FEB Undip Menerima Kunjungan Kerjasama Pendidikan KIAS-Busan University, Korea Selatan

Pada Rabu, 20 Juli 2022, Korea Institute for ASEAN Studies, Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan (KIAS-BUFS) dan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menandatangani nota kesepakatan. Penandatanganan Nota kesepakatan dilaksanakan di Ruang Sidang Senat Gedung Dekanat FEB Undip dihadiri oleh Dekan FEB Undip, Prof. Dr. Suharnomo, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Firmansyah, Ph.D., Kepala Departemen dan Ketua Program Studi serta dosen di lingkungan FEB Undip. Perwakilan KIAS-BUFS yang hadir dalam kegiatan ini adalah Prof. Kim Dong-Yeob (Director of Korea Institute for ASEAN Studies), Prof. Gu Bokyung (Research Professor, Korea Institute for ASEAN Studies), Dr. Muhammad Zulfikar Rakhmat (Research Professor, Korea Institute for ASEAN Studies), Moon Sun Park (Research Assistant, Korea Institute for ASEAN Studies). FEB UNDIP menyambut dengan baik kunjungan kerjasama ini. Perjanjian nota kesepatakan yang akan dilaksanakan mencangkup pertukaran pelajar dan dosen, pertukaran informasi dan data, partisipasi program konferensi penelitian dan pendidikan, dan kolaborasi untuk peningkatan penelitian. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan kedua belah pihak dapat membangun hubungan yang saling menguntungkan untuk memajukan keilmuan dan dunia pendidikan.

FEB Undip Gandeng INDEF Menggelar INDEF School of Political Economy: Politik dan Pembangunan Daerah

Hari ini (12/07), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) berkerjasama dengan INDEF (Institute For Development of Economics and Finance) melaksanakan kegiatan INDEF School of Political Economy. INDEF School of Political Economy (ISPE) adalah program pelatihan ekonomi-politik dengan tujuan memberikan pemahaman tentang konsep dasar ekonomi dan metodologi untuk melakukan analisis terhadap suatu fenomena ekonomi serta memahami praktik ekonomi-politik yang terjadi di Indonesia. Perhelatan kegiatan ISPE tidak hanya dilaksanakan di Jakarta, tetapi di beberapa daerah lain di Indonesia dan juga luar negeri. INDEF School of Political Economy dengan tajuk Politik dan Pembangunan Daerah kali ini digelar di kalangan kampus. Bertempat di Ruang Sidang Departemen Akuntansi FEB Undip acara dilaksanakan secara tatap muka. Acara ini dihadiri oleh para dosen, peneliti, mahasiswa dan pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan FEB Undip, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah serta para dosen, peneliti dan mahasiswa. Acara yang digelar selama 3 hari mulai 12 – 14 Juli 2022 dibuka oleh Prof. Dr. Suharnomo selaku Dekan FEB Undip. “Kegiatan ini adalah merupakan forum yang sangat baik, dan dapat memberikan bekal ilmu” ujarnya. Prof. Dr. Suharnomo mengucapkan terimakasih kepada INDEF, Sekretaris Daerah Jawa Tengah (Sekda Jateng) dan para pembicara yang sudah hadir dalam acara ini. Sekda Jateng, Sumarno, S.E., M.M. yang mewakili Gubernur Jawa Tengah menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena ini adalah bagian peran serta peserta untuk dapat melihat kondisi ekonomi dunia saat ini, dan ada tantangan-tantangan yang harus dihadapi antara lain krisis energi akibat perang antara Rusia dan Ukraina yang berdampak sangat luar biasa. Kegiatan ini menghadirkan pembicara ternama di bidang ekonomi antara lain: Esther Sri Astuti, Ph.D. (FEB Undip dan Research Director INDEF); Faisal H. Basri (INDEF); Prof. F.X. Sugiyanto (FEB Undip); Akhmad Syakir Kurnia, Ph.D. (FEB Undip); Kementerian Dalam Negeri RI; dan Rusli Abdullah (INDEF). Kegiatan ini merupakan langkah FEB dalam mendukung Universitas Diponegoro untuk pelaksanaan aksi SDGs Poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

