Penggunaan Perangkat Lunak Berlisensi: Upaya Undip Meningkatkan Tata Kelola Universitas yang Baik

Semarang, 07 Agustus 2024. Universitas Diponegoro (Undip) terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan profesionalisme, kapabilitas, dan akuntabilitas dalam tata kelola universitas. Sejalan dengan Pasal 3 huruf d Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2015 tentang Statuta Universitas Diponegoro, Undip mendorong semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan untuk menggunakan perangkat lunak berlisensi dalam kegiatan akademik dan operasional. Dalam rangka memastikan kepatuhan terhadap aturan ini, pimpinan organ atau unit kerja di lingkungan Undip diwajibkan untuk menyampaikan informasi mengenai penggunaan perangkat lunak berlisensi kepada seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang berada di bawah tanggung jawabnya. Penggunaan perangkat lunak tanpa lisensi yang sah akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebagai bentuk dukungan, Direktorat Teknologi Informasi, Komunikasi, dan Pelaporan akan memberikan pendampingan dan fasilitasi bagi organ atau unit kerja yang memerlukan bantuan dalam memperoleh perangkat lunak berlisensi. Hal ini dilakukan agar setiap unit kerja dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan perangkat lunak yang legal dan aman. FEB Undip berharap seluruh sivitas akademika dapat melaksanakan ketentuan ini dengan baik, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, legal, dan mendukung profesionalisme dalam menjalankan tugas-tugas akademik maupun administratif dan mendukung terciptanya lingkungan akademik yang profesional dan bertanggung jawab. Lampiran :
FEB Undip Cetak Rekor dengan 502 Lulusan dalam Wisuda ke-175

Sebanyak 502 lulusan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) mencatatkan rekor baru dalam wisuda ke-175 yang digelar pada 1-2 Agustus 2024. Karena tingginya jumlah lulusan, prosesi penyerahan transkrip dan pembekalan Tracer Study ini dilaksanakan selama dua hari di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan FEB Undip. Angka ini menjadi jumlah lulusan terbanyak sejak FEB Undip berdiri. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” kemudian dilanjutkan dengan pengumuman prestasi mahasiswa terbaik oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FEB Undip, Prof. Firmansyah. Lulusan terbaik dari program S1 di antaranya adalah Widya Lesticya dari Manajemen dengan IPK 3,92, Addien Safriya Ramadhani dari Akuntansi yang berhasil meraih IPK sempurna 4,00, Ida Musrifah dari Ekonomi Islam dengan IPK 3,87, dan Axel Azriel Alfarizqy dari Ekonomi dengan IPK 3,82. Selain itu, ada tiga lulusan yang berhasil meraih dua gelar sarjana melalui program Double Degree dengan universitas mitra luar negeri. Susanti Kisworowati Adiningtyas memperoleh gelar Sarjana dari Universitas Diponegoro dan Saxion University of Applied Sciences (Belanda), sedangkan Liana Novani Putri dan Vernanda Djibril Dewanty mendapatkan gelar Sarjana dari Universitas Diponegoro dan Medicis Business School (Prancis). Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, dalam sambutannya, menyampaikan pesan penting kepada para lulusan, “Kesuksesan di masa depan tidak hanya bergantung pada kompetensi pribadi yang kita miliki, tetapi juga pada kemampuan kita dalam berinteraksi secara sosial dengan orang lain.” ujarnya. Pesan ini menekankan bahwa lulusan FEB Undip tidak hanya diharapkan menjadi individu yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan dalam berhubungan dengan masyarakat di lingkungan profesional. Prof. Faisal juga menekankan pentingnya partisipasi aktif alumni dalam Tracer Study, yang menjadi alat penting bagi universitas untuk melacak perkembangan karier lulusannya. “Saya harap para wisudawan aktif mengisi Tracer Study. Kontribusi alumni sangat berperan dalam menempatkan FEB Undip dalam lima besar di Indonesia dan QS 400 besar dunia,” tambahnya. Pencapaian ini menjadi semakin berarti mengingat bahwa pada tahun 2022, Universitas Diponegoro berhasil menempati peringkat pertama dalam QS World University Ranking untuk QS Graduate Employability Ranking. Prestasi ini mencerminkan kualitas pendidikan yang diterapkan di FEB Undip, yang tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik yang luar biasa tetapi juga yang siap bersaing di dunia kerja global. Dengan jumlah lulusan yang mencapai angka tertinggi dalam sejarah fakultas, wisuda ke-175 ini tidak hanya menjadi momen yang bersejarah bagi FEB Undip, tetapi juga menegaskan komitmen fakultas dalam terus mencetak lulusan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.
Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2024/2025, Yuk Cek Prosedur dan Batas Waktunya

