Pengumuman

Riwayat Berdirinya Universitas Diponegoro

Kegiatan Fakultas

SUCCESS STORY : Tirta Segara Menuju Kepemimpinan di OJK dan Bank Indonesia

Tirta Segara, S.E., M.BA., adalah sosok profesional yang telah mengukir perjalanan gemilang dalam dunia keuangan Indonesia. Sebagai alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), beliau menunjukkan bahwa pendidikan yang kuat dapat menjadi landasan untuk mencapai puncak kepemimpinan di sektor publik. Lahir di Semarang pada 1963, Tirta memulai perjalanan akademiknya dengan menempuh pendidikan di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang, dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1987. Beliau kemudian melanjutkan studi di The George Washington University, memperoleh gelar Magister Administrasi Bisnis di bidang Keuangan dan Investasi pada tahun 1994 dengan beasiswa dari Bank Indonesia. Karier profesional beliau dimulai dengan bekerja di Indofood Group sebelum bergabung dengan Bank Indonesia melalui program PCPM pada tahun 1998. Selama hampir tiga dekade, beliau memegang berbagai peran, termasuk posisi kepemimpinan strategis, dan menjabat sebagai Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi dan Juru Bicara Bank Indonesia. Pada 2024, Tirta ditunjuk sebagai Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berspesialisasi di bidang Pendidikan dan Perlindungan Konsumen. Dalam peran ini, beliau berfokus pada peningkatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen, menjawab tantangan dalam pemahaman masyarakat tentang produk keuangan. Upayanya bertujuan untuk menutup kesenjangan antara inklusi keuangan dan literasi, menekankan pendidikan, regulasi, dan pengawasan penyedia layanan keuangan. Kisah Tirta Segara adalah contoh nyata bagaimana pendidikan yang kuat, visi yang jelas, dan kerja keras dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan. Sebagai alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, beliau tidak hanya berhasil membangun karier yang cemerlang di sektor publik, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui kebijakan layanan keuangan yang adil dan berkelanjutan.

SUCCESS STORY : Dari Bangku FEB Undip ke Pemerintahan Daerah: Perjalanan Suyono sebagai Wakil Bupati Batang

Suyono, S.IP., M.Si., merupakan alumni Program Magister Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) yang dikenal luas atas kiprahnya dalam pemerintahan daerah serta kedekatannya dengan masyarakat. Ia lahir pada 27 April 1966 dan menjabat sebagai Wakil Bupati Batang, Jawa Tengah, periode 2017–2022, mendampingi Bupati Wihaji. Selama masa kepemimpinannya, pasangan Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Suyono mengusung tagline “Guyub Rukun Mbangun Batang”, yang merefleksikan semangat kebersamaan, gotong royong, dan pembangunan partisipatif. Tagline tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga tercermin dalam praktik kepemimpinan dan pelayanan publik di Kabupaten Batang. Dalam bidang akademik, Suyono menyelesaikan pendidikan Sarjana Ilmu Pemerintahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Widya Mataram Yogyakarta dan lulus pada tahun 2007. Ia kemudian melanjutkan studi ke jenjang magister di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, yang diselesaikannya pada tahun 2014. Pendidikan di FEB Undip memperkuat pemahamannya mengenai tata kelola pemerintahan, manajemen publik, serta pengambilan kebijakan berbasis ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Suyono dikenal sebagai pemimpin yang dekat dan mudah diakses oleh masyarakat. Gaya kepemimpinannya yang sederhana, tanpa jarak protokoler yang kaku, membuatnya akrab dengan berbagai lapisan warga. Sejak menjabat sebagai wakil bupati, ia aktif melakukan blusukan ke rumah-rumah warga, khususnya masyarakat kurang mampu, serta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pembagian bantuan pangan, khitanan anak yatim, dan pelaksanaan salat Jumat keliling. Kiprah Suyono menunjukkan peran nyata alumni FEB Undip dalam menghadirkan kepemimpinan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pengalamannya menjadi bukti bahwa penguatan kapasitas akademik di bidang ekonomi dan manajemen publik dapat berkontribusi langsung pada pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

