FEB UNDIP Perkuat Diplomasi Akademik Internasional di Vrije Universiteit Amsterdam

Dalam upaya memperkuat jejaring internasional dan mendukung visi Universitas Diponegoro sebagai World Class University (WCU), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) terus menunjukkan komitmennya melalui partisipasi aktif dalam kolaborasi akademik global. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Prof. Dr. Indah Susilowati dalam rangkaian kegiatan akademik internasional yang berlangsung di Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, pada 23–27 April 2025. Kegiatan ini difokuskan pada pengembangan kemitraan strategis antara FEB UNDIP dan Vrije Universiteit Amsterdam dalam bidang keberlanjutan (sustainability) dan transformasi sosial-ekonomi. Kolaborasi ini mencakup kerja sama riset, pengembangan kurikulum, serta skema pertukaran akademik yang dirancang untuk memperkuat kapasitas institusi dan memperluas dampak pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global. Rangkaian kegiatan dimulai dengan pertemuan awal bersama pimpinan fakultas dan unit internasional Vrije Universiteit Amsterdam. Diskusi panel lintas disiplin yang berlangsung pada hari kedua menghadirkan akademisi dari kedua universitas, membahas isu-isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan. Hari ketiga difokuskan pada penyusunan proyek riset kolaboratif dan pengembangan skema mobilitas dosen serta mahasiswa, termasuk program pertukaran jangka pendek, joint research, dan visiting lectureship. Pada hari keempat, kedua institusi membahas pengembangan kurikulum bersama yang dapat diintegrasikan ke dalam program studi masing-masing, serta menyusun kerangka kerja kolaborasi jangka panjang. Kegiatan ditutup pada 27 April 2025 dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai bentuk komitmen awal dalam memperkuat kemitraan strategis dan membuka jalan menuju implementasi program bersama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Partisipasi Prof. Indah dalam kegiatan ini mencerminkan peran aktif FEB UNDIP dalam membangun diplomasi akademik internasional, sekaligus memperluas peluang kolaborasi global yang berdampak nyata bagi penguatan kualitas pendidikan tinggi Indonesia di kancah dunia.   editor : tim humas

Asesmen Lapangan Prodi Bisnis Digital FEB UNDIP oleh LAMEMBA

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) melaksanakan asesmen lapangan untuk Program Studi Bisnis Digital pada tanggal 14–15 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses akreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Program Studi Bisnis Digital di Universitas Diponegoro merupakan program baru yang dibuka pada tahun 2023 di bawah Departemen Manajemen FEB UNDIP. Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang bisnis digital, dengan fokus pada penerapan teknologi dalam konteks bisnis. Kurikulum mencakup materi seperti e-commerce, big data analytics, dan manajemen risiko informasi. Kegiatan asesmen dihadiri oleh tim asesor LAMEMBA, yaitu Prof. Dr. Sri Hartini, S.E., M.Si. dari Universitas Airlangga (UNAIR) dan Dr. I Gusti Ngurah Agung Suaryana, S.E., M.Si. dari Universitas Udayana (UNUD). Kedua asesor melakukan penilaian terhadap mutu, tata kelola, serta kesiapan Program Studi Bisnis Digital dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi berbasis digital. Selama dua hari pelaksanaan, asesmen berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kolaboratif antara tim asesor dan sivitas akademika FEB UNDIP. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas dan daya saing program studi di tingkat nasional maupun internasional. Semoga asesmen yang telah dilaksanakan membawa hasil terbaik bagi Program Studi Bisnis Digital dan menjadi langkah strategis dalam mendukung visi FEB UNDIP sebagai bagian dari World Class University. (tim humas)  

Perkuat Jejaring Akademik Global: Dosen FEB Undip Bawa Riset Bisnis Keluarga ke IFERA 2025 di Kroasia

Semarang, 24 Juni 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menunjukkan eksistensinya dalam jejaring akademik internasional melalui partisipasi dosennya, Lala Irviana, S.Sos., S.E., M.M., dosen Departemen Manajemen FEB Undip, dalam konferensi internasional IFERA (The International Family Enterprise Research Academy) 2025 yang digelar di Zadar, Kroasia, pada 10–13 Juni 2025. Dalam kesempatan ini, Lala Irviana mempresentasikan karya ilmiah berjudul “Women’s Identity and Legitimacy in Family Business: A Micro-Foundational Perspective on Cultural, Religious and Societal Values” yang terpilih sebagai bagian dari Work in Progress discussion sessions. IFERA merupakan organisasi riset non-profit berskala global yang didirikan pada tahun 2001 dan secara khusus mewadahi para peneliti dalam bidang bisnis keluarga (family business). Tahun ini, IFERA menerima total 505 pengajuan karya ilmiah dari penulis yang mewakili 38 negara, dengan lima negara terbanyak berasal dari Italia, Jerman, Spanyol, Belgia, dan Austria. Konferensi ini terdiri atas tujuh jenis sesi, termasuk  plenary session, Full Paper discussion session, Work in Progress discussion session, Practice Session, Special Session, Doctoral Consortium and Social event. Partisipasi Lala Irviana dalam IFERA 2025 menjadi kontribusi kelima secara berturut-turut setelah sebelumnya juga turut hadir dalam IFERA Summer School 2021, serta konferensi IFERA di Spanyol (2022), Polandia (2023), dan Portugal (2024). Keikutsertaan ini didukung penuh oleh Universitas Diponegoro melalui program World Class University (WCU) dalam skema International Academics Networking (IAN). Keterlibatan dosen FEB Undip dalam forum ilmiah sekelas IFERA menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi FEB sebagai bagian dari jejaring akademik global, khususnya dalam bidang family business. Selain memperluas wawasan akademik, partisipasi ini juga berkontribusi dalam memperkuat reputasi FEB Undip sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kolaborasi riset internasional. Melalui keikutsertaan aktif dalam forum-forum seperti IFERA, FEB Undip berharap dapat terus mendorong munculnya peneliti-peneliti baru di bidang bisnis keluarga di Indonesia, serta memperkuat arah pengembangan riset yang berorientasi pada pencapaian standar kelas dunia.   sumber: Inews Jateng