FEB Undip dan Universiti Teknologi PETRONAS Gelar International Summer Course Bahas Ekonomi Energi dan Transformasi Pesisir

Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar International Summer Course in Energy Economics and Economic Development for Coastal Transformation bekerja sama dengan Universiti Teknologi PETRONAS pada 4–6 Mei 2026 di Ruang Sidang Utama Gedung Dekanat FEB Undip. Program ini menjadi bagian dari upaya FEB Undip dalam memperkuat kolaborasi internasional sekaligus menghadirkan ruang pertukaran akademik yang mempertemukan mahasiswa dan dosen dari kedua institusi. Sebanyak 30 mahasiswa dari Universiti Teknologi PETRONAS bersama satu dosen pendamping, Associate Professor Dr Muhammad Ridhuan Tony Lim Abdullah, mengikuti rangkaian kegiatan yang membahas isu ekonomi energi, pembangunan berkelanjutan, dan transformasi kawasan pesisir. Melalui diskusi, kuliah akademik, hingga studi kasus, peserta diajak melihat berbagai tantangan global dari sudut pandang multidisiplin yang dekat dengan realitas masyarakat. Kegiatan summer course secara resmi dibuka oleh Dr. Jaka Aminata selaku Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Diponegoro. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman belajar lintas budaya seperti ini juga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dalam memahami isu pembangunan secara lebih komprehensif. Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi dari akademisi dan praktisi mengenai transformasi ekonomi, pengelolaan sumber daya energi, hingga tantangan keberlanjutan di wilayah pesisir. Tidak hanya mengikuti sesi di dalam kelas, peserta juga terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada Kamis, 7 Mei 2026, di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Kunjungan tersebut memberikan pengalaman langsung bagi peserta untuk memahami dinamika perubahan lingkungan dan sosial yang dihadapi masyarakat pesisir. Melalui penyelenggaraan summer course ini, FEB Undip kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta menciptakan ruang kolaborasi akademik yang adaptif terhadap isu global. Program ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan antarinstitusi, tetapi juga mendorong lahirnya kerja sama berkelanjutan dalam bidang riset, pendidikan, dan pengembangan masyarakat di masa mendatang.
Penandatanganan Memorandum of Agreement antara FEB Universitas Diponegoro dan Wageningen University & Research Belanda dalam Penguatan Kerja Sama Akademik Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan jejaring internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Business Economics Wageningen University & Research, Belanda, yang dilaksanakan pada Jumat, 24 April 2026 di Wageningen University & Research, Netherlands. Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Prof. Faisal, bersama Professor and Chair Business Economics Wageningen University & Research, Prof. A. Oude Lansink. Kegiatan ini merupakan langkah strategis FEB UNDIP dalam memperluas kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui penandatanganan MoA tersebut, kedua institusi sepakat untuk mengembangkan kerja sama akademik dan ilmiah yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tinggi, penguatan kapasitas riset, serta pengembangan inovasi dan pertukaran teknologi. Ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup berbagai program kolaboratif, antara lain penelitian ilmiah bersama (cooperative scientific research), pertukaran dan kunjungan dosen maupun tenaga kependidikan (exchange and visiting of faculty and staff), pertukaran mahasiswa program sarjana, pascasarjana, dan mahasiswa riset (exchange of undergraduate, post-graduate and research students), serta pendampingan bersama bagi mahasiswa pascasarjana dan mahasiswa penelitian (joint supervision of graduate students and research students). Kerja sama ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung internasionalisasi institusi dan peningkatan daya saing global FEB UNDIP. Selain memperluas peluang kolaborasi akademik lintas negara, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong peningkatan publikasi ilmiah internasional, pengembangan program akademik bersama, serta penguatan jejaring riset yang berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan solusi atas berbagai tantangan global. Dalam dokumen MoA disebutkan bahwa kedua institusi akan menyusun rencana kegiatan yang lebih terperinci untuk setiap program kerja sama yang akan dilaksanakan. Kesepakatan ini berlaku selama lima tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan kedua belah pihak. Pelaksanaan penandatanganan MoA berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaboratif dan menjadi momentum penting bagi FEB UNDIP dalam memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif membangun kemitraan global. Melalui kerja sama dengan Wageningen University & Research yang dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan dan riset terkemuka di dunia, FEB UNDIP optimistis dapat menghadirkan berbagai program akademik dan penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
FEB Undip Hadirkan Visiting Professor Internasional, Kupas Strategi Menaklukkan Generasi Digital

