Hery Murahmanta: Dari Ruang Kuliah FEB Undip Menuju Kepemimpinan Infrastruktur Energi Nasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menorehkan kebanggaan melalui kiprah salah satu alumninya, Hery Murahmanta, yang saat ini dipercaya mengemban amanah sebagai Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina. Pengangkatan tersebut ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PGN pada tahun 2025, sebagai bagian dari transformasi dan penguatan kepemimpinan perusahaan energi strategis nasional.

Perjalanan profesional Hery Murahmanta berakar dari pendidikan yang ditempuh di Universitas Diponegoro. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Manajemen Keuangan di Universitas Diponegoro sebelum melanjutkan studi Master of Business Administration (MBA) dalam bidang Strategic Business di Universitas Gadjah Mada. Fondasi akademik tersebut menjadi bekal penting dalam membangun karier yang memadukan keahlian keuangan, manajemen strategis, dan pengelolaan proyek berskala besar.

Sebelum menduduki posisi direksi di PGN, Hery membangun karier panjang di lingkungan Pertamina selama lebih dari dua dekade. Dalam perjalanan tersebut, ia mengemban berbagai posisi penting yang memperkaya perspektifnya dalam pengelolaan bisnis energi nasional. Pengalamannya mencakup bidang analisis keuangan, manajemen proyek, transformasi proses bisnis, pengadaan strategis, hingga pengelolaan layanan keuangan korporasi.

Pengangkatan Hery Murahmanta sebagai Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN menandai babak baru dalam perjalanan kariernya. Dalam peran ini, ia bertanggung jawab terhadap pengembangan infrastruktur gas bumi nasional yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi dan transisi menuju energi yang lebih bersih. Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya gas bumi sebagai energi transisi dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia. Menurutnya, penguatan infrastruktur gas bumi tidak hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional, tetapi juga menjadi langkah penting menuju sistem energi yang lebih ramah lingkungan.

Perjalanan Hery Murahmanta menunjukkan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak dibangun dari satu bidang keahlian semata. Kemampuannya beradaptasi dari bidang keuangan, pengadaan, transformasi proses bisnis, hingga pengembangan infrastruktur mencerminkan pentingnya pembelajaran berkelanjutan dalam menghadapi dinamika industri yang terus berubah. Kisah Hery Murahmanta menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni FEB Undip bahwa pendidikan ekonomi dan bisnis tidak terbatas pada sektor keuangan atau perbankan semata. Kompetensi yang dibangun selama masa perkuliahan dapat menjadi landasan untuk berkontribusi di berbagai sektor strategis, termasuk energi, infrastruktur, teknologi, dan pembangunan nasional.