SUCCESS STORY SURYO UTOMO : Menuju Kepemimpinan di Direktorat Jenderal Pajak

Suryo Utomo, S.E., Ak., M.B.T., Ph.D., adalah sosok yang telah mengukir perjalanan gemilang dalam dunia perpajakan Indonesia. Sebagai alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), beliau menunjukkan bahwa pendidikan yang kuat dapat menjadi landasan untuk mencapai puncak kepemimpinan di sektor publik. Lahir di Indonesia, Suryo Utomo memulai perjalanan akademiknya dengan menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang, dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1992. Setelah itu, beliau melanjutkan studi di luar negeri, memperoleh gelar Master of Business Taxation dari University of Southern California, Amerika Serikat, pada tahun 1998, dan gelar Doctor of Philosophy in Taxation dari Universiti Kebangsaan Malaysia. Karier profesional beliau dimulai pada tahun 1993 sebagai pelaksana di Sekretariat Direktorat Jenderal Pajak. Seiring berjalannya waktu, beliau menempati berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jateng I pada tahun 2009, Direktur Peraturan Perpajakan I pada tahun 2010, dan Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian pada tahun 2015. Puncak karier beliau tercapai pada 1 November 2019, ketika beliau dilantik sebagai Direktur Jenderal Pajak oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Sebagai Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo menghadapi tantangan besar, terutama saat pandemi COVID-19 melanda beberapa bulan setelah beliau menjabat. Beliau menerapkan strategi adaptif untuk menjaga penerimaan negara dengan memperluas basis pajak dan melakukan pengawasan wilayah, meski kondisi pandemi membatasi aktivitas ekonomi. Di bawah kepemimpinannya, sektor pajak diarahkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mempertahankan stabilitas ekonomi, terutama di sektor yang bertahan selama pandemi, seperti makanan, obat-obatan, dan komunikasi. Pada peringatan Dies Natalis ke-65 FEB Undip pada 14 Maret 2025, Suryo Utomo menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Pajak: Antara Kebutuhan dan Kepatuhan”. Dalam orasinya, beliau menegaskan bahwa pajak merupakan pilar utama penerimaan negara, dengan kontribusi mencapai hampir 80% dari total pendapatan nasional. Beliau menyoroti bahwa kepatuhan pajak bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga fondasi bagi stabilitas ekonomi dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Alumni FEB Undip dalam Kepemimpinan SDM Nasional: Kiprah Koeshartanto

Koeshartanto merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro angkatan 1980 yang memiliki rekam jejak panjang di bidang manajemen sumber daya manusia pada berbagai perusahaan nasional dan multinasional. Saat ini, ia berperan sebagai pembicara pembelajaran bagi eksekutif dan profesional PEM Akamigas di PT Pertamina (Persero), berkontribusi dalam pengembangan kepemimpinan dan kapasitas SDM strategis. Lahir pada tahun 1961, Koeshartanto menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Undip sejak tahun 1980 dan menyelesaikannya pada tahun 1985. Untuk memperkuat kompetensi manajerialnya, ia melanjutkan studi ke IPMI International Business School dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA). Karier profesional Koeshartanto dimulai di British American Tobacco sebagai National Human Resources Manager pada periode 1988–1995. Ia kemudian melanjutkan kiprahnya di berbagai perusahaan besar, antara lain sebagai Head of Human Resources Division di Coca-Cola Amatil Indonesia – CJB Unit (1995–2001), serta Director of Human Resources di PT Hero Group melalui Dairy Farm/Jardine Matheson (2002–2004). Pengalaman kepemimpinannya semakin luas saat ia dipercaya menjabat sebagai Group HR Director PT Mitra Adi Perkasa Tbk (2004–2006), Country Director Operations & Human Resources Watsons Indonesia–Hutchison (2006–2007), serta Director of Human Resources & Business Support Makro Indonesia/Lotte Shopping Indonesia (2007–2010). Selanjutnya, ia mengemban amanah sebagai Group HR Director Agung Podomoro Group selama periode 2010–2016. Pada tahun-tahun berikutnya, Koeshartanto menjabat sebagai President Director KTalents Asia (2016–2017), HR & General Director PT Jasa Marga (Persero) (2017–2018), dan Director of Human Resources PT Pertamina (Persero) sejak tahun 2018. Selain itu, sejak 10 April 2019, ia dipercaya sebagai Komisaris Utama PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia. Melalui perjalanan karier lintas sektor dan industri, Koeshartanto menunjukkan kontribusi nyata alumni FEB Undip dalam pengembangan kepemimpinan dan tata kelola sumber daya manusia di tingkat nasional. Kiprahnya mencerminkan peran strategis lulusan Undip dalam mendukung transformasi organisasi dan pembangunan SDM unggul Indonesia.