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menghadirkan perspektif global dalam menghadapi tantangan era digital melalui program Visiting Professor bersama akademisi internasional, Prof. Brian Wong Kee Mun. Kegiatan ini mengupas strategi pemasaran efektif untuk menjangkau Generasi Y dan Z yang kini mendominasi lanskap ekonomi digital. Mengangkat tema “Winning the Digital Generation: Marketing Strategies for Gen Y and Gen Z”, kuliah umum yang digelar pada 1 April 2026 di Ruang Hall Pertamina FEB Undip ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai perubahan perilaku konsumen di era digital. Prof. Brian, yang merupakan Dekan Faculty of Business, Design & Arts di Swinburne University of Technology Sarawak, Malaysia, menekankan pentingnya transformasi pendekatan pemasaran berbasis data dan teknologi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa generasi digital tidak lagi merespons pendekatan konvensional. “Brand harus mampu membangun engagement yang autentik melalui media sosial dan memanfaatkan data untuk memahami perilaku konsumen secara lebih mendalam,” ungkapnya. Ia juga menyoroti peran penting digital marketing dalam menciptakan koneksi yang relevan dengan karakteristik Gen Y dan Gen Z. Diskusi berlangsung interaktif dengan mahasiswa dan dosen, yang memanfaatkan sesi tanya jawab untuk menggali lebih dalam strategi branding, penggunaan teknologi, hingga dinamika tren pemasaran global. Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan praktis, tetapi juga memperkuat posisi FEB Undip sebagai institusi yang adaptif terhadap perkembangan industri. Memasuki hari kedua, 2 April 2026, program Visiting Professor dilanjutkan melalui workshop yang berfokus pada penguatan kapasitas akademik. Sesi pertama bertajuk “Workshop on Publication: Writing High Quality Business Journal Articles” membahas strategi menulis artikel ilmiah berkualitas untuk publikasi jurnal internasional. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami aspek krusial seperti pemilihan ide, penentuan audiens, hingga metodologi penelitian. Prof. Brian juga membagikan pengalaman langsung dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah, memberikan insight praktis yang relevan bagi dosen dan mahasiswa. Diskusi yang mengulas artikel dari jurnal Tourism Management turut memperkaya pemahaman peserta terkait standar publikasi global. Sesi kedua dilanjutkan dengan “Manuscript Clinic Workshop”, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk mempresentasikan karya ilmiah mereka dan memperoleh masukan langsung dari reviewer. Lima presenter dari kalangan dosen dan mahasiswa, yaitu I Made Sukresna, Cahyaningratri, Aji Yudha, Rosana Eri Puspita, dan Mariana Kristiyanti, memaparkan penelitian mereka, yang kemudian didiskusikan secara mendalam untuk meningkatkan kualitas karya ilmiah mereka. Melalui rangkaian kegiatan ini, FEB Undip tidak hanya memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menghadapi era digital, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah di tingkat internasional. Program Visiting Professor ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam menghadirkan pendidikan yang relevan, adaptif, dan berdaya saing global. Penulis : International Office FEB Undip Editor : humas feb undip
Departemen Akuntansi FEB Undip Jalin Kolaborasi Riset Internasional di Bidang Digital Entrepreneurship

Trang, Thailand — Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) yang diwakili oleh Bapak Adi Firman Ramadhan menjalin kolaborasi riset internasional bersama Prince of Songkla University (Thailand) dan Universiti Malaya (Malaysia) dalam bidang Digital Entrepreneurship. Kegiatan kolaborasi riset ini diselenggarakan di Prince of Songkla University sebagai bagian dari penguatan jejaring akademik dan riset internasional pada tanggal 25-28 Januari 2026. Kolaborasi riset ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan kewirausahaan digital di kawasan Asia Tenggara, khususnya dari perspektif akuntansi, tata kelola, dan model bisnis digital. Melalui kerja sama lintas negara, para peneliti berupaya menghasilkan kajian ilmiah yang tidak hanya berkontribusi pada pengembangan keilmuan, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi dunia usaha dan pembuat kebijakan. Kegiatan yang berlangsung di Prince of Songkla University ini meliputi diskusi akademik, pemaparan rencana dan hasil riset awal, penyusunan agenda riset bersama, serta perencanaan publikasi ilmiah internasional. Forum ini juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpeneliti dari Indonesia, Thailand, dan Malaysia terkait pengembangan ekosistem digital entrepreneurship. Departemen Akuntansi FEB Undip memandang kolaborasi riset internasional ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan visibilitas riset dosen di tingkat global. Selain itu, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya pada aspek kerja sama internasional dan publikasi ilmiah bereputasi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan dapat dihasilkan luaran riset berupa publikasi internasional, rekomendasi kebijakan, serta pengembangan model digital entrepreneurship yang kontekstual dengan karakteristik ekonomi Asia Tenggara. Ke depan, kerja sama ini diharapkan dapat berlanjut dalam bentuk seminar internasional, pertukaran peneliti, serta pengajuan pendanaan riset bersama.
