi mahasiswa, tetapi juga membekali peserta dengan materi penting terkait budaya akademik, etika pergaulan, revolusi mental, hingga norma kehidupan kampus. Dengan demikian, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih cepat beradaptasi dan siap menghadapi dinamika kehidupan perkuliahan. Selain orientasi akademik, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai sesi yang menekankan pentingnya kolaborasi, kepemimpinan, dan partisipasi aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Hal ini sejalan dengan komitmen FEB Undip untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga berdaya saing global dan memiliki karakter yang kuat. Dengan berakhirnya kegiatan pengenalan kampus ini, besar harapan kami kepada adik-adik mahasiswa baru yang dimana dapat membawa energi baru sekaligus melanjutkan tradisi prestasi dan semangat kebersamaan yang telah lama menjadi ciri khas FEB Undip.

FEB UNDIP dan IIUM Kolaborasi Gelar Workshop Blue Zone: Perempuan sebagai Agen Perubahan Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan

Semarang, 8 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) sukses menyelenggarakan Workshop Penerapan Blue Zone untuk Kehidupan Sehat dan Berkelanjutan pada 17–18 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SDGs International Community Services (ICS) dalam kerangka World Class University (WCU) UNDIP, yang bertujuan memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mendorong kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Menghadirkan Prof. Madya Dr. Betania Kartika Muflih dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber utama, workshop hari pertama berlangsung di Hall Pertamina FEB UNDIP dan diikuti lebih dari 50 peserta dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) FEB UNDIP. Kegiatan dibuka oleh Prof. Indah Susilowati, Ph.D, ketua penyelenggara kegiatan, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk gaya hidup sehat keluarga. Workshop dimulai dengan senam Poco-Poco sebagai pemanasan, mencerminkan semangat slogan acara: Hidup Sehat dan Bahagia bersama Blue Zone. Aktivitas fisik ini menjadi simbol bahwa gaya hidup sehat bukan hanya teori, tetapi juga praktik nyata yang menyenangkan. Materi workshop membahas prinsip-prinsip utama Blue Zone, seperti pola makan nabati lokal, aktivitas fisik teratur, relasi sosial yang kuat, dan manajemen stres. Peserta diajak berdiskusi mengenai definisi “Blue Zone” versi masing-masing, sebagai bentuk pemberdayaan komunitas dan refleksi personal terhadap gaya hidup sehat. Sebagai pilar utama keluarga, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan “Zona Biru” di lingkungan terdekat. Workshop ini menjadi wadah capacity building yang menggabungkan edukasi, kesehatan jasmani, dan budaya hidup sehat. Prof. Beta juga memperkenalkan teknik Korean Hand Therapy, yang langsung dipraktikkan oleh peserta dengan antusias, diselingi sesi tanya jawab, ice breaking, doorprize, dan senam “Goyang Dumang” yang membangkitkan semangat. Hari kedua kegiatan dilanjutkan di Desa Roban Timur, Kabupaten Batang, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular. Dipandu oleh Dr. Ita Widowati, DEA, pelatihan pengolahan limbah cangkang kerang menjadi produk kerajinan bernilai tambah melibatkan 20 warga desa. Tim CV Multi Dimensi dari Cirebon turut mendampingi, sementara peserta DWP UNDIP berperan sebagai pengamat eksternal dan penilai program KKN Tematik IDBU UNDIP. Kegiatan ICS ini mengintegrasikan lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu: SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan SDG 5: Kesetaraan Gender SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan Prof. Indah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun jejaring pengabdian masyarakat internasional dan meningkatkan literasi kesehatan berbasis komunitas. “Kami ingin perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita, menjadi motor penggerak perubahan menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, FEB UNDIP terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi UNDIP sebagai universitas berkelas dunia.