FEB UNDIP TETAPKAN KETUA DAN SEKRETARIS SENAT PERIODE 2026–2031

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menetapkan kepemimpinan baru Senat Fakultas untuk periode 2026–2031 melalui sidang pemilihan yang berlangsung di Ruang Sidang Senat FEB Undip pada Kamis, 13 Agustus 2026. Dalam sidang tersebut, Dr. Mahfudz, S.E., M.T. terpilih sebagai Ketua Senat FEB Undip, sedangkan Mirwan Surya Perdhana, S.E., M.M., Ph.D. dipercaya mengemban amanah sebagai Sekretaris Senat FEB Undip. Pemilihan diikuti oleh unsur pimpinan fakultas dan departemen yang terdiri atas Dekan, Wakil Dekan, Ketua Departemen, serta Ketua Program Studi. Proses pemilihan berlangsung sebagai bagian dari mekanisme tata kelola fakultas dalam menentukan kepemimpinan Senat untuk lima tahun ke depan. Terpilihnya Dr. Mahfudz menandai estafet kepemimpinan dari Prof. Anis Chariri, S.E., M.Com., Ph.D., Akt., yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Senat FEB Undip periode 2021–2026. Sementara itu, jabatan Sekretaris Senat yang sebelumnya diemban oleh Dr. Mahfudz selanjutnya diteruskan oleh Mirwan Surya Perdhana. Pergantian kepemimpinan ini menjadi bagian dari keberlanjutan tata kelola akademik yang mendukung pelaksanaan fungsi Senat sebagai salah satu organ penting dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di lingkungan fakultas. Senat Fakultas memiliki peran strategis dalam memberikan pertimbangan dan masukan terhadap berbagai kebijakan akademik, menjaga mutu penyelenggaraan pendidikan, serta mendukung pengembangan institusi sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola perguruan tinggi yang baik. Melalui kepemimpinan baru ini, FEB Undip diharapkan terus memperkuat perannya dalam mewujudkan lingkungan akademik yang unggul, adaptif, dan berintegritas. Keluarga besar FEB Undip mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Mahfudz, S.E., M.T. sebagai Ketua Senat FEB Undip dan Mirwan Surya Perdhana, S.E., M.M., Ph.D. sebagai Sekretaris Senat FEB Undip periode 2026–2031. Amanah yang diemban diharapkan semakin memperkuat sinergi sivitas akademika dalam mendukung kemajuan FEB Undip sebagai fakultas yang unggul dan bereputasi di tingkat nasional maupun internasional.

MAHASISWA KKN-T UNDIP DORONG PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PESISIR MELALUI PENGUATAN HOME INDUSTRY DI DEMAK

Program KKN mengintegrasikan penguatan home industry dan edukasi kesehatan untuk mendukung kesejahteraan keluarga nelayan di Desa Purworejo. Demak, 14 Juli 2026. Potensi ekonomi perempuan pesisir menjadi fokus pengabdian mahasiswa Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU-2 di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak. Selama 45 hari, tim mahasiswa lintas disiplin mengembangkan program pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan penguatan usaha rumahan (home industry) dan edukasi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan. Program KKN-T IDBU-2 di Desa Purworejo dijalankan oleh 10 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, yaitu Sabrina Mantika (Ekonomi), Vania Rahma Putri (Hukum), Shanti Alya Paramita (Akuntansi), Andika Alfi Khoyron (Manajemen), Sekar Mitayani (Teknik Komputer), Anasthasya Jessy Onica (Ilmu Kelautan), Savita Aurora Rakhma (Kedokteran), Nadiya Nuhaifa (Bisnis Digital), Tegar Hermawan (Ekonomi), dan Yunita Mellyndra Sari (Keperawatan). Kolaborasi lintas keilmuan tersebut menjadi kekuatan utama tim dalam merancang program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dari berbagai aspek. Desa Purworejo dipilih karena mayoritas masyarakatnya menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan. Di sisi lain, sebagian besar perempuan masih berperan sebagai ibu rumah tangga, meskipun memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan keluarga melalui kegiatan ekonomi produktif. Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa mengusung tema “Perempuan Berdaya, Keluarga Sejahtera: Penguatan Home Industry dan Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pendapatan Rumah Tangga di Desa Purworejo, Kabupaten Demak” sebagai dasar penyusunan program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Realisasi program kerja yang telah terencana nantinya, diarahkan untuk mendukung Social Development Goals (SDGS) 3, yaitu Good Health and Well-Being, serta SDGS 5, yaitu Gender Equality. Tercapainya kesetaraan melalui pemberdayaan Perempuan di pesisir dari segi ekonomi sekaligus juga mewujudkan kesejahteraan bagi keseluruhan rumah tangga di Desa Purworejo. Selain aspek kesetaraan dan kesejahteraan, KKNT- IDBU 2 juga menjadikan aspek Kesehatan sebagai fokus dalam program kerja. Rencananya dilaksanakan cek kesehatan bagi masyarakat dengan penyakit dan kategori yang telah terjaring melalui seleksi yang dilakukan oleh mahasiswa dan kader kesehatan desa. Daftar penyakit yang menjadi perhatian diantaranya diabetes, hipertensi, tuberkulosis, rematik, anemia, hepatitis, dan kesejahteraan geriatri. Kolaborasi berbagai disiplin ilmu adalah wujud komitmen kuat mahasiswa Universitas Diponegoro untuk terus hadir dan selalu memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat daerah pesisir. Keberdampakan ditunjukan melalui solusi yang langsung dapat diterapkan sehingga berpeluang menopang stabilitas ekonomi masyarakat desa daerah pesisir.