FEB UNDIP Melepas 61 Mahasiswa International Undergraduate Program dan Reguler

Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) baru saja melepas 61 mahasiswa dari International Undergraduate Program (IUP) dan Program Reguler dalam acara Pre Departure Ceremony, Selasa (21/06) bertempat di Ruang Auditorium Kewirausahaan Gedung Lab. KWU lantai 4 FEB Undip. Nantinya 61 Mahasiswa tersebut akan melaksanakan International Exposure meliputi program Double Degree, Credit Transfer System, Short Course, dan IISMA. 61 Mahasiswa tersebut berasal dari beberapa Prodi, yaitu Prodi International Business/Manajemen sebanyak 43 orang, Prodi Accounting/Akuntansi sebanyak 8 orang, dan Prodi Economics and Finance sebanyak 10 orang. Sementara Universitas yang menjadi tujuan untuk para mahasiswa tersebut ialah National United University (Taiwan), Monash University (Australia), Universiti Malaya (Malaysia), Saxion University of Applied Sciences (Belanda), Curtin University (Australia), University of Liverpool (UK), University of Exeter (UK), Radboud University (Belanda), Vrije Universiteit Amsterdam (Belanda), University of Amsterdam (Belanda), University of Western Australia (Australia), Kedge Business School (Perancis), University of Applied Sciences and Arts Northwestern Switzerland (FHNW) (Switzerland), Nanyang Technological University (Singapura), Asia University (Taiwan), dan Universidad Autonóma de Madrid (Spanyol). Dalam pelepasan ini turut dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan Sumber Daya, Ketua Departemen, Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, Dosen Wali, International Office FEB, Orang tua/Wali mahasiswa, dan 61 Mahasiswa yang akan melaksanakan International Exposure. Dekan FEB, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya terhadap 61 mahasiswa yang nantinya akan mengikuti kegiatan International Exposure. “Pagi ini benar-benar membahagiakan bagi Saya dan bagi civitas akademika di FEB Undip, karena ada 61 mahasiswa yang akan berangkat keluar negeri untuk Double Degree, Credit Transfer System, Short Course, dan IISMA. Kami sangat bangga kepada teman-teman semua atas achievement ini, mudah-mudahan teman-teman bisa mengharumkan nama kampus Undip” ungkapnya. Pada kesempatan ini Prof. Suharnomo berpesan kepada 61 mahasiswa tersebut agar memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang langka ini. “Saya berpesan karena nanti di negara orang, jaga diri baik-baik, ini menjadi kesempatan yang sangat langka, tidak banyak dimiliki oleh mahasiswa pada umumnya. Mudah-mudahan dipakai sebaik-baiknya. Saya percaya teman-teman pasti bisa.” jelas Prof. Suharnomo. Lebih lanjut, Prof. Suharnomo menambahkan agar mahasiswa yang akan melaksanakan International Exposure untuk terus beradaptasi dengan budaya setempat dan memperluas jaringan. “Terus adaptasi, jangan diam saja, dan perluas networking. Disana ada adat dan aturan yang harus dihormati, pelajari bagaimana hidup di multi etnik dan multi culture. Jaga baik-baik nama almamater.” tambahnya. Nantinya setelah mahasiswa lulus, Prof. Suharnomo berharap mahasiswa akan memiliki 3 kompetensi untuk menghadapi era turbulence disruption yang sedang terjadi saat ini, yaitu antara lain kompetensi terhadap literasi data dan informasi, literasi dalam berkomunikasi, dan literasi tentang humanity. Mewakili mahasiswa IUP, Sepvanna Syafa Setiadi mengaku senang dapat menjadi salah satu mahasiswa yang akan melaksanakan kegiatan International Exposure. Dalam acara Pre Departure Ceremony International Undergraduate Program ini, Sepvanna mendapat banyak wawasan bagaimanan ia harus bersikap nantinya saat melakukan program Double Degree. Sepvanna yang berasal dari Prodi Economics and Finance angkatan 2020 ini akan menjalani program Double Degree di Curtin University, Australia. “Semoga kedepannya Saya bisa kembali lagi ke Undip dengan membawa nama baik yang telah Saya lakukan di luar negeri nantinya.” pungkas Sepvanna. International Undergraduate Program (IUP) FEB Undip mensyaratkan mahasiswa untuk mengikuti kegiatan International Exposure. IUP FEB Undip memiliki tiga Prodi yakni International Business, Accounting, dan Economics and Finance. Dengan dilepasnya 61 mahasiswa tersebut ke berbagai Universitas di beberapa negara, semakin mengukuhkan Undip menjadi World Class University (WCU). Sumber: Undip Official

