Menuju Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024, Kerja sama antara Undip dan Kemenko PMK

Semarang, 26/09/2023. Universitas Diponegoro (Undip) dan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) telah sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, dan pemberian manfaat kepada masyarakat. Kesepakatan ini diresmikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Undip yang diwakili oleh Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., dengan Kemenko PMK yang diwakili oleh Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Prof. Dr. Ir. Nunung Nuryartono, M.Si., yang dilangsungkan di Hall Gedung KWU FEB Undip. Dalam acara penandatanganan MoU tersebut, juga hadir sebagai saksi Sesmenko PMK Andie Megantara, Kepala Kebijakan TNP2K Elan Satriawan, dan Wakil Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Firmansyah. Mewakili Rektor Undip, Wakil Rektor I bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Faisal, S.E., M.Si., Ph.D. secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya Prof Faisal menyebutkan bahwa Undip sejauh ini sudah melakukan berbagai kegiatan dalam upaya untuk penanganan kemiskinan. “Undip sejauh ini sudah berkontribusi dalam penanganan kemiskinan. Kita melakukan pemberdayaan Guru PAUD yang nantinya akan menghasilkan SDM yang baik. Kemudian kita sudah menyiapkan 1400 pack makanan bergizi gratis untuk mahasiswa yang diberikan pada hari Senin sampai dengan Kamis. Serta sudah memberikan beasiswa kepada anak-anak nelayan yang kurang mampu di sekitar pantura untuk kuliah di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK),” jelas Prof Faisal. Lebih lanjut, Prof Faisal berharap dengan adanya kolaborasi antara Undip dengan Kemenko PMK dapat mengoptimalkan upaya dari Undip dan Pemerintah dalam penanganan kemiskinan ekstrem yang ada di Indonesia. “Kami ucapkan terima kasih kepada Kemenko PMK. Undip turut serta berkontribusi dalam program penanggulangan kemiskinan ekstrem 2024. Sumber yang ada di Undip bisa dioptimalkan dan kita bisa saling berkolaborasi,” tambahnya. Mewakili Menteri Kemenko PMK, Sekretaris Kemenko PMK Andie Megantara, S.H., M.M., Ph.D. menyampaikan apresiasi atas upaya dari Undip dalam penanganan kemiskinan. “Universitas Diponegoro punya inovasi untuk mengurangi kemiskinan ekstrem, dan bisa menjadi pusat dalam penanganan kemiskinan ekstrem,” ucap Andie. Selanjutnya Andie menerangkan presentase angka kemiskinan ekstrem sudah menurun dan membaik setiap tahunnya. Namun, untuk semakin memperkuat penanganan kemiskinan ekstrem perlu keterlibatan aktif kampus dan civitas akademika kampus. “Upaya penurunan presentase kemiskinan sudah dilakukan, namun selama ini ada puzzle yang terlepas, yaitu keterlibatan peran aktif kampus. Kampus punya banyak resource. Kita terus menggandeng banyak kampus untuk membantu menghapus kemiskinan ekstrem,” ujarnya. Lebih lanjut, Andie menegaskan bahwa kemiskinan bukan hanya permasalahan ekonomi. Tetapi multidimensional melibatkan aspek sosiologis, aspek kultur, dan aspek mindset dari masyarakat. Karenanya, dia meminta kampus memiliki kontribusi lebih besar terutama dengan resource akademik yang ada dapat membantu mencarikan solusi untuk penanganan kemiskinan. “Semestinya jika kampus seluruh Indonesia berkontribusi maka penanganan kemiskinan dapat menjadi luar biasa. Kampus punya banyak resource melimpah. Kalau ada program setiap kampus yang membantu penanganan kemiskinan di wilayah sekitar kampus. Membangun mindset malu dianggap miskin, para civitas akademika juga bisa melakukan riset masalah-masalah kemiskinan, dan melalui program KKN serta program kampus merdeka,” imbuhnya. Kegiatan dilanjutkan dengan Kuliah umum yang diadakan secara hybrid baik daring dan luring. Turut hadir sebagai narasumber pada kuliah umum, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Nunung Nuryartono; Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Endi Faiz Effendi; Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda Kementerian Keuangan Yadi Hadian; Ketua Departemen Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan, FEB Undip Akhmad Syakir, Ph.D. ; Ketua Program Studi Magister Ekonomi FEB Undip Wahyu Widodo, Ph.D. sumber : Humas Undip & Kemenko PMK
Pelayanan Prima di Lingkungan FEB UNDIP melalui Program Service Excellence