SUCCESS STORY : SUSANA INDAH KRIS INDRIATI, ALUMNUS FEB UNDIP 1990

Susana Indah Kris Indriati, S.E., M.M., M.Hum., C.S.A., AAAK., adalah sosok profesional yang telah mengukir perjalanan gemilang dalam dunia layanan kesehatan Indonesia. Sebagai alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), beliau menunjukkan bahwa pendidikan yang kuat dapat menjadi landasan untuk mencapai puncak kepemimpinan di sektor publik. Lahir di Wonosobo pada 10 Mei 1972, Susana memulai perjalanan akademiknya dengan menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang, dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1990. Beliau kemudian melanjutkan studi di Universitas Gadjah Mada, memperoleh gelar Magister Manajemen pada tahun 1998 dan Magister Humaniora pada tahun 2007. Karier profesional beliau dimulai pada tahun 2000 di PT Askes (Persero) sebagai staf Kantor Cabang Jawa Tengah. Seiring berjalannya waktu, beliau menempati berbagai posisi strategis, termasuk Kepala Bidang Pengembangan Kemitraan Strategis pada tahun 2008, Kepala Departemen Investasi Langsung pada tahun 2012, Kepala Grup Investasi pada tahun 2013, dan Deputi Direksi Bidang Treasury dan Investasi pada tahun 2019. Pada 22 Februari 2021, Presiden Republik Indonesia memberikan kepercayaan dan melantik beliau secara resmi sebagai Direktur BPJS Kesehatan. Dalam peran ini, beliau bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan dan investasi BPJS Kesehatan, serta memastikan keberlanjutan dan efisiensi layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Di bawah kepemimpinan beliau, BPJS Kesehatan telah melakukan berbagai inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan, termasuk penerapan teknologi informasi dalam proses administrasi dan klaim, serta pengembangan sistem pembayaran berbasis kapitasi dan INA-CBGs. Beliau juga aktif dalam menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Kisah Susana Indah Kris Indriati adalah contoh nyata bagaimana pendidikan yang kuat, visi yang jelas, dan kerja keras dapat membawa seseorang mencapai puncak kesuksesan. Sebagai alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, beliau tidak hanya berhasil membangun karier yang cemerlang di sektor publik, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui kebijakan layanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan.

Success Story | Dari Mahasiswa FEB Undip hingga Menjadi Rektor Universitas Diponegoro

