Orientasi Mahasiswa Baru Program Doktor Tahun Ajaran 2026/2027

Memasuki pendidikan doktoral merupakan tahap penting dalam perjalanan akademik yang menuntut kemandirian berpikir, kedalaman keilmuan, serta kemampuan menghasilkan penelitian yang berkontribusi bagi pengembangan pengetahuan. Sebanyak 40 mahasiswa baru Program Doktor Ekonomi FEB Undip Tahun Ajaran 2026/2027 memulai perjalanan akademiknya melalui kegiatan orientasi yang digelar pada 18 Agustus 2026 di Ruang Sidang Utama FEB Undip. Kegiatan tersebut dihadiri Dekan FEB Undip Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D. beserta jajaran pimpinan fakultas serta Ketua Program Studi Doktor Ekonomi FEB Undip Prof. Akhmad Syakir Kurnia. Kehadiran jajaran pimpinan menjadi bagian penting dalam memberikan pengenalan sekaligus membangun pemahaman mahasiswa mengenai lingkungan akademik yang akan menjadi ruang mereka untuk mengembangkan kapasitas keilmuan selama menempuh pendidikan doktoral. Orientasi mahasiswa baru menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik FEB Undip serta memahami karakter pendidikan pada jenjang doktoral. Bagi FEB Undip, keberadaan mahasiswa Program Doktor memiliki arti penting dalam penguatan ekosistem akademik dan riset. Pendidikan doktoral menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan proses pembelajaran dengan pengembangan pengetahuan melalui penelitian yang mendalam dan relevan. Karena itu, perjalanan mahasiswa doktoral tidak hanya menjadi proses memperoleh gelar akademik, tetapi juga bagian dari upaya membangun kapasitas peneliti dan akademisi yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. Melalui orientasi ini, FEB Undip membuka perjalanan akademik mahasiswa baru Program Doktor Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat untuk membangun lingkungan pendidikan yang mendorong keunggulan akademik, integritas, dan kontribusi keilmuan. Dari ruang akademik inilah diharapkan lahir penelitian dan gagasan yang tidak hanya memperkaya khazanah ilmu ekonomi, tetapi juga relevan dalam menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang.    

FEB Undip dan Kementerian PPN/Bappenas Perkuat Ekosistem Think Tank untuk Mendukung Indonesia Emas 2045

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghasilkan kebijakan berbasis riset melalui kolaborasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan yang berlangsung pada Kamis, 16 Juli 2026, di Ruang Senat Gedung Dekanat FEB Undip, sebagai langkah awal memperkuat kapasitas dan fungsi think tank perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Pertemuan tersebut dipimpin oleh Priyanto Rohmattullah, Sekretaris Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, bersama tim, dan disambut oleh Wakil Dekan I FEB Undip, Prof. Harjum Muharam, beserta jajaran pimpinan fakultas. Diskusi berlangsung dalam suasana konstruktif dengan fokus pada penguatan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi yang mencakup penguatan riset kolaboratif, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta program magang mahasiswa. Selain itu, FEB Undip dan Kementerian PPN/Bappenas juga menjajaki kerja sama dalam pengembangan kajian strategis di bidang perencanaan pembangunan, pemodelan ekonomi, serta isu-isu pembangunan berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi akademik terhadap penyusunan kebijakan nasional dan daerah. Kolaborasi ini semakin menegaskan peran FEB Undip sebagai think tank akademik yang tidak hanya menghasilkan penelitian berkualitas, tetapi juga mampu menghadirkan rekomendasi kebijakan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan. Dengan mengintegrasikan keunggulan akademik, riset, dan jejaring kemitraan, FEB Undip berupaya memperkuat kontribusinya dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ke depan, sinergi antara FEB Undip dan Kementerian PPN/Bappenas diharapkan terus berkembang melalui berbagai program kolaboratif yang berdampak nyata bagi masyarakat. Melalui penguatan fungsi think tank, pengembangan riset, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, kedua institusi berkomitmen mendukung terwujudnya pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis ilmu pengetahuan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045.