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) berkomitmen untuk meningkatkan berbagai pelayanan di lingkungan FEB Undip. Pelayanan prima adalah pelayanan yang memberikan kepuasan bagi masyarakat yang hadir di lingkungan kampus FEB Undip. Pelatihan pelayanan prima ini menghadirkan pemateri Makhmud Kuncahyo, M.Pd. selaku expert dalam bidang pelayanan dari Synergy Performa, dimana telah bersetifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikat Profesi). Kegiatan yang diikuti oleh tenaga pendidik FEB Undip dilaksanakan pada Rabu (27/09) di Ruang Sidang Utama Gedung Dekanat FEB Undip. Warsito Kawedar selaku Wakil Dekan Bidang sumber daya FEB Undip membuka acara dengan berpesan bahwa tugas sebagai institusi pendidikan tidak hanya sekedar mengajar semata, namun juga diperlukan jiwa melayani yang baik, tak hanya kepada mahasiswa semata tapi ke seluruh masyarakat yang hadir ke lingkungan kampus FEB Undip. Makhmud Kuncahyo, dalam paparan materi beliau menyatakan tolok ukur pelayanan prima di lingkungan kampus adalah adanya kesesuaian SOP, sikap akuntabel, terbuka, profesional, dan berorientasi kepada masyarakat. Beliau juga menyampaikan jenis-jenis pelanggan dan macam-macam keluhan, serta standar pelayanan di lingkungan kampus sangat berbeda dengan yang lainnya. “Banyak dari kita mungkin berpendapat bahwa seorang petugas keamanan itu harus berbadan tegap, kokoh serta memiliki tampilan yang garang. Namun hal seperti itu dapat berubah tergantung lingkungan, kita dapat melihat petugas keamanan di Bank-Bank konvesional yang ada. Betapa lemah lembutnya petugas keamanan yang ada disana, tetapi akan berbeda jika melihat ke lingkungan pusat-pusat perbelanjaan besar. Dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa pelayanan prima disini harus menempatkan sikap yang sesuai pada tempatnya”, jelasnya. Adapun setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan pemahaman dari tenaga kependidikan tentang arti penting excellence service semakin baik, semakin meningkat sehingga benar-benar bisa menjadi bekal untuk meningkatkan dalam memberikan pelayanan dalam tugas sehari-hari sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing. Di akhir kegiatan, para peserta memaparkan hasil peubahan yang dapat mereka tingkatkan dalam pelayanan yang telah dilakukan dan akan dilakukan.
Workshop Persiapan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi di Lingkungan FEB UNDIP

Semarang, 22 September 2023 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menggelar Workshop Persiapan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) sebagai lanjutan dari kegiatan serupa yang pernah diadakan sebelumnya pada tanggal 21 Juli 2023. Acara ini berlangsung di Ruang Sidang Utama Dekanat FEB Undip dan dihadiri oleh Tim Kerja ZI-WBK FEB Undip. Dekan FEB Undip, Prof. Suharnomo dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas dalam dunia pendidikan, serta tujuan diadakannya workshop ini nantinya dapat memberikan gambaran yang diperlukan untuk memperlancar persiapan FEB Undip dalam meraih predikat zona integritas wilayah bebas dari korupsi (ZI WBK). Narasumber pada workshop kali ini terdiri dari 5 orang manager dari tiap Pengungkit yang berasal dari Tim ZI-WBK Fakultas Teknik Universita Diponegoro (FT UNDIP), yang dimana sebelumnya FT UNDIP sudah lebih dulu menyandang predikat ZI-WBK. Adapun kelima narasumber tersebut, yaitu; Manajer Pengungkit 1 : Dr. Naniek Utami Handayani, S.Si., MT., (Departemen Teknik Industri) Manajer Pengungkit 2 : Dr. Ir. Budi Prasetyo Samadikun, S.T., M.Si., IPM., ASEAN Eng. (Departemen Teknik Lingkungan) Manajer Pengungkit 4 : Mada Sophianingrum , S.T., M.T., MSc. (Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota) Manajer Pengungkit 5 : Dr. Anak Agung Sagung Manik Mahachandra Jayanthi Mertha, S.T., M.Sc. (Departemen Teknik Industri) Manajer Pengungkit 6 : Dr. Yasser Wahyuddin, ST., MT., M.Sc (Departemen Teknik Geodesi) Adapun topik yang dibawakan oleh kelima pengungkit tersebut yaitu ; Pengungkit 1 mengenai Manajemen Perubahan, Pengungkit 2 mengenai Penataan Tata Laksana, Pengungkit 4 mengenai Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Pengungkit 5 mengenai Penguatan Pengawasan, dan pengungkit 6 mengenai Peningkatan Kualitas Pelayanan. Dengan telah diadakannya Workshop pada tiap pengungkit ZI WBK, diharapkan akan memberikan dampak positif dalam mengimplementasikan prinsip Zona Integritas di lingkungan FEB Undip. Sehingga dalam waktu dekat FEB Undip akan semakin lancar dalam mengukuhkan diri sebagai salah satu kampus dengan predikat ZI-WBK.
