Jadwal Tindak Lanjut Penyesuaian UKT Mahasiswa Tingkat Akhir Semester Gasal TA 2025/2026

Semarang, 19 September 2025 – Universitas Diponegoro (Undip) mengumumkan tindak lanjut penyesuaian Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa tingkat akhir program Sarjana dan Diploma. Kebijakan ini ditetapkan melalui Surat Nomor 472/UN7.A2/KU/IX/2025 tertanggal 11 September 2025. Dalam surat tersebut, mahasiswa yang telah mengikuti program penyesuaian berupa pembebasan UKT namun belum melakukan pembayaran diwajibkan mengikuti rangkaian tindak lanjut sesuai jadwal. Proses ini dimulai pada 15 September hingga 3 Oktober 2025 dengan tahapan pengunggahan dokumen, verifikasi, hingga finalisasi. Jadwal pelaksanaan penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir adalah sebagai berikut: 15–25 September 2025: Pengunggahan Surat Keterangan Lulus (SKL) di laman https://ukt.undip.ac.id bagi mahasiswa yang lulus maksimal 25 Agustus 2025. 26–30 September 2025: Verifikasi pengajuan penyesuaian UKT di tingkat Fakultas/Sekolah. 1 Oktober 2025: Batas akhir penyampaian usulan penyesuaian UKT dari Fakultas/Sekolah ke Universitas. 2 Oktober 2025: Verifikasi penyesuaian UKT di tingkat Universitas. 3 Oktober 2025: Finalisasi tindak lanjut penyesuaian UKT mahasiswa tingkat akhir. Dengan adanya penetapan jadwal ini, Undip berharap seluruh mahasiswa tingkat akhir dapat segera melengkapi persyaratan sesuai prosedur sehingga penyelesaian studi dapat berjalan lancar. Informasi resmi mengenai mekanisme penyesuaian UKT dapat diakses melalui laman Undip dan fakultas terkait. lampiran :
Visiting Lecturer: FEB Undip Hadirkan Peneliti dari Inggris, Bahas Peran Data dalam Keputusan Bisnis

Semarang, 2 September 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menguatkan komitmen internasionalisasinya dengan menghadirkan kuliah tamu (Visiting Lecturer) bertema “Business Analytics and Econometrics for Managerial Decision”. Acara yang berlangsung di Hall Gedung C FEB Undip ini menghadirkan Kandrika Pritularga, Ph.D., dari Lancaster University Management School, United Kingdom, dan diikuti oleh mahasiswa program Sarjana dan Magister FEB Undip. Kegiatan dibuka dengan sambutan Dr. Mahfudz, S.E., M.T., Ketua Departemen Manajemen FEB Undip. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kesediaan mas Kandrika Pritularga berbagi wawasan strategis bagi sivitas akademika FEB. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mas Kandrika Pritularga di FEB Undip. Kehadirannya tidak hanya memperkaya pengetahuan mahasiswa, tetapi juga memperluas perspektif global yang sangat dibutuhkan di era persaingan internasional,” ungkap Dr. Mahfudz. Dalam sesi kuliah tamu yang dimoderatori oleh Danes Quirira Octavio, S.E., M.Sc., Dosen Program Studi Manajemen FEB Undip, Kandrika yang merupakan peneliti di bidang business forecasting sekaligus pengajar pada bidang Management Science di Lancaster University Management School, United Kingdom, memaparkan peran krusial analitik dan ekonometrika dalam mendukung pengambilan keputusan bisnis. Ia menjelaskan bagaimana data dapat ditransformasi menjadi insight yang relevan, dengan menekankan pentingnya memahami konteks keputusan bisnis serta penerapan analitik dalam berbagai aspek, mulai dari kebijakan operasional hingga strategi pemasaran. Melalui sejumlah contoh kasus, seperti newsvendor problem dalam manajemen inventori hingga promotional modelling di bidang pemasaran, Kandrika menegaskan bahwa data tidak sekadar deretan angka, melainkan fondasi pengetahuan yang mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat, terukur, dan bernilai bagi organisasi. Kuliah tamu ini juga menekankan pentingnya penguasaan metode analisis, mulai dari descriptive analytics, predictive analytics, hingga prescriptive analytics, yang dapat diaplikasikan dalam berbagai sektor bisnis. Mahasiswa diajak untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengaitkannya dengan praktik nyata di dunia industri. Melalui kegiatan ini, FEB Undip menunjukkan konsistensinya dalam membangun jejaring akademik internasional sekaligus memperkaya kualitas pembelajaran. Visiting Lecturer menjadi wadah strategis bagi mahasiswa dan dosen untuk berinteraksi langsung dengan pakar dunia, serta memperkuat visi FEB Undip menuju kampus bereputasi global (World Class Faculty).