Alumni FEB Undip Primadi Wahyuwidagdo Soerjosoemanto Bangun Kolaborasi Internasional di Bidang Perdagangan, Investasi, dan Pendidikan Global

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) terus melahirkan alumni yang mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional. Salah satunya adalah Primadi Wahyuwidagdo Soerjosoemanto, alumni FEB Undip yang dikenal melalui kiprahnya dalam pengembangan perdagangan internasional, investasi global, pendidikan, serta kolaborasi lintas negara. Melalui berbagai inisiatif yang dijalankannya, Primadi turut membangun jejaring kerja sama yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai institusi dan pemangku kepentingan di tingkat global. Sebagai Alumni FEB Undip, Primadi menunjukkan bahwa kompetensi di bidang ekonomi dan bisnis dapat menjadi modal penting untuk menjawab tantangan dunia yang semakin terhubung. Perjalanan profesionalnya berfokus pada upaya mempertemukan sektor pendidikan, dunia usaha, organisasi internasional, hingga investor dalam berbagai bentuk kerja sama yang mendorong pertumbuhan ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan antarnegara. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pendirian BI International pada tahun 2008. Sebagai Co-Founder, President, dan Principal Partner, Primadi mengembangkan perusahaan tersebut menjadi mitra strategis dalam bidang perdagangan internasional dan investasi. Di bawah kepemimpinannya, BI International membantu membangun berbagai kolaborasi bisnis dan ekonomi lintas negara yang mempertemukan pelaku usaha, institusi pendidikan, organisasi, serta investor dari berbagai kawasan dunia. Kehadiran perusahaan tersebut menjadi salah satu wujud nyata kontribusi alumni Universitas Diponegoro dalam memperkuat jejaring internasional yang mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Tidak hanya berkiprah dalam sektor bisnis dan investasi, Primadi juga aktif mendorong pengembangan generasi muda melalui keterlibatannya dalam AIESEC, organisasi kepemudaan internasional terbesar di dunia. Melalui organisasi tersebut, ia mendukung pengembangan kepemimpinan, kolaborasi lintas budaya, serta pemberdayaan generasi muda agar mampu beradaptasi dengan dinamika global. Baginya, pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu berkolaborasi, berinovasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Kisah Primadi Wahyuwidagdo Soerjosoemanto menjadi salah satu contoh bagaimana Alumni FEB Undip dapat mengambil peran strategis di tingkat internasional. Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi global, kemampuan membangun jejaring, menjembatani perbedaan budaya, serta menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan menjadi kompetensi yang semakin penting. Melalui kiprahnya di bidang perdagangan internasional, investasi global, dan pendidikan, Primadi membuktikan bahwa lulusan FEB Undip memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari solusi berbagai tantangan global sekaligus membawa nama Indonesia ke panggung dunia. Perjalanan tersebut juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan internasional, serta membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dari ruang kuliah di FEB Undip hingga jejaring global, Primadi menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya tentang memperoleh gelar, tetapi juga tentang menciptakan kontribusi nyata yang mampu menghubungkan Indonesia dengan dunia.

FEB Undip Gelar Workshop Paperpal untuk Tingkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah Internasional

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyelenggarakan Workshop Pelatihan Penggunaan Paperpal pada 8–9 Mei 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas publikasi ilmiah sivitas akademika di tingkat global. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan FEB Undip ini diikuti oleh dosen serta mahasiswa program S1 hingga S3 dari berbagai departemen. Workshop menghadirkan Wakil Ketua Bidang Penelitian LPPM Undip, Prof. Firmansyah, dan Country Manager Indonesia Editage, Juventius Jaya, sebagai narasumber. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai optimalisasi penggunaan teknologi berbasis kecerdasan artifisial dalam mendukung proses penulisan akademik dan publikasi ilmiah internasional. Selain sesi pemaparan materi, workshop juga dilengkapi dengan praktik langsung penggunaan Paperpal untuk penulisan dan penyuntingan naskah akademik. Peserta didampingi oleh tim internal FEB Undip dalam proses praktik, sehingga dapat memahami penerapan teknologi secara lebih komprehensif dan aplikatif dalam penyusunan karya ilmiah. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen FEB Undip dalam memperkuat budaya akademik, meningkatkan kualitas riset, serta mendorong produktivitas publikasi ilmiah sivitas akademika. Pemanfaatan teknologi pendukung penulisan akademik dinilai penting untuk membantu peneliti dan mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang lebih sistematis, efektif, dan sesuai standar publikasi internasional. Melalui penyelenggaraan workshop ini, FEB Undip berharap semakin banyak karya ilmiah dosen dan mahasiswa yang mampu bersaing di jurnal bereputasi internasional. Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen FEB Undip dalam mendukung pengembangan ekosistem riset dan publikasi akademik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global.