FEB UNDIP Perkuat Persiapan Akreditasi AACSB melalui Mentor Visit Programme bersama Taylor’s University Malaysia

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) terus memperkuat langkah menuju akreditasi internasional Association to Advance Collegiate Schools of Business (AACSB) melalui penyelenggaraan Mentor Visit Programme pada 3–5 Agustus 2026 di Gedung Dekanat FEB UNDIP. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis fakultas dalam memperkuat tata kelola akademik sekaligus memastikan kesiapan institusi memenuhi standar pendidikan bisnis bertaraf internasional. Menghadirkan Prof. Dr. Chong Siong Choy, Dean of the Faculty of Business and Law Taylor’s University, Malaysia, yang juga berpengalaman sebagai mentor akreditasi AACSB, kegiatan ini menjadi wadah bagi pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta tim akreditasi FEB UNDIP untuk memperoleh masukan berdasarkan praktik terbaik (best practices) dari institusi yang telah berhasil meraih akreditasi AACSB. Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai sesi konsultasi dan diskusi strategis dilakukan untuk meninjau kesiapan FEB UNDIP dalam menghadapi proses akreditasi internasional. Pembahasan mencakup penguatan tata kelola fakultas, penyempurnaan dokumen akreditasi, implementasi Assurance of Learning (AoL) dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga strategi membangun budaya continuous improvement yang menjadi salah satu prinsip utama dalam standar AACSB. Selain sesi mentoring bersama pimpinan dan tim akreditasi, Prof. Chong juga berinteraksi dengan dosen dan mahasiswa melalui sharing session yang berlangsung secara interaktif. Pada kesempatan tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai proses pencapaian akreditasi AACSB di Taylor’s University, tantangan yang dihadapi, serta strategi membangun ekosistem pendidikan bisnis yang adaptif terhadap perkembangan global. Diskusi ini turut membuka ruang pertukaran gagasan mengenai inovasi pembelajaran, internasionalisasi, serta penguatan kualitas akademik secara berkelanjutan. Melalui Mentor Visit Programme, FEB UNDIP memperoleh berbagai rekomendasi strategis yang diharapkan dapat memperkuat implementasi standar AACSB sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi antara FEB UNDIP dan Taylor’s University, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengembangan kapasitas akademik. Sejalan dengan visi menjadi fakultas ekonomi dan bisnis yang bereputasi global, FEB UNDIP terus berkomitmen meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan melalui kolaborasi internasional, inovasi akademik, dan penguatan sistem penjaminan mutu. Upaya tersebut diharapkan semakin mempercepat langkah FEB UNDIP dalam meraih akreditasi AACSB sekaligus memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional.

