Pengembalian Biaya Pendidikan Semester Gasal 2024/2025, Yuk Cek Prosedur dan Batas Waktunya

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Keputusan Rektor Nomor 114/UN7.A/HK/IV/2024 tanggal 1 April 2024 tentang Kalender Akademik Universitas Diponegoro Tahun Ajaran 2024/2025, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) mengumumkan mekanisme pengembalian biaya pendidikan bagi mahasiswa yang lulus dan telah membayar biaya pendidikan semester gasal 2024/2025. Syarat Pengajuan Pengembalian Biaya Pendidikan: Mahasiswa yang lulus paling lambat pada tanggal 16 Agustus 2024 dan telah membayar biaya pendidikan semester gasal 2024/2025 dapat mengajukan pengembalian biaya dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut: Surat Permohonan: Mengajukan surat permohonan pengembalian biaya pendidikan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Sumber Daya. Surat ini harus ditandatangani oleh Pimpinan Fakultas/Sekolah dengan melampirkan: Legalisir Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditandatangani oleh Dekan/Wakil Dekan I/Wakil Dekan II Fakultas/Sekolah. Fotokopi bukti pembayaran biaya pendidikan. Fotokopi buku tabungan rekening atas nama mahasiswa yang bersangkutan. Unggah Dokumen: Mahasiswa diminta untuk mengunggah surat permohonan pengembalian biaya pendidikan beserta lampirannya melalui laman SSO di beranda masing-masing mahasiswa. Verifikasi dan Persetujuan: Dekan Fakultas/Sekolah akan melakukan verifikasi dan memberikan persetujuan pengembalian biaya pendidikan melalui laman SSO. Batas Waktu Pengajuan: Batas waktu unggah surat permohonan dan lampirannya adalah maksimal pada tanggal 31 Agustus 2024. Proses pengembalian biaya pendidikan akan dilakukan setelah tanggal tersebut. Kami berharap seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat dapat segera melengkapi dan mengunggah dokumen yang diperlukan tepat waktu. Demikian informasi ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Kolaborasi FEB Undip dan APSMBI: Membangun Kapasitas Global melalui Pengabdian dan Pendidikan

Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bekerja sama dengan Aliansi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) sukses menyelenggarakan Workshop Internasionalisasi Program Studi dan Pengabdian Masyarakat Internasional. Workshop yang mengusung tema “Cultural Synergy Empowering Global Students Through Multicultural Leadership” ini berlangsung pada 31 Juli dan 1 Agustus 2024 di Ruang Sidang Utama, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Undip, Semarang. Ketua Panitia, Bimo Suryo Wicaksono, S.E., M.M., membuka acara dengan menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan memperkaya wawasan dosen, peneliti, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengadaptasi perspektif global ke dalam program akademik serta praktik operasional. “Ajang ini juga menjadi sarana silaturahmi dan penguatan kapasitas dalam internasionalisasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) internasional. Kami menekankan pentingnya internasionalisasi untuk meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan tinggi di era global,” ujar Bimo. Turut hadir juga secara virtual (zoom meeting) mahasiswa program internasional. Christian Krisna Pideksa dari Curtin University berbagi pengalaman sebagai alumni Program Double Degree. Selain itu, Dr. Thorr Kerr dari Curtin University, sebagai mitra IUP di luar negeri, juga memberikan materi, dengan Afina Hasya, S.T., M.M., sebagai moderator. Workshop ini diikuti oleh 31 perguruan tinggi, dengan 11 perguruan ting tri dharma PTN serta internasionalisasi perguruan tinggi. Hari kedua workshop berfokus pada pengagi berperan sebagai co-host, di antaranya Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Islam Indonesia, STIE Madani Balikpapan, Universitas Mahasaraswati Denpasar, Universitas Kuningan, Universitas Jember, Universitas Nahdatul Ulama Jepara, Universitas Muria Kudus, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Syarif Hidayatullah Jakarta. Pada kesempatan ini, FEB Undip juga menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan 11 universitas co-host dalam rangka memperkuat jalinan kerja sama dalambdian masyarakat internasional yang melibatkan mahasiswa internasional dari Undip serta delegasi dari perguruan tinggi di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini mencakup diskusi interaktif, pengenalan budaya, dan tur kota, yang memberikan pengalaman mendalam serta memperkaya pengetahuan peserta tentang keberagaman budaya. Peserta workshop juga mengikuti kampus tour guna memperkenalkan program dan fasilitas dari International Undergraduate Program (IUP) yang ada di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Partisipasi aktif dari berbagai institusi pendidikan tinggi mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menjalin kolaborasi internasional yang berkelanjutan. Program-program seperti ini diharapkan akan terus dikembangkan di masa depan.