PT.GoTo Gojek Tokopedia Mengunjungi FEB UNDIP Membahas Potensi Kerja Sama Di Bidang Tridharma Perguruan Tinggi

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dengan gembira menyambut kunjungan delegasi dari PT. GoTo, yang merupakan perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia, dengan tujuan untuk mengeksplorasi potensi kerja sama. Acara ini dihadiri oleh Prof. Suharnomo, selaku Dekan FEB Undip, beserta jajarannya, dan Nur Andriansyah, sebagai Kepala Cabang Gojek wilayah Semarang, bersama dengan tim dari Tokopedia dan Gojek. Adapun pertemuan ini berlangsung di gedung dekanat lt.1 ruang sidang senat FEB Undip pada selasa (12/09). Dekan FEB Undip, Prof. Suharnomo menyambut baik kunjungan ini dan antusias untuk mendiskusikan peluang kerja sama dengan pihak GoTo. Ia juga menyatakan bahwa FEB Undip selalu terbuka untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan ataupun lembaga dalam maupun luar negeri. Dalam pertemuan tersebut, Nur Andriansyah menyampaikan niatnya untuk menjalin kerja sama dengan FEB Undip. Beberapa bidang yang dianggap potensial untuk kerja sama antara lain program magang mbkm, learning partner, fasilitas penunjang, guest lecturer, hingga beasiswa. Dimana akan banyak memberikan peluang baru bagi civitas akademika untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam bidang teknologi dan bisnis yang relevan dengan tuntutan zaman. Prof. Suharnomo menambahkan jika kampus FEB Undip memiliki fokus untuk mengaitkan materi kuliah terhadap perkembangan zaman, khususnya dalam bidang teknologi, energi terbarukan, bisnis, dan food and science technology. Pendirian program studi baru Digital Bisnis di FEB Undip merupakan langkah nyata dalam mewujudkan visi ini. Oleh karena itu, kehadiran GoTo di sini membuka peluang untuk lebih eksplorasi dalam bidang Big Data, Analisis Data, dan lain sebagainya, yang dapat diwujudkan melalui kerja sama sebagai Learning Partner dengan FEB Undip. Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara FEB Undip dan PT. GoTo Gojek Tokopedia. Sehingga diharapkan segera dapat tercipta kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan dalam bidang pendidikan dan penelitian.
FEB Undip Terima Benchmarking dari IP UMY: Akreditasi Internasional FIBAA

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menerima kunjungan dari Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (IP UMY) untuk studi banding terkait Akreditasi Internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation). Kunjungan dan rapat berlangsung secara terbatas di ruang sidang senat FEB Undip pada Rabu 06/09/2023. Tim Task Force FIBAA Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang terdiri dari dosen dan staf diterima oleh Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan, ketua dan sekretaris departemen dan ketua prodi dari FEB Undip. Rapat terbatas ini dibuka oleh Firmansyah, Ph.D selaku Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan dengan memaparkan profile dan perkembangan dari FEB Undip. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan selamat datang dan terima kasih atas kedatangan tim Task Force FIBAA dari UMY untuk belajar mengenai prihal akreditasi internasional FIBAA di FEB Undip. Memasuki acara inti yakni diskusi dan sharing terkait akreditasi FIBAA, Ketua Tim Task Force IP UMY yakni Dr. Titin Purwaningsih, S.IP., M.Si. menyampaikan beberapa poin yang menjadi fokus utama dalam kunjungan ini, yakni; untuk mengetahui gambaran persiapan dan pelaksanaan dalam penilaian assesor, serta meminta masukan terkait hal-hal yang perlu diperhatikan dan di persiapkan dalam pelaksanaan akreditasi internasional FIBAA. Selama kunjungan, Tim dari IP UMY juga berkesempatan untuk melihat langsung fasilitas yang terdapat di FEB Undip sebagai point penunjang akreditasi. Akreditasi FIBAA menjadi tujuan bagi kedua institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkuat reputasi mereka di kancah internasional. Studi banding ini menjadi langkah positif dalam menjalin kerjasama antara FEB Undip dan IP UMY dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Diharapkan kunjungan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan antara kedua institusi dalam menghadapi tantangan di era globalisasi.