Euphorion 2025: FEB Undip Resmi Menutup Rangkaian Orientasi Mahasiswa Baru

Semarang, 22 Agustus 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) resmi menutup rangkaian orientasi mahasiswa baru angkatan 2025 melalui kegiatan puncak bertajuk Euphorion. Acara ini menjadi penutup dari keseluruhan rangkaian ORION FEB Undip 2025, sekaligus menegaskan identitas mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga besar FEB Undip. ORION, singkatan dari Orientasi Integritas Diponegoro Muda, hadir untuk pertama kalinya tahun ini sebagai penyegaran program orientasi mahasiswa. Kehadirannya menggantikan program sebelumnya yang dikenal dengan nama Orientasi Diponegoro Muda (ODM). Tidak hanya sekadar perubahan nama, ORION dirancang sebagai rangkaian terpadu yang menghubungkan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru), Pendikar (Pendidikan Karakter), hingga acara puncak yang meriah dalam bentuk Euphorion. Acara dimulai dengan pembentukan mozaik yang melambangkan semangat kebersamaan mahasiswa baru, dilanjutkan dengan orasi dari Ketua BEM, Ketua Senat, dan Ketua Himpunan, serta parade organisasi mahasiswa. Momentum ini tidak hanya menguatkan ikatan antar mahasiswa, tetapi juga memperkenalkan wajah kepemimpinan mahasiswa di FEB Undip. Untuk melengkapi suasana, berbagai stand organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) turut hadir, memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat pilihan aktivitas pengembangan diri di luar kelas. Kehadiran UKM ini menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk mengasah minat dan bakat, sekaligus memperluas jejaring pertemanan di lingkungan kampus. Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, dalam sambutannya menekankan bahwa kesuksesan mahasiswa tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan membangun relasi sosial yang sehat. “Untuk meraih kesuksesan, kalian tidak hanya membutuhkan kemampuan akademis, tetapi juga keterampilan komunikasi dan pengalaman sosial yang akan membentuk karakter kalian,” ujarnya di hadapan ribuan mahasiswa baru. Sebagai bentuk kedekatan dengan mahasiswa, Prof. Faisal turut menyumbangkan dua buah lagu yang disambut hangat dan menambah semarak suasana. Setelah itu, panggung utama diisi dengan penampilan energik dari berbagai UKM seperti UKM Tari, Economusic, dan Cheerleader. Penampilan ini bukan hanya hiburan semata, melainkan juga sarana untuk memperkenalkan potensi kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mendukung perjalanan mahasiswa di FEB Undip. Puncak acara ditutup dengan lantunan Mars FEB yang dinyanyikan bersama-sama oleh seluruh mahasiswa baru. Momen ini menghadirkan rasa kebersamaan yang kuat dan menandai awal perjalanan mereka di dunia akademik. Lebih dari sekadar penutupan, Euphorion 2025 menjadi simbol bahwa mahasiswa baru tidak hanya diterima secara formal, tetapi juga dipeluk hangat sebagai bagian dari keluarga besar FEB Undip.