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menorehkan kebanggaan melalui capaian salah satu alumninya, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang saat ini mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Diponegoro Periode 2024–2029. Kiprah akademik dan kepemimpinan beliau menjadi representasi nyata kontribusi lulusan FEB Undip dalam pembangunan pendidikan tinggi nasional. Lahir di Grobogan pada 22 Juli 1970, Prof. Suharnomo menempuh pendidikan sarjana pada Program Studi Manajemen FEB Undip dan lulus pada tahun 1996. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut dengan meraih gelar magister dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2003 serta gelar doktor dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada tahun 2009. Konsistensi beliau dalam pengembangan keilmuan menjadi fondasi kuat dalam perjalanan karier akademik selanjutnya. Karier Prof. Suharnomo tumbuh dan berkembang di Universitas Diponegoro. Dedikasi dan integritasnya mengantarkan beliau meraih jabatan Guru Besar Manajemen Sumber Daya Manusia pada tahun 2021. Sebelumnya, beliau dipercaya menjabat sebagai Dekan FEB Undip selama dua periode (2015–2024). Di bawah kepemimpinannya, FEB Undip mencatat berbagai capaian strategis, mulai dari penguatan tata kelola fakultas, peningkatan kualitas akademik, hingga perluasan jejaring nasional dan internasional. Kini, sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Suharnomo mengusung visi “UNDIP Bermartabat dan UNDIP Bermanfaat”, dengan komitmen menjadikan UNDIP sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat. Gaya kepemimpinan yang visioner, komunikatif, dan inklusif menjadikan beliau figur inspiratif bagi civitas akademika. Kisah perjalanan Prof. Dr. Suharnomo merupakan bukti bahwa FEB Undip tidak hanya mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga pemimpin berkarakter dan berdaya saing global. Dari bangku kuliah hingga memimpin almamater tercinta, beliau menjadi teladan bahwa dedikasi, keilmuan, dan pengabdian yang konsisten mampu mengantarkan pada peran strategis bagi bangsa dan negara.

Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2024/2025, Yuk Cek Prosedur dan Batas Waktunya

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Rektor Nomor 114/UN7.A/HK/IV/2024 tanggal 1 April 2024 tentang Kalender Akademik Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2024/2025, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) mengumumkan mekanisme pengembalian biaya pendidikan bagi mahasiswa yang lulus dan telah membayar biaya pendidikan semester gasal 2024/2025. Syarat Pengajuan Pengembalian Biaya Pendidikan: Mahasiswa yang lulus paling lambat pada tanggal 16 Agustus 2024 dan telah membayar biaya pendidikan semester gasal 2024/2025 dapat mengajukan pengembalian biaya dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut: Surat Permohonan: Mengajukan surat permohonan pengembalian biaya pendidikan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Sumber Daya. Surat ini harus ditandatangani oleh Pimpinan Fakultas/Sekolah dengan melampirkan: Legalisir Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani oleh Dekan/Wakil Dekan I/Wakil Dekan II Fakultas/Sekolah. Fotokopi bukti pembayaran biaya pendidikan. Fotokopi buku tabungan rekening atas nama mahasiswa yang bersangkutan. Unggah Dokumen: Mahasiswa diminta untuk mengunggah surat permohonan pengembalian biaya pendidikan beserta lampirannya melalui laman SSO di beranda masing-masing mahasiswa. Verifikasi dan Persetujuan: Dekan Fakultas/Sekolah akan melakukan verifikasi dan memberikan persetujuan pengembalian biaya pendidikan melalui laman SSO. Batas Waktu Pengajuan: Batas waktu unggah surat permohonan dan lampirannya adalah maksimal pada tanggal 31 Agustus 2024. Proses pengembalian biaya pendidikan akan dilakukan setelah tanggal tersebut. Kami berharap seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat dapat segera melengkapi dan mengunggah dokumen yang diperlukan tepat waktu. Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Tawaran Karir untuk Alumni FEB Undip di SMA Marina Regina School: Peluang Mengajar Standar Internasional

Semarang (24/4) – SMA Marina Regina School membuka peluang pengajaran khusus bagi alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip). Dalam rangka menindaklanjuti surat resmi dari Kepala Sekolah, nomor 029/MRS/IV/2024 tanggal 18 April 2024. Bagi alumni FEB Undip yang berkomitmen dan berbakat untuk bergabung sebagai pengajar, diharapkan memiliki kemampuan mengajar sesuai dengan standar internasional, khususnya Kurikulum Cambridge, dan mampu mengajar dalam Bahasa Inggris. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan melalui link berikut: https://drive.google.com/drive/folders/Inv6HY4vysfhbAPnlr2ejtVvol7ksbi6?usp=sharing atau menghubungi WhatsApp Humas Sekolah Maria Regina di nomor +62-857-7787-8789. Lampiran :