BRI Kembali Menggelar Program Pemberdayaan Desa Melalui Program Desa Brilian 2022

Bank BRI bekerjasama dengan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro melaksanakan pelatihan kepada desa binaan BRI pada tahun 2022. Kegiatan pemberdayaan desa ini dinamakan Program Desa Brilian yang telah dilakukan oleh Bank BRI mulai tahun 2020. Pada Tahun 2022, Bank BRI menargetkan 1.000 desa di seluruh Indonesia yang akan diberikan pelatihan dan dilaksanakan pada Bulan April 2022 sampai dengan November 2022. Program “Desa Brilian” merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa melalui implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul dan semangat kolaborasi untuk mengoptimalkan potensi desa berbasis SDG’s. Desa – desa yang tergabung dalam program “Desa Brilian” diharapkan menjadi sumber inspirasi kemajuan desa yang dapat direplikasi ke desa-desa lainnya. Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) TBK, Supari, menjelaskan bahwa Program Desa Brilian ini adalah merupakan salah satu partisipasi Bank BRI dalam membangun Indonesia. Peran BRI tidak terbatas pada fungsi Financial Intermediary saja tetapi juga memiliki fungsi dalam pemberdayaan (empowerment) bagi UMKM dan juga perekonomian Desa. Sedangkan Profesor Dr. Suharnomo S.E., M.Si. selaku Dekan FEB Undip dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Desa Brilian yang dijalankan oleh BRI ini merupakan program yang sangat bagus dalam membangun Desa. Desa merupakan salah satu elemen pemerintahan mini yang harapannya Desa menjadi pondasi dalam membangun Indonesia. Membangun desa bukan hanya melalui fisik saja tetapi juga membangun sumber daya manusianya. Sehingga seluruh elemen dapat adaptif dengan perkembangan teknologi dan zaman sebagai modal utama untuk membangun Desa. BRI juga hadir dalm Penguatan Ekonomi Desa dibarengi dengan pembuatan platform Pasar.id dan juga Platform Pemberdayaan Online melalui Platform LinkUKM Program Desa Brilian fokus terhadap pengembangan 4 aspek penting yang terdapat di desa yaitu BUMDes sebagai motor ekonomi desa, Digitalisasi, Sustainability & Innovation dengan objek pemberdayaan meliputi : Perangkat desa, Pengurus BUMDes, Badan Permusyawaratan Desa, Pelaku Usaha Desa dan Pegiat Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades). Program Desa Brilian ini memiliki tiga tahapan; Tahap pertama adalah tahap Empowerment. Tahapan kedua adalah Assistance, dan tahapan ketiga adalah Graduation. Dalam tahap Empowerment ini Desa diberikan pelatihan soft competencies maupun hard competencies untuk membangun mindset membangun desa. Terdapat 5 materi empowerment yang sangat relevan yang perlu dikuasai oleh perangkat desa, pengurus BUMDes, dan pelaku UMKM di desa yaitu: 1. Kepemimpinan (leadership) 2. Penguasaan Kompetensi Manajerial 3. Entrepreneurship 4. Teknik Komunikasi 5. Penguasaan Aspek Tanggung Jawab Sosial Begitu tahapan Empowerment selesai, selanjutnya desa peserta akan dinilai oleh Pelaksana Pendampingan Desa Brilian ini melalui tahapan Graduation. Dalam tahapan ini desa akan dipilih 10 desa terbaik yang mana kesepuluh desa terbaik ini akan mendapatkan keuntungan dengan di inkubasi oleh Inkubator Bisnis KKIB Undip dalam program pengembangan desa. Selain itu desa akan dibantu dan di dampingi dalam mengembangkan website dDesa. Keuntungan lainnya desa kan mendapatkan bantuan pengembangan desa senilai 10 juta untuk mengembangkan Badan Usaha Milik Desa dalam bentuk peralatan yang dibutuhkan oleh BUMdes untuk mengembangkan potensi bisnisnya. Setelah tahap Graduation, program pendampingan Desa Brilian ini ditutup dengan tahap asistensi Desa Brilian. Tahap ini merupakan aktivitas pendampingan intensif peserta Desa Brilian dimana akan dipilih 10 Desa Brilian terbaik di setiap batch-nya. Pelaksanaan pendampingan ini dilakukan secara online dan onsite dengan pelaksanaan minimal adalah 12 kali dalam waktu 3 bulan. Dalam asistensi ini akan diberikan minimal 1 orang tenaga pendamping untuk setiap desa. Desa-Desa Brilian terbaik dari tiap batch di Program Desa Brilian 2022 akan kembali diseleksi dan diberikan apresiasi pada acara Pagelaran Desa Brilian 2022 yang menjadi event puncak Program Desa Brilian Bank BRI dimana Juara Desa Brilian 2022 akan menerima piala bergilir Desa Brilian BRI yang sebelumnya dimenangkan oleh Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Propinsi Jawa Barat.