Pendikar 2025: FEB Undip Bentuk Karakter Mahasiswa Baru yang Bermanfaat dan Bermartabat

Sebanyak 1.360 mahasiswa baru jenjang sarjana Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) mengikuti rangkaian kegiatan Pendidikan Karakter (Pendikar) yang berlangsung pada 20–21 Agustus 2025. Pendikar merupakan bagian dari rangkaian PKKMB yang difokuskan pada pembentukan akhlak, moral, dan etika, sekaligus menanamkan nilai-nilai Diponegoro untuk membangun generasi yang beradab, bermanfaat, dan bermartabat. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang perkuliahan masing-masing departemen, yaitu Akuntansi, Ekonomi, dan Manajemen. Selama dua hari, mahasiswa baru mendapatkan pembekalan langsung dari para dosen FEB Undip dengan materi yang mencakup pemahaman mengenai kepribadian dan karakter, etika dan akhlak, strategi menghadapi tantangan, hingga penetapan tujuan akademik seperti keikutsertaan dalam kompetisi bergengsi Pimnas. Selain sesi materi, panitia juga menyelipkan mini games interaktif pada setiap rangkaian kegiatan. Aktivitas ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga memiliki nilai edukatif untuk menumbuhkan semangat, kekompakan, serta pemahaman tentang pentingnya kolaborasi dalam perjalanan akademik. Pendikar 2025 diharapkan menjadi pondasi awal bagi mahasiswa baru FEB Undip dalam menapaki kehidupan kampus. Melalui kegiatan ini, FEB Undip berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berkarakter kuat, beretika, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Mahasiswa FEB UNDIP Mengikuti Training Internasional di UNIRAZAK, Perkuat Riset Kolaboratif dengan Pendanaan Students Go International (SGI)

Semarang, Indonesia – Zulfikar Al-Hafidz, mahasiswa program Doktor Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Training on Capacity Building for Student and Young Researcher: Kick Off for Join Research yang diselenggarakan di Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, pada 7-10 Juli 2025. Program ini merupakan bagian dari upaya penguatan internasionalisasi dan pencapaian visi Universitas Diponegoro untuk menjadi World Class University. Kegiatan ini sangat relevan untuk mendukung studi doktoralnya, khususnya dalam meningkatkan kapasitas riset dengan perspektif internasional. Kegiatan ini juga didukung oleh pendanaan melalui skema Student Go International (SGI), yang merupakan bagian dari upaya Universitas Diponegoro untuk memfasilitasi mahasiswa dalam menjalin kolaborasi internasional, memperluas jaringan akademik, serta mengembangkan kapasitas riset di tingkat global. Dalam pelaksanaan studinya, Zulfikar Al-Hafidz dibimbing oleh Prof. Drs. Waridin, M.S., Ph.D dan Prof. Dra. Indah Susilowati, M.Sc., Ph.D., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan dalam pengembangan kualitas riset serta pencapaian target akademik di tingkat internasional. Pada hari pertama, kegiatan dimulai dengan registrasi dan pembukaan. Pada sesi ini, para pembicara utama dari UNIRAZAK dan UNDIP menyampaikan visi serta potensi kolaborasi internasional antara kedua universitas. Diskusi tersebut membuka kesempatan untuk pertukaran ide mengenai peluang kerja sama di bidang ekonomi inklusif dan transformasi sosial berkelanjutan, yang menjadi tema utama dalam program ini. Hari kedua difokuskan pada pengembangan riset kolaboratif. Para peserta, bersama dengan tim dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP dan UNIRAZAK, berdiskusi untuk merumuskan peta jalan riset bersama, yang nantinya akan melibatkan publikasi di jurnal internasional bereputasi. Sesi ini sangat bermanfaat untuk memperdalam keterampilan riset mahasiswa, yang juga akan mendukung pengembangan penelitian mereka. Pada hari terakhir, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan proposal/draft artikel yang menjadi langkah awal dalam riset kolaboratif bersama. Draft artikel ini diharapkan dapat berkontribusi pada publikasi di jurnal internasional bereputasi. Penyusunan artikel ini menjadi bagian penting dalam pengembangan riset yang sedang dilakukan. Kegiatan Student Go International ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan akademik mereka di bidang riset ekonomi dengan perspektif internasional. Keterlibatan dalam riset kolaboratif dan publikasi internasional memberikan landasan yang kuat bagi pengembangan penelitian mahasiswa. Selain itu, pengalaman ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan akademik yang dapat mendukung kelanjutan studi dan karier riset mereka.