Pengukuhan Guru Besar Ke-19 FEB UNDIP: Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E

Pengukuhan Guru Besar di bidang ilmu manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro bagi Prof. Dr. Harjum Muharam, S.E., M.E. telah diselenggarakan pada Selasa (5/09). Acara tersebut berlangsung secara luring di Gedung Prof. Soedarto, SH. Universitas Diponegoro, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Undip TV Official. Dengan ini Prof. Prof. Harjum Muharam resmi menjadi salah satu dari 19 guru besar aktif yang ada di FEB Undip. Sebelum ditetapkan menjadi Guru Besar, Prof. Harjum Muharam telah menamatkan studi sarjana di program studi Manajemen FEB UGM, menempuh Pendidikan magister Manajemen di FE UI dan meraih gelar Doktor di FEB Undip. Dalam acara pengukuhan tersebut, Prof. Harjum Muharam menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “Integrasi Pasar Modal Dunia, Efisiensi Pembiayaan Perusahaan Dan Negara, Serta Kesejahteraan Investor.” Beliau memilih judul tersebut karena Pasar modal memiliki peran penting dalam perkembangan ekonomi dan siklus bisnis dalam suatu perekonomian. Pasar Modal Indonesia penting bagi perusahaan, pemerintah, dan investor. Meskipun telah terintegrasi dengan pasar modal global, namun tingkat integrasinya masih lemah. Di akhir pidato, Prof. Harjum Muharam menjelaskan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kredibilitas Pasar Modal yang ada di Indonesia. “Kredibilitas pasar modal di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain kerangka hukum dan peraturan, perkembangan keuangan, perlindungan hak milik, integrasi pasar, dan stabilitas politik. Upaya untuk memperkuat faktor-faktor ini sangat penting untuk meningkatkan kredibilitas pasar, menarik investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Reformasi dan perbaikan berkelanjutan pada infrastruktur pasar, perlindungan investor, dan penegakan peraturan diperlukan untuk lebih meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia”.
Menuju Ekonomi Berbasis Syariah yang Optimal: Seminar Nasional Sehati Ke-13 KSEI FEB UNDIP

Semarang, 27 Agustus 2023 – Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) kembali menggelar seminar nasional bertajuk “Sehati Ke-13 FEB UNDIP Seminar Nasional: Optimalkan Ekonomi dan Bisnis Berbasis Syariah”. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, melalui platform zoom meeting memberikan sambutan mengenai pentingnya penguatan ekonomi syariah dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. “Indonesia memberikan perhatian serius pada pengembangan teknologi digital, terutama yang mempunyai kontribusi langsung kepada pemberdayaan UMKM. Gen Z dan Milenial harus menjadi dan memiliki ilmu tentang literasi digital dan ekonomi digital dimana kedepannya juga dapat di manfaatkan pada bidang bisnis dan ekonomi syariah, agar ekonomi Islam menjadi ekonomi berkeadilan dan berkelanjutan.” Acara yang berlangsung di Hall KWU FEB Undip ini menghadirkan sejumlah narasumber yang ahli di bidang ekonomi dan bisnis berbasis syariah, untuk membahas potensi serta tantangan dalam mengoptimalkan sektor ekonomi yang berlandaskan prinsip syariah. Ir. Adiwarman Azwar Karim, yang juga menjabat sebagai Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI), menguraikan pentingnya penerapan ekonomi syariah dalam menghadapi dinamika global saat ini. Ia menegaskan bahwa ekonomi berbasis syariah bukan hanya sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan untuk mewujudkan keadilan dan keberlanjutan dalam sistem ekonomi. Acara ini turut dihadiri oleh Dr. Sutan Emir Hidayat, seorang pakar dalam bidang Infrastruktur Ekosistem Syariah di Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Beliau menyampaikan pandangannya tentang pentingnya memperkuat infrastruktur ekosistem syariah sebagai pondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Seminar juga menampilkan dr. Gamal Albinsaid, seorang inovator di bidang kesehatan yang telah sukses melahirkan Klinik Asuransi Sampah. Irsyad Al Ghifari, sebagai Presidium Nasional Forum Silaturahmu Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) periode 2018/2019, juga turut menjadi narasumber dalam seminar ini. Dalam sesi diskusi, mereka berbagi pengalamannya mengenai peran generasi muda dalam menggabungkan nilai-nilai syariah dengan inovasi, sehingga mampu menciptakan dampak positif bagi masyarakat. Sebelum penutupan, terdapat sesi tanya jawab (QnA) di mana peserta dapat bertanya kepada narasumber. Ini memberikan kesempatan untuk mendalami topik ekonomi syariah dan implikasinya dalam berbagai sektor. Semangat kolaborasi dan integrasi nilai-nilai syariah dengan inovasi modern diharapkan akan terus mewarnai langkah-langkah menuju pengembangan ekonomi dan bisnis yang lebih baik di masa depan.