Congratulations to all the IISMA 2022 Awardees from Faculty of Economics and Business Universitas Diponegoro

Congratulations to all the IISMA 2022 Awardees from Faculty of Economics and Business Universitas Diponegoro below: Caliana Alula from Management Undip batch 2020 (University of Liverpool) Azzahra Difa Anindytia from Accounting Undip batch 2020 (Nanyang Technological University) Krissanti Pinaring Gusti from Management batch 2020 (University of Exeter) Nabila Rahmananda Komara from Management batch 2019 (Radboud University) Be success for your study!

Tasyakuran Wisuda Periode 166 Tahun 2022 Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro

Pada tanggal 18 Mei 2022, sebanyak 219 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro telah mengikuti tasyakuran wisuda periode 166. Acara tasyakuran yang diselenggarakan dilaksanakan hybrid melalui online live streaming dan offline yang bertempat di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB UNDIP lantai 4. Acara offline dihadiri oleh 47 wisudawan bersama orang tua/wali pada pukul 19.00 WIB. Acara yang dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan dan Ketua Senat berlangsung secara tertib dan khidmat. Acara tasyakuran ini adalah kali pertama FEB Undip melaksanakan wisuda yang dihadiri oleh wisudawan secara luring. Wakil Dekan I Firmansyah, Ph.D. melaporkan wisudawan terbaik FEB Undip dari tiap program studi. Wisudawan terbaik dari jenjang Sarjana Manajemen diraih oleh Prasasti Sekar Kinanti dengan IPK 3,91, prodi Ekonomi Alfonso Raga Bahtera dengan IPK 3,86, prodi Ekonomi Islam Widya Arga Putri dengan IPK 3,62 dan prodi Akuntansi Winda Pratiwi dengan IPK 3,84. Dari program Pendidikan Profesi Akuntan diraih oleh 2 wisudawan yaitu Maria Immaculata P. dengan IPK 4,00 dan Dyah Nirmala Arum Janie dengan IPK 4,00. Wisudawan terbaik dari prodi Magister Manajemen adalah I Gede Ary Raditya P. dengan IPK 4,00 dan Godlove Dismas Ngowella dengan IPK 4,00, dari prodi Magister Ekonomi yaitu Anisa Fatmawati dengan IPK 3,92 dan Magister Akuntansi Oghie Bagas Pramana S. dengan IPK 3,81. Pada tasyakuran ini FEB juga melepas wisudawan asing yaitu Godlove Dismas Ngowella dari Tanzania dan Ehsanullah Oria dari Afganistan. Selamat dan sukses kepada para wisudawan FEB Undip! Ekonomi! Jaya!, Jaya! Ekonomi!

National Seminar 2022: The Role of Multilateral Institutions in Economic Revival

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro pada tanggal 17 Mei 2022 menggelar seminar nasional ekonomi, Seminar nasional ini menghadirkan pembicara James P. Walsh, Ph.D. (International Monetary Fund). Walsh saat ini bertugas sebagai Senior Resident Representative untuk negara Indonesia. Seminar nasional yang bertajuk The Role of Multilateral Institutions in Economic Revival dilaksanakan secara hybrid yaitu dengan online meeting platform dan secara luring dilaksanakan di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB Undip. James P. Walsh berfokus pada isu-isu yang terkait dengan kebijakan moneter, dan stabilitas keuangan, khususnya di Asia dan Amerika. Walsh juga menjabat Deputy Mission Chief for the joint IMF-World Bank Financial Sector Assessment di China. Hadir sebagai moderator Dr.rer.pol. Alfa Farah (dosen FEB Undip) dan pendiskusi Esther Sri Astuti, Ph.D. (dosen FEB Undip). Liputan live streaming acara dapat dirujuk pada kanal YouTube FEB Undip:

Dosen FEB Undip Drs. Mohammad Kholiq Mahfud, M.P. Berpulang ke Rahmatullah

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un.. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un.. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un.. Mengucapkan turut berduka yang sedalam-dalamnya, kami Keluarga Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro beserta seluruh Civitas atas meninggalnya: Drs. Mohammad Kholiq Mahfud, M.P. – Dosen Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Semoga amal ibadah beliau diterima disisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Amin ya rabbal alamin.