FEB UNDIP dan IIUM Kolaborasi Gelar Workshop Blue Zone: Perempuan sebagai Agen Perubahan Gaya Hidup Sehat dan Berkelanjutan

Semarang, 8 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB UNDIP) sukses menyelenggarakan Workshop Penerapan Blue Zone untuk Kehidupan Sehat dan Berkelanjutan pada 17–18 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program SDGs International Community Services (ICS) dalam kerangka World Class University (WCU) UNDIP, yang bertujuan memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mendorong kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan. Menghadirkan Prof. Madya Dr. Betania Kartika Muflih dari International Islamic University Malaysia (IIUM) sebagai narasumber utama, workshop hari pertama berlangsung di Hall Pertamina FEB UNDIP dan diikuti lebih dari 50 peserta dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) FEB UNDIP. Kegiatan dibuka oleh Prof. Indah Susilowati, Ph.D, ketua penyelenggara kegiatan, yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk gaya hidup sehat keluarga. Workshop dimulai dengan senam Poco-Poco sebagai pemanasan, mencerminkan semangat slogan acara: Hidup Sehat dan Bahagia bersama Blue Zone. Aktivitas fisik ini menjadi simbol bahwa gaya hidup sehat bukan hanya teori, tetapi juga praktik nyata yang menyenangkan. Materi workshop membahas prinsip-prinsip utama Blue Zone, seperti pola makan nabati lokal, aktivitas fisik teratur, relasi sosial yang kuat, dan manajemen stres. Peserta diajak berdiskusi mengenai definisi “Blue Zone” versi masing-masing, sebagai bentuk pemberdayaan komunitas dan refleksi personal terhadap gaya hidup sehat. Sebagai pilar utama keluarga, perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan “Zona Biru” di lingkungan terdekat. Workshop ini menjadi wadah capacity building yang menggabungkan edukasi, kesehatan jasmani, dan budaya hidup sehat. Prof. Beta juga memperkenalkan teknik Korean Hand Therapy, yang langsung dipraktikkan oleh peserta dengan antusias, diselingi sesi tanya jawab, ice breaking, doorprize, dan senam “Goyang Dumang” yang membangkitkan semangat. Hari kedua kegiatan dilanjutkan di Desa Roban Timur, Kabupaten Batang, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui ekonomi sirkular. Dipandu oleh Dr. Ita Widowati, DEA, pelatihan pengolahan limbah cangkang kerang menjadi produk kerajinan bernilai tambah melibatkan 20 warga desa. Tim CV Multi Dimensi dari Cirebon turut mendampingi, sementara peserta DWP UNDIP berperan sebagai pengamat eksternal dan penilai program KKN Tematik IDBU UNDIP. Kegiatan ICS ini mengintegrasikan lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu: SDG 3: Kesehatan dan Kesejahteraan SDG 5: Kesetaraan Gender SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab SDG 17: Kemitraan untuk Tujuan Prof. Indah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membangun jejaring pengabdian masyarakat internasional dan meningkatkan literasi kesehatan berbasis komunitas. “Kami ingin perempuan, khususnya anggota Dharma Wanita, menjadi motor penggerak perubahan menuju gaya hidup yang lebih sehat dan berkelanjutan,” tegasnya. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, FEB UNDIP terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi UNDIP sebagai universitas berkelas dunia.