FEB Undip Terima Kunjungan Mindanao State University Filipina untuk Perkuat Kerja Sama Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima kunjungan delegasi dari Mindanao State University (MSU), Filipina, dalam rangka penguatan kerja sama internasional dan kegiatan academic benchmarking, pada Selasa, 21 Januari 2026, bertempat di Ruang Sidang Senat FEB Undip. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya FEB Undip dalam memperluas jejaring global serta meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola akademik. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E., bersama jajaran, sementara delegasi MSU dipimpin oleh Dr. Imara C. Andam, Dean of Business Administration and Accountancy, beserta tim. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang strategis, meliputi penguatan kolaborasi akademik, pengembangan program mobilitas mahasiswa (outbound dan inbound), serta pertukaran praktik terbaik melalui kegiatan benchmarking di bidang pendidikan ekonomi dan bisnis. Kunjungan ini ditutup dengan inisiasi penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) serta Implementation Arrangement (IA) sebagai dasar formal pelaksanaan kerja sama ke depan. Melalui kegiatan ini, FEB Undip menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi serta memperkuat daya saing institusi di tingkat global.
Mahasiswa FEB UNDIP Mengikuti Training Internasional di UNIRAZAK, Perkuat Riset Kolaboratif dengan Pendanaan Students Go International (SGI)

Semarang, Indonesia – Zulfikar Al-Hafidz, mahasiswa program Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Training on Capacity Building for Student and Young Researcher: Kick Off for Join Research yang diselenggarakan di Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, pada 7-10 Juli 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan internasionalisasi dan pencapaian visi Universitas Diponegoro untuk menjadi World Class University. Kegiatan ini sangat relevan untuk mendukung studi doktoralnya, khususnya dalam meningkatkan kapasitas riset dengan perspektif internasional. Kegiatan ini juga didukung oleh pendanaan melalui skema Student Go International (SGI), yang merupakan bagian dari upaya Universitas Diponegoro untuk memfasilitasi mahasiswa dalam menjalin kolaborasi internasional, memperluas jaringan akademik, serta mengembangkan kapasitas riset di tingkat global. Dalam pelaksanaan studinya, Zulfikar Al-Hafidz dibimbing oleh Prof. Drs. Waridin, M.S., Ph.D dan Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc., Ph.D., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan dalam pengembangan kualitas riset serta pencapaian target akademik di tingkat internasional. Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan registrasi dan pembukaan. Pada sesi ini, para pembicara utama dari UNIRAZAK dan UNDIP menyampaikan visi serta potensi kolaborasi internasional antara kedua universitas. Diskusi tersebut membuka kesempatan untuk pertukaran ide mengenai peluang kerja sama di bidang ekonomi inklusif dan transformasi sosial berkelanjutan, yang menjadi tema utama dalam program ini. Hari kedua difokuskan pada pengembangan riset kolaboratif. Para peserta, bersama dengan tim dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP dan UNIRAZAK, berdiskusi untuk merumuskan peta jalan riset bersama, yang nantinya akan melibatkan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Sesi ini sangat bermanfaat untuk memperdalam keterampilan riset mahasiswa, yang juga akan mendukung pengembangan penelitian mereka. Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan proposal/draft artikel yang menjadi langkah awal dalam riset kolaboratif bersama. Draft artikel ini diharapkan dapat berkontribusi pada publikasi di jurnal internasional bereputasi. Penyusunan artikel ini menjadi bagian penting dalam pengembangan riset yang sedang dilakukan. Kegiatan Student Go International ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik mereka di bidang riset ekonomi dengan perspektif internasional. Keterlibatan dalam riset kolaboratif dan publikasi internasional memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan penelitian mahasiswa. Selain itu, pengalaman ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan akademik yang dapat mendukung kelanjutan studi dan karier riset mereka.