Jasa Marga Gelar Srikandi BUMN Goes To Campus, Ajak Mahasiswa UNDIP Tingkatkan Inovasi dan Teknologi Untuk Berkontribusi Kepada Negeri

Semarang (24/08), PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi BUMN Jasa Marga berkolaborasi dengan Universitas Diponegoro (Undip) menggelar program Srikandi BUMN Goes to Campus yang diselenggarakan di Hall Gedung Laboratorium Kewirausahaan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Undip, Semarang, pada Kamis (24/08). Dengan mengusung tema “Inovasi dan Teknologi, Perkuat Konektivitas Negeri”, Jasa Marga mengajak mahasiswa Undip untuk semakin adaptif mengoptimalkan inovasi dan teknologi dalam berkontribusi kepada negeri serta menjawab tantangan industri yang terus bergerak dinamis. Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Direktur Operasi Jasa Marga Fitri Wiyanti dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani. Selain itu, hadir menyampaikan Keynote Speech, Direktur Human Capital dan Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya Arinta B., serta turut hadir Wakil Rektor IV bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama, Prof. Dr. Ir. Ambariyanto, M.Sc., Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Edy Surahmad, S.Pd., M.Si., Wakil Direktur Akademik Dr. Eng. Agus Setyawan, S.Si., M.Si., dan Manajer Bagian Kemahasiswaan Muhammad Muntafi’, S.Sos. Prof. Ambar mengapresiasi acara tersebut dan memberikan semangat kepada mahasiswa untuk terus berinovasi. Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. dalam video sambutannya menjelaskan bahwa acara Srikandi BUMN Goes to Campus bermanfaat untuk memberikan pengetahuan dan pembelajaran yang interaktif bagi mahasiswa. Ia juga berharap ke depannya dapat berkolaborasi dengan Jasa Marga untuk terus mengembangkan program pendidikan yang berkualitas. “Kesempatan ini tentu sangat berharga bagi kami karena mahasiswa Undip tidak hanya menambah ilmu pengetahuan namun juga mendapatkan pengalaman langsung dari para pihak yang mengaplikasikan ilmu tersebut dalam best practices. Tentunya ilmu pengetahuan disertai praktik tersebut akan menghasilkan kompetensi yang unggul dalam memperkaya ilmu pengetahuan, memperkuat kualitas pendidikan dan menghasilkan pribadi yang tidak hanya paham teori namun juga praktik dan disertai dengan etika yang baik,” jelas Prof Yos. Sementara itu, Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga Bagus Cahya A.B yang hadir sebagai Keynote Speaker menyampaikan bahwa Srikandi BUMN merupakan komunitas perempuan berkarya di BUMN, digambarkan dengan tokoh Srikandi yang memiliki karakter andal dan berani, untuk saling mendukung dalam berkarya dan berprestasi. Sebagaimana komitmen BUMN dalam mendukung kepemimpinan perempuan dan kepemimpinan muda, Jasa Marga berkomitmen untuk mengimplementasikan transformasi Perusahaan yang didukung dengan populasi jumlah perempuan yang menduduki posisi manajerial BOD-1 saat ini mencapai 31%. “Jasa Marga juga mengedepankan prinsip pengembangan dan memberikan ruang inovasi yang luas untuk meningkatkan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat, hal ini tercermin dari pengembangan teknologi di Jalan Tol Jasa Marga Group. Melalui Srikandi BUMN Goes To Campus kali ini, kami juga mendorong mahasiswa Undip untuk semakin adaptif melalui berbagai inovasi dan teknologi untuk menjawab tantangan industri yang terus berkembang,” jelas Bagus. Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Jasa Marga Pramitha Wulanjani dalam pemaparannya menjelaskan, pengelolaan BUMN yang semakin profesional, berdaya saing, go global serta berorientasi sebagai agen pembangunan, kedepannya diharapkan konsisten dalam memberikan penerimaan yang optimal terhadap negara. Hal ini tercermin dalam komitmen Jasa Marga sebagai salah satu perusahaan BUMN yang mampu menjadi katalisator pertumbuhan perekonomian Indonesia melalui transformasi, pencapaian dan inovasinya. “Kami juga membuka kesempatan kepada adik-adik mahasiswa Undip untuk belajar, bertumbuh dan berkontribusi untuk Indonesia dengan bergabung di Jasa Marga melalui program magang di BUMN yang dikenal dengan program Magenta (Magang Generasi Bertalenta) BUMN,” ujar Pramitha. Senada dengan Pramitha, Direktur Operasi Jasa Marga sekaligus Pembina Srikandi Jasa Marga Fitri Wiyanti menjelaskan, sebagai market leader di industri jalan tol di Indonesia, pelayanan operasional jalan tol yang aman, handal dan prima menjadi aspek penting bagi Jasa Marga yang langsung dirasakan oleh masyarakat. “Kami terus mengembangkan inovasi teknologi informasi, salah satunya yaitu dengan mengembangkan Intelligent Transport System (ITS) yang berfungsi mengelola pelayanan lalu lintas jalan tol yang terintegrasi, sekaligus menjadi sumber pusat informasi lalu lintas melalui super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID) yang digunakan di Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) dan dapat diakses oleh pengguna jalan melalui aplikasi Travoy,” imbuh Fitri. Jasa Marga sebagai BUMN berkomitmen untuk terus mendorong semangat empowering woman melalui organisasi Srikandi Jasa Marga. Hal ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan sekaligus sebagai bentuk implementasi program ESG (Environmental, Social and Governance) yang mendukung program kesetaraan gender sebagai wujud keberagaman untuk masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. Sumber : HUMAS UNDIP
Inovasi Keamanan Digital: Suksesnya Anugerah Bug Bounty Competition Kemendikbudristek 2023 di FEB Undip

Semarang (23/8) – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menyoroti pentingnya keamanan siber dalam perkembangan teknologi pada acara Anugerah Bug Bounty Competition Kemendikbudristek 2023 di Hall Kewirausahaan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Universitas Diponegoro (Undip). Kegiatan yang merupakan edisi kedua ini diinisiasi oleh EDU CSIRT (Education Computer Security Incident Response Team) Pusdatin Kemendikbudristek, sebagai upaya mengatasi kebocoran data yang semakin merajalela. Adapun Wakil Dekan FEB UNDIP, Dr. Warsito Kawedar, M.Si.,A.kt, menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbudristek yang telah berkenan untuk menjadikan Undip sebagai tempat pelaksanaan Anugerah Bug Bounty Kemendikbudristek 2023. Dengan diadakan acara ini yang dirangkai dengan seminar diharapkan dapat menginspirasi undangan yang hadir dari kalangan pelajar dan pendidik yang ada di Kota Semarang maupun se-Nusantara yang ikut hadir secara daring. Kegiatan ini juga mendukung regulasi Persesjen No.11 Tahun 2022 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) di lingkungan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Kemendikbudristek. Hasan Chabibie, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Kemendikbudristek, mengapresiasi keberhasilan acara ini dengan jumlah peserta yang signifikan lebih besar dari tahun sebelumnya. Dimana jumlah peserta yang terdaftar pada tahun 2022 tercatat sejumlah 228 peserta, sedangkan di tahun 2023 jumlah peserta terdaftar mencapai 504 peserta. Ajang ini juga menampilkan seminar keamanan informasi yang dilaksanakan secara hybrid via zoom meeting, dengan menghadirkan narasumber Menteri Riset dan Teknologi pada Kabinet Kerja (2014–2019) dan juga selaku pewakilan dari FEB Undip yakni Prof. Drs. H. Mohamad Nasir, serta materi menarik