SEL FEB Undip Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Center for Business Sustainability NCCU Taiwan

Taipei – Sustainability and Entrepreneurship Labs (SEL) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menjajaki kerja sama strategis dengan Center for Business Sustainability, College of Commerce, National Chengchi University (NCCU), Taiwan sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mengembangkan kolaborasi riset di bidang keberlanjutan. Pertemuan berlangsung di Meeting Room Center for Sustainability Management, College of Commerce Building, National Chengchi University pada Kamis, 16 Juli 2026. Delegasi FEB Undip dipimpin oleh Dekan FEB Undip sekaligus Pengarah SEL, Prof. Faisal, didampingi anggota SEL sekaligus Koordinator Bidang Reputasi, Kerja Sama, dan Konektivitas Global, Aktsar Hamdi Tsalits, Ph.D.Delegasi Center for Business Sustainability NCCU dipimpin oleh Direktur, Prof. Danchi Tan, bersama Deputi Direktur, Prof. Anne Wu. Pertemuan ini difokuskan pada pengembangan kapasitas SEL FEB Undip yang baru dibentuk agar mampu berkembang menjadi pusat studi yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi dunia akademik maupun masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, tim SEL memperoleh berbagai masukan mengenai tata kelola pusat studi, strategi pengembangan organisasi, model bisnis, hingga pengelolaan kemitraan dari pengalaman Center for Business Sustainability NCCU, yang telah dikenal sebagai salah satu pusat unggulan di bidang keberlanjutan. Sebagai tindak lanjut, SEL FEB Undip akan mengundang jajaran pengelola Center for Business Sustainability untuk berkunjung ke FEB Undip dan berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pusat studi yang berkelanjutan. Kegiatan tersebut juga akan mencakup diskusi mengenai model bisnis pusat studi serta berbagi praktik baik terkait layanan unggulan NCCU ESG Solutions, yang telah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata NCCU dalam mendukung implementasi prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di berbagai organisasi. Selain penguatan kelembagaan, kedua pusat studi juga sepakat untuk mengembangkan kolaborasi akademik melalui penyelenggaraan simposium internasional bersama yang mempertemukan akademisi dan peneliti dari kedua institusi. Simposium tersebut diharapkan menghasilkan publikasi ilmiah kolaboratif, baik dalam bentuk book chapter maupun artikel pada jurnal internasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terjalinnya kemitraan jangka panjang antara SEL FEB Undip dan Center for Business Sustainability NCCU dalam pengembangan riset, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi di bidang keberlanjutan dan kewirausahaan. Sejalan dengan visi internasionalisasi FEB Undip, kerja sama ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi SEL sebagai pusat studi yang adaptif, berdampak, dan mampu berkontribusi terhadap penyelesaian berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

FEB Undip Buka Pendaftaran Sertifikasi Pendampingan UMKM Mahasiswa Tahun 2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi di bidang pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Sertifikasi Pendampingan UMKM Mahasiswa Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu upaya FEB Undip dalam mendukung pengembangan kapasitas mahasiswa agar memiliki kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus berkontribusi terhadap penguatan sektor UMKM di Indonesia. Program sertifikasi akan dilaksanakan pada 8–10 Juli 2026. Selama dua hari pertama, peserta akan mengikuti pelatihan serta pendampingan intensif sebagai bekal menghadapi uji kompetensi. Selanjutnya, pada 10 Juli 2026, peserta akan mengikuti Ujian Kompetensi sebagai tahapan akhir untuk memperoleh sertifikasi. Melalui program ini, peserta akan memperoleh berbagai manfaat, di antaranya pelatihan dan pendampingan secara intensif, pengalaman praktis dalam pendampingan UMKM, serta kesempatan memperoleh Sertifikat Kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki. Program ini tidak dipungut biaya atau gratis bagi seluruh peserta. Mahasiswa yang mendaftar diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pelatihan hingga pelaksanaan ujian kompetensi sebagai salah satu persyaratan untuk mengikuti proses sertifikasi. Mahasiswa yang berminat dapat melakukan pendaftaran dengan  mengakses tautan berikut: https://bit.ly/SertifikasiUMKM2026 Melalui Program Sertifikasi Pendampingan UMKM Mahasiswa Tahun 2026, FEB Undip berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki kompetensi profesional di bidang pendampingan UMKM sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

FEB Undip dan University of Waterloo Perkuat Kolaborasi Global untuk Membangun Ketahanan Masyarakat Pesisir