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Rektor Nomor 114/UN7.A/HK/IV/2024 tanggal 1 April 2024 tentang Kalender Akademik Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2024/2025, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) mengumumkan mekanisme pengembalian biaya pendidikan bagi mahasiswa yang lulus dan telah membayar biaya pendidikan semester gasal 2024/2025. Syarat Pengajuan Pengembalian Biaya Pendidikan: Mahasiswa yang lulus paling lambat pada tanggal 16 Agustus 2024 dan telah membayar biaya pendidikan semester gasal 2024/2025 dapat mengajukan pengembalian biaya dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut: Surat Permohonan: Mengajukan surat permohonan pengembalian biaya pendidikan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Sumber Daya. Surat ini harus ditandatangani oleh Pimpinan Fakultas/Sekolah dengan melampirkan: Legalisir Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani oleh Dekan/Wakil Dekan I/Wakil Dekan II Fakultas/Sekolah. Fotokopi bukti pembayaran biaya pendidikan. Fotokopi buku tabungan rekening atas nama mahasiswa yang bersangkutan. Unggah Dokumen: Mahasiswa diminta untuk mengunggah surat permohonan pengembalian biaya pendidikan beserta lampirannya melalui laman SSO di beranda masing-masing mahasiswa. Verifikasi dan Persetujuan: Dekan Fakultas/Sekolah akan melakukan verifikasi dan memberikan persetujuan pengembalian biaya pendidikan melalui laman SSO. Batas Waktu Pengajuan: Batas waktu unggah surat permohonan dan lampirannya adalah maksimal pada tanggal 31 Agustus 2024. Proses pengembalian biaya pendidikan akan dilakukan setelah tanggal tersebut. Kami berharap seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat dapat segera melengkapi dan mengunggah dokumen yang diperlukan tepat waktu. Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.
Kolaborasi FEB Undip dan APSMBI: Membangun Kapasitas Global melalui Pengabdian dan Pendidikan

Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bekerja sama dengan Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) sukses menyelenggarakan Workshop Internasionalisasi Program Studi dan Pengabdian Masyarakat Internasional. Workshop yang mengusung tema “Cultural Synergy Empowering Global Students Through Multicultural Leadership” ini berlangsung pada 31 Juli dan 1 Agustus 2024 di Ruang Sidang Utama, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Undip, Semarang. Ketua Panitia, Bimo Suryo Wicaksono, S.E., M.M., membuka acara dengan menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan memperkaya wawasan dosen, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengadaptasi perspektif global ke dalam program akademik serta praktik operasional. “Ajang ini juga menjadi sarana silaturahmi dan penguatan kapasitas dalam internasionalisasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) internasional. Kami menekankan pentingnya internasionalisasi untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi di era global,” ujar Bimo. Turut hadir juga secara virtual (zoom meeting) mahasiswa program internasional. Christian Krisna Pideksa dari Curtin University berbagi pengalaman sebagai alumni Program Double Degree. Selain itu, Dr. Thorr Kerr dari Curtin University, sebagai mitra IUP di luar negeri, juga memberikan materi, dengan Afina Hasya, S.T., M.M., sebagai moderator. Workshop ini diikuti oleh 31 perguruan tinggi, dengan 11 perguruan ting tri dharma PTN serta internasionalisasi perguruan tinggi. Hari kedua workshop berfokus pada pengagi berperan sebagai co-host, di antaranya Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Islam Indonesia, STIE Madani Balikpapan, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Kuningan, Universitas Jember, Universitas Nahdatul Ulama Jepara, Universitas Muria Kudus, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada kesempatan ini, FEB Undip juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan 11 universitas co-host dalam rangka memperkuat jalinan kerja sama dalambdian masyarakat internasional yang melibatkan mahasiswa internasional dari Undip serta delegasi dari perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini mencakup diskusi interaktif, pengenalan budaya, dan tur kota, yang memberikan pengalaman mendalam serta memperkaya pengetahuan peserta tentang keberagaman budaya. Peserta workshop juga mengikuti kampus tour guna memperkenalkan program dan fasilitas dari International Undergraduate Program (IUP) yang ada di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Partisipasi aktif dari berbagai institusi pendidikan tinggi mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menjalin kolaborasi internasional yang berkelanjutan. Program-program seperti ini diharapkan akan terus dikembangkan di masa depan.
Amplop Ajaib dari KKN Undip, Tingkatkan Kesadaran Mengenai Manajemen Keuangan Siswa SDN 02 Jagan Sejak Dini

