Success Story | Dari Mahasiswa FEB Undip hingga Menjadi Rektor Universitas Diponegoro

Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) kembali menorehkan kebanggaan melalui capaian salah satu alumninya, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang saat ini mengemban amanah sebagai Rektor Universitas Diponegoro Periode 2024–2029. Kiprah akademik dan kepemimpinan beliau menjadi representasi nyata kontribusi lulusan FEB Undip dalam pembangunan pendidikan tinggi nasional. Lahir di Grobogan pada 22 Juli 1970, Prof. Suharnomo menempuh pendidikan sarjana pada Program Studi Manajemen FEB Undip dan lulus pada tahun 1996. Perjalanan akademiknya kemudian berlanjut dengan meraih gelar magister dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 2003 serta gelar doktor dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada tahun 2009. Konsistensi beliau dalam pengembangan keilmuan menjadi fondasi kuat dalam perjalanan karier akademik selanjutnya. Karier Prof. Suharnomo tumbuh dan berkembang di Universitas Diponegoro. Dedikasi dan integritasnya mengantarkan beliau meraih jabatan Guru Besar Manajemen Sumber Daya Manusia pada tahun 2021. Sebelumnya, beliau dipercaya menjabat sebagai Dekan FEB Undip selama dua periode (2015–2024). Di bawah kepemimpinannya, FEB Undip mencatat berbagai capaian strategis, mulai dari penguatan tata kelola fakultas, peningkatan kualitas akademik, hingga perluasan jejaring nasional dan internasional. Kini, sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Suharnomo mengusung visi “UNDIP Bermartabat dan UNDIP Bermanfaat”, dengan komitmen menjadikan UNDIP sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat. Gaya kepemimpinan yang visioner, komunikatif, dan inklusif menjadikan beliau figur inspiratif bagi civitas akademika. Kisah perjalanan Prof. Dr. Suharnomo merupakan bukti bahwa FEB Undip tidak hanya mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga pemimpin berkarakter dan berdaya saing global. Dari bangku kuliah hingga memimpin almamater tercinta, beliau menjadi teladan bahwa dedikasi, keilmuan, dan pengabdian yang konsisten mampu mengantarkan pada peran strategis bagi bangsa dan negara.
Prof. Akhmad Syakir Kurnia Dikukuhkan sebagai Guru Besar UNDIP Bidang Ilmu Ekonomi

Semarang, 23 Januari 2025 – Universitas Diponegoro (UNDIP) mengukuhkan Prof. Akhmad Syakir Kurnia, S.E., M.Si., Ph.D. sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Ekonomi. Acara pengukuhan yang digelar di Gedung Prof. Soedarto UNDIP ini dihadiri oleh Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, beserta sejumlah sivitas akademika dan tamu undangan. Prof. Syakir, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UNDIP, merupakan sosok akademisi yang telah banyak berkontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi, khususnya di bidang makroekonomi dan kebijakan publik. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Kredibilitas Kebijakan: Tinjauan Kritis Makroekonomi Keperilakuan”, Prof. Syakir menyoroti pentingnya kredibilitas kebijakan ekonomi sebagai kunci efektivitas kebijakan. Beliau menjelaskan bahwa lemahnya komitmen pemerintah dalam menjaga kredibilitas seringkali menyebabkan ketidakpastian di pasar, ekspektasi inflasi yang buruk, serta hambatan terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi. Prof. Syakir juga mengkritik inkonsistensi pemerintah dalam menetapkan kebijakan fiskal dan moneter, yang kerap memicu fluktuasi inflasi dan nilai tukar. Salah satu contoh yang diangkat adalah fenomena dominasi fiskal, di mana Bank Sentral “terpaksa” mengorbankan kredibilitas moneternya, seperti melalui monetisasi defisit dengan membeli surat berharga pemerintah. Melalui tulisannya, Prof. Syakir menawarkan solusi inovatif dengan mengintegrasikan pendekatan perilaku ke dalam analisis kebijakan ekonomi. Beliau menekankan pentingnya penguatan kelembagaan, transparansi komunikasi, dan koordinasi antar lembaga untuk menjaga kredibilitas kebijakan dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Acara pengukuhan ini ditandai dengan penyerahan plakat penghargaan oleh Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo, kepada Prof. Syakir. Pengukuhan ini menegaskan kontribusi Prof. Syakir dalam pengembangan ilmu ekonomi, khususnya dalam konteks kebijakan makroekonomi. Diharapkan, pengukuhan ini tidak hanya menjadi penghargaan bagi Prof. Syakir, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sivitas akademika FEB Undip untuk terus berkontribusi dalam pemecahan masalah ekonomi nasional dan global.