Informasi Penyesuaian UKT Mahasiswa Tingkat Akhir Semester Genap TA 2025/2026

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menginformasikan terkait penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa tingkat akhir pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Nomor 983/UN7.A2/KU/XI/2025 tertanggal 20 November 2025 mengenai penyesuaian UKT bagi mahasiswa tingkat akhir. Kebijakan ini ditujukan bagi mahasiswa yang mengajukan pembebasan UKT serta belum melakukan pembayaran UKT pada semester berjalan. Mahasiswa yang memenuhi kriteria tersebut diminta untuk memperhatikan ketentuan serta jadwal proses penyesuaian UKT yang telah ditetapkan oleh universitas. Pada tahap awal, mahasiswa yang telah mengajukan pembebasan UKT diwajibkan mengunggah dokumen pendukung melalui sistem yang telah disediakan. Bagi mahasiswa yang telah dinyatakan lulus, dokumen yang diunggah adalah Surat Keterangan Lulus (SKL). Sementara itu, mahasiswa yang belum lulus diminta untuk mengunggah Isian Rencana Studi (IRS) sebagai dasar pengajuan penyesuaian UKT. Seluruh dokumen tersebut dapat diunggah melalui laman resmi https://ukt.undip.ac.id. Adapun jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir adalah sebagai berikut: 9–17 Maret 2026Mahasiswa yang mengajukan pembebasan UKT mengunggah dokumen pendukung (SKL atau IRS) melalui sistem. 25–31 Maret 2026Proses verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Fakultas/Sekolah. 1–2 April 2026Proses verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Universitas. 3 April 2026Finalisasi tindak lanjut penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir. Melalui kebijakan ini, Universitas Diponegoro berupaya memberikan kemudahan bagi mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan kewajiban administrasi akademik menjelang kelulusan. Mahasiswa diharapkan dapat memperhatikan jadwal yang telah ditentukan serta memastikan dokumen yang diunggah telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen unduh >>> Tindak Lanjut Penyesuaian UKT Tingkat Akhir Genap 2025-2026

Penyesuaian Jadwal Perkuliahan Jelang Libur Nyepi dan Idul Fitri 1447 H

Menjelang rangkaian libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Universitas Diponegoro menetapkan kebijakan penyesuaian sistem perkuliahan. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh fakultas dan sekolah di lingkungan Undip, termasuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip. Penyesuaian tersebut merujuk pada Surat Edaran Rektor Universitas Diponegoro Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Kedinasan pada Bulan Suci Ramadhan 1447 H serta dalam rangka Libur Nasional dan Cuti Bersama Nyepi dan Idul Fitri 1447 H, tertanggal 20 Februari 2026. Berdasarkan surat tersebut, perkuliahan pada tanggal 16–17 Maret 2026 dan 25–27 Maret 2026 dilaksanakan secara daring/online. Sementara itu, perkuliahan pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 dapat dilaksanakan secara daring berdasarkan kesepakatan antara dosen pengampu dan mahasiswa, mengingat tanggal tersebut termasuk dalam periode cuti bersama. Dalam ketentuan tersebut juga ditegaskan bahwa dosen dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan kepegawaian yang berlaku. Selain itu, dosen tidak diperkenankan mengadakan perkuliahan pada hari libur keagamaan. Kebijakan ini bertujuan menjaga keberlangsungan kegiatan akademik di lingkungan Undip sekaligus memberikan ruang bagi sivitas akademika untuk menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan khidmat. FEB Undip mengimbau seluruh mahasiswa untuk menyesuaikan jadwal perkuliahan, aktif memantau informasi dari dosen pengampu, serta tetap mengikuti proses pembelajaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan kegiatan akademik tetap berjalan optimal tanpa mengurangi makna perayaan hari besar keagamaan yang menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Lampiran :

UNDIP Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP 2026, Dorong Penguatan Talenta Menuju Indonesia Maju 2045