Selasa, 23 Juli 2024 – Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro memperkenalkan “Amplop Ajaib,” sebuah ide kreatif untuk membantu guru-guru mengedukasi dan meningkatkan kesadaran menabung pada siswa-siswi SDN 02 Jagan, Kec. Bendosari, Kab. Sukoharjo. Program edukasi ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Undip 2024. Melihat dari kurangnya tingkat kesadaran menabung sejak dini di wilayah tempatnya melaksanakan KKN, Maria Fransiska Br Simbolon, mahasiswa program studi S-1 Manajemen Universitas Diponegoro, menyelenggarakan program pelatihan praktik menabung mandiri bersama para guru di SDN 02 Jagan. Siska mengadakan pelatihan di ruang kelas IV SDN 02 Jagan, pelatihan ini bertujuan membekali guru-guru sebagai fasilitator dalam mengajarkan manajemen keuangan sejak dini kepada siswa. Program ini mendapat apresiasi dari Ibu Indyaswati Agustina, S.Pd.SD, yang menyatakan bahwa ide menabung dengan amplop kreatif adalah inovasi yang menarik dan baru. “Ini adalah cara yang kreatif, benar-benar membantu kami. Terima kasih Mbak Siska, cara ini akan saya bagikan juga kepada kenalan saya, guru di SD Mulur untuk diterapkan di sekolah yang lain,” ujar Ibu Indyaswati. Ibu Dewi Setyo Asih, S.Pd.SD, menambahkan bahwa praktik menabung mandiri sangat diperlukan. “Hampir seluruh siswa di SDN 02 Jagan menghabiskan uang sakunya tanpa ada yang ditabung. Program ini bisa menjadi langkah awal untuk mendisiplinkan siswa dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menabung,” jelasnya. Puncak acara program kerja ini berlangsung pada Rabu, 24 Juli 2024, dengan sosialisasi langsung kepada seluruh siswa SDN 02 Jagan. Acara ini diadakan di lapangan sekolah dan mencakup agenda perkenalan, penyampaian materi menabung, permainan, pembagian amplop kreatif, serta sesi foto bersama. Para siswa sangat antusias mengikuti acara ini. Salah satu siswi, Dinda, mengungkapkan rasa terima kasih dan kebahagiaannya atas pelaksanaan program tersebut. “Senang sekali, Kak,” ungkap Dinda saat ditanya kesannya tentang acara hari itu. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan guru-guru dapat menerapkan cara unik menabung menggunakan amplop tabungan kreatif. Ini akan membuat siswa gemar menabung sebagai salah satu alternatif pembelajaran manajemen keuangan sejak dini. Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadikan guru-guru sebagai fasilitator yang efektif dalam mengontrol tabungan harian siswa melalui konsep menabung 30 hari dengan amplop tabungan kreatif. Penulis : Maria Fransiska Br Simbolon Editor : Humas FEB
Putri Asli Papua Menjadi Lulusan ke-510 Program Doktor Ilmu Ekonomi di FEB Undip

Semarang, 26 Juli 2024, Program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (PDIE FEB Undip) menyelenggarakan ujian promosi doktor untuk Agustina Sanggrangbano, guna mempertahankan disertasinya berjudul “Konvergensi Pembangunan Ekonomi: Daerah Kabupaten/Kota Pada Lima Wilayah Adat Di Provinsi Papua”. Promosi doktor ini diadakan di Ruang Pertamina FEB Undip. Agustina Sanggrangbano, seorang putri asli Papua dan dosen tetap di FEB Universitas Cenderawasih Jayapura, aktif dalam berbagai organisasi ilmiah. Beliau adalah peneliti di Pusat Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah Uncen serta di Center for Economic Development Inclusion and Poverty Alleviation of Papua Studies (CEdPS) Uncen. Dalam disertasinya, Agustina bertujuan untuk menganalisis dampak variabel pendidikan dan ketergantungan spasial terhadap konvergensi ekonomi daerah kabupaten/kota di Provinsi Papua. Penelitian ini menggunakan data panel dari 29 kabupaten/kota yang terbagi dalam lima wilayah adat (Mamta, Saireri, Meepago, Lapago, dan Anim-Ha) selama periode 2013-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan, yang diukur melalui belanja pendidikan dari transfer pusat, belanja pendidikan dari dana otonomi khusus, siswa afirmasi Papua, dan siswa SMA di Papua, berdampak terhadap konvergensi ekonomi daerah kabupaten/kota di Papua sesuai dengan teori pertumbuhan ekonomi MRW. Selain itu, ketergantungan spasial terbukti memiliki pengaruh signifikan dalam mendukung konvergensi ekonomi daerah tersebut. Secara keseluruhan, karya Agustina Sanggrangbano merupakan bukti dedikasi terhadap pembangunan daerahnya (Papua) yang menghadapi tantangan geografis dan topografis dalam hal aksesibilitas dan mobilitas. Adapun untuk Komite Ujian terdiri dari Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D. (Ketua Sidang Ujian), Prof. Firmansyah, S.E., M.Si., Ph.D. (Promotor), Prof. Dr. FX. Sugiyanto, M.S. (Penguji), Prof. Dr. Samsubar Saleh, M.Soc.Sc. (Penguji), Akhmad Syakir Kurnia, SE, M.Si. Ph.D (Penguji) dan Wahyu Widodo, SE, M.Si. Ph.D (Penguji). Ujian berlangsung selama dua jam dan promovenda mampu mempertahankan disertasinya sehingga dinyatakan lulus oleh Komite Ujian dan berhak menyandang gelar Doktor. Selamat dan Semoga sukses dalam berkarya.
Tim Taekwondo FEB Undip Menjadi Tim Terfavorite dengan 7 Medali Emas di Kejuaraan Nasional “BHARADUTA 5 CHAMPIONSHIP”

Semarang, 24 Juli 2024 – Tim Taekwondo Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) berhasil meraih predikat Tim Terfavorite pada Kejuaraan Nasional Taekwondo “BHARADUTA 5 CHAMPIONSHIP” Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) 2024. Kejuaraan ini diselenggarakan pada 12-13 Juli 2024 di GOR Ciracas, Jakarta. Dalam ajang bergengsi tersebut, Tim Taekwondo FEB Undip menunjukkan prestasi gemilang dengan berhasil meraih 7 medali emas. Keberhasilan ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi tim dan fakultas, tetapi juga mengharumkan nama Universitas Diponegoro di kancah nasional. Berikut adalah para atlet yang berhasil mengharumkan namaUniversitas Diponegoro, yaitu; Fiona Orinda Sugionoto (Akuntansi’22) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putri Under 49 KG] Muhammad Ghoufar Putra P (Ilmu Ekonomi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 54 KG] Aulia Rahmania Zein (Ilmu Ekonomi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putri Under 46 KG] Jibril Kumara (Akuntansi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 87 KG] Thomas Saputra (Ilmu Ekonomi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 68 KG] Darendra Adiyatma (Ekonomi Islam’22) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Under 58 KG] Rangga Mulia Wijaya (Akuntansi’23) – [Juara 1 Kyorugi Senior Putra Over 87 KG] Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa dan civitas akademi di Undip untuk aktif dalam kegiatan olahraga dan terus mengukir prestasi di berbagai bidang. Selamat kepada Tim Taekwondo FEB Undip atas prestasi gemilang ini! Semoga terus menginspirasi dan membawa nama baik Universitas Diponegoro di kancah nasional maupun internasional.
Universitas Diponegoro (UNDIP) Jalin Kerjasama Strategis dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) untuk Energi Berkelanjutan