Mahasiswa Manajemen Mendapatkan Perunggu di Kompetisi Taekwondo Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro melalui kejuaraan mahasiswa kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Mahasiswa program studi Manajemen FEB Undip, M. Hafizh berhasil mendapatkan juara yang mendapatkan medali perunggu dalam kejuaraan GOYANG 2022: World Taekwondo Poomsae Championships. Kejuaraan yang dilaksanakan di Korea Selatan pada tanggal 21 – 24 April 2022 diikuti oleh 62 negara di dunia. Hal tersebut menjadikan prestasi yang membanggakan bagi negara Indonesia dan Undip secara khusus. M. Hafizh bertanding di kelas beregu putra berhasil mengalahkan taekwondo asal Amerika Serikat. Berikut kejuaraan terakhir yang telah diikuti oleh Hafizh, yaitu: – Kejurnas Krakatau Open, Oktober 2020 (Emas) – Kejurnas Papua Open, Mei 2021 (Emas) – Bandung International ePoomsae 2021 (Perak) – Kejuaraan Internasional Biho, April 2021 (Emas) – Kejuaraan Internasional Gorontalo Open, September 2021 (Emas) – Kejuaraan Internasional Baekseok Korsel, Juni 2021 (Perunggu) – PON Papua, Oktober 2021 (Perunggu) – Kejuaraan Internasional DG Asian Philipina, Juli 2021 (Emas) – Kejuaraan Dunia Korea Selatan, April 2022 (Perunggu) Selamat kepada M. Hafizh atas capaian yang membanggakan, terus berjuang untuk mengharumkan bangsa Indonesia, Universitas Diponegoro, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Orang Tua dan diri sendiri. sumber: www.undip.ac.id

FEB Melaksanakan Diseminasi Hasil Penelitian Doktor Dalam Rangka Dies 62

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro hari ini (30/03) melaksanakan kegiatan Forum Diseminasi Hasil Penelitian Doktor yang termasuk dalam rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-62 FEB Undip (Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro). Dalam kegiatan yang dilaksanakan hybrid, secara online melalui Zoom Meeting dan offline bertempat di Laboratorium Kewirausahaan FEB Undip menghadirkan  pembicara 11 doktor baru dari FEB Undip antara lain: Dr.rer.pol. Alfa Farah, S E , M Sc. (doktor dari University of Münster, Jerman) Dr. Hastarini Dwi Atmanti, S.E., M.Si. (doktor dari Universitas Airlangga, Surabaya) Dr. I Made Bayu Dirgantara, S.E., M.M. (doktor dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) Dr. Andriyani, S.E., M.M. (doktor dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) Dr. Eisha Lataruva, S.E., M.M. (doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang) Dr. Ismi Darmastuti, S.E., M.Si. (doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang) Dr. Nur Cahyonowati, S.E., M.Si., Akt. (doktor dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) Dr. Siti Mutmainah, S.E., M.Si., Akt. (doktor dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta) Dr. Andri Prastiwi, S.E., M.Si., Akt. (doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang) Dr. Drs. Daljono, M.Si., Akt. (doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang) Dr. Shiddiq Nur Rahardjo, S.E., M.Si., Akt. (doktor dari Universitas Diponegoro, Semarang) Tujuan dari dilaksanakan kegiatan ini untuk memberikan kesempatan kepada para lulusan doktor baru di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro untuk mempresentasikan disertasi penelitiannya. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu memberikan motivasi bagi mahasiswa maupun peneliti akan pentingnya menciptakan karya ilmiah yang berkualitas sehingga pada akhirnya mampu untuk menciptakan lulusan dan karya ilmiah terbaik yang sanggup bersaing dalam rangka mendukung terwujudnya UNDIP sebagai World Class Research University.