
Success Story Prof. Mohamad Nasir : Dari Kampus ke Kabinet, Mengabdi untuk Negeri
Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menorehkan kebanggaan melalui kiprah salah satu alumninya, Prof. Mohamad Nasir, Ak., M.Si., Ph.D., sosok akademisi dan negarawan yang menapaki perjalanan karier dari dunia kampus hingga level kebijakan nasional. Perjalanan beliau mencerminkan nilai-nilai utama Universitas Diponegoro—intelektualitas, integritas, dan pengabdian—yang terinternalisasi kuat dalam setiap peran yang dijalani, baik sebagai pendidik, pemimpin akademik, maupun pejabat negara. Lahir di Ngawi, Jawa Tengah, pada 27 Juni 1960, Prof. Mohamad Nasir menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Semangat akademiknya kemudian membawanya melanjutkan studi magister di Universitas Gadjah Mada dan pendidikan doktoral di Universiti Sains Malaysia. Karier akademik beliau dimulai di almamater tercinta sebagai dosen FEB Undip, sebelum dipercaya mengemban amanah strategis sebagai Dekan FEB Undip dan selanjutnya terpilih sebagai Rektor Universitas Diponegoro. Pengabdian Prof. Mohamad Nasir tidak berhenti di ranah akademik. Pada tahun 2014, beliau dipercaya oleh Presiden Republik Indonesia untuk menjabat sebagai Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja periode 2014–2019. Dalam peran tersebut, beliau berkontribusi aktif dalam memperkuat tata kelola pendidikan tinggi dan riset nasional, mendorong sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah, serta mengakselerasi pengembangan inovasi berbasis riset di Indonesia. Sebagai Guru Besar di bidang Akuntansi Perilaku dan Manajemen Akuntansi FEB Undip, Prof. Mohamad Nasir terus berperan dalam pengembangan keilmuan dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Kiprahnya menjadi teladan bagi sivitas akademika bahwa pencapaian akademik sejati tidak hanya diukur dari prestasi personal, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi masyarakat dan negara. Kisah Prof. Mohamad Nasir menegaskan bahwa FEB Undip telah melahirkan alumni yang mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan bangsa. Dari ruang kelas hingga kabinet negara, perjalanan beliau menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni FEB Undip untuk terus berkomitmen pada keunggulan akademik, kepemimpinan berintegritas, dan pengabdian bagi Indonesia.









