FEB Undip Perkuat Kolaborasi Internasional melalui Program Staff Mobility di University of the Western Cape, Afrika Selatan

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jejaring global melalui partisipasi dalam Staff Mobility Program di University of the Western Cape (UWC), Cape Town, Afrika Selatan. Kegiatan ini diwakili oleh Prof. Dr. Indah Susilowati, M.Sc. dan Prof. Dr. Faisal, S.E., M.Si., selaku Dekan FEB Undip, yang hadir dalam Land, Life and Society International Conference pada 7–9 Oktober 2025. Konferensi internasional tersebut mempertemukan akademisi dan peneliti dari berbagai negara untuk membahas tema:“Politics of Land and Resource Contestation in the Era of Global and Local Crises.”Forum ini menjadi ajang penting untuk bertukar gagasan mengenai tata kelola lahan, ketahanan sosial-ekologis, serta pembangunan berkelanjutan di tengah dinamika krisis global maupun lokal. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Indah Susilowati memaparkan penelitian berjudul:“V2V Action Research for Adaptation to Climate Change and Disruptive Shocks: Revitalising Local Wisdom, Culture, and Traditions (LWCT) on the North Coast of Central Java, Indonesia).”Presentasi ini menyoroti upaya riset berbasis komunitas yang dilakukan Undip, khususnya dalam memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat pesisir melalui penguatan kembali kearifan lokal dan praktik budaya untuk menghadapi perubahan iklim dan tekanan sosial ekonomi. Di luar agenda konferensi, delegasi FEB Undip juga mengadakan berbagai diskusi akademik dan pertemuan kolaboratif dengan para dosen UWC untuk menjajaki peluang kerja sama jangka panjang dalam riset, pengajaran, serta pertukaran staf dan mahasiswa. Dekan FEB Undip, Prof. Faisal, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat posisi Undip sebagai World Class University.“Kolaborasi ini tidak hanya memperluas kemitraan akademik internasional, tetapi juga mendorong pemahaman lintas budaya serta mendukung misi Undip untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan global,” ujarnya. Sebagai institusi yang dikenal memiliki komitmen kuat terhadap isu keadilan sosial dan pembangunan berkelanjutan, UWC memiliki keselarasan nilai akademik dengan Undip. Sinergi ini diharapkan membuka peluang kerja sama lanjutan seperti riset bersama, publikasi kolaboratif, dan program mobilitas internasional yang lebih luas. Melalui keberhasilan Staff Mobility Program ini, FEB Undip menegaskan kembali komitmennya untuk memperkuat keterlibatan internasional dan meningkatkan mutu akademik, sekaligus berkontribusi aktif dalam diskursus global mengenai keberlanjutan, resiliensi, dan pembangunan inklusif.