Anom Widiyantoro : Alumni FEB Undip Dipercaya Memimpin Kabupaten Pemalang

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menghadirkan kisah inspiratif melalui perjalanan salah satu alumninya, Anom Widiyantoro, S.E., M.M., yang dipercaya mengemban amanah sebagai Bupati Pemalang untuk masa jabatan 2025–2030. Berbekal pengalaman panjang di dunia korporasi, khususnya di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Anom membawa perspektif profesional dalam mengawal pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Lahir pada 20 Maret 1970, Anom Widiyantoro menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di Cimahi dan Bandung sebelum melanjutkan studi di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1996, kemudian melanjutkan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Padjadjaran dan lulus pada tahun 2005. Bekal akademik di bidang ekonomi dan manajemen menjadi landasan penting dalam membangun kemampuan kepemimpinan, pengelolaan organisasi, dan pengambilan keputusan strategis.

Sebelum terjun ke dunia pemerintahan, Anom Widiyantoro mengembangkan karier profesional di sektor BUMN. Ia dipercaya menduduki berbagai posisi strategis hingga menjabat sebagai Direktur PT Wijaya Karya Realty, salah satu anak perusahaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Pengalaman tersebut memperkaya kompetensinya dalam pengelolaan bisnis, tata kelola perusahaan, serta pembangunan yang berorientasi pada keberlanjutan.

Pada Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2024, Anom Widiyantoro memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Pemalang sebagai Bupati Pemalang periode 2025–2030. Ia resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 di Istana Negara, Jakarta. Amanah tersebut menjadi babak baru pengabdiannya dalam membawa pengalaman profesional ke dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Perjalanan Anom Widiyantoro menjadi bukti bahwa lulusan FEB Undip mampu berkiprah di berbagai sektor, mulai dari dunia korporasi hingga pemerintahan. Kiprahnya mencerminkan pentingnya perpaduan antara kompetensi akademik, pengalaman profesional, dan integritas dalam menghadirkan kepemimpinan yang adaptif serta berorientasi pada kemajuan masyarakat. Kisah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan alumni FEB Undip untuk terus mengembangkan potensi diri dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.