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, perubahan iklim bukan lagi sekadar isu global, melainkan kenyataan yang dihadapi setiap hari. Kenaikan muka air laut, banjir rob, abrasi, hingga menurunnya hasil tangkapan nelayan membawa dampak terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Persoalan seperti ini tidak dapat diselesaikan oleh satu disiplin ilmu atau satu negara saja. Dibutuhkan kolaborasi yang mempertemukan berbagai perspektif, pengalaman, dan hasil riset untuk menemukan solusi yang lebih berkelanjutan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama University of Waterloo, Canada, menyelenggarakan Summer Course 2026 bertajuk Coastal Communities in Transition: Pathways from Vulnerability to Viability (V2V) pada 23–25 Juni 2026. Program yang didukung oleh World Class University (WCU) Universitas Diponegoro ini mempertemukan mahasiswa, peneliti, dan akademisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan berbagai pendekatan dalam memperkuat ketahanan masyarakat pesisir sekaligus memperluas kolaborasi akademik internasional. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta tidak hanya mengikuti sesi perkuliahan dan diskusi di ruang kelas, tetapi juga bertukar pengalaman dengan akademisi dan praktisi yang telah lama berkecimpung dalam isu pembangunan pesisir. Pembahasan mencakup berbagai aspek yang saling berkaitan, mulai dari ekonomi, lingkungan, kebijakan publik, hingga pemberdayaan masyarakat. Pendekatan multidisiplin tersebut memberikan gambaran bahwa membangun ketahanan wilayah pesisir memerlukan kolaborasi berbagai bidang ilmu serta keterlibatan aktif masyarakat sebagai bagian dari solusi. Berbagai perspektif juga mewarnai pelaksanaan Summer Course 2026. Prof. Dr. Ir. Munasik, M.Sc., Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, mengajak peserta melihat bagaimana perubahan iklim memengaruhi keberlanjutan sumber daya kelautan dan kehidupan masyarakat pesisir. Di sisi lain, Madam Ita menunjukkan bahwa penguatan peran perempuan nelayan menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus meningkatkan kapasitas komunitas pesisir menghadapi berbagai perubahan. Diskusi tersebut memperlihatkan bahwa solusi bagi wilayah pesisir tidak dapat dilihat dari satu sudut pandang saja, melainkan membutuhkan pendekatan yang menghubungkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara bersamaan. Kolaborasi internasional dalam Summer Course 2026 juga diperkuat melalui kehadiran Prof. Prateep Kumar Nayak sebagai Visiting Professor yang didukung oleh World Class University (WCU) Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Selain berpartisipasi dalam kegiatan Summer Course, Prof. Prateep terlibat dalam pembimbingan mahasiswa doktoral, supervisi penelitian, serta diskusi akademik bersama dosen. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas riset dan memperluas jejaring akademik internasional di lingkungan FEB Undip. Pengalaman belajar peserta semakin lengkap melalui kunjungan lapangan ke Desa Purworejo, Kabupaten Demak, salah satu wilayah yang terdampak banjir rob dan perubahan garis pantai. Di lokasi ini, peserta berdialog langsung dengan masyarakat, mengamati kehidupan nelayan, mempelajari inisiatif pemberdayaan perempuan, serta melihat berbagai bentuk adaptasi yang dilakukan komunitas dalam menghadapi perubahan lingkungan. Kunjungan tersebut memberikan pemahaman bahwa solusi terhadap persoalan pesisir tidak cukup dibangun dari ruang kelas, tetapi juga melalui pembelajaran langsung bersama masyarakat yang mengalaminya. Summer Course 2026 bukan sekadar program akademik internasional, melainkan ruang kolaborasi yang mempertemukan pendidikan, riset, dan pengalaman lapangan untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat pesisir. Bersama University of Waterloo dan melalui dukungan World Class University (WCU) Universitas Diponegoro, kolaborasi ini mendorong lahirnya gagasan, penelitian, dan jejaring akademik yang berkontribusi pada transformasi masyarakat pesisir dari kondisi rentan (vulnerability) menuju masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya (viability). Semangat Vulnerability to Viability (V2V) inilah yang menjadi benang merah kolaborasi internasional FEB Undip dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan solusi yang relevan bagi tantangan perubahan iklim dan pembangunan pesisir berkelanjutan.