Semarang, 13 Februari 2026 – Universitas Diponegoro (UNDIP) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Beasiswa LPDP Tahun 2026 yang diperuntukkan bagi dosen muda dan mahasiswa tingkat akhir di lingkungan UNDIP. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Widya Puraya ini menghadirkan Direktur Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Ir. Dwi Larso, M.SIE., Ph.D., sebagai narasumber utama. Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Riset, Inovasi, Kerja Sama dan Komunikasi Publik UNDIP, Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menyiapkan talenta unggul yang mampu bersaing secara global. “UNDIP berkomitmen mendorong dosen dan mahasiswa untuk memanfaatkan peluang beasiswa LPDP sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas akademik dan reputasi internasional universitas,” ujar Wijayanto. Sesi utama sosialisasi disampaikan oleh Ir. Dwi Larso yang memaparkan arah kebijakan dan transformasi LPDP tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa LPDP kini mengusung pendekatan impact-driven, yang menekankan kontribusi nyata penerima beasiswa terhadap pembangunan nasional. “Kami tidak hanya membiayai pendidikan, tetapi juga menyiapkan pemimpin dan profesional yang mampu memberikan dampak strategis bagi Indonesia. LPDP bergerak dari education-centric menuju impact-driven,” tegasnya. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa Skema Beasiswa LPDP 2026 mencakup program degree dan non-degree, antara lain Beasiswa STEM Industri Strategis, Beasiswa SHARE (non-STEM), Beasiswa Kemitraan (co-funding), Beasiswa Kerja Sama Khusus, serta program afirmasi dan parsial. Fokus utama LPDP pada tahun 2026 adalah penguatan bidang STEM dan STEM-related. “Target kami, minimal 80 persen penerima beasiswa berada pada bidang STEM dan STEM-related sebagai bagian dari penguatan ekosistem industri dan inovasi nasional,” jelas Dwi Larso. Selain itu, LPDP juga memberikan perhatian khusus terhadap universitas unggulan dunia. Dalam pemaparannya, ia menyebutkan bahwa kandidat yang diterima di universitas unggulan memiliki nilai strategis dalam proses seleksi. “Pendaftar yang telah diterima pada universitas unggulan akan memperoleh prioritas lebih dalam seleksi, tentu dengan tetap mempertimbangkan kualitas keseluruhan pelamar,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa beasiswa LPDP bersifat pendanaan penuh (fully funded) yang mencakup biaya pendidikan, tunjangan hidup, biaya buku, asuransi kesehatan, hingga biaya pendukung lainnya sesuai ketentuan. Proses seleksi terdiri dari seleksi administrasi, tes bakat skolastik, serta seleksi substansi berupa esai dan wawancara. Kegiatan yang dimoderatori oleh Wakil Direktur Kemitraan dan Konektivitas Global UNDIP, Pulung berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar strategi lolos seleksi, persiapan dokumen, hingga peluang kerja sama dan skema pendanaan parsial. Melalui kegiatan ini, UNDIP berharap semakin banyak dosen dan mahasiswa yang dapat mengakses Beasiswa LPDP serta berkontribusi dalam pembangunan nasional menuju visi Indonesia Maju 2045. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat konektivitas global dan pengembangan talenta unggul berbasis riset dan inovasi.

PENETAPAN PELAKSANAAN REGISTRASI ADMINISTRATIF MAHASISWA UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMESTER GENAP TA 2025/2026.