Universitas Diponegoro dan Universiti Tun Abdul Razak Memperkuat Kolaborasi Internasional di Bidang Riset dan Pendidikan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP) dan Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, resmi memperkuat kerja sama strategis mereka melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MOA) dan pembahasan rencana kolaborasi internasional jangka panjang. Pertemuan tatap muka ini diselenggarakan di kampus UNIRAZAK, Kuala Lumpur, dan dihadiri oleh para pimpinan universitas, dosen, serta asisten peneliti dari kedua institusi. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 8 Juli 2025 di Kuala Lumpur. Pertemuan dibuka oleh Prof. Gazi selaku moderator, yang menekankan pentingnya sinergi lintas negara dalam menjawab tantangan global di bidang ekonomi dan pendidikan. Prof. Zulkiflee dari UNIRAZAK memaparkan komitmen institusinya terhadap kolaborasi riset antar universitas, sementara Prof. Indah Susilowati dari UNDIP memperkenalkan kerangka riset World Class Research Unit (WCRU) yang akan menjadi platform utama kerja sama riset ini. Rangkaian diskusi pagi mencakup perencanaan publikasi ilmiah bersama di jurnal bereputasi internasional (Q1/Q2), dengan tanggung jawab penulisan dibagi antara Prof. Faisal dan Prof. Zulkiflee, serta Prof. Indah dan Prof. Gazi. Mahasiswa peneliti seperti Zulfikar Al Hafidz, Aini Nur Furoida, dan Adelia Petra Julieta turut berperan aktif dalam mendukung proses penulisan dan penyusunan laporan kegiatan. Selain publikasi bersama, pertemuan ini juga membahas pengembangan program double degree, di mana penyesuaian kurikulum dan sistem pembelajaran jarak jauh menjadi kunci keberhasilan. Program ini menyasar WNI yang bekerja di luar negeri, dengan dukungan pengakuan pembelajaran lampau (RPL) dan fleksibilitas intake antara kedua institusi. Diskusi sore hari difokuskan pada kolaborasi jurnal dan peningkatan output publikasi UNIRAZAK melalui kerja sama dengan FEB UNDIP. Sebanyak 15 jurnal kolaboratif telah diidentifikasi, dengan target pengiriman artikel pada September 2025. UNIRAZAK juga berkomitmen menanggung biaya publikasi (APC) untuk artikel kolaboratif pada tahun 2026, dengan alokasi anggaran hingga RM 2000. Prof. Faisal dari UNDIP menegaskan bahwa kolaborasi tidak hanya berhenti pada riset dan publikasi, tetapi juga mencakup pengembangan kapasitas dosen melalui kegiatan pengajaran bersama, pelatihan, serta peluang sebagai dosen tamu dan adjunct professor. Pertemuan ini ditutup dengan pernyataan apresiasi dari Prof. Gazi atas antusiasme dan kontribusi seluruh peserta. Kolaborasi UNDIP–UNIRAZAK ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun jaringan akademik global yang berkelanjutan dan bermakna.
FEB UNDIP dan IIUM Kolaborasi Gelar Workshop Blue Zone: Perempuan sebagai Agen Perubahan Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan

Semarang, 8 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) sukses menyelenggarakan Workshop Penerapan Blue Zone untuk Kehidupan Sehat dan Berkelanjutan pada 17–18 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SDGs International Community Services (ICS) dalam kerangka World Class University (WCU) UNDIP, yang bertujuan memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mendorong kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Menghadirkan Prof. Madya Dr. Betania Kartika Muflih dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber utama, workshop hari pertama berlangsung di Hall Pertamina FEB UNDIP dan diikuti lebih dari 50 peserta dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) FEB UNDIP. Kegiatan dibuka oleh Prof. Indah Susilowati, Ph.D, ketua penyelenggara kegiatan, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk gaya hidup sehat keluarga. Workshop dimulai dengan senam Poco-Poco sebagai pemanasan, mencerminkan semangat slogan acara: Hidup Sehat dan Bahagia bersama Blue Zone. Aktivitas fisik ini menjadi simbol bahwa gaya hidup sehat bukan hanya teori, tetapi juga praktik nyata yang menyenangkan. Materi workshop membahas prinsip-prinsip utama Blue Zone, seperti pola makan nabati lokal, aktivitas fisik teratur, relasi sosial yang kuat, dan manajemen stres. Peserta diajak berdiskusi mengenai definisi “Blue Zone” versi masing-masing, sebagai bentuk pemberdayaan komunitas dan refleksi personal terhadap gaya hidup sehat. Sebagai pilar utama keluarga, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan “Zona Biru” di lingkungan terdekat. Workshop ini menjadi wadah capacity building yang menggabungkan edukasi, kesehatan jasmani, dan budaya hidup sehat. Prof. Beta juga memperkenalkan teknik Korean Hand Therapy, yang langsung dipraktikkan oleh peserta dengan antusias, diselingi sesi tanya jawab, ice breaking, doorprize, dan senam “Goyang Dumang” yang membangkitkan semangat. Hari kedua kegiatan dilanjutkan di Desa Roban Timur, Kabupaten Batang, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular. Dipandu oleh Dr. Ita Widowati, DEA, pelatihan pengolahan limbah cangkang kerang menjadi produk kerajinan bernilai tambah melibatkan 20 warga desa. Tim CV Multi Dimensi dari Cirebon turut mendampingi, sementara peserta DWP UNDIP berperan sebagai pengamat eksternal dan penilai program KKN Tematik IDBU UNDIP. Kegiatan ICS ini mengintegrasikan lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu: SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan SDG 5: Kesetaraan Gender SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan Prof. Indah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun jejaring pengabdian masyarakat internasional dan meningkatkan literasi kesehatan berbasis komunitas. “Kami ingin perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita, menjadi motor penggerak perubahan menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, FEB UNDIP terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi UNDIP sebagai universitas berkelas dunia.