Memperkuat Jejaring Global, FEB Undip Gelar Workshop Penguatan Kapasitas Internasionalisasi

Internasionalisasi kini tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, melainkan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan daya saing di tingkat global. Menyadari pentingnya hal tersebut, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar Workshop Penguatan Kapasitas dalam Mendukung Internasionalisasi pada 18–19 Juni 2026 di The Wujil Resort & Conventions, Ungaran. Melalui kegiatan yang diselenggarakan oleh International Office (IO) FEB Undip ini, para pimpinan dan pengelola akademik dibekali strategi membangun kerja sama internasional yang berkelanjutan, memperluas jejaring dengan universitas mitra luar negeri, serta mengoptimalkan peluang kolaborasi global dalam bidang pendidikan, penelitian, dan mobilitas akademik. Dalam sambutannya Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FEB Undip, Dr. Wahyu Meiranto, S.E., M.Si., Akt., menegaskan bahwa internasionalisasi merupakan salah satu agenda strategis fakultas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring akademik global, serta memperkuat reputasi institusi di tingkat internasional. Menurutnya, pengembangan kerja sama dengan mitra luar negeri tidak cukup hanya diwujudkan melalui penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi harus mampu menghasilkan program-program konkret yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, dan institusi. Melalui sesi berbagi pengalaman yang disampaikan oleh Ida Noviyantie, S.S., M.A., Koordinator Global Relations and Mobility Office (GREAT) FEB Universitas Gadjah Mada (UGM), peserta memperoleh wawasan mengenai strategi membangun dan menjaga kemitraan internasional yang berkelanjutan. Berbagai praktik baik yang telah diterapkan FEB UGM menjadi referensi berharga bagi FEB Undip dalam memperluas kolaborasi dengan universitas mitra luar negeri, meningkatkan mobilitas akademik, serta mengembangkan program internasional yang lebih berdampak. Dalam workshop tersebut, peserta juga diajak memahami pentingnya pendekatan yang proaktif dalam mengidentifikasi calon mitra strategis, membangun komunikasi yang efektif, serta mengembangkan program kolaboratif yang sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan masing-masing institusi. Strategi ini dinilai penting untuk memastikan bahwa kerja sama internasional tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu berkembang menjadi kolaborasi akademik yang produktif dan berkelanjutan. Seiring meningkatnya tuntutan globalisasi pendidikan tinggi, kemitraan internasional menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas kesempatan belajar, penelitian, dan pengembangan kapasitas sivitas akademika. Melalui kegiatan ini, International Office FEB Undip berharap seluruh unit akademik memiliki pemahaman dan visi yang selaras dalam mendukung agenda internasionalisasi fakultas, sehingga peluang kolaborasi global dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat daya saing dan reputasi FEB Undip di tingkat internasional.  

Departemen Manajemen FEB Undip Gelar Kuliah Dosen Tamu Bahas Risiko dan Mitigasi Risiko di Industri Perbankan

Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Kuliah Dosen Tamu bertajuk “Risiko dan Mitigasi Risiko di Industri Perbankan” pada Jumat (5/6) di Hall Gedung C FEB Undip. Kegiatan yang dimoderatori oleh Dr. Erman Denny Arfinto, S.E., M.M., dosen Program Studi Manajemen FEB Undip, ini menghadirkan Dr. Drs. Randi Anto, M.B.A., praktisi senior yang pernah menjabat sebagai Direktur Human Capital PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk periode 2011–2017 dan Direktur Utama Perum Jamkrindo periode 2017–2020. Kuliah ini menjadi bagian dari upaya Departemen Manajemen FEB Undip dalam memperkaya wawasan mahasiswa melalui pembelajaran yang terhubung langsung dengan praktik industri. Dr. Randi Anto menjelaskan bahwa manajemen risiko merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan industri perbankan. Ia mengulas berbagai jenis risiko yang dihadapi perbankan, mulai dari risiko kredit, risiko operasional, risiko pasar, hingga risiko likuiditas, serta strategi mitigasi yang diperlukan untuk mengantisipasi berbagai tantangan di tengah dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi keuangan. Menurutnya, kemampuan mengidentifikasi risiko sejak dini dan membangun tata kelola yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor perbankan. Selain menyampaikan materi mengenai risiko dan mitigasi risiko perbankan, Dr. Randi Anto juga berbagi pengalaman selama berkarier di sektor keuangan nasional. Mahasiswa memperoleh wawasan mengenaikepemimpinan, pengelolaan sumber daya manusia, transformasi organisasi, serta tantangan yang dihadapi industri perbankan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis. Kehadiran beliau di FEB Undip juga bukan yang pertama, mengingat Dr. Randi Anto selama ini aktif berkontribusi sebagai dosen luar biasa pada Program Magister Manajemen FEB Undip, sehingga kedekatannya dengan lingkungan akademik FEB Undip telah terjalin cukup lama. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai manajemen risiko perbankan, tetapi juga mendapatkan wawasan langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman strategis di tingkat nasional. Kuliah dosen tamu ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip untuk menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri, memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan dunia profesional, serta membekali mahasiswa dengan kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi perkembangan sektor keuangan di masa depan.