Universitas Diponegoro (Undip) resmi menetapkan pelaksanaan registrasi administratif mahasiswa untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Ketentuan ini mengacu pada Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor 180/UN7.A/HK/III/2025 tanggal 20 Maret 2025 tentang Kalender Akademik Universitas Diponegoro Tahun Akademik 2025/2026. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh mahasiswa lama Undip dan menjadi dasar dalam penetapan status keaktifan mahasiswa pada Semester Genap TA 2025/2026. Jadwal dan Tahapan Registrasi Administratif Berikut rangkuman jadwal dan tahapan registrasi administratif mahasiswa Undip Semester Genap TA 2025/2026: No Kegiatan Jadwal / Ketentuan 1 Pembayaran biaya pendidikan 2 Januari – 3 Februari 2026 2 Informasi mekanisme pembayaran Melalui laman resmi Undip 3 Her-registrasi dan pengisian IRS 3 Januari – 3 Februari 2026 melalui https://sso.undip.ac.id 4 Penyesuaian biaya pendidikan (Double Degree, Joint Degree, Student Exchange) Wajib diproses oleh Bagian Keuangan serta melakukan her-registrasi dan pengisian IRS mata kuliah konversi 5 Pengaktifan kembali mahasiswa mangkir Semester Gasal 2025/2026 Menyerahkan Surat Izin Mengikuti Kuliah Kembali paling lambat 3 Februari 2026 6 Ketentuan mahasiswa mangkir Mangkir 2 semester berturut-turut atau 4 semester tidak berurutan dinyatakan kehilangan status mahasiswa 7 Informasi dan usulan pemutusan hubungan studi Melalui SIAP Undip, dengan approval berjenjang mulai Program Studi 8 Penggantian bukti pembayaran Dilayani di Bagian Keuangan, Akuntansi, dan Perpajakan Universitas 9 Awal perkuliahan Semester Genap 9 Februari 2026 Ketentuan Tambahan Mahasiswa yang mengikuti program Double Degree, Joint Degree, maupun Student Exchange diwajibkan memastikan penyesuaian biaya pendidikan telah diproses oleh Bagian Keuangan, Akuntansi, dan Perpajakan Universitas. Setelah itu, mahasiswa tetap harus melakukan her-registrasi melalui akun SSO untuk memperoleh status aktif serta mengisi IRS sesuai mata kuliah yang akan dikonversi. Bagi mahasiswa yang mangkir pada Semester Gasal TA 2025/2026 dan ingin aktif kembali, diwajibkan menyerahkan Surat Izin Mengikuti Kuliah Kembali dari Dekan Fakultas atau Sekolah ke Bagian Keuangan, Akuntansi, dan Perpajakan Universitas atau mengirimkan salinan surat ke email ukt.undip@gmail.com paling lambat 3 Februari 2026. Sesuai Peraturan Akademik Bidang Pendidikan Universitas Diponegoro, mahasiswa yang mangkir selama dua semester berturut-turut atau empat semester tidak berurutan akan kehilangan status sebagai mahasiswa dan dapat diusulkan pemutusan hubungan studi oleh Fakultas atau Sekolah terkait. Informasi status rawan DO dan terancam DO dapat diakses melalui SIAP Undip. Usulan pemutusan hubungan studi dilakukan melalui SIAP Undip dengan mekanisme persetujuan berjenjang yang dimulai dari Program Studi. Proses persetujuan dapat dimulai sejak 30 hari setelah masa pembayaran semester genap berakhir dan selesai menjelang akhir Semester Genap TA 2025/2026, yaitu pada 29 Mei 2026. Undip mengimbau seluruh mahasiswa untuk memperhatikan dan melaksanakan ketentuan registrasi administratif ini sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar proses akademik Semester Genap TA 2025/2026 dapat berjalan dengan lancar.   link dokumen : Pengumuman Her-registrasi mahasiswa lama semester genap 2025/2026

Pengumuman Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2025/2026

Semarang, 6 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyampaikan informasi penting kepada seluruh mahasiswa terkait kebijakan pengembalian biaya pendidikan untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Mengacu pada Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor: 180/UN7.A/HK/III/2025 tentang Kalender Akademik TA 2025/2026, mahasiswa yang telah dinyatakan lulus maksimal pada tanggal 25 Agustus 2025 dan telah melakukan pembayaran biaya pendidikan semester gasal, berhak mengajukan permohonan pengembalian biaya pendidikan. Persyaratan Pengajuan Mahasiswa wajib mengunggah dokumen berikut melalui laman SSO masing-masing: Surat permohonan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Perencanaan, Keuangan, Aset, Bisnis, dan Kerumahtanggaan, ditandatangani oleh pimpinan fakultas/sekolah. Legalisir Surat Keterangan Lulus (SKL). Fotokopi bukti pembayaran. Fotokopi buku tabungan atas nama mahasiswa. Batas Waktu Unggah Pengajuan dan unggah dokumen dilakukan maksimal hingga 31 Agustus 2025. Proses pengembalian akan dilakukan secara bertahap setelah tanggal tersebut. FEB Undip mengimbau seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat untuk segera melengkapi dan mengunggah dokumen sesuai ketentuan. lampiran : Surat Edaran Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2025/2026

FEB Undip dan SBM ITB Jajaki Kolaborasi Penguatan Budaya Kewirausahaan di Kampus

Semarang, 1 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama School of Business & Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) melakukan penjajakan kerja sama akademik yang berfokus pada pengembangan dan penguatan budaya kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Senat FEB Undip dan dihadiri oleh para pimpinan fakultas dari kedua institusi, termasuk Dekan FEB Undip dan Dekan SBM ITB. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan dan merancang sinergi program kewirausahaan yang berdampak langsung bagi sivitas akademika. Diskusi yang dilakukan mencakup potensi kolaborasi dalam pengembangan kurikulum kewirausahaan, pelatihan berbasis praktik, serta integrasi nilai-nilai inovasi dan keberlanjutan dalam ekosistem kampus. Kedua belah pihak sepakat bahwa penguatan budaya kewirausahaan merupakan langkah penting dalam mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi awal dari sinergi jangka panjang antara FEB Undip dan SBM ITB dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan di dunia pendidikan tinggi.