Informasi Terkait Pengembalian UKT Mahasiswa untuk Semester Genap 2023/2024

Menindaklanjuti Surat Keputusan Rektor Nomor : 152/UN7.A/HK/IV/2023 tanggal 26 April 2023. Dengan ini diberitahukan bahwa Mahasiswa yang mengambil mata kuliah kurang dari atau sama dengan 6 SKS pada : semester 8 dan seterusnya untuk program diploma tiga, semester 10 dan seterusnya untuk program sarjana dan sarjana terapan. Serta telah membayar UKT semester genap 2023/2024 dan Tidak Mengikuti Penyesuaian UKT dalam bentuk pengurangan UKT, maka dapat mengajukan pengembalian paling banyak 50%. Adapun persyaratan yang diperlukan adalah sebagai berikut: Membuat Surat Permohonan Pengembalian UKT paling banyak 50% ditujukan kepada Wakil Rektor Sumber Daya, yang telah ditandatangani oleh pimpinan Fakultas/Sekolah dengan melampirkan; a. IRS Semester genap 2024/2024; b. Foto Copy Bukti Bayar; c. Foto Copy Buku Tabungan Rekening atas nama mahasiswa ybs; d. Pernyataan pembimbing skripsi/tugas akhir tentang kemajuan penulisan bagi yang belum lulus, atau SKL bagi yang sudah lulus. Surat Permohonan Pengembalian UKT dan lampirannya diunggah oleh mahasiswa melalui laman SSO masing-masing. Dekan Fakultas/Sekolah melakukan verifikasi dan persetujuan permohonan pengembalian UKT melalui laman SSO. Batas Waktu unggah Surat Permohonan dan Lampirannya Maksimal 8 Mei 2024. Lampiran : 559-Pengembalian UKT semester genap 23 24

Prof. Faisal, Dekan FEB UNDIP Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D. secara resmi dilantik menjadi Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dalam Upacara Pelantikan Pejabat pada Senin, tanggal 15 Januari 2024 bertempat di Gedung Prof. Sudarto S.H., Kampus Undip Tembalang. Upacara pelantikan dipimpin langsung oleh Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., dan turut dihadiri Ketua Senat Akademik, Wakil Ketua Majelis Wali Amanat, Wakil Rektor, Dekan Fakultas/Sekolah, tamu undangan, dan pejabat Undip yang dilantik. Prof Faisal yang sebelumnya menduduki Wakil Rektor I Akademik dan Kemahasiswaan ini, dipercaya memimpin Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip untuk periode 2024-2029 menggantikan Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Dekan FEB sebelumnya, yang terpilih menjadi Rektor Undip periode 2024-2029. Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. berpesan dan memberi amanat kepada Dekan yang dilantik agar terus meningkatkan prestasi yang telah diraih oleh Dekan sebelumnya. Selain itu juga bersungguh-sungguh dalam bekerja dan selalu memberi kasih sayang kepada seluruh sivitas akademika Undip. “Teman-teman Dekan yang baru, kami harap mampu meningkatkan capaian dan prestasi yang sudah dijalankan oleh pejabat sebelumnya. Yang sebelumnya hebat, kita berusaha menjaganya agar lebih hebat lagi,” pesan Rektor. Pelantikan Pejabat tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor Universitas Diponegoro Nomor: 32/UN7.A/KP/I/2024 s.d. Nomor: 81/UN7.A/KP/I/2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Rektor, Dekan, Ketua Lembaga, Ketua Departemen, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dan Supervisor di Lingkungan Universitas Diponegoro.   sumber : Humas Undip