Hampir 50 Dosen FEB Undip Raih Pendanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Non-APBN Undip TA 2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro kembali mencatatkan capaian membanggakan melalui keberhasilan dosennya dalam memperoleh pendanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dibiayai selain APBN Universitas Diponegoro Tahun Anggaran 2026. Sebanyak 37 dosen berhasil mendapatkan pendanaan penelitian, sementara 8 dosen lainnya memperoleh pendanaan untuk program pengabdian kepada masyarakat. Capaian ini mencerminkan komitmen kuat sivitas akademika FEB Undip dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pendanaan tersebut tidak hanya mendukung pelaksanaan riset yang berkualitas, tetapi juga memperluas dampak pengabdian yang relevan dengan kebutuhan sosial dan ekonomi. FEB Undip terus mendorong dosen untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai skema pendanaan eksternal guna memperkuat ekosistem riset dan pengabdian yang berkelanjutan. Melalui capaian ini, fakultas optimistis dapat terus meningkatkan reputasi akademik serta memberikan kontribusi strategis dalam pembangunan. Ke depan, FEB Undip berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, baik dari sektor pemerintah, industri, maupun institusi internasional. Download Lampiran: LAMPIRAN-DAFTAR-PENERIMA-PENDANAAN-PENELITIAN-YANG-DIBIAYAI-SELAIN-APBN-UNDIP-TA-2026 LAMPIRAN-DAFTAR-PENERIMA-PENDANAAN-PENGABDIAN-KEPADA-MASYARAKAT-YANG-DIBIAYAI-SELAIN-APBN-UNDIP-TA-2026

Informasi Penyesuaian UKT Mahasiswa Tingkat Akhir Semester Genap TA 2025/2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menginformasikan terkait penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tingkat akhir pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Nomor 983/UN7.A2/KU/XI/2025 tertanggal 20 November 2025 mengenai penyesuaian UKT bagi mahasiswa tingkat akhir. Kebijakan ini ditujukan bagi mahasiswa yang mengajukan pembebasan UKT serta belum melakukan pembayaran UKT pada semester berjalan. Mahasiswa yang memenuhi kriteria tersebut diminta untuk memperhatikan ketentuan serta jadwal proses penyesuaian UKT yang telah ditetapkan oleh universitas. Pada tahap awal, mahasiswa yang telah mengajukan pembebasan UKT diwajibkan mengunggah dokumen pendukung melalui sistem yang telah disediakan. Bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, dokumen yang diunggah adalah Surat Keterangan Lulus (SKL). Sementara itu, mahasiswa yang belum lulus diminta untuk mengunggah Isian Rencana Studi (IRS) sebagai dasar pengajuan penyesuaian UKT. Seluruh dokumen tersebut dapat diunggah melalui laman resmi https://ukt.undip.ac.id. Adapun jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir adalah sebagai berikut: 9–17 Maret 2026Mahasiswa yang mengajukan pembebasan UKT mengunggah dokumen pendukung (SKL atau IRS) melalui sistem. 25–31 Maret 2026Proses verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Fakultas/Sekolah. 1–2 April 2026Proses verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Universitas. 3 April 2026Finalisasi tindak lanjut penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir. Melalui kebijakan ini, Universitas Diponegoro berupaya memberikan kemudahan bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan kewajiban administrasi akademik menjelang kelulusan. Mahasiswa diharapkan dapat memperhatikan jadwal yang telah ditentukan serta memastikan dokumen yang diunggah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen unduh >>> Tindak Lanjut Penyesuaian UKT Tingkat Akhir Genap 2025-2026