Pengumuman Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2025/2026

Semarang, 6 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) menyampaikan informasi penting kepada seluruh mahasiswa terkait kebijakan pengembalian biaya pendidikan untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026. Mengacu pada Surat Keputusan Rektor Universitas Diponegoro Nomor: 180/UN7.A/HK/III/2025 tentang Kalender Akademik TA 2025/2026, mahasiswa yang telah dinyatakan lulus maksimal pada tanggal 25 Agustus 2025 dan telah melakukan pembayaran biaya pendidikan semester gasal, berhak mengajukan permohonan pengembalian biaya pendidikan. Persyaratan Pengajuan Mahasiswa wajib mengunggah dokumen berikut melalui laman SSO masing-masing: Surat permohonan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Perencanaan, Keuangan, Aset, Bisnis, dan Kerumahtanggaan, ditandatangani oleh pimpinan fakultas/sekolah. Legalisir Surat Keterangan Lulus (SKL). Fotokopi bukti pembayaran. Fotokopi buku tabungan atas nama mahasiswa. Batas Waktu Unggah Pengajuan dan unggah dokumen dilakukan maksimal hingga 31 Agustus 2025. Proses pengembalian akan dilakukan secara bertahap setelah tanggal tersebut. FEB Undip mengimbau seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat untuk segera melengkapi dan mengunggah dokumen sesuai ketentuan. lampiran : Surat Edaran Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2025/2026
FEB Undip dan SBM ITB Jajaki Kolaborasi Penguatan Budaya Kewirausahaan di Kampus

Semarang, 1 Agustus 2025 — Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama School of Business & Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) melakukan penjajakan kerja sama akademik yang berfokus pada pengembangan dan penguatan budaya kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Senat FEB Undip dan dihadiri oleh para pimpinan fakultas dari kedua institusi, termasuk Dekan FEB Undip dan Dekan SBM ITB. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk bertukar gagasan dan merancang sinergi program kewirausahaan yang berdampak langsung bagi sivitas akademika. Diskusi yang dilakukan mencakup potensi kolaborasi dalam pengembangan kurikulum kewirausahaan, pelatihan berbasis praktik, serta integrasi nilai-nilai inovasi dan keberlanjutan dalam ekosistem kampus. Kedua belah pihak sepakat bahwa penguatan budaya kewirausahaan merupakan langkah penting dalam mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi awal dari sinergi jangka panjang antara FEB Undip dan SBM ITB dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan di dunia pendidikan tinggi.
Visiting Professor: FEB Undip Perkuat Wawasan Global melalui Business Analytics, Business Development, dan Metodologi Riset

Semarang, 31 Juli 2025 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip), melalui International Office (IO FEB Undip), menegaskan komitmennya terhadap global learning dan academic exchange dalam mendukung Program World Class University (WCU) dengan menghadirkan tiga narasumber internasional dari Gaziantep University, Turkiye, dalam kegiatan Visiting Professor. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang Utama FEB Undip ini dihadiri oleh mahasiswa dan dosen FEB Undip, dengan Irma Tsuraya Choirinnida, M.B.A., Dosen Program Studi Manajemen FEB Undip, bertindak sebagai moderator. Tiga narasumber tersebut adalah Dr. Omer Faruk Rencber, Dr. Zehra Keser Ozmantar, dan Prof. Mehmet Fatih Ozmantar, yang masing-masing membawakan topik berbeda sesuai dengan bidang keahliannya. Dalam sesinya, Dr. Omer Faruk Rencber memaparkan materi Business Analytics: Driving Business Value Through Data, Big Data, and AI. Ia menjelaskan pengertian business analytics, ekosistemnya, dan evolusinya dalam dunia bisnis modern. Omer juga membahas bagaimana big data dapat dimanfaatkan untuk business analytics, termasuk penerapan