dari CEO Braincorp, Romi Satria Wibawa, M.Eng., Ph.D. Bug Bounty Competition akan menjadi kegiatan tahunan untuk mengawal implementasi SPBE di lingkungan Kemendikbudristek. Dalam ajang ini, tercatat 208 laporan temuan celah kerawanan dari aplikasi-aplikasi yang dimiliki unit kerja Kemendikbudristek. Dimana pada kompetisi ini dapat membantu perbaikan aplikasi dan meningkatkan keamanan informasi di lingkungan tersebut. Harapannya event ini menjadi ajang kolaborasi antar Pusdatin Kemendikbudristek, pengembang/developer dan Bug Hunters untuk mengimplementasikan SPBE di lingkungan Kemendikbudristek, serta dapat menjadi budaya positif dalam menghadapi insiden siber. Pada puncak dan akhir acara diserahkan penghargaan kepada 3 pemenang pada masing-masing kategori Pendidik, kategori Mahasiswa, dan kategori Siswa. Adapun Daftar Pemenang Anugerah Bug Bounty Competition Kemendikbudristek 2023, sebagai berikut ; Kategori Siswa: Faiz Nurdiyana Asal Sekolah/Kampus: SMKN 2 Depok, Yogyakarta Alessandro Christo Rumampuk Asal Sekolah/Kampus: SMAN 1 Bitung, Sulawesi Utara Abdullah Mudzakir Asal Sekolah/Kampus: SMKN 08 Semarang, Jawa Tengah Kategori Mahasiswa: Rifqi Hilmy Zhafrant Asal Sekolah/Kampus: Universitas Brawijaya Muhamad Agil Fachrian Asal Sekolah/Kampus: Universitas Telkom Steven Julian Asal Sekolah/Kampus: Politeknik Negeri Media Kreatif Kategori Dosen/Guru: Daniel Halomoan Saragi Napitu Asal Sekolah/Kampus: Politeknik Negeri Medan Santika Kusnul Hakim Asal Sekolah/Kampus: SMKS Islam Donomulyo Yudha Nurdin Asal Sekolah/Kampus: Universitas Syiah Kuala Para pemenang dalam setiap kategori ini telah menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka dalam mengidentifikasi celah keamanan yang dapat ditingkatkan. Dengan prestasi mereka, diharapkan kontribusi mereka akan terus berdampak positif pada keamanan informasi di lingkungan Kemendikbudristek dan negara. *Tim Publikasi Bug Bounty 2023 FEB Undip*
Pendikar Maba FEB Undip 2023: Menyongsong Masa Depan Berintegritas

Dimulai tanggal 14 – 15 Agustus 2023, Sebanyak 1223 mahasiswa/i baru Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) telah mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang diadakan oleh Tim ODM FEB 2023. Kini memasuki masa “Pendikar” yakni kegiatan pembekalan kepada mahasiswa baru agar memiliki akhlak, moral dan etika yang beradab. Kegiatan tersebut juga bertujuan untuk membentuk karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Diponegoro, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap almamater. Program “Pendikar” dilaksanakan pada 16 dan 18 Agustus 2023 dan berlangsung di ruang perkuliahan setiap department (Akuntansi, Ekonomi, dan Manajemen). Adapun materi dari pendikar itu sendiri diisi oleh dosen-dosen dari FEB Undip yang dimana membekali maba dengan pemahaman mengenai pribadi/karakter, etika/akhlak, mengatasi tantangan dan terakhir mengenai goals yang harus kita tentukan (seperti Pimnas). Tidak hanya materi berat yang diberikan, pihak panitia juga menyiapkan beberapa mini games di setiap sesi kegiatan sebagai pencair suasana. Mini games ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki tujuan edukatif yang tersembunyi. Peserta dapat belajar melalui permainan sambil tetap merasa santai dan bersemangat dalam mengikuti setiap sesi. Dengan demikian, kegiatan pendidikan karakter bagi mahasiswa baru FEB Undip 2023 akan menjadi pondasi yang akan terus diperkuat dan dikembangkan seiring dengan perjalanan akademik dan profesional mereka. Kita berharap, dengan pendekatan seperti ini, mampu untuk mencetak generasi yang tak hanya pintar, tetapi juga berbudi pekerti mulia demi masa depan yang lebih baik.