FEB UNDIP Perkuat Kolaborasi Global melalui Kunjungan Akademik ke UNIRAZAK Malaysia

Dalam rangka memperkuat internasionalisasi dan mendukung visi Universitas Diponegoro sebagai World Class University, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP terus aktif membangun jejaring akademik global. Salah satu langkah strategis terbaru adalah kunjungan resmi Prof. Dr. Indah Susilowati, M.Sc., ke Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, pada tanggal 7–9 Juli 2025. Kunjungan selama tiga hari tersebut dirancang secara komprehensif dengan agenda yang padat dan bernilai strategis. Hari pertama dimulai dengan sesi perkenalan kelembagaan dan pemaparan potensi kerja sama antara kedua institusi. Diskusi awal membuka ruang pertukaran gagasan mengenai peluang kolaborasi di berbagai bidang, khususnya ekonomi inklusif dan transformasi sosial berkelanjutan. Pada hari kedua, dialog berkembang ke ranah teknis, di mana tim dari FEB UNDIP dan UNIRAZAK menyusun peta jalan pengembangan riset kolaboratif serta perencanaan publikasi bersama yang ditargetkan untuk jurnal internasional bereputasi. Selain itu, dibahas pula peluang pertukaran dosen dan mahasiswa, mobilitas akademik, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian lintas negara berbasis SDGs dan pemberdayaan komunitas lokal. Hari terakhir ditutup dengan penyusunan draft kerja sama bilateral yang mencakup rencana strategis jangka menengah hingga panjang, termasuk pengembangan kurikulum internasional, pelatihan bersama, dan penyelenggaraan joint conference. Penandatanganan kesepahaman awal menjadi penegas komitmen bersama untuk bergerak dari tataran gagasan menuju aksi konkret yang berdampak luas. UNIRAZAK menyambut baik inisiatif dari FEB UNDIP dan menyatakan kesiapan untuk menjadikan kerja sama ini sebagai model regional dalam pengembangan sinergi akademik antar universitas ASEAN. Dari pihak FEB UNDIP, kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa diplomasi akademik bukan sekadar seremoni, melainkan langkah aktif dan terukur dalam membangun reputasi global serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan terbangunnya fondasi kerja sama ini, FEB UNDIP berharap kolaborasi dengan UNIRAZAK dapat menjadi katalisator dalam memperluas pengaruh akademik di tingkat internasional, serta mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang inklusif, relevan, dan berdampak. Ini bukan hanya tentang menjangkau dunia, tetapi juga tentang membawa nilai-nilai kearifan lokal menuju panggung global. editor : humas feb
Universitas Diponegoro (UNDIP) Jalin Kerjasama Strategis dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) untuk Energi Berkelanjutan

Universitas Diponegoro (UNDIP) menandatangani Nota Kesepahaman dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) pada Senin, 22 Juli 2024, di Ruang Sidang Rektor UNDIP Tembalang. Penandatanganan ini berlangsung bersamaan dengan acara penandatanganan Rencana Implementasi Kerjasama yang digagas oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) dengan ACE. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dan Direktur Eksekutif ACE, Dr. Nuki Agya Utama. Kolaborasi strategis ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia industri untuk mengatasi tantangan kompleks di sektor energi. Kerjasama ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan solusi berkelanjutan energi di ASEAN. Selain itu, disepakati pula implementasi kerjasama yang digagas oleh FEB UNDIP dengan ACE, termasuk kegiatan Studium Generale dengan tema “Tren Energi dan Masa Depan di Asia Tenggara.” Nota ini ditandatangani oleh Dekan FEB UNDIP, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., dan Dr. Nuki Agya Utama. Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua institusi dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor energi di Asia Tenggara.