artificial intelligence (AI) di berbagai industri untuk mendorong kemajuan bisnis. Selanjutnya, Dr. Zehra Keser Ozmantar membawakan topik Balanced Scorecard for Performance Management in Educational Institutions. Zehra menguraikan konsep Balanced Scorecard (BSC), mulai dari jenis organisasi, indikator kinerja yang perlu diperhatikan manajer, hingga proses pengembangan BSC dan strategy map. Ia menekankan pentingnya setiap indikator dalam BSC untuk memastikan pengelolaan kinerja yang terukur di institusi pendidikan. Sementara itu, Prof. Mehmet Fatih Ozmantar membahas Qualitative & Mixed Methods: Exploring Research Approaches and Data Collection. Dalam paparannya, ia membedakan dua tradisi riset—kuantitatif dan kualitatif—serta menjelaskan tujuan penelitian kualitatif. Prof. Mehmet juga memaparkan berbagai metode pengumpulan data yang relevan dalam pendekatan qualitative maupun mixed methods, memberikan wawasan yang bermanfaat bagi peneliti di berbagai disiplin ilmu. Melalui kegiatan ini, FEB Undip berupaya memperkaya wawasan akademik sivitas FEB dengan perspektif internasional yang segar, sekaligus memperkuat jejaring akademik global. Program Visiting Professor diharapkan dapat mendorong kolaborasi riset dan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan terkini di dunia akademik dan industri.
FEB UNDIP Perkuat Kolaborasi Global melalui Kunjungan Akademik ke UNIRAZAK Malaysia

Dalam rangka memperkuat internasionalisasi dan mendukung visi Universitas Diponegoro sebagai World Class University, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP terus aktif membangun jejaring akademik global. Salah satu langkah strategis terbaru adalah kunjungan resmi Prof. Dr. Indah Susilowati, M.Sc., ke Universiti Tun Abdul Razak (UNIRAZAK), Malaysia, pada tanggal 7–9 Juli 2025. Kunjungan selama tiga hari tersebut dirancang secara komprehensif dengan agenda yang padat dan bernilai strategis. Hari pertama dimulai dengan sesi perkenalan kelembagaan dan pemaparan potensi kerja sama antara kedua institusi. Diskusi awal membuka ruang pertukaran gagasan mengenai peluang kolaborasi di berbagai bidang, khususnya ekonomi inklusif dan transformasi sosial berkelanjutan. Pada hari kedua, dialog berkembang ke ranah teknis, di mana tim dari FEB UNDIP dan UNIRAZAK menyusun peta jalan pengembangan riset kolaboratif serta perencanaan publikasi bersama yang ditargetkan untuk jurnal internasional bereputasi. Selain itu, dibahas pula peluang pertukaran dosen dan mahasiswa, mobilitas akademik, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian lintas negara berbasis SDGs dan pemberdayaan komunitas lokal. Hari terakhir ditutup dengan penyusunan draft kerja sama bilateral yang mencakup rencana strategis jangka menengah hingga panjang, termasuk pengembangan kurikulum internasional, pelatihan bersama, dan penyelenggaraan joint conference. Penandatanganan kesepahaman awal menjadi penegas komitmen bersama untuk bergerak dari tataran gagasan menuju aksi konkret yang berdampak luas. UNIRAZAK menyambut baik inisiatif dari FEB UNDIP dan menyatakan kesiapan untuk menjadikan kerja sama ini sebagai model regional dalam pengembangan sinergi akademik antar universitas ASEAN. Dari pihak FEB UNDIP, kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa diplomasi akademik bukan sekadar seremoni, melainkan langkah aktif dan terukur dalam membangun reputasi global serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dengan terbangunnya fondasi kerja sama ini, FEB UNDIP berharap kolaborasi dengan UNIRAZAK dapat menjadi katalisator dalam memperluas pengaruh akademik di tingkat internasional, serta mendorong terwujudnya pendidikan tinggi yang inklusif, relevan, dan berdampak. Ini bukan hanya tentang menjangkau dunia, tetapi juga tentang membawa nilai-nilai kearifan lokal menuju panggung global. editor : humas feb
