Prodi Baru Bisnis Digital! FEB Undip Membuka Prodi Baru yang Siap Menjawab Tantangan Era Digital

Semarang, 14 Juni 2023 – Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) dengan bangga mengumumkan pembukaan program studi baru Bisnis Digital sebagai respons terhadap kemajuan teknologi yang mengubah cara kita bekerja, berbelanja, berkomunikasi, dan belajar. Program studi Bisnis Digital FEB Undip mempersiapkan mahasiswa dengan kurikulum yang sesuai tuntutan industri modern, seperti e-commerce, big data analytics, dan manajemen risiko informasi. Peluang magang di perusahaan-perusahaan terkemuka juga disediakan, memperkaya pengalaman praktis mahasiswa. Lulusan program ini diharapkan memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan global di bidang bisnis digital, seperti manajemen sumber daya manusia, digital marketing, dan manajemen proyek. Dalam industri yang berkembang pesat, lulusan memiliki prospek karir yang menjanjikan. FEB Undip menyediakan sarana dan prasarana lengkap, termasuk laboratorium kewirausahaan dengan inkubator bisnis, laboratorium Bloomberg, laboratorium komputer, dan perpustakaan inovatif untuk mendukung pembelajaran mahasiswa. Dekan FEB Undip, Prof. Dr. Suharnomo, menyatakan bahwa program studi ini mendukung kemajuan industri digital di Indonesia dan memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat. Program studi ini diharapkan menghasilkan lulusan handal untuk menghadapi era digital yang pesat. Bergabunglah dengan program studi Bisnis Digital FEB Undip dan jadilah bagian dari perubahan. Pendaftaran melalui jalur Ujian Mandiri (UM) 1 berakhir pada 25 Juni 2023.
FEB Undip, BI, dan BNI Berkolaborasi untuk Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi Melalui Digitalisasi

Semarang, 30 Mei 2023 – Dalam rangka meningkatkan pemahaman tentang potensi digitalisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (FEB Undip) bersama Bank Indonesia (BI) dan Bank Negara Indonesia (BNI) menyelenggarakan kuliah umum dengan tema ”Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Digitalisasi.” Kuliah umum yang berlangsung di Hall Gedung KWU FEB Undip ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa yang antusias untuk mempelajari dampak dan peluang yang ditawarkan oleh digitalisasi. Acara yang dimoderatori oleh Shoimatul Fitria., S.E., MM diawali oleh sambutan dari Dekan FEB Undip, yakni Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. Pak Dekan sangat bangga dengan diadakannya kuliah umum dengan tema percepatan pertumbuhan ekonomi melalui digitalisasi.Menurut we are social, negara kita merupakan yang paling adaptif dalam menghadapi perubahan digitialisasi ini,” ujar beliau. Adapun pembicara dalam kuliah umum ini adalah Akhmad Syakir Kurnia, Ph.D, Ketua Departemen Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan FEB Undip. Dalam presentasinya, beliau menyoroti bagaimana digitalisasi ini bisa menjadi mesin bagi pertumbuhan baru bagi Indonesia kedepan, karena kita sedang terjebak dalam middle income trap. Menurut Rahmat Dwisaputra, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah, “digitalisasi tidak hanya mempengaruhi industri teknologi, tetapi juga berdampak signifikan pada sektor-sektor lain seperti perdagangan, keuangan, pariwisata, dan lainnya. Bank Indonesia Jawa Tengah sangat mendukung dan mendorong revolusi ekonomi digital. Salah satu yang kita utamakan yaitu melalui inovasi sistem pembayaran digital khususnya di Jawa Tengah”. Beliau juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur digital yang kuat. Infrastruktur yang handal, seperti jaringan internet yang cepat dan terjangkau, merupakan fondasi yang diperlukan untuk memaksimalkan manfaat digitalisasi. Hal ini memberikan akses yang lebih luas bagi individu, perusahaan, dan pemerintah untuk terlibat dalam ekonomi digital. Pemateri terakhir yakni I Gusti Nyoman Dharma Putra, pemimpin BNI Kantor wilayah 05 Semarang. Digitalisasi memungkinkan proses bisnis yang lebih cepat, otomatisasi tugas-tugas rutin, dan pemanfaatan data secara cerdas untuk pengambilan keputusan yang lebih baik. Dalam era digitalisasi ini untuk lebih mengoptimalkan ekosistem yang lebih nyaman dan terbaik bagi masyarakat agar dapat memberikan keunggulan kompetitif bagi UMKM maupun perusahaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Kuliah umum ini juga menjadi ajang diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pembicara. Mahasiswa dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar peluang karir di era digital, tantangan yang dihadapi dalam menghadapi transformasi digital, serta implikasi sosial dan kebijakan yang terkait dengan digitalisasi. Dengan berakhirnya kuliah umum ini, diharapkan peserta dapat memahami pentingnya digitalisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Mereka diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan ini dalam karir mereka di masa depan dan berperan aktif dalam mewujudkan ekonomi yang berkelanjutan dan inovatif.