Universitas Diponegoro (UNDIP) menandatangani Nota Kesepahaman dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) pada Senin, 22 Juli 2024, di Ruang Sidang Rektor UNDIP Tembalang. Penandatanganan ini berlangsung bersamaan dengan acara penandatanganan Rencana Implementasi Kerjasama yang digagas oleh Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) dengan ACE. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dan Direktur Eksekutif ACE, Dr. Nuki Agya Utama. Kolaborasi strategis ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan dunia industri untuk mengatasi tantangan kompleks di sektor energi. Kerjasama ini bertujuan untuk mendorong inovasi dan solusi berkelanjutan energi di ASEAN. Selain itu, disepakati pula implementasi kerjasama yang digagas oleh FEB UNDIP dengan ACE, termasuk kegiatan Studium Generale dengan tema “Tren Energi dan Masa Depan di Asia Tenggara.” Nota ini ditandatangani oleh Dekan FEB UNDIP, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., dan Dr. Nuki Agya Utama. Kerjasama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kedua institusi dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor energi di Asia Tenggara.
FEB Undip Menerima Benchmarking dari ABK PMI untuk Program Studi Bisnis Digital

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima Benchmarking (Studi Kunjungan) dari ABK PMI (Akademi Bakti Kemanusiaan Palang Merah Indonesia) untuk studi banding terkait pendirian Program Studi Bisnis Digital. Studi Kunjungan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 11/06/2024. Adapun Delegasi dari Tim ABK PMI terdiri dari; Wasiran, Zulham Dwi Pratikto, M. Abdul Rachman, Chairilisa Azzahra, Lala Ratih, Diana Novita MKM (Direktur ABK PMI). Ayu Suraduhita M. Biomed, dan Variena Intansari. M. Si. Dimana diterima dengan hangat oleh Ketua Departemen Manajamen FEB Undip, yakni Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E. beserta jajarannya. Dalam sambutannya, Prof. Harjum menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran tim ABK PMI untuk belajar mengenai Prodi Bisnis Digital di FEB Undip. Pada inti acara yakni diskusi dan sharing terkait pendirian prodi Bisnis Digital, tim dari ABK PMI menyampaikan beberapa poin yang menjadi fokus utama dalam kunjungan ini, yakni; untuk mengetahui gambaran persiapan dan pelaksanaan, terkait MBKM, Matkul pembeda, dan keunikan/ciri khas dari prodi Bisnis DIgital. “Program Studi Bisnis Digital di FEB Undip menekankan pada pengembangan kemampuan lulusan yang tidak hanya memahami teknologi tetapi juga dapat menerapkannya secara efektif dalam dunia bisnis,” kata Prof. Harjum, dalam diskusi tersebut. Kegiatan ini merupakan suatu langkah positif bagi FEB Undip dan ABK PMI dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Diharapkan, hasil dari kegiatan benchmarking ini akan membawa inovasi dan peningkatan kurikulum yang signifikan, serta memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di masa depan.
FEB Undip Jalin Kolaborasi dengan Dili Institute of Technology

Semarang, 29 Mei 2024 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui kerjasama internasional. Kali ini, FEB Undip menjalin kolaborasi strategis dengan Graduate School – Dili Institute of Technology (DIT), Timor Leste. Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) di tingkat fakultas dilaksanakan secara resmi di Ruang Sidang Senat FEB Undip oleh Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D., bersama Rektor DIT, Dr. Salustiano Dos Reis Piedade, S.T., M.Sc. Sebelumnya, telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di tingkat universitas oleh Rektor Undip, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dan Rektor DIT, Dr. Salustiano Dos Reis Piedade, S.T., M.Sc. Kerjasama ini mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan prestasi akademik dan riset, penelitian dan publikasi ilmiah, pertukaran mahasiswa, pengembangan nilai kebudayaan dan sosial, serta inovasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas wawasan global kedua institusi serta memperkuat kapasitas akademik dan penelitian dalam bidang ekonomi dan bisnis. Dalam sambutannya, Prof. Faisal menyatakan, “Kerjasama ini merupakan langkah strategis bagi FEB Undip untuk memperluas jaringan internasional dan meningkatkan kualitas pendidikan serta penelitian. Kami sangat terbuka untuk kolaborasi bersama di semua jenjang, baik sarjana, pascasarjana, hingga doktoral. Selama kita mendapatkan manfaat maksimal dalam pengembangan ilmu pengetahuan.” Selanjutnya, Rektor DIT, Dr. Salustiano Dos Reis Piedade, S.T., M.Sc., menyatakan antusiasmenya. “Bermitra dengan FEB Undip, salah satu kampus terkemuka di Indonesia, akan memungkinkan kami untuk belajar banyak dan menciptakan perubahan positif,” ujarnya. Kerjasama ini diharapkan membawa manfaat besar bagi kedua institusi dan mempererat hubungan antara Indonesia dan